NovelToon NovelToon
PERJALANAN PENDEKAR PEDANG

PERJALANAN PENDEKAR PEDANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:375.9k
Nilai: 4.5
Nama Author: Reyvaldo

Siapa aku? aku adalah Yu Zhao seorang anak 12 tahun yang dianggap sebagai sampah klan yang tidak bisa berkultivasi.

Mendapatkan warisan Dewa Pedang dan menjadi pendekar pedang terhebat sepanjang zaman tersebut.

Bagaimanakah alur ceritanya? Kita lihat dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reyvaldo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHP 21. PERSIAPAN KEMBALI KE KOTA DAMENG

" Terima kasih Liu'er kau memang selalu mengerti apa yang aku inginkan, hehehe" kata Yu Zhao.

"Hmm, maaf sebelumnya aku sudah menanyai mu banyak hal sebelum ku persilahkan masuk" kata Xu Liu.

" Tak apa Liu'er kau juga melakukan itu karena sangat khawatir denganku" jawab Yu Zhao dengan lembut.

"Em, makasih" kata Xu Liu.

"Sudahlah Liu'er besok aku akan kembali ke kota Dameng, apakah kau mau ikut atau tetap disini" tanya Yu Zhao.

Xu Liu melihat kearah Ayahnya dan ayahnya mengangguk memberi kode bahwa dia mengizinkan Xu Liu untuk ikut dengan Yu Zhao

"Tidak apa kalau kau iku Yu Zhao tetapi kau harus berjanji tidak menyusahkan Yu Zhao" kata Xu Yuan dan langsung menoleh ke arah Yu Zhao.

"Dan untukmu bocah kecil jaga Liu'er jangan sampai dia terluka dan jika kau ingin melakukan itu dengan Liu'er silakan tapi jangan berisik" lanjut Xu Yuan dengan bercanda.

Xu Liu wajahnya langsung bersemu merah merona karena perkataan ayahnya yang baru terucap.

"A.. ayah, apa yang kau katakan?" kata Xu Liu terbata-bata karena malu.

"Hahaha, ayah hanya bercanda Liu'er untuk urusan itu biarkan Yu Zhao sendiri karena kau sebentar lagi menjadi miliknya" kata Xu Yuan dengan tertawa.

Xu Liu tidak menjawab karena ia sangat malu sampai wajahnya merah seperti tomat. Sedangkan, Yu Zhao nampak berfikir.

"Bocah kecil, kau berfikir apa?" tanya Xu Yuan.

"Tidak, ayah mertua aku tidak memikirkan apa-apa" jawab Yu Zhao.

"Jujur lah" paksa Xu Liu supaya Yu Zhao berkata jujur kepadanya.

"Anu, sebenarnya aku sedang berfikir apa aku boleh melakukannya sebelum menikah?" tanya Yu Zhao dengan sedikit malu.

"Hahaha" tawa lantang Xu Yuan terdengar.

"Bocah, kau kan sudah melamar Xu Liu dan Xu Liu sudah menerimanya, asalkan kau tidak meninggalkannya kau boleh melakukan itu dengan Xu Liu" jelas Xu Yuan sambil berjalan pergi.

"Jika kau melakukannya pelan-pelan saja, hahaha" kata Xu Yuan sebelum hilang dibalik dinding.

Setelah Xu Yuan pergi mereka berdua tidak ada yang membuka pembicaraan lagi karena sedang didalam keadaan canggung.

"Kau tenang saja Liu'er aku tidak akan melakukannya jika kau tidak mau" kata Yu Zhao kepada Xu Liu.

"Em, aku mau tapi aku sangat malu" jawab Xu Liu dengan wajah yang masih memerah.

"Tapi kau harus janji jika kita sudah melakukannya kau tidak akan meninggalkanku" kata Xu Liu lagi.

"Hahaha, tidak Liu'er kita akan melakukannya setelah kita menikah" tawa Yu Zhao sambil mengacak-acak rambut Xu Liu.

"Baiklah lebih baik sekarang kau masuk kamar siapkan apa yang perlu dibawa dan akan ku jemput besok saat pagi, sekarang aku akan kembali ke tempat paman Ji Min" jelas Yu Zhao.

Xu Liu hanya mengangguk dan segera berjalan menuju ke pintu depan untuk mengantar kepulangan Yu Zhao.

"Jangan lupa tidur dan jangan selalu menghawatirkanku, hahaha" kata Yu Zhao sambil mencubit hidung Xu Liu.

"Em, kau hati-hatilah dijalan jangan mampir ke tempat yang tidak-tidak jika kau ingin aku bersedia kok" kata Xu Liu sambil menunjukkan wajah cantiknya.

"Hahaha, tidak akan Liu'er kalo ada yang gratis kenapa memilih yang bayar" kata Yu Zhao bercanda.

"Huh, dasar Laki-laki sana cepat pulang" kata Xu Liu kesal.

"Hahaha, baiklah" kata Yu Zhao sambil berjalan pergi.

Setelah melihat kepergian Yu Zhao, Xu Liu langsung masuk ke dalam rumah dan ia langsung melompat-lompat karena terlalu senang. Xu Yuan yang melihat putrinya langsung berkata dalam hati, "Dasar anak muda, masalah seperti itu sangat senang" gumam Xu Yuan

"Sudahlah biarkan Liu'er senang dan tidak bersedih seperti sebelumnya" lanjut Xu Yuan setelah itu pergi berjalan untuk pergi.

Xu Liu tidak menyadari kehadiran ayahnya karena ia sangat senang karena hidungnya dicubit Yu Zhao,"ternyata Zhao gege bisa romantis juga" kata Xu Liu dalam hati dengan senyum-senyum.

Setelah selesai mengingat-ingat kejadian Yu Zhao mencubit hidungnya Xu Liu langsung berjalan menuju kamarnya untuk mempersiapkan keperluan yang akan ia bawa dan barang yang ia perlukan langsung dimasukkan ke dalam cincin penyimpanannya.

....

Yu Zhao sebelum kembali ke tempat Ji Min ia menuju tempat persembunyian para assasin nya yang berada di dalam hutan dan tidak pernah ada orang yang memasukinya.

"Aku ingin 20 di antara kalian untuk ikut denganku kembali ke kota Dameng dan sisanya kalian tetap disini untuk menjaga kota Embun Salju, ingat jangan pernah keluar dari hutan jika keadaan kota Embun Salju tidak berada pada kondisi yang benar-benar sulit" perintah Yu Zhao pada assasinnya.

"Dan untukmu Xin Peng ku serahkan mereka padamu" kata Yu Zhao langsung berjalan keluar dari tempat persembunyian.

"Siap tuan muda" jawab Xin Peng sebelum Yu Zhao hilang dari pandangannya.

Setelah Yu Zhao keluar dari tempat persembunyian langsung menuju pasar kota membeli oleh-oleh untuk kedua orang tuanya.

Ia berkeliling untuk melihat-lihat dan berhenti di depan toko pakaian.

"Hmm, mungkin aku harus membelikan baju untuk ayah" gumam Yu Zhao setelah itu masuk kedalam toko tersebut.

Saat didalam toko ia disambut ramah oleh pelayan wanita yang masih muda.

"Selamat datang tuan muda Zhao ada yang bisa pelayan rendahan ini bantu?" kata pelayan tadi yang mengenali Yu Zhao.

"A.. apa tuan muda Zhao?" kata orang-orang kaget.

"Jadi dia adalah tuan muda yang sangat hebat itu, karena dia kota Embun kita memenangkan perang 5 bulan yang lalu" kata seorang pengunjung senang karena ia bisa melihat Yu Zhao yang dikatakan hilang selama 5 bulan yang lalu setelah perang.

"Benar, meskipun dia masih kecil tetapi wajahnya sangat tampan, seandainya aku bisa menjadi selir pun aku mau meskipun digunakan untuk memuaskannya saja" kata wanita muda yang berumur sekitar 16 tahunan.

"Cih, dasar wanita marahan" umpat wanita tadi.

Selain banyak yang mengagumi Yu Zhao, tetap ada saja orang yang tidak suka.

"Cih, hanya bocah kecil saja di bilang hebat, pasti walikota Xu Yuan hanya membesar-besarkan berita tentang dirinya saja" kata pemuda yang tidak suka dengan Yu Zhao.

"Kalau kau iri pada tuan muda Zhao kenapa tidak mencoba untuk menantangnya" kata orang yang mengagumi Yu Zhao.

"I.. itu tidak mungkin aku hanya kasihan sama dia karena dia masih kecil jika aku menantangnya mau taruh dimana mukaku" sangkal pemuda yang tidak suka dengan Yu Zhao tadi.

"Hahaha, jika kau takut jangan sok berani nanti kau sendiri yang kena imbasnya jika tuan muda Zhao marah" katanya menakut-nakuti pemuda tersebut.

......................

#LIKE

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Cerita ini bikin mual saja
Oky Lanjut
Gas Poooool
Kayak kata gakpapa deh itu harusnya diganti yg lebih Pas.. Tor
Kata katanya byk yang harus diperbaiki aga tdk membosankan
Laaaaaaanjjjjjjuuuuuutt👍👍
Hadir
spooky836
sampah jadi bosan cerita kafir laknat dari mc kafir ni
spooky836
sampah aku jijik bacanya
Aman Wijaya
lanjut Thor 💪
Aman Wijaya
mantab Thor
Toni WA
bacanya sambil ngopi cocok kyaknya 😄
Abi
mana lanjutan nya thor
Abi
lanjut thor
Abi
Kecewa
Abi
Buruk
Dirman6987
bagus kok
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
cepat sadar Yu Zhao
Harman LokeST
next author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!