Season 2 "Ketos Dingin Ku"
Jangan lupa follow Ig author yah🌹
@chitanda_nnd
Kata orang buah itu tidak jauh jatuh dari pohonnya, begitu pun kata orang orang jika seorang anak sifatnya tidak akan jauh dari sifat kedua orang tuanya
Bagaimana jadinya sifat anak-anak mereka jauh dari sifat kedua orang tuanya
Ada juga Frezan belum mengetahui siapa ayah kandungnya yang sebenarnya sehingga membuat dirinya menjadi pribadi yang datar tak tersentuh
Murid-murid SMA Garuda sudah jelas tau siapa Frezan yang di juluki preman SMA Garuda yang di sangat di takuti karna tatapannya yang tajam
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Putri Sarna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nathan Vs Frezan.Ada Apa Antara Mereka?
Pak Marzuki tidak habis fikir melihat kedua anak muridnya memar karna pukulan antara satu sama lain.
"Teo"Panggil pak Marzuki
Teo langsung melihat ke arah pak Marzuki wali kelasnya "Iya pak"Jawabnya sopan kepada pak Marzuki
"Kamu taukan!kamu itu anggota Osis tidak seharusnya bertindak seperti ini Nak"Ucap pak Marzuki kepada Teo "Kamu harus menjaga citra kamu sebagai OSIS"Sambungnya
"Maaf pak"Hanya kata itu saja yang mampu Teo ucapkan kepada pak Marzuki
Netra mata pak Marzuki langsung teralih pada Asrifal.Pak Marzuki mengambil nafas panjang sebelum berbicara kepada Asrifal "Kamu juga Rifal, seharusnya kamu tidak melakukan hal ini, katanya kamu ingin lulus tahun ini tanpa masalah"Ucap pak Marzuki"Dan lihat sekarang kamu melakukannya"Sambungnya kepada Rifal
Rifal hanya diam karna baru saja kemarin mengatakan kepada Bu Rika dan pak Marzuki untuk lulus tahun ini namun hari ini dirinya melakukan perkelahian antara Teo adik kelasnya
"Bapak harap kamu tidak melakukan ini lagi kedepannya agar kamu bisa lulus tahun ini Rifal"Ucap Pak Marzuki kepada Rifal "Dan untuk kamu Teo bagaimana pun Rifal adalah kakak kelas kamu terpaut jauh dari kamu"Sambungnya melihat ke arah Teo yang hanya mengangguk-angguk
Setelah memberikan wejangan kepada kedua murid SMA Garuda Rifal dan Teo melangkahkan kakinya keluar dari ruangan pak Marzuki.
Di sisi lain Tegar dan Rara masih setia berpatroli di belakang gudang sekolah
"Kayaknya nggak ada yang bolos di sini deh"Ucap Rara sembari melihat ke kiri dan kanannya terlihat sepi tidak ada orang yang bolos
Tegar mengangguk mengiyakan ucapan Rara "Yaudah kita balik"Ucap Tegar.Belum berapa langkah mereka berjalan Rara dan Tegar mendengarkan suara kegaduhan di dalam gudang
Tegar langsung saja berjalan cepat untuk segera masuk ke dalam gudang dia yakin ada seseorang di dalam gudang yang terkunci
Bugh.....
Bugh...
Bugh..
Tegar semakin cemas mendengar suara pukulan dari dalam gudang.Tegar berusaha mendobrak pintu gudang namun hasilnya nihil
"Ini kunci gudang kak"Ucap Rara sembari memberikan kunci gudang kepada Tegar karna Rara lah yang membawa kunci gudang di berikan pak Marzuki
Tegar langsung mengambil kunci gudang yang di berikan Rara .
"NATHAN!FREZAN! BERHENTI"Teriak Tegar saat melihat siapa yang baku hantam di dalam gudang adalah Frezan dan Nathan
Mereka berdua di penuhi luka memar karna hantaman satu sama lain.
Nathan dan Frezan bertatapan tajam seperti bola matanya siap mengeluarkan api kemarahan
Rara masih tidak menyangka yang berantem adalah Nathan seorang most Wanted yang di kenal dermawan dan sekarang dia berkelahi dengan Frezan seorang preman sekolah
Tegar menatap dingin Nathan dan juga Frezan
Pantas saja Nathan tidak masuk ke kelas dan ternyata ini alasannya dia sedang berantem dengan Frezan di dalam gudang dan pintu gudang di tutup rapat rapat
"Kak Nathan"Panggil Rara menatap ke arah Nathan sembari menghampiri Nathan "Kak Nathan itu osis dan sekarang kak Nathan berantem sama kak Frezan"Sambungnya melihat Nathan di penuhi luka memar di wajahnya
Frezan langsung pergi dari dalam gudang dengan luka memar namun pergelangan tangannya langsung di cekal oleh Rara
"Seharusnya kak Eza berubah buat lulus tahun ini! kalau kak Eza nggk lulus lagi kasian tante Rindi"Ucap Rara masih setia memegang pergelangan tangan Frezan
Frezan melihat tangannya di cekal oleh tangan mungil Rara,dengan cepat Rara melepaskannya
"Rara cuman kasi saran ke kak Frezan! kasian tante Rindi dan juga om Ken liat kak Frezan nggak pernah lulus karna nggak masuk jam pelajaran dan suka berantem seperti sekarang ini"Ucap Rara kepada Frezan
Deg....
Rara berjalan mundur saat Frezan mendekatinya dengan tatapan tajam membuat langkah kaki Rara mundur "Jangan pernah ikut campur"Empat kata keluar dari mulut Frezan membuat nyali Rara ciut.Bagaimana tidak jika Frezan dengan mata tajamnya menatap Rara sangat dalam seakan akan dia ingin masuk ke dalam jiwanya
Frezan menatap Nathan penuh kebencian lalu pergi dari gudang sekolah
Rara langsung tersadar dari lamunannya saat Tegar menyuruhnya untuk membawa Nathan ke UKS karna luka di wajah Nathan lumayan parah.Sementara Tegar akan mengurus Frezan seorang preman sekolah SMA Garuda
Rara langsung membawa Nathan untuk segera ke UKS mengobati lukanya takutnya luka yang berada di wajah Nathan akan infeksi
Rara terkejut saat membuka pintu UKS dia melihat Teo teman sekelasnya sedang di obati oleh anak pmr yang bertugas menjaga UKS
"Teo"Panggil Rara
Seketika Teo melihat ke arah pintu sudah ada Rara dan juga Nathan dengan wajah hampir sama seperti dirinya namun luka di wajah Nathan jauh lebih parah dari luka Teo "Lo kenapa?"Tanya Rara kepada Teo
Sementara anak PMR yang bertugas menjaga UKS mengambil alkohol untuk mengobati luka Nathan
"Gue berantem sama kak Rifal"Jawab Teo sembari mengobati lukanya
Rara melototkan matanya mengapa kedua osis ini berantem secara bersamaan "Ya ampun Teo kenapa sih lo ladenin kak Rifal!kalau kayak gini kita anggota Osis bakalan dapat masalah dari kepala sekolah"Ucap Rara kepada Teo
Sementara Nathan tersenyum simpul melihat Rara dengan wajah gelisah.Dia tau sebenernya Rara tidak mampu menjalankan kewajibannya sebagai ketua OSIS dia hanya iseng-iseng mencalonkan ketua OSIS waktu itu dan pada akhirnya dia benar-benar terpilih
"Gue minta maaf"Ucap Teo setelah membersihkan lukanya"Terus kak Nathan kenapa? mukanya kayak gitu"Sambungnya melihat ke arah Nathan yang sudah di obati
Sementara anak PMR yang bernama Mira langsung saja keluar karna tugasnya telah selesai
Rara melihat ke arah Nathan"Berantem sama kak Eza"Jawabnya
Teo tertegun pantas saja Rara gelisah ternyata dirinya dan juga Nathan sebagai anggota Osis berantem dengan kakak kelas.Mereka berdua berkelahi dengan kedua murid SMA Garuda yang sudah ketinggalan kelas berulang kali yaitu Asrifal dan juga Frezan
Rara beranjak dari kursi untuk menemui Tegar untuk mengatakan jika bukan hanya Nathan saja berkelahi tapi juga Teo.Rara belum menanyai kenapa Teo berkelahi dengan Rifal dia akan bertanya saat dia sudah menemui Tegar
Namun pergelangan Rara langsung di cekal oleh Nathan membuat Rara tertegun dia melihat wajah tampan pria yang dia sukai selama masa most dan sialnya dia jadian dengan sahabatya
"Hmm"Teo berdehem
Nathan langsung saja melepaskan cekalan tangannya dari Rara.Teo yang melihat itu menggelengkan kepalanya siapa yang suka siapa?
Rara dengan jantung berdebar keluar dari UKS hanya karna cekalan tangan dari Nathan membuat kupu kupu berterbangan di perutnya Ingat Ra lo harus lupain kak Nathan dia tuh udah punya Tasya ...Batinya lalu menggelengkan kepalanya
ketos dingin juga
kalo bisa di revisi ya,ganggu lho kita nangis2 bacanya eh typo nama kan sebel
di taruh jadi teh hangat
ajaib 😄
buat perempuan fatal .
seharusnya terdeteksi waktu dapat haid pasti lama banget itu dapat haidnya
aneh aja sih thor anda masukkan penyakit hemofilia buat perempuan pasti mati
laki2 kalo terluka aja koma
👊
semangat authorrr