Rara, Seorang gadis muslimah yang hidup diperantauan harus bisa bertahan hidup dan menyelesaikan pendidikannya dengan kuliah sambil bekerja. Berharap bisa kerja di tempat yang nyaman, Rara malah dipertemukan dengan Adimas (Duda ber anak 1) Majikan yang dingin dan galak. Akankah cinta mereka bersemi dan berujung bahagia???
Ikutin ceritanya yahhhh
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bodyguard Cantik 21
Hari berikutnyaaa.......
Pagi-pagi Rara sudah bersiap untuk mudik kekampung halamannya dan bertepatan dengan libur kuliah setelah semesteran.
.
Setelah selesai bersiap Rara menuju ruang makan untuk sarapan bersama. Dimeja makan adimas dan bagas sudah menunggunya.
"Kak rara ayo sarapn kak".
"Eh iya, kalian bisa sarapan duluan kok. Gak perlu nunggu kak rara hehe".
"Kita sarapan bareng ra".
"Iya kak" Rara mendekat ke meja dan mengambilkan makanan untuk bagas dan adimas.
"Kak rara jadi mudik yaa??"
"Iyah pagi ini naik bus"
"Papa jadi ikut??"
"Jadi sayang. Nanti kamu di anter pak Eman kerumah oma sama opa ya".
"Iya pa gak papa".
"Tapi kak, kasihan bagas gak ada yang jaga".
"Tenang aja kak rara, dirumah oma banyak penjaganya kak. Lagian kak rara sama papa kan gak lama".
"Hmmm ya udah kalau gitu".
"Ngapain sihh kak dimas ikut segala?? aku kan canggung"
Setelah selesai sarapan rara dan adimas berangkat ke surabaya. Bagas sudah di antar pak Eman kerumah Omanya.
Sampainya di terminal Adimas dan Rara masuk kedalam Bis, Mereka pun duduk berdampingan.
"Maaf ya kak, saya ajakin naik bus biasa"
"Hehe iya gak papa. Memangnya kenapa kamu gak mau naik mobil saya aja pulangnya. Kan lebih cepet".
"Gak papa pak. saya gak enak aja kalau terlalu mencolok".
"Ohh gitu....".
Bus sudah berjalan menuju kota surabaya, Rara dan adimas begitu menikmati perjalanan mereka yang melelehkan tapi menyenangkan bisa bersama. Rara yang mengantuk hampir terbentur di kaca, Untung adimas gerak cepat mengalihkan kepala rara ke bahunya. Rara merasa nyaman saat tidur bersender di bahu Adimas. Hingga sampailah mereka di tanah kelahiran Rara Setelah perjalanan panjang itu.
"Masih jauh ya ra rumahmu??"
"Hehehe lumayan kak"
Rara dan Adimas menyambung naik taxi untuk menuju kontrakan orang tua rara.
Sampailah mereka di sebuah perkampungan di pinggir kota. Nampak banyak para penduduk yang tengah berada didepan rumah mereka. Rara dan adimas sampai di sebuah rumah kecil dan terlihat sempit.
"Udah sampe kak. Ayo turun".
Rara dan adimas turun dari taxi, dan akan masuk kedalam rumah.
TOK
TOK
TOK
Wanita paruh baya membuka pintu rumahnya
"Assalamualaikum Ma"
"Wa'alaikumsalam rara"
Mama rara memeluk erat putri kesayangannya itu.
"Ayoo masuk nak".
"Emm ma, rara kesini sama kak dimas, dia bos rara kerja ma"
"Assalamualaikum bu saya dimas".
"Wa'alaikumsalam saya ratih mamanya rara. Maaf ya pak, kontrakan kami kecil gini. Mari masukk, gak enak ngobrol diluar".
"Baik bu"
Mama Rara mengajak rara dan Adimas masuk kedalam rumah.
"papa kemana ma??"
"Papa ngojek sekarang. Yahh mau kerja apa lagi?? cuma itu yang bisa di lakukan untuk menyambung hidup disini"
"Nak dimas begini loh kondisi rumah rara. saya jadi gak enak rara ngajakin temen kemari"
"Saya kemari hanya ingin bertemu bapak dan ibu"
"Memangnya ada apa ya dengan anak saya??"
"Ma, ini rara ada sedikit uang untuk membayar renternir itu. Totalnya 250 juta ma, sisa hutangnya nanti Rara cicil dari gaji rara".
"Ya allah nak, mama berterima kasih sama kamu. Kamu dari mana uang sebanyak ini??"
"Mama gak perlu tau soal ini. Yang pasti Rara jamin uang ini halal insyaa allah".
Dug
Dug
Dug
Seseorang mengetok pintu rumah dengan begitu keras.
"Siapa ma??"
"Pasti anak buah pak dirja".
Mama rara membuka pintu rumahnya.
"Hallo calon mama mertua, apa kabar??".
Mama rara merasa risih melihat anak tuan Dirja yang datang. Kemudian Rara ikut keluar melihat orang yang datang.
"Hallo calon istri.... lama gak lihat, kamu makin cantik aja".
"Tutup mulut kamu!! Siapa juga yang mau jadi istrimu. Jangan mimpi!!"
"Ini saya bayar hutang suami saya 250 juta. Sisanya nanti kami akan bayar!! Sekarang lebih baik kalian pergi dari sini!!".
"Sebenarnya calon mama mertua gak perlu repot-repot membayar hutang, cukup nikahkan saja Radit sama Rara. Gimana ma??"
"Aku gak mau nikah sama kamu!!!"
Adimas yang geram berada didalam langsung mendekat ke arah rara.
"Aku sudah punya calon suami!! Jadi jangan pernah ganggu aku!!!"
Rara merangkul lengan Adimas dan memamerkannya kepada Radit.
"Rara, kauu begitu tegaa menghianati cinta abang raditttt. Abang raditt patah hati rara aaaaaa"
Anak buah Radit menggendong Boss nya dan pergi dari rumah Rara.
Dengan cepat rara melepas tangan Adimas.
"Maaf ya pak, saya terpaksa melakukannya".
"Iya gak papa".
"Sebenernya kamu gak perlu minta maaf ra, saya suka sama kamu!!". batin adimas .
.
.
.
Makinnn seru nihhh kayaknyaaaa😅😅
.
.
tunggu kelanjutannya besok yahh dears😘
.
.
Jangan lupa like, vote dan tinggalin jejak kalian
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
tinggal ngmng doang jg..🤦