NovelToon NovelToon
Abang Guru, I Kehed You!

Abang Guru, I Kehed You!

Status: sedang berlangsung
Genre:Terpaksa Menikahi Murid
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bulan Separuh

⚠️Jangan boom like⚠️
follow author dulu sebelum baca yok

~

Gue menikah dengan musuh bebuyutan gue yang datang dari masa lalu. Bisa-bisanya sekarang doi malah mengajar di kelas gue. Hey, Abang Guru, I kehed you! Sumpah, gue kehed banget, anjoy! Aaaaaaaaargh…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bulan Separuh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Helen Cepu

Helen baru aja mendobrak meja dan berdiri. "Gue ga nyangka lu setega itu sama gue! Emh, gue tahu, sebenarnya lu ga suka kan kalau gue sering-sering nemuin..."

Helen baru sadar orang-orang sedang memperhatikannya. Omongan Helen pun terhenti sejenak. Ia melihat ke sekelilingnya dengan mukanya yang kikuk.

Gue cuma bisa garuk-garuk leher belakang dengan mata yang pura-pura lihat ke plafon. Malu banget kalau orang-orang juga ngelihatin gue. Jadi, anggap aja Helen lagi ngomel-ngomelnya bukan sama gue, hehehe...

Ga lama kemudian ketua kelas masuk dan ngasih pengumuman.

"PERHATIAAAN... PERHATIAN..."

Ketua kelas yang baru aja dari ruang guru itu pasti mau nyampein tugas. Doi ga perlu susah payah narik perhatian anak-anak lain karena perhatian mereka lagi kompak banget ke Helen.

"Dah yok balik ke tempat masing-masing," kata seorang murid.

"Bubar, bubar," ucap yang lain.

"Huuu... Ga seru, ga jadi berantem!" ujar lainnya.

"Perhatian ya teman-teman, jadi tadi Pak Arif nitip pesan bahwa selama jam kosong semuanya wajib mengerjakan soal-soal di LKS halaman... Sebentar, gue buka dulu LKS-nya," kata ketua kelas di depan.

"Ini dia, halaman enam puluh lima. Kerjakan bagian A sampai C. Setelah jam di pelajaran selesai semua wajib ngumpulin tugas ini ke gue," lanjut ketua kelas.

"Gimana, mengerti?"

"NGERTIII..." kata orang-orang bersama-sama.

Gue dan Helen duduk sebelahan tapi diam-diaman. Sesekali gue lirik dia dan gantian dia ngelirik gue. Tapi lirikan Helen sinis banget. Gue dan Helen break dulu dalam pertemanan ini.

Waktu berlalu, jam istirahat pun tiba.

"KUMPULIN TUGASNYA! KUMPULIN! KUMPULIN" ketua kelas teriak suaranya hampir dikalahkan dengan bunyi bel dan suara anak-anak yang ga sabar buat keluar kelas.

"JO..." Helen memanggil lalu mendekati ketua kelas.

"Lu mau bawa LKS ini ke ruang guru kan?" kata Helen.

"Iya," jawab ketua kelas.

"Sini, gue bantuin bawa LKS-nya," kata Helen.

"Eh? Tumben lu. Ya udah lu bawa setengahnya ya. Ini," kata ketua kelas.

Tumben Helen tiba-tiba rajin mau bantuin Jo. Biasanya dia yang suka ngegiibaahin kalau Jo adalah babu.

POV Helen

Gue kesel banget sama Celine. Bisa-bisanya gue dilarang buat berduaan sama Kak Bagas. Bagus ya caralu ngomong cantik banget tapi tetap aja lu adalah temen yang nusuk gue dari samping kiri-kanan, atas bawah.

Habisnya lu yang nyaranin ide gimana caranya ngedeketin Kak Bagas, eh malah sekarang lu juga yang nyetopin kami berduaan. Biarin aja, gue bakal bocorin rahasia lu ke Kak Bagas! Mampus lu Cel!

Gue melirik Celine dengan tatapan penuh kebencian. Doi ngelihatin gue. Mata tak berdaya lu ga mampan buat gue! Mau minta maaf? Gue udah terlanjur sebel sama lu! Enak aja, tak semudah itu Ferguso!

Gue pun ngikut Jo buat nyerahin LKS anak-anak. Aslinya sih gue itu pengen ketemu Kak Bagas di ruang guru. Ga apa-apa deh sambil ada kerjaan berat-berat dikit, yang penting niat gue buat ngerjain Celine berhasil.

Gue pun berjalan menuju ruang guru. Eh, itu dia Kak Bagas! Gue melihatnya keluar. Apa doi mau ke kantin?

"Jo, gue ada urusan. Nih, bawa sampe ruang guru ya. Bye..." kata gue yang langsung melipir gitu aja.

"Yeeee... Gimana sih, katanya mau bantuin?" gerutu Jo. Bodo amat, gue mau ngejar Kak Bagas aja.

Gue lari-lari sampai gue tiba di belakang badan Kak Bagas. Apa gue toel-toel aja kali ya? Kami ada di depan kantin di ruang khusus para guru dan staf lainnya.

"Kak... Heee... " gue toel-toel punggung Kak Bagas. Kak Bagas pun menoleh.

"Eh, Helen," sahutnya sambil sesekali celingukan ke sekitar.

"Apa kabar? Ada perlu penting ya?" lanjutnya.

"Ih Kakak..." omongan gue dihentikan dengan dia mengacungkan telunjuknya di depan mukanya.

"Pak. Ingat kita lagi ada dimana?" kata Kak Bagas.

"Oh iya. Hehe... Maaf, Pak. Helen lupa," kata gue. Gue jadi malu, so gue pun menyeka rambut gue ke belakang telinga sambil senyum-senyum dan nunduk.

"Ada yang mau dibicarakan?" tanya Kak Bagas lagi menyadarkan gue dari keterpesonaan dan rasa malu-malu gue ke dia.

"Oh, iya iya. Ada. Ini perkara penting, menyangkut keselamatan Celine," kata gue sambil setengah berbisik.

"Keselamatan Celine? Kalau gitu ayo kita masuk. Kita bicarakan di dalam saja," kata Kak Bagas.

Kak Bagas pun mempersilakan gue duduk di sebuah bangku kantin dengan meja kotak yang ada kotak tisunya. Coba sih di atas meja ini ada alas mejanya, terus ada lilinnya juga ada vas kurus berisi setangkai mawarnya. Waaa... gue ngebayanginnya sampe meleleh.

Kami pun duduk berdua secara berhadapan. Kak Bagas mesenin gue minum. Iya gue sadar diri, kalau soal makanan biar gue pesan sendiri aja.

"Ada apa dengan Celine?" tanya Kak Bagas dengan muka serius.

"Sebenarnya..." gue juga pasang muka serius sambil lama-lama muka gue maju-maju.

Kak Bagas jadi ikut-ikutan mendekat. Waaa... mata gue jadi berubah berbentuk lope-lope nih. 😍

"Eh, sebenarnya apa?"

*TOOEEEENG*...

Kenapa Kak Bagas cepet amat sadarnya sih? Sekarang dia jadi negakin kepalanya lagi.

"Sebenarnya Celine itu udah punya pacar, Pak. Yang sempat saya bilang itu bener," kata gue.

"Oh iyakah? Tapi gue ga percaya juga sih kalau Celine jadi pujaan cowok-cowok satu sekolahan. Jadi mana nih yang bener?" kata Kak Bagas.

"Yang bener itu Celine memang punya pacar Kak!" tegas gue.

Mampus Celine, kena marah lu nanti karena ketahuan pacaran.

Tuh kan muka Kak Bagas kaya mau marah gitu. Nah kan kan kan. Hihihi... Ayo Kak, marah aja.

Kak Bagas terlihat mengepalkan tangannya yang ada di atas meja. Ga usah ditahan Kak, keluarin aja emosi Kakak!

"Dia pacaran sama anak yang mana?" tanya Kak Bagas dengan tatapan jauh ke depan.

"Nah ini bagian terpentingnya Kak. Celine itu pacaran sama bintang basket sekolah dan...," kata gue.

"Eh? Kok bisa? Ada bintang sekolah yang mau sama dia?" kata Kak Bagas memotong omongan gue.

"Ada Kak. Namanya Brian. Dia itu anak IPA G7. Jadi..." kata gue.

"Yang mana orangnya..." ucap Kak Bagas pelan.

"Nanti saya tunjukin deh yang mana orangnya. Paaaak... Saya kan mau cerita, kenapa dipotong terus?" rengek gue.

"Oh iya iya. Lanjut," kata Kak Bagas.

"Jadi karena Celine pacaran sama Brian..."

"Oh, namanya Brian..."

"Paaaaak..." rengek gue lagi.

"Oh, ya ya lanjut. Sorry," kata Kak Bagas.

"Males ah, Pak Bagas maaaaah..." Gue ngambek.

"Idih, kan jadi berkurang cantiknya kalau ngambek," kata Kak Bagas.

"Iyakah? Ya udah, ya udah, Helen lanjutin. Jadi, Celine itu karena pacaran sama Brian, dia jadi musuh semua cewek-cewek satu sekolahan. Dan yang parahnya lagi dia itu sering di-bully Kak," jelas gue.

*BRAAAAK*...

1
audi
ceritanya baguss😊
🍾⃝ʙͩᴜᷞʟͧᴀᷠɴͣ sᴇᴘᴀʀᴜʜ: ternyata masih ada yg baca 😭. makasih kak. klo ga dinotis aku ga semangat nulisnyam ternyata ada 🌷
total 1 replies
audi
ngakak dehh😂
audi
suka banget ama ceritanya 😊
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
nah lupa kan sampai keceplosan...
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
duh lah kek mana ya kayaknya brian sayang tapi kalau gn trs kasian celine
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
persaingan 2 cwo ganteng 🤭👏👏
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
🤣🤣🤣 mereka lup dsna kn ada Brian.
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
tuu Bru fans Lo yg dh buat cell bgtu.
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
wahhh pasti dapat buliyng lgi..
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
brlersaung dh tuu
Author DELILAH
bunga bermekaran hanya untukmu 😍🥰😇
Aszenapena
wkwkwk.. ngaaakkkkaaakk
dearifa✅
seneng amat tereak2🤐
dearifa✅
dilihatin orang malu dong🙂
Erarefo Alfin Artharizki
jalan jalan ke kalsel
jangan lupa membeli kawah
inget ya cel
kamu udah menikah
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
tulingn lh tu celin lgi di keroyok.
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
wehhh gas kan
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
sengg 🤗
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
laki orangg tuu 🤣
ᥫᩣ 🕳️ Chusna
wahh gas. GG tau aja pesona celin gmnaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!