menceritakan tentang gadis kaya mencintai bodyguard nya,namun sang bodyguard punya rahasia yang tidak di ketahui keluarga sang gadis,mari sama-sama kita ikuti alur cerita nya sampai ending.
bila ada salah kata dalam penulisan,penyusunan kata,tolong kasih saran ya reader.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cutewizzhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENDATANGI VILLA PANJI
Gosip tentang Agnes semakin hari semakin meluas di kampung itu,hingga sampai terdengar ke telinga Panji.
Yang mebuat Panji marah akan hal itu,dan segera turun tangan untuk menghilangkan gosip tentang Agnes hamil di luar nikah,dan tidak mempengaruhi Agnes.
Panji mulai menutup Mulut para masyarakat di sana,siapa pun yang berani meluas kan berita itu akan di ancam di pecat dari pekerjaan nya,dan yang membuat berita tersebut mau tidak mau,trima tidak trimah mereka harus menutup mulut,walau tidak mengerti kenapa bos perkebunan teh itu sangat melindungi Agnes.
Yang pada kenyataan nya,berita itu memang benar adanya.
Saat Agnes keluar dari rumah pun,tidak ada lagi orang-orang yang berani bergosip tentang Agnes, seperti hari-hari sebelum nya.
Agnes memang tidak mengetahui perihal tentang Panji yang mengancam, akan memecat karyawan yang bergosip tentang dirinya,Agnes merasa mungkin mereka sudah bosan menggosip tentang diri nya setiap hari,karena Agnes tidak menanggapi ocehan penduduk desa itu.
Saat di rumah, Agnes mendapat berita tentang ancaman Panji terhadap karyawan dari mantan Artnya,hal itu membuat Agnes marah dengan sikap Panji,karena bisa memuncul kan gosip baru tentang nya dan Panji.
Bisa saja penduduk desa memikirkan bahwa dia ada apa-apa dengan Panji,walaupun sebenarnya mereka punya keterkaitan tehadap anak yang Agnes kandung.
Agnes berniat mendatangi kediaman Panji,untuk mengingatkan,agar tidak ikut campur akan urusan dirinya.
Agnes sudah berada di depan pintu villa Panji.
Panji mengetahui kedatangan Agnes ke rumah nya,dan Panji memang sudah bisa menebak apa ya yang akan di lakukan Agnes.
Kali ini tanpa satu orang pun di villa yang Panji huni,untuk menemani nya,dan Panji sendiri yang membuka Pintu untuk Agnes.
"Akhir nya kamu datang juga Agnes,Apa sudah menyerah dan ingin ikut dengan ku pulang ke kota" ucap Panji dengan percaya diri.
"Apa maksud anda tuan,mengancam memecat karyawan??" ucap Agnes dengan napas yang sedikit tersenggal-senggal karena menahan emosi nya.
"Tidak ada maksud apa-apa Agnes,aku hanya ingin melindungi anak ku,jangan sampai mempengaruhi kesehatan nya,gara-gara ibu nya setres karena gangguan gosip itu," ucap Panji sambil menarik tangan Agnes untuk masuk kedalam villa nya.
Agnes menarik kembali tangan nya.
"Aku tidak butuh perlindungan anda,saya bisa menjaga diri tanpa anda tuan,dan saya peringatkan jangan ganggu hidup saya dan anak saya,karena anda tidak punyak hak atas anak yang saya kandung." ucap agnes sambil menunjuk muka Panji.
"Kenapa kamu selalu mengatakan aku tidak punyak hak atas anak itu,sedang kan aku ayah nya," ucapa Panji semakain memancing amarah Agnes.
"Anda bukan ayah dari anak yang saya kandung tuan,dan jangan sok tau tentang saya."Ucap Agnes menaikkan nada bicara nya.
"Bukan sok tau Agnes,aku memang tau dan yakin anak itu anak ku...Karena aku yang pertama memasuki mu dan belum ada laki-laki lain dekat dengan mu sejak kita melakukan nya di gubuk itu." Ucap Panji sambil mendekat ke arah Agnes,dan itu membuat Agnes semakin marah,mungkin karena hormon kehamilan yang mempengaruhi nya.
"Pakkkkkk...."
Satu tamparan mendarat di muka tampan Panji,dan membuat Panji sedikit kaget dan menyentuh muka nya.
"Ummmmhhh..." tanpa di duga sedikit pun oleh Agnes,Panji mencium nya tiba-tiba,menarik tengkuk Agnes,dan tangan satu nya menarik pinggang Agnes agar merapat ke tubuh nya.
Agnes mendorong tubuh Panji,namun tak bergeser sedikit pun,merasa agnes mulai kehabisan napas barulah Panji melepas nya dan menyatukan jidat nya dan jidat Agnes,dan menatap B*b*r Agnes yang basah,karena ulah nya.
Dan tiba-tiba Panji mengendong Agnes menuju kamar nya.
Membuat Agnes meronta-ronta di gendongan Panji,namuan kekuatan Panji bukan lah lawan Agnes,
Sampai nya di dalam kamar, Panji membaring kan Agnes dengan pelan,Sa'at Panji sudah membaringkan Agnes di ranjang nya,Agnes berusaha lari, Namun masih bisa di tangkap oleh tangan Besar Panji,dan membaringkan kembali Agnes di ranjang nya,dan kedua tangan Agnes di genggam Erat oleh Panji.
Agne tetap berontak namun Panji sudah mengunci kaki Agnes dengan kaki nya.
"Walaupun Aku tidak menyukai mu,tapi aku tidak tau, sejak pertama kali kita melakukan hubungan itu,aku sering membayang kan untuk men*d*ri kamu kembali Agnes," ucap Panji dengan suara serak nya dan kembali mencium Agnes," Agnes pasrah dengan apa yang di lakukan Panji terhadap nya,karena melawan pun dia tidak akan bisa,
Tangan Panji sudah mulai meng*r*y*ngi Tubuh indah Agnes,dan mulai membuka p*k*ian nya dan juga Agnes,Agnes menangis melihat diri nya si perlakukan Panji dengan sesuka hati,dan satu ucapan yang keluar dari mulut Agnes dan membuat Panji membatal kan niat nya.
"Kalau sampai anda melakukan yang kedua kali nya,besok anda akan melihat m*y*t saya" ucap Agnes karena tidak punya pilihan lain untuk mengagal kan niat Panji.
Panji pun kaget dan menghentikan ulah nya,lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh Agnes,dan Panji pun turun dari ranjang menuju kamar mandi,untuk menuntas kan sesuatu yang tertunda.
Agnes masih dengan tangis dan keputus asaan nya,sedangkan di kamar mandi,Panji seakan sangat marah kepada diri sendiri yang tidak bisa menahan N*fs* nya,sa'at berdua saja dengan Agnes.
Padal dia membenci Agnes,tapi kenapa dia selalu lepas kendali kalau sudah berada di dekat Agnes.
Sebelum nya banyak wanita yang merayu nya,tapi dia akan j*j*k dan benar-benar akan menghempas wanita-wanita itu.
Tapi tidak dengan Agnes,Panji juga sadar kalau Agnes lebih berani dari wanita-wanita sebelum nya,seharus nya dia juga j*j*k terhadap Agnes dan tidak menyentuh nya.
Ntah lah apa yang sebenar nya terjadi pada diri Panji,yang tidak bisa menolak tubuh Agnes,Sejak Agnes tidak lagi bersikap l*ar kepada nya,Panji malah lebih Agresif tehadap Agnes.
Apakah sebenar nya Panji mencintai Agnes,?? tapi karena dendam nya,membuat dia melawan hati nya sendiri.
Panji menyelesaikan mandinya lalu keluar,dan melihat ranjang nya sudah kosong,dan mulai memanggil-mangil Agnes.
"Agnes..!!!!
"Agnesss...!!!" Panggil Panji sambil berlari keluar kamarnya denga pakaian mandi,tapi dia tidak menemukan keberadaan Agnes.
Lalu Panji ke kamarnya bergegas menganti baju lalu kembali keluar untuk mencari Agnes,dia takut akar terjadi hal-hal tidak di ingin kan,karena tadi keadaan Agnes sedang tidak baiak-baik saja.
Sambil menaiki mobil,Panji membuka Hp nya,untuk mengecek Cctv rumah nya yang tersambung ke Hp.
Dan melihat arah kemana Agnes Pergi,lalu menyusul nya,Panji melihat Agnes yang berjalan kaki belum jauh dari villa tersebut,lalu menjumpai Agnes.
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
tpi bcanya nyicil ya..
semangat💪💪🤗