NovelToon NovelToon
Dokter Dingin ,Suamiku

Dokter Dingin ,Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Dokter Ajaib / Dokter / Tamat
Popularitas:331.5k
Nilai: 5
Nama Author: Salsabila YhaUlya

"cinta kita seperti bunga aster,tersembunyi tapi indah"


~sayyidah nur kamila


Rasya adalah dokter tampan yang dikenal dengan sifat cekatan nya dan profesional dalam kerjanya. Seorang dokter yang menganggap satu detik adalah berharga terpaksa harus menggantikan pernikahan kakaknya dengan Kamila. Seorang relawan cantik yang penuh kasih juga cekatan dalam bertindak. Sifatnya yang lebih mementingkan orang lain menurun dari sang ayah.

Mila yang menyadari dirinya yang tak mengenal kisah cinta kasih memutuskan untuk menerima jodoh pilihan ibunya. Walaupun begitu satu prinsip yang selalu ia pegang kalau dia hanyalah ingin satu suami seumur hidupnya.

Pernikahan yang mendadak membuat Mila tak mengerti siapa suaminya begitu juga Rasya yang selalu sibuk dengan pekerjaannya.

-

-

-

#Cintayangsempurna
#Hubbakamila
#ceritapwrtama
#bacasilakannggakabaikan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsabila YhaUlya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

pukul 04.25 rombongan Mila sudah bergerak menuju Cilacap. sebelum pergi Mila sudah mengirim pesan untuk bibi Wati dan menulis surat untuk suaminya. mengerti dengan sifat nona nya yang sulit di cegah,bibi Wati hanya bisa mengangguk kan kepalanya dan melepas kepergian nona nya.

Disisi lain Qiana sibuk menyiapkan barang bawaannya dari tadi malam, mulai dari selimut,handbody, facial foam hingga semua peralatan kosmetik nya. Dia berharap kalau Lumajang adalah kesempatan nya untuk bisa lebih dekat pada Rasya dan berkesan sangat baik di hadapannya.

enam jam sudah punggung Mila bersahabat dengan kursi bis rombongannya. Dirinya langsung turun dan menyiapkan semua alat perlengkapannya. kemudian dia langsung bertugas bersama semua rekannya yang sudah mulai bertindak melakukan penyelamatan.

penerbangan tak berhasil menghabiskan waktu seorang Rasya dan rombongannya untuk bergerak langsung ke Lumajang. prinsip satu detiknya yang sangat berharga membuat Rasya segera bertindak melakukan semua tugas nya. dia merasa risih dengan kehadiran Qiana yang malah merepotkan kerja pentingnya. Akhirnya Rasya memutuskan untuk meninggalkan Qiana dan semua barang tidak penting nya.

"saya,tunggu aku" teriak Qiana yang kewalahan dengan semua barang bawaannya. bagaimana tidak?saat koper besar,dua tas jinjing,dan satu tas ransel harus ia bawa sendiri dengan kedua tangannya.

"apa yang kamu bawa?"tanya Rasya dari kejauhan dengan raut wajah datarnya.

Qiana terdiam,"keperluan wanita"

"CK,jangan lupa!kita disini bukan untuk piknik"ucap Rasya meninggalkan Qiana untuk menyelamatkan korban. Qiana yang mendengar disana hanya mendengus kesal dan berusaha menerima nasib nya,"untung sayang"batin nya dengan nafas yang mulai ngos ngos-ngosan.

🌼🌼🌼🌼🌼🌼

Mila berjalan melihat rumah yang sudah rata dengan tanah hanya dalam waktu beberapa menit saja. ditambah dengan penampakan jalan yang hancur dari atas membuat awal kemacetan parah. Mila berfikir kalau ini semua terjadi karena hujan yang turun tanpa porsinya. efek rumah kaca dan uap air laut yang berlebihan membuat awan tak mampu menahannya,hingga sebuah jalanan yang curam berhasil menghancurkan segalanya.

"tolong... tolong"lirihan lemah yang terdengar jelas oleh gendang telinga Mila membuat gadis itu mencari sumber suara nya. Mila terkejut saat pandangan nya jatuh pada seorang pria yang tenggelam oleh tanah dengan pecahan bagian mobil di sekelilingnya. ia segera berlari dan berusaha untuk mengeluarkan tubuh pria itu dari kematian yang sulit sekali diperkirakan.

"saya akan menolongmu"pria itu mengangguk dan menatap takut semut semut yang berkeliling di sekitar tubuhnya.

"Jangan biarkan semut ini menggigitku"teriaknya ketakutan.

Mila menggeleng sambil menatap pria itu heran"dalam keadaan seperti ini kamu masih bisa berfikir kalau semut itu ada?"

"semut jauh lebih bisa membunuhku daripada benda benda ini"bentak rafka tak mendapat jawaban dari Mila yang sibuk mengeluarkan nya.

"Aku alergi semut!"

Mila terdiam. tidak tahu apa yang sedang dipikirkan gadis itu. intinya dia benar benar aneh melihat sosok rafka di depannya,"aku akan merasa bersalah jika tidak bisa menyelamatkan orang langkah seperti mu"

"hahaha terima kasih pujiannya"ucap rafka melihat Mila yang sudah berhasil mengeluarkan nya. Dirinya hanya terdiam seolah tubuhnya benar-benar sudah mati rasa karena tanah.

"eh nona mau kemana?"teriaknya melihat Mila yang hendak pergi meninggalkan nya.

"pergi,kulihat kamu masih baik baik saja"

"kamu gila ya,tubuhku sudah mati rasa karena tanah,bisa2nya kamu kreatif untuk menyuruhku berlari dari sini"

Mila terdiam,merasa benar apa yang dikatakan pria itu. sejam di pendam oleh tanah pastinya tubuh itu akan sedikit mati rasa dibuatnya. Mila mengangguk lalu berteriak memanggil teman teman penyelamat nya.

"KAKAK ANGKAT BANGKAI DISINI!!!!!"teriaknya lalu pergi membuat rafka melotot bulat ke arahnya.

"BANGKAI????"

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

tiga hari sudah Rasya dilelahkan oleh tim bencananya yang kurang cekatan seperti Mila. semua baginya sangat lelet dan tidak teratur dalam bertindak. Rasya kesal dan pusing hingga segelas kopi ia minta untuk menemaninya malam ini. kemudian Rasya duduk di bawah sinar bulan dengan bentuknya yang sedikit melingkar. Rasya berfikir sambil menatap jalan,akankah ada tim yang turun dari bis untuk meringankan sedikit bebannya. Ada dan itu adalah ....

"dr Rasya?"

Rasya mengernyitkan dahinya sambil berfikir siapa gadis di depannya sekarang"maaf?"

gadis itu tersenyum,lalu menyodorkan telapak tangan nya,"Lailah"jawabnya lalu duduk disamping Rasya,"nggak bertugas?"

Rasya mengangguk sambil menyeruput gelas kopinya,"sudah teratasi"jawabnya singkat sambil mencari keberadaan Mila. biasanya sih kalau ada Laila pasti ada Mila di belakangnya lalu sekarang?Rasya juga tidak tahu apa yang salah dengan matanya. Seharian ini dia sungguh belum melihat keberadaan Mila di sekitarnya.

"hmm, keadaan disini memang sangat luar biasa"ucap Laila,"pasti bapak lelah"

"hmm"

satu menit.dua menit.

"bapak sedang cari nur?"

Rasya terdiam membuat Laila tertawa melihatnya"Gausah malu pak kalau sama saya....anggap saja seperti teman sendiri"ucap Laila ramah,"dalam tim kami semua itu tentang saudara"

"lalu dimana????"tanya Rasya sedikit ragu,".....saudaramu?"

Laila tersenyum melihat wajah Rasya yang datar tapi pada nyatanya pria itu sedang merindukan seseorang,"nur bertugas di Cilacap"

"Cilacap?ada apa disana?"

"tanah longsor"jawabnya melihat raut wajah Rasya yang tetap datar"saya yakin nur bisa mengatasinya"

"saya tahu,saya pergi dulu"ucap Rasya lalu pergi

laila menghembuskan nafasnya besar,"Gak paham sama alur percintaan dokter sekarang,tenang Laila ayo semangat karena masih banyak korban yang menunggumu untuk diselamatkan"serunya menyemangati diri nya sendiri lalu pergi .

🌼🌼🌼🌼🌼

#Assalamualaikum datang lagi ni

#semoga kalian suka dan nggak bosen bosen nunggu ya😄

1
Sri Dahliana
kog nd ad embel2 mas sich knp harus pakai nama
mi yan
bagus kk
Ryani
goblok bego tolol ihhhh ada gitu yah keluarga berdiam diri tanpa larangan. hahhh baru tau
Sri Dahliana: kog cerita nya gelantur thor kan harus tau walaupun mila sm rafsya ipar tap merka bukan muhrim cerita nya gk msk di akl
total 1 replies
Ryani
ribetttt masa iya suami istri ga kenal aplgi udah d sebut nama mertuanya
Ryani
🤣🤣🤣 parah mila
universal cell
mf saya udahan baca nya,jenuuuhh....ceritanya kayak senetron trsanjung🤭🤭
universal cell
agk bingung ya,kalimat2 nya sih bagus tapi cerita nya bertele2,masak nikah lama tp TK tw orang nya,trlalu tinggi berhayalnya...
Dwihandayani Dwi
ceritanya terlalu bertele tele dan membosankan
Halimatus.s
Luar biasa
Sandisalbiah
puncak tertinggi dr cinta adalah mengiklaskan.. Rafka kamu yg terbaik..
Sandisalbiah
Mila bakal lebih kecewa saat tau bahwa Rasya lah suaminya dan parahnya lagi surat cerai itu Rasya yg buat... kurang dramatis lagi gak..?
Sandisalbiah
nyatanya... keluarga Adi itu manusia munafik semua... hah..
Sandisalbiah
semakin ngawur ini.. katanya pd tau agama tp udah gak jelas ini juntrungannya.. gimana sih..? 🙄🙄
Sandisalbiah
speechless sih.. karena realita tak seindah ekspektasi... senang saat Rasya tau kebenaran tentang Mila... ujung²nya langsung anjlok ke jurang...
Sandisalbiah
nanti saat Mila semat biasanya koma, terus pas sadar amnesia deh dia sabun.. berhubung sebelum kecelakaan dia sempet baca undangan pernikahan nya kan yg tertulis nama Rafka tuh jadi krn amnesia dia bakal mengira kalau suaminya itu si Rafka deh... ini menurut kehaluanku... 😅😅
Sandisalbiah
hah.. mau protes tp gak guna...
Sandisalbiah
akhirnya.. ..aku jd merinding sendiri loh... haisshh...
Sandisalbiah
pasangan suami istri yg cuek terhadap setatus hubungan nya bahkan terkesan tdk menghargai hubungan nya..
Sandisalbiah
udah gak sabar sih nunggu moment buat mereka saling ketemu dan sadar kalau aku loh suamimu.. aku loh istrimu atau... jadi kamu suamiku.. jadi kamu istriku... hah.. lama banget...
Sandisalbiah
jam empat belas lima belas... kalau tulisan angkanya 14.15..artinya jam 2 siang lewat 15 menit... kok sholat subuh..? tapi kalau jam empat lima belas (4.15 ) baru waktu subuh tuh...
Sandisalbiah: 🤭🤭😅😅😅
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!