NovelToon NovelToon
Jerat Karma Suami Goib Ku

Jerat Karma Suami Goib Ku

Status: tamat
Genre:Dunia Lain / Iblis / Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:195.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Asma Khan

Semua orang berpikir aku gila karena menolak setiap lamaran yang datang untukku. Tidak! Aku masih waras. Rahasia yang terkubur selama bertahun-tahun, tiba-tiba saja terkuak. Kamar bertirai hitam menjadi saksi terjadinya pernikahan dua dunia.

Kembalinya jiwa Sang ibu menjadi rasa syukur bagi Bella. Namun, raga dan jiwanya sendiri terbelenggu dalam ikatan tak bertuan.

Bagaimana Arabella menjalani pernikahannya? Apakah perbedaan dunia menjadi keberuntungan atau siksaan? Sampai kapan ikatan pernikahan terjalin? Akankah ada penyelamat dalam kehidupan Arabella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: APA MAU BELLA? - KEJUJURAN

"Iya, Bu. Bella jatuh cinta pada Lucifer. Mungkin, ibu tidak akan percaya atau menganggap ini hanya sebagai alibi." Bella kembali meraih kedua tangan ibunya. "Bella benar-benar mencintainya. Biarkan aku memberikan kesempatan untuk menjalankan rumah tangga. Meskipun kami beda dunia."

Ibu Sulastri memejamkan mata menata hatinya yang tak lagi berbentuk. Pikiran tak bisa diajak bekerja sama. Benarkah putrinya mencintai makhluk gaib? Secepat ini? Logika menolak, tetapi keseriusan Bella benar-benar tidak bisa diragukan. Ia hafal bagaimana perangai sang putri.

"Ibu akan bertanya sekali." Ibu Sulastri membuka mata, lalu meraih kedua tangan putrinya. "Katakan sekali lagi. Apa mau Bella?"

Senyuman manis dengan mata tenang menghanyutkan terpancar memberikan kepastian. "Bella ingin menjalani pernikahan bersama Lucifer karena aku mencintai suamiku."

Hembusan angin menyusup di antara ketegangan ibu dan anak. Tiba-tiba bayangan gelap menunjukkan wujud aslinya. Tatapan mata pasrah Ibu Sulastri bersamaan melepaskan kedua tangan putrinya, membuat Bella tanpa ragu berjalan menghampiri pasangan hidupnya.

Pria tampan dengan penampilan tak ubahnya manusia itu merentangkan kedua tangannya untuk menyambut sang istri. Untuk pertama kalinya Bella secara sukarela memeluknya tanpa rasa takut ataupun dalam perasaan tertekan. Pelukan sepasang suami istri terlihat begitu damai tanpa ada celah keretakan.

"Apa kamu sungguh ingin bersamaku?" bisik Lucifer, membuat Bella semakin memeluk erat suaminya.

"Tidak! Aku hanya ingin keluarga ku selamat dan menepati janji yang sudah kubuat." Bella sangat tenang dan lirih menjawab Lucifer.

Sesuatu terasa mengalir. Hangat dan kental dari lubang hidungnya. Sekali lagi ia mimisan karena kejujuran yang tak bisa dipungkiri. Lucifer tersenyum seraya menyalurkan energinya agar Bella tidak kehilangan kesadaran setelah memberikan hal yang penting untuk kelangsungan masa depan mereka berdua. Sementara Ibu Sulastri hanya bisa melihat tanpa mendengar apa yang pasutri itu bicarakan.

"Bu!" Abil meraih tangan Ibu Sulastri, membuat wanita paruh baya itu langsung mengusap air matanya. "Abil sayang ibu, kakak juga. Jangan sedih, ya."

Ucapan Abil benar-benar menjadi serpihan harapan yang tersisa dalam hidupnya. Sesaat dunia terasa hancur tanpa ada cahaya yang menerangi. Rasa putus asa mulai menggerogoti dirinya hingga suara lembut sang putra menyadarkan. Hidup keluarga mereka baru saja dimulai. Apapun yang sudah terjadi tidak bisa diubah, tetapi hari esok siapa yang tahu?

"Nak, kita ke kamar." ajak Ibu Sulastri menggandeng putranya berjalan meninggalkan ruang tamu dan melewati pasutri yang masih saja berpelukan.

Kepergian ibu dan adiknya, membuat Bella melepaskan pelukan. Tubuhnya terasa sangat lemas. Ntah apa yang terjadi? Setiap kali berkata jujur dan darah keluar dari hidung. Maka efek samping kehilangan kekuatan raga selalu kurasakan. Lucifer tidak membiarkan istrinya terjatuh. Satu kedipan mata memindahkan mereka kembali ke dalam kamar.

"Tidurlah!" Lucifer merebahkan tubuh Bella ke atas ranjang dengan perlahan. "Kejujuranmu patut mendapatkan hadiah. Katakan apa yang bisa aku berikan untukmu?"

Bella menatap mata Lucifer. Mata yang hitam, "Bagiku keselamatan keluarga adalah yang utama. Tidak bisakah lepaskan ibu dan adikku? Biarkan mereka meninggalkan rumah ini, dan aku tidak akan meminta apapun lagi darimu."

Lucifer membalas tatapan mata istrinya. Kali ini ia tidak menggunakan kekuatan apapun. Pandangan mata yang terpatri menyatakan persetujuan tanpa perlawanan. Sementara Bella yang ditatap begitu intens tiba-tiba saja merasa gugup. Ingin menghindari, tetapi bergerak saja ada rasa takut.

"Lakukan keinginanmu! Aku tidak akan mencegah, tapi PASTIKAN IBUMU TIDAK BERBUAT HAL YANG MELANGGAR JANJI PERNIKAHAN!"

1
pioo
lagian mamaknya aneh
pioo
dikasih cap🤣
pioo
teringat alka anak haram pernikahan dr manusia dan iblis
pioo
amenn🤣
pioo
itulah gara gara kau lancang
pioo
wah rame kali akun ingin dengan username jamet🤣
Yolia Agustina
Luar biasa
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
Shyfa Andira Rahmi
memang...makanya jangan trlalu kepo, hadeuuhh kalo ngga gini yaa ngga akan seru x yaa ceritanya😁
Shyfa Andira Rahmi
ahh ngga suka azzam malah prhatian sma bella masih ngga rela knpa malah Ela yg brkorban....
Shyfa Andira Rahmi
ahh ngga adil knpa jadi orang lain yg jdi tumbalnya...
Shyfa Andira Rahmi
sedih bnget kyanya kalo liat langsung senyuman tulus dri lucifer😭
Shyfa Andira Rahmi
azzam kyanya...
Shyfa Andira Rahmi
ya Allah...deg-degan bnget berasa ikut ngalamin😁😁
Shyfa Andira Rahmi
bpanya bella sma abil siapa yaaa🤔
Shyfa Andira Rahmi
Subhanallah...
Shyfa Andira Rahmi
👍👍
Shyfa Andira Rahmi
woowww lucifer punya kekasih....😱
Shyfa Andira Rahmi
kalo nyari jodoh yg akan dijadikan imam tuhh nyarinya ke pesantren bukan malah ke biro jodoh hadeeeuhhh....🤦🤦
Piarni Akib Hamazah
dah Dig dug
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: 🤭 kenapa kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!