NovelToon NovelToon
My Monster Boss

My Monster Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:668.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Siena gadis sederhana yang bekerja di sebuah perusahaan besar terlibat sebuah perjanjian dengan pemilik perusahaan tersebut, dan menyeretnya ke dalam cinta segitiga yang di ciptakan oleh Rangga Wijaya, sepupu pemilik perusahaan yang bernama Sagara Abraham.

Akankah cinta Sagara Abraham berlabuh selamanya di hati Siena? atau berhenti di tengah jalan dan berpaling ke hati selanjutnya? Siapakah yang memenangkan hati Siena?

Cover by pinteres, edit by me

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harus lembur

Hari ke empat

Setiap pagi Sagara akan menyempatkan diri untuk mencoret hari dan tanggal yang sudah ia buat setelah berhasil melewati hari tersebut dengan senyuman mengembang menghiasi bibir tipisnya. Namun kali ini ia terlihat berbeda, saat ia mencoret hari dan tanggal yang ke empat. Tidak ada senyuman yang menghiasi bibirnya. Lebih tepatnya ia mencoret tanggal itu dengan kesal, kejadian kemarin di rumah Siena telah membuat hati Sagara menjadi tidak tenang, pendiriannya tergoyahkan.

Setelah selesai, bergegas menemui Miranda di meja makan. Tanpa ada senyuman yang menghiasi bibirnya tatkala mencium pipi Miranda sebagai ucapan selamat pagi.

Sagara duduk dengan tenang di kursi, menikmati sarapannya tanpa ada perbincangan yang biasa di lakukan bersama Miranda.

Miranda yang melihat pancaran kegelisahan di mata putranya hanya bisa menyembunyikan senyumannya. Miranda enggan bertanya apalagi mengganggu kegundahan yang sedang Sagara rasakan saat ini.

Setelah selesai, Sagara berdiri dan berpamitan kepada Miranda untuk datang ke kantor lebih awal dari biasanya.

Miranda hanya mengangguk, mengusap pelan lengan putranya. "Hati hati di jalan." Pesan wanita paruh baya itu.

Sagara mengangguk, lalu melangkahkan kakinya meninggalkan rumah, menuju kantornya.

Tak butuh waktu lama, Sagara telah sampai di halaman kantor. Lalu keluar dari pintu mobil, bergegas masuk ke dalam gedung, menuju ruang kerjanya.

Di dalam ruangannya, Sagara berdiri di depan kaca jendela memperhatikan keluar. Kedua tangan di masukkan ke dalam saku celananya, tatapan lurus ke arah halaman kantor, menunggu kedatangan Siena.

Seseekali melirik jam tangannya, tak lama kemudian nampak sahabatnya Dion keluar dari pintu mobil, lalu berjalan ke arah lain membukakan pintu mobil untuk Siena. Saat itu juga darah Sagara terasa mendidih, bibirnya mengatup.

"Bagaimana dia bisa di antarkan Dion? apakah semalam dia menginap di rumah Dion?" ucapnya pelan.

Sagara terus memperhatikan setiap pergerakan Siena. Terlihat Dion kembali masuk ke dalam mobil, dan meninggalkan halaman kantor.

Setelah melihat Siena masuk ke dalam kantir, Sagara kembali duduk di kursinya, mengambil pesawat telelepon lalu menghubungi Siena untuk datang ke ruangannya.

Tak lama kemudian, suara ketukan pelan di pintu terdengar. Sagara mengalihkan pandangannya ke arah pintu yang terbuka lebar. Nampak Siena berdiri di ambang pintu, lalu masuk ke dalam ruangan dan menutup pintunya kembali.

"Kau terlambat lima menit Siena," ucap Sagara dengan tatapan dingin.

"Maaf Pak, di jalan ada sedikit masalah," jawab Siena menundukkan kepalanya sesaat.

"Duduk!" perintah Sagara.

Siena duduk di kursi, menatap bibir Sagara menunggu perintah selanjutnya.

"Sejak kapan kau memiliki sopir pribadi?" sindir Sagara.

"Sopir?" kedua alis Siena bertaut, mencoba mencerna kalimat sindiran yang di ucapkan Sagara. Kemudian Siena tersenyum, menggelengkan kepalanya pelan. "Dion? tadi dia menjemputku ke rumah, sekalian menjemput Farel.

Sagara diam, ujung jarinya mengetuk ngetuk meja. Tatapannya dingin memperhatikan Siena, dalam pikirannya memikirkan ide bagaimana caranya membuat Siena sibuk dengan pekerjaan hingga tak ada waktu untuk bertemu Dion lagi.

"Semalam kau tidur di mana?" tanya Sagara pelan.

"Apa?" Siena mengerutkan dahi menatap bibir Sagara, "Suara bapak tidak jelas."

Sagara mendengus, menarik napas dalam. "Semalam, kau..tidur di mana Siena!"

"Apa aku tidak salah dengar? Bapak bertanya aku tidur di mana?" tanya Siena merasa aneh dengan pertanyaan Sagara.

"Kau jawab saja, Siena." Kata Sagara dengan nada penuh penekanan.

Siena berdiri, menatap tajam wajah Sagara. "Sepertinya aku tidak perlu menjawab pertanyaanmu. Masih banyak pekerjaan yang harus kukerjakan." Siena melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan Sagara.

"Sial!" umpat Sagara kesal menatap punggung Siena hingga hilang dari pandangannya.

***

Waktu terus berlalu, jam kerja karyawan 20 menit lagi selesai. Sagara berdiri di depan kaca jendela kantornya, menatap lurus ke halaman.

Matanya melebar saat melihat sahabatnya keluar dari dalam mobil.

"Dion pasti mau jemput Siena, tidak akan aku biarkan," ucapnya pelan.

Sagara bergegas keluar dari ruangan, menuju ruangan bagian keuangan. Tanpa banyak bicara, Sagara mengambil setumpuk dokumen di atas meja. Membuat bawahannya melongo memperhatikan Sagara.

"Bapak, itu?"

"Diam," potong Sagara menatap tajam bawahannya.

Setelah bicara seperti itu, Sagara bergegas ke ruangan Siena dan meletakkan setumpuk dokumen di atas meja.

"Kerjakan!" perintahnya.

"Apa ini?" Siena tengadahkan wajah menatap Sagara.

"Hari ini kau lembur, tidak boleh pulang sebelum kau selesaikan pekerjaan itu," jawab Sagara menunjuk dokumen di atas meja.

"Aku tidak mau! ini bukan pekerjaanku!" Siena berdiri namun Sagara menekan bahu Siena untuk kembali duduk di kursi.

"Kerjakan, atau aku akan memecatmu." Ancamnya, lalu melangkahkan kakinya.

"Saga!" seru Siena, namun Sagara tidak menggubrisnya. Ia terus berjalan keluar ruangan dan menutup pintu dan menguncinya dari luar.

"Selesai!" ucapnya seraya memasukkan kunci ruangan ke dalam saku celananya.

"Ga!"

Sagara balik badan, menoleh ke arah Dion yang menghampirinya.

"Siena sudah pulang?" tanya Dion menatap pintu ruang kerja Siena sekilas.

"Siena lembur, hari ini dia lambat mengerjakan tugasnya," jawab Sagara menatap tajam Dion.

"Aku ingin bicara sebentar, Farel anakku ingin bertemu dengannya." Dion melangkah hendak membuka pintu, namun Sagara menarik tangan Dion.

"Siena tidak bisa di ganggu, tolong kau mengerti."

Dion mengerutkan dahi menatap sahabatnya terlihat berbeda dari biasanya, sikapnya bdrubah dingin.

"Kau kenapa?" tanya Dion.

"Aku tidak apa apa," jawab Sagara seraya merangkul bahu Dion lalu melangkah bersama meninggalkan ruang kerja Siena.

"Kau bisa kembali lagi besok, biarkan Siena menyelesaikan pekerjaannya," ucap Sagara.

"Baiklah!"

"Bagus, lebih baik kita ngopi sebentar. Sudah lama kita tidak berbincang bincang, ceritakan juga, bagaimana kau bisa menikah dua kali." Bujuk Sagara mengalihkan perhatian Dion dari Siena.

"Ok Ga!" sahut Dion.

1
Rahmawaty❣️
Lanjuutttttt donkk
Rahmawaty❣️
Pda akhirnya jodohnya seina sirangga . Ah saga gmna si ga jelas lo sebel gw.. Smoga hdpmu brantakan
Rahmawaty❣️
Ko bisa saga sma siena ga punya ank slma 18th itu?? Apakah saga mandul atau saga punya wanita lain
Rahmawaty❣️
Jd yg sesungguhnya tersakiti disni kluarganya saga ya
Rahmawaty❣️
Haduhhh syukurr deh klo rangga sudh sadar total . Jgn sampe ktahuan sma sandra ya aku mohon thor . smoga kali rangga bisa ngebongkar smuanya
Rahmawaty❣️
Pecahkn donk thor lika liku ini . Aku penasaran thorr
Rahmawaty❣️
Woowww , fakta yg sbnernya terungkap..
Jd saga,rangga dan arga ini bersaudara bgitu ??? Yg punya dendam ini para orgtua nya . Tp ank2 nya yg pda jd korban
Rahmawaty❣️
Wahh apa jgn² itu rangga
Rahmawaty❣️
Wihh udh 3thn aja
Rahmawaty❣️
Ada nma rangga nya..
Jd sedihhh krna rangganya meninggal ,
Rangga nya munculin lg aja thor biar hdp bhgia sma siena..
Aku udh ga srek sma saga krna ibunya skrg udh jahat..dan mlah skrg berpihak sma si melati..sma² jahat mreka
Rahmawaty❣️
Haduhh ko jd bgini ya critanya.. Makin kesini makin tegangg.. Tante miranda bkn nya bantuin siena tp mlah bgitu skrg.. Si melati lgi gatau diri bngett
Rahmawaty❣️
Ko saga gitu si.. Giliran ada yg baru mlah nglupain siena
Rahmawaty❣️
Wah wah si rangga ni psti..krna kn suami siena kn skrg si rangga.. Tp knpa hrus udh di bobol ai haduhh🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Rahmawaty❣️
Si rangga kali ya presdirnya??
Rahmawaty❣️
Ko ansel mlu si . Farel thor farel
Rahmawaty❣️
Apa mksudnya ??
Rahmawaty❣️
Ko rangga gitu siii ??? Apa si sbnernya mau nya rangga
Rahmawaty❣️
Ko rangga bisa lgsug obsesi bnget sma siena , trus pak prambudhi itu siapa ya ??
Rahmawaty❣️
Knp ga combro sekalian😂🤭
Rahmawaty❣️
Awas lu saga klo lu yg bucin dluan gw kemplang pala lu ya😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!