NovelToon NovelToon
Anak Genius (Ayah Elergi Wanita)

Anak Genius (Ayah Elergi Wanita)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:769.9k
Nilai: 5
Nama Author: inov

Semua rasa yang ada telah pergi, yang tersisa hanya luka tak terlihat. Luka yang ia dapat di waktu yang sama dengan orang yang berbeda.
*
Apa yang telah terjadi akan sulit untuk dilupakan.
Tidak ada yang tahu, apa yang akan terjadi di masa depan termasuk dirinya.
*
Rasa sakit, bahagia, dan kecewa akan menuntun apa yang sudah menjadi takdirnya.
Begitu juga dengan kisah seorang wanita yang bernama "AISYAH NURAHMA"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

“Insyaallah, aku menerimanya.” ucap Asiyah dengan menunduk. Aisyah belum siap menatap bagaimana wajah Leo meski Aisyah sangat ingin melihat wajah seperti apa yang akan diperlihatkan Leo kepadanya ketika ia menjawab atas lamaran Leo kemarin.

Leo begitu bahagia mendengar bahwa Aisyah menerima lamarannya, hilang sudah semua ke takutannya bahwa Aisyah akan menolak. Spontan Leo berdiri dan menuju tempat duduk Aisyah, Leo menguraikan tangannya kearah Aisyah karena Leo ingin memeluk Aisyah.

“eiiits…tuan ingin apa?” ujar Aisyah

Seketika Leo merasa bodoh didepan Aisyah. Leo kembali duduk dengan senyum kaku, akibat perbuatannya suasana menjadi canggung diantara mereka. Leo dan Aisyah saling diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.

Leo menghembuskan nafasnya dengan pelan sebelum memulai pembicaraan yang sempat terputus karena kelakuannya. Leo meminta kepada Aisyah agar pernikahan mereka dapat dilakukan secepatnya.

Aisyah tidak habis pikir “bagaimana bisa Leo berpikir seperti itu”. Pelan-pelan Aisyah menjelaskan bahwa sebuah pernikahan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Banyak hal yang harus dibicarakan, keluarga mereka harus bertemu dan Leo harus melakukan lamaran resmi untuknya. Aisyah pun harus membicarakan hal ini kepada ayah, ibu dan ke-tiga anaknya.

Leo terdiam mendengar penjelasan Aisyah sampai selesai.

“Jadi, kapan kamu akan memberi kabar mereka tentang lamaran ini Aisyah?” ujar Leo kepada Aisyah.

“Insyaallah, nanti malam saya akan menghubungi mereka tuan” jawab Aisyah.

“Baiklah Aisyah, tiga hari lagi aku akan datang bersama papa dan mama untuk melamar mu” tegas Leo kepada Aisyah. Leo benar-benar ingin mempercepat pernikahannya dengan Aisyah. Leo takut Aisyah akan merubah pikirannya apabila pernikahan mereka terlalu lama dilaksanakan.

“Secepat itu tuan” sahut Aisyah.

Leo hanya mengangguk sebagai jawabannya. Leo mengerti kalau waktu tiga hari itu terlalu cepat bagi Aisyah, namun tekat nya pun sudah bulat tidak bisa diganggu gugat lagi.

Melihat respon Leo yang seperti itu, Aisyah hanya bisa menyanggupinya. Karena hal itu cepat atau pun lambat tetap akan berlangsung. Pembicaraan mereka selesai saat ponsel milik Leo berdering. Leo pamit kepada Aisyah untuk kembali ke perusahaannya karena ada masalah dengan perusahaannya.

**

Karena kedatangan Leo yang mendadak membuat Aisyah harus libur bekerja untuk hari ini. Beruntungnya pekerjaan Aisyah sudah di handale oleh sekretarisnya. Aisyah bangkit dari duduknya dan menuju dapur untuk mengambil air putih, berbicara dengan Leo menghabiskan energi yang dimilikinya. Selesai mengisi cairan tubuhnya, Aisyah membantu ninik Asih memasak.

Dua jam bergelut di dapur akhirnya masakan Aisyah dan ninik Asih selesai. Cukup banyak lauk pauk yang Aisyah dan ninik Asih buat. Kini waktunya Aisyah menjeput anak-anak sekolah, Aisyah melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sesampainya disekolah anak-anak, Aisyah sudah melihat ke-tiga anaknya duduk didalam Pos Satpam.

Aisyah meminta maaf kepada anak-anak karena sudah beberapa kali terlembat menjeput mereka.

“Ibu tidak perlu minta maaf bu, hari ini kebutalan pulangnya lebih cepat dari biasanya bu.” ujar Azzam. Aisyah mengangguk lalu mengajak anak-anak untuk pulang. Azzam, Azzim, dan Zakiya segera menuju mobil, melihat anak-anak sudah naik ke mobil Aisyah segera mengucapkan terimakasih kepada pak Dadang selaku satpam disekolah tersebut.

Aisyah melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Selama diperjalanan pulang Aisyah menyakan kegiatan ke-tiga anaknya di sekolah hari ini. Zakiya menceritakan semua kegiatan dengan menggebu-gebu, Aisyah tersenyum dan sesekali menimpali perkataan Zakiya.

Tidak terasa mobil yang mereka tumpangi sudah memasuki perkarangan rumah. Ke-tiga anak Aisyah berlari munuju rumah, ninik Asih yang melihat mereka berlari dengan segera membuka puntu rumah lebar-lebar. Ninik Asih sudah hafal dengan keinginan mereka, apa lagi kalau bukan berlomba-lomba untuk membersihkan diri lalu menuju ruang makan.

**

Malam hari di kamar Aisyah

Selesai solat magrib, Aisyah dan anak-anak duduk dilantai beralaskan karpet. Mereka saling berbagi cerita, karena mereka sudah menceritakan kesaharian mereka waktu diperjalan pulang kini saatnya Aisyah yang menceritakan kesehariannya kepada anak-anak. Aisyah menceritakan semua kegiatannya kepada anak-anak, Aisyah juga

menceritakan kedatangan Leo. Anak-anak menanyakan perihal kedatangan Leo kepada Aisyah. Pelan-pelan Aisyah menceritakan tentang Leo kepada anak-anaknya, siapa Leo yang sebenarnya. Anak-anak terlihat biasa-biasa saja, tidak ada raut kemarahan atau pun yang lainnya diwajah mereka.

Melihat respon anak-anak tentu membuat Aisyah bingung.

“Kakak dan Adek tidak marah sama Ibu?” ujar Aisyah dengan persaan resah.

“Tidak Bu” jawab ke-tiganya serentak. Sebuah senyuman terbit dibibir Aisyah.

“Kenapa begitu Kak, Dek?”

“Rahasia Bu”

“Kalau gitu, Ibu gak lanjutin cerita ibu deh”

Azzam, Azzim, dan Zakiya tampak berpikir, pada akhirnya mereka memilih untuk menceritakan sebagian rahasia mereka kepada Aisyah. Aisyah tidak mengira bahwa ke-tiganya sudah mengetahui tentang Leo.

Aisyah mengambil nafas dan membuangnya, kemudian Aisyah melanjutkan ceritanya. Pelan-pelan Aisyah memberitahukan keinginan Leo dan lamaran Leo kepada ibu mereka. Azzam, Azzim, dan Zakiya tampak bahagia mendengar berita tersebut. Mereka berpelukkan lalu mengucap syukur karena do’a yang selama ini selalu dipanjatkan akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT.

Cerita mereka selesai bersamaan dengan suara azan isya berkumandang, Aisyah dan anak-anak segera melaksanakan solat isya. Setelah itu Aisyah meminta ke-tiganya untuk kembali ke kamar mereka dan tidur namun, anak-anak ingin tidur bersama di kamarAisyah. Aisyah menyetujui keinginan anak-anak dan menyuruh mereka untuk tidur duluan.

Melihat anak-anak sudah tidur, Aisyah segera mengambil ponsel dan mencari nomor telepon ayah Bimo lalu menghubunginya. Lama Aisyah menunggu panggilan itu tersambung sampai akhirnya terdengar suara yang amat dirindukan Aisyah.

“Hallo…assalamu’alaikum nak” ucap ayah Bimo dari sebarang.

“Hallo pak…wa’alaikumussalam. Bapak sama mak apa kabar?”

“Alhamdulillah kami sehat nak. Ada apa Ais? Apa ada sesuatu?” tanya ayah Bimo berturut-turut.

“Aisyah ingin menyampaikan sesuatu kepada bapak sama mak”

“Sampaikan saja nak”

Mulailah Aisyah menceritakan tentang lamaran Leo kepada kedua orang tuanya serta keinginan Leo untuk datang melamar secara resmi tiga hari kedepannya. Aisyah berharap ayah Bimo dan ibu Aminah dapat hadir dihari lamaran tersebut.

Ayah Bimo dan ibu Aminah yang mendengar kabar tersebut merasa senang dan mengucapkan Alhamdulillah.

“Kalau begitu bapak dan mak akan berangkat besok” ucap ayah Bimo dari seberang.

“Baik pak, Aisyah akan pesankan tiket pesawatnya dan Aisyah akan jemput bapak dan mak di bandara nanti.” jawab Aisyah.

“Ya udah…bapak matikan dulu ya nak”

“Baik pak”

“Assalamu’alaikum” panggilan telepon pun diakhiri ayah Bimo.

“wa’alaikumussalam”

Aisyah merasa bahagia melihat orang-orang disekelilingnya ikut bagahia. Selanjutnya Aisyah menghubungi Daniel dan Dewi untuk memberikan kabar bahagia ini.

Daniel dan Dewi turut bahagia mendengarnya, mereka akan datang ke Negara Ind untuk menyaksikan lamaran Aisyah dan Leo. Aisyah sempat melarang keduanya untuk datang karena Aisyah pikir ini hanya lamaran nanti saja datangnya saat pesta pernikahan namun, kedua orang itu tetap pada pendirian mereka yang ingin hadir diacara tersebut.

Daniel dan Dewi juga mendo’akan semoga acara yang akan dilaksanakan oleh Aisyah berjalan dengan lancar. Daniel dan Dewi juga meminta Aisyah menitipkan salam untuk ke-tiga anak mereka. Sejujurnya Daniel dan Dewi ingin berbicara dengan mereka karena mereka sudah tidur Daniel dan Dewi hanya meminta Aisyah untuk mengirimkan foto ke-tiganya saja, lalu panggilan tersebut diakhiri oleh Aisyah.

1
Diah Susanti
eehhh, nama depanku nongol, biarpun beda penulisannya
Maizuki Bintang
bgs
@inur
bagus
Johanah Tata
ini novel lucu diprluk leo tidak mau dipeluk Daniel mau padahal Daniel sama leo itu sama-sama lelaki 🤭🤣🤣🤣
Johanah Tata
ini novel lucu dengan Daniel akrab giliran dengan leo yang mau bertanggungjawab dan jelas-jelas ayah dari anak-anaknya malah banyak tingkah padahal dia wanita berhijab dan sepenuhnya bukan kesalahan leo dirinya juga salah. hiiiii kaya dirinya wanita suci aja. mbok yo kalau buat cerita jangan kaya cerita sinetron🤭
Nurmalasari: betuul sekaliii
wkwkwkwkw...
total 1 replies
Aqiyu
asyeeeekkkk langsung dah di boy ketemu sarangnya
Aqiyu
yeeyyy
Aqiyu
Aisyah..... ish...ish.....ish.....😡
Aqiyu
ga ngerasa kalau selama ini egois
Aqiyu
Aisyah kaya merasa tertindas padahal itu pilihan dia sendiri.katanya wanita cerdas dan solehah tapi seolah-olah apa yang terjadi itu kesalahan Leo
dia bisa hapus data diri supaya ga terlacak sebelum berangkat ke luar negeri.
sekarang ketemu dan Leo juga mau tanggung jawab tapi Aisyah abaikan Leo

jadi geram maunya apa sih
Aqiyu
sikap Aisyah kok gitu dulu kejadiannya kan salah Aisyah sendiri yang mabok dan salah masik kamar
Leo juga mau bertanggung jawab
Aqiyu
mama Lisa tahu ga anaknya alergi wanita
Aqiyu
hasilnya bisa barengan
Aqiyu
wtes DNA belum keluar
Aqiyu
masih kecil masa pengen pistol itukan harus ada izin dan serrifikat dari kepolisian. anak 5 tahun walau pandai bela diri....
Aqiyu
saling cabut rambut
Aqiyu
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Aqiyu
alergi perempuan...... kalau salaman/jabat tangan bisa nyebabin alergi kambuh ga
Aqiyu
.........
Aqiyu
kok dah mau lupa ajah padahal cuma Ausyah yang ga bikin alergi
tapi suka sih sama laki yang alergi sama perempuan jadi ga suka celup disembarang tempat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!