NovelToon NovelToon
NAYARA

NAYARA

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:34.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ceritaku

Menikah bukan perkara sepele. Menikah itu perkara dua orang yang saling mencintai dan bertanggung jawab atas keputusan yang telah mereka ambil.

Lalu? bagaimana dengan Nayara yang menikah dengan anak majikan nya yang sangat membencinya.

Setiap hari, Nayara harus menerima hinaan dan cacian dari sang suami.

Akan kah? Nayara mendapatkan cinta nya?
Akan kah Nayara akan bahagia??
yukkkk simakkk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Nara pulang ke apartemen bersama Andre. Tadi, Bagas juga akan ikut mengantar Nara pulang, tapi tiba-tiba Bagas memiliki urusan.

"Haaa.... Akhirnya, aku terbebas dari bau obat obatan itu" ucap Nara bernafas lega. Ia menoleh pada Andre yang melenggang masuk ke kamar nya.

"Hei...Bawakan barang barang ku ke kamar!" perintah Nara.

Andre menoleh, dengan ekspresi wajah tidak percaya, melangkah mendekati Nara.

"He gadis buruk rupa.Kau sekarang berani memerintah ku? kau mau durhaka?"

"Kenapa aku jadi durhaka?" tantang Nara.

"Karena aku suami mu? apa namanya kalau bukan durhaka?"

cih..

Andre mengerut, melihat Nara yang tiba-tiba tertawa.

"Apa yang lucu?" tanya nya heran.

"Yah lucu aja, sekarang kau mulai mengakui kalau aku ini istri mu?" ledek Nara.

"Tidak juga"

"Lalu, durhaka??"

Andre terdiam, ia terjebak dalam perkataan nya sendiri.

"Sial, wanita ini pandai sekali mempermainkan aku" pikir Andre.

"Sudah lah, antar barang barang ku ke kamar!" perintah Nara lagi,lalu melenggang pergi ke dapur.

"Huufff .....Sabar Andre, dia hanya seorang wanita yang menyebalkan, jadi sabar saja sebelum kau akan membalasnya nanti!"

Andre membawa koper milik Nara ke kamar wanita itu.

Setelah meletakkan nya, tanpa sengaja Andre menyenggol sesuatu yang terletak di atas meja depan sofa kamar Nara.

Selembar foto jatuh terlungkup di atas lantai.

Nara melihat hal itu, mata nya terbuka lebar saat tahu foto itu adalah foto dirinya dan Andre bersama di Bali.

"Apa yang kau lakukan!" tegas Nara menghentikan Andre yang hendak memunguti foto itu.

Andre kaget, ia menoleh kearah Nara dan dengan rasa penasaran, ia kembali ingin memunguti lembaran foto itu.

Tapi, lagi lagi Nara menghentikan nya.

"Aku hanya meminta mu untuk membawa koper ku, buka menyentuh barang barang ku!" tegas Nara.

"Cih, siapa juga yang mau menyentuh barang barang mu!" dengus Andre kesal, lalu keluar dari kamar Nara.

Cepat cepat Nara mengambil foto itu, dan bernafas lega.

Fyuuu...

"Untung dia tidak melihat nya" gumam Nara bernafas lega.

...----------------...

Malam hari nya, tepat pukul 7 malam. Andre bersiap ingin pergi keluar.

Nara melihat suaminya keluar dari kamar, ia tahu jika Andre akan pergi menemui selingkuhan nya.

"Mau ke mana kamu?"

"Bukan urusan mu!" balas Andre acuh.

"Mau bertemu selingkuhan mu lagi?" tebak Nara.

Andre terhenti, berbalik menghadap pada Nara yang sedang duduk di sofa.

"Tentu saja, bosan di rumah melihat wanita jelek seperti mu!"

"Pergilah, jangan lupa pakai pengaman. Aku tidak mau, ada wanita yang mengaku ngaku hamil anak kamu. Harta ku tak akan aku bagi pada mereka!"

"Dasar wanita serakah!" dengus Andre. Ia pergi dengan perasaan kesal.

Hufff.....

Nara menarik nafas dalam, meskipun ia terlihat kuat di hadapan Andre. Tetap saja, dada nya terasa sesak saat mendengar suaminya akan menemui wanita lain.

"Apa aku tidak cukup untuk mu kak?" Nara meraih kaca, lalu melihat pantulan wajah nya sendiri.

"Apa aku harus melakukan operasi?" gumam nya lagi.

...----------------...

Andre tiba di apartemen Reni, ia sudah membawa bunga dan juga kalung emas. Reni pasti suka dan tidak akan marah lagi pada nya.

Ketika mencoba menekan password apartemen Reni, Andre merasa heran.

"Kok tidak mau terbuka?" ia mencoba lagi, tapi hasilnya tetap sama.

Andre mengeluarkan ponsel nya, mencoba menghubungi Reni.

Maaf, nomor yang anda hubungi tidak menjawab.

"Sial! kemana wanita itu pergi! kenapa hari ini wanita menyebalkan!" Andre melangkah pergi, ia kembali ke mobil nya.

"Kemana gadis itu, tidak di angkat telfon nya saja sudah marah begitu, dasar cewe!"

Andre memutuskan untuk kembali pulang, hari ini pria itu tidak mau mabuk, jadi ia tidak mampir ke bar tempat dirinya biasa minum.

Ceklek.

Nara terkejut, baru pergi 45 menit. Andre sudah kembali pulang. Yang lebih mengejutkan itu adalah, ekspresi wajah Andre yang sangat kusut.

"Wahh, cepat sekali kau pulang kak"

"Kenapa? apa kau ingin membawa pria lain kerumah ini" dengus Andre, ia duduk di sofa, sedangkan Nara di meja makan.

"Baru saja ingin memanggil pria, kau sudah pulang" ucap Nara pura-pura kecewa.

Mata Andre melotot, enak saja Nara membawa pria ke rumah ini.

"Heh wanita jelek, kalau kau ingin mesum dengan pria lain, bawa ke tempat lain! jangan kau nodai apartemen ku!"

"Cih.. Aku gak sekotor dirimu kak, aku masih tahu batas nya" balas Nara.

Andre tak menjawab lagi, ia merebahkan tubuhnya di sandaran sofa, mencoba memejamkan mata.

Kryuukk~

Andre memegangi perutnya, ia merasa sangat lapar, sejak pulang dari rumah sakit hingga sekarang ia belum memakan apapun.

Andre menarik nafas dalam, aroma makanan lezat masuk ke dalam Indra penciuman nya. Ia mencari di mana sumber aroma itu.

"Apa?" tanya Nara ketus saat melihat Andre tengah menoleh ke arahnya.

"Apa yang sedang kau makan?" tanya Andre melembut.

"Nasi lah, makan apa lagi"

Perlahan, Andre mulai mendekati meja makan. Melihat makanan yang sangat banyak tersaji di sana.

"Apa kau akan menghabiskan makanan sebanyak ini?" Nara mengangguk pasti.

"Tentu saja, aku sudah lama tidak makan makanan enak seperti ini selama di rumah sakit"

"Tapi ini terlalu banyak!" dengus Andre, ia berpikir Nara akan berbagi dengan nya.

"Tidak, ini sudah cukup untuk diriku" balas Nara lagi.

Andre melirik ayam goreng, di dalam kotak nya masih ada 3 potong bagian dada dan paha.

Kryukk~~

Andre memegangi perutnya yang kembali berbunyi.

Nara mendengarnya, senyum evil tercetak di bibir tipis nya. Saat nya membalas pria ini, pikir Nara.

"Ahh, ayam ini sangat lembut. Rasanya begitu lezat"

Glek.

Andre menelan liur, ia sangat menginginkan ayam itu.

"Apa selezat itu?"

"Yah, tentu saja.Apalagi pake sambel, beehhhhhh" Nara mencolek daging ayam ke dalam sambel, lalu memakan nya dengan gaya slow motion.

"Gimana???" tanya Andre semakin tergiur.

"Enak banget" jawab Nara.

"Apa kau belum kenyang?" tanya Andre berharap Nara akan memberinya satu.

"Kamu kenapa sih? sejak tadi bertanya ini itu. Kamu mau?" tawar Nara menyodorkan sepotong ayam ke depan wajah Andre.

Glek~

Andre ingin menolak, tapi perutnya lapar. Jika ia menerima nya, maka Nara akan menertawai nya.

Kryukk~~~

"Aku lapar Nara!!" ucap Andre akhirnya mengakui nya.

"Hahahaha....Hanya untuk mengakui itu saja mulut mu seakan terkunci" ledek Nara tertawa lepas.

Kan, ia benar. Nara menertawainya.

"Nah, makan lah. Aku memesan nya tadi sebelum kakak keluar. Aku sengaja memesan dua untuk kita makan. Tapi kakak malah keluar" jelas Nara sembari memberikan bagian untuk Andre.

Deg.

Sepeduli itukah Nara pada dirinya? padahal dia sudah sangat jahat pada wanita itu.

"Makan lah, keburu perut mu keroncongan. Cacing mu bisa ngamuk nanti!" ucap Nara kembali fokus dengan makanannya.

Andre merasa Nara semakin asik, tidak seperti sebelumnya. Hanya menunduk dan tidak berani melawan dirinya, menatap saja Nara tidak berani.

1
FUZEIN
Sudah end belum...sebab tu la sy suka nao scroll dulu episode...takut kecewa...puas2 baca tapi pastu tergantung sepi
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir.
Semangat berkarya ya💪🤗
Nur Ash
sabar nara sdkt lg kau akan bahagia jgn klh sma pelakor.
Lina Cbr
lanjut thor
Ceritaku: makasih kak, udah mampir 😘
total 1 replies
💋ShasaVinta💋
prolognya udah sukses bikin kesel ma Andre! awas tar bucin lu yah Ndre....
Ceritaku: 😅😅😅 Maafkan lah Andre🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!