Li mingyue seorang agen mata-mata negara yang jenisu, ia sangat berbakat dalam bidang seni beladiri juga bidang kedokteran. Ia menguasai ilmu kedokteran modern maupun ilmu dokter tradisional.
Li Mingyue terbunuh karena penghiatan temannya sendiri, saat menjalankan misi bersama. Bukannya pergi keneraka atau surga dia berinkarnasi kezaman kultivator, dimana yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah di injak seperti semut.
Dia menjadi seorang putri lemah yang tidak dianggap di kerajaan Xuanxi, bahkan ia juga akan di nikahkan dengan seorang Jendral lumpuh, dingin dan galak.
°
°
°
☆ Cerita ini hanya fiktif belaka tidak sesuai dengan sejarah maupun kehidupan nyata, ini murni karangan Author. ☆
🎈 Mohon Dukungannya ya Teman-teman!... 😍😍😍🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3. phoenix Aneh.
Li Mingyue berjalan dengan pelan kearah hamparan itu, ia penasaran jenis tanaman apa disana, karena saat ia tak melihat dengan jelas di tempat di saat dia berdiri sekarang, tanaman terlihat jauh dan kecil.
Ia berjalan cukup jauh baru sampai di tempat tanaman itu, mata Li Mingyue terbelalak tidak percaya apa yang dia lihat, hamparan itu ternyata sebuah ladang, perkebunan tanaman macam-macam buah-buahan, sayuran-sayuran, sejenis bumbu masak, macam-macam tanaman obat termasuk Ginseng dan jamur Lingzhi dan masih banyak yang lainnya.
"Ya ampun apakah ini milikku! Tapi dimana ini? Mengapa tidak ada kehidupan manusia disini selain tanaman dan ...." Ucap nya terhenti matanya masih melihat seluruh ladang tersebut, perkebunan ini sangat lah luas, ia tidak melihat ujungnya, ujung sana terlihat kecil saking jauhnya.
Lalu matanya melihat ladang peternakan, kakinya berjalan kearah sana untuk melihat dan memastikan apa saja di ada peternakan itu.
"Dan juga ada peternak disini, jika benar ini milikku, aku tidak kelaparan jika berada di dunia ini." Gumamnya ia sudah melihat kehidupan pemilik tubuh ini, tidak pernah diberi makanan yang layak, dengan adanya tanaman dan ternakan yang ia miliki sendiri ia tidak akan kelaparan.
matanya berbinar melihat ladang peternakan, ada ayam, bebek, kambing, domba, sapi, kerbau dll. Ia sungguh senang melihat semuanya, dengan adanya ini semua ia bisa mengisi tubuh ini dengan makanan bergizi. Tubuhnya sekarang benar-benar kurus kurang gizi, tidak layak dikatakan tubuh manusia hidup, di terpa angin saja bisa roboh.
Lalu Li Mingyue masuk kedalam ladang peternakan dan melihat telur di tempat eraman induk ayam, telurnya sangat besar, ia sangat senang nanti ia bisa membuat puding telur dan omelet.
Ia sedang asyik di ladang peternakan hewan, Tiba-tiba ia di kejutkan dengan suara yang nyaring...
"Tuan, akhirnya anda datang juga, aku sudah lama menunggumu disini." Ucapnya sambil menghampiri Li Mingyue.
Li Mingyue melihat ke arah suara, ia terkejut melihat burung besar di depannya dengan bulu yang sangatlah indah ia langsung menyukainya burung tersebut.
"Kamu yang berbicara? Dan sejenis burung apa kamu?." Tanya Li Mingyue meski dulu ia paham bahasa binatang tetapi burung di depannya ini berbicara dengan bahasa manusia, sangat mengejutkannya.
"Tentu aku bisa berbicara, aku binatang roh suci, aku bukan burung biasa aku phoenix gabungan antara api dan salju, aku sangat istimewa diantara binatang roh suci lainnya." Ucap nya dengan bangga lalu menjelaskan kepada Li Mingyue asal usulnya.
"Ayahku phoenix api sedangkan ibuku phoenik salju, mereka menikah maka lahirlah aku, phoenix gabungan." Ucapnya lagi.
Li Mingyue hanya mendengarkan burung itu bercerita tengang asal usul burung itu, ia takjub melihat burung itu berbicara, ia pernah mendengar dalam cerita tentang binatang spirit bisa berbicara, sekarang ia melihatnya sendiri yang ada di hadapannya.
Si burung phoenix tidak berhenti berbicara ia masih asyik menceritakan kisahnya.
"Semua orang bilang ayah tidak akan bisa bersatu dengan ibuku, jika mereka menikah mereka tidak akan memiliki keturunan karena kekuatan mereka bertentangan dingin dan panas." Ucap Phoenix gabungan tersebut.
"Nyatanya aku lahir dengan selamat, dan memiliki dua kekuatan langsung, api dan es, ucapan orang-orang itu tidak ada yang dipercaya, mereka hanya iri kepada keluarga kami." Ucapnya lagi, lalu ia melihat Li Minggue yang diam saja dari tadi.
"Tuan, mengapa kamu diam saja, apa ceritaku tidak menarik, apa kamu tidak suka dengan kisah hidupku." Ucap phoenix itu lagi...
Li Mingyue tersadar dari lamunannya, ia tersenyum kepada burung itu. " aku suka ceritamu kok, aku diam karena terpesona oleh keindahanmu, bulumu sangat indah dan lembut." Ucap Li Mingyue langsung memuji keindahan burung tersebut.
"Terimakasih tuan, aku memang cantik." Balasnya sedikit menundukan kepalanya, jika dia manusia pasti kedua pipi sudah memerah karena tersipu oleh pujian Li Mingyue.
"Lalu siapa namamu? Tidak mungkinkan aku memanggilmu phoenix gabungan,." Tanya Li Mingyue lagi, sambil bercanda kepadanya.
"Tuan aku tidak memiliki nama, mohon beri aku nama, tuan?." Ucap phoenix tersebut memohon kepada Li Mingyue.
"Aku tidak bisa membuat nama yang bagus, tetapi untuk dirimu akan aku pikirkan dulu?." Ucap Li Mingyue sambil berpikir ia terdiam cukup lama.
"Baik lah namamu fenghuang saja, cocok untukmu phoenix, meski tidak kreatif hanya itu terpikir olehku." ucap Li Mingyue ia memang tidak pandai memilih nama yang bangus untuk si phoenix.
"Baiklah tuan, namaku sekarang Fenghuang, aku suka nama apapun asalkan tuan yang berikan." Ucap burung phoenix itu dengan polosnya.
"Fenghuang, tempat apa ini bagaimana cara aku kembali ke kamarku." Tanya Li Mingyue kepada burung phoenix tersebut, mulai sekarang panggilan burung phoenix itu fenghuang.
"Tuan, disini adalah dunia yang ada dalam gelang warisan keluarga anda, awalnya anda meneteskan darah hanya untuk mengakui sebagai pemilik gelang saja, saat itu ruang dimensi belum terbuka!"
" lalu saat anda sampai di dunia ini, anda kembali meneteskan darah yang kedua kalinya, untuk mengakui anda sebagai pemilik seluruh ruang dimensi ini." Ucap Fenghuang menjelaskan semuanya kepada Li Mingyue.
"Jadi begitu! Pantas saja aku tidak merasakan ruang saat aku menetes darah saat pertama kalinya, hanya paham tentang bahasa hewan saja." Ucap Li Mingyue.
"Mungkin ini maksud kakek ku saat itu ia berkata, suatu saat aku pasti mengetahui tentang gelang ini, jadi inilah maksudnya gelang ini berasal dari dunia ini, dan sangat istimewa. " Ucapnya lalu ia memikirkan sesuatu.
"Jangan-jangan tubuh ini memang tubuhku sendiri, di masa lalu." Gumamnya lagi, ia dengan pemilik tubuh memiliki tubuh yang sama dan nama yang sama.
Fenghuang tahu apa yang di pikirkan tuannya. " tuan, tubuh ini memang milik anda, saat jiwa anda berada di dunia lain tubuh ini tidak memiliki jiwa lengkap karena itu ia bodoh dan lemah tanpa akar roh spiritual." Ucap Fenghuang.
"Apa...!!! Jadi tubuh ini memang milikku, tubuh asliku!, lalu mengapa aku bisa sampai di dunia modern, sedangkan umurku pun jauh berbeda diantara dua dunia, disana saat aku meninggal aku sudah berumur 20 tahun, sedangkan di dunia ini, tubuhku ini baru masuk umur 18 tahun, bisa dikatakan saat aku kembali kesini bertepatan ulang tahunku ke 18 tahun." Ucap Li Mingyue ia kaget, ternyata tubuh ini adalah miliknya sendiri ia tidak meminjam tubuh orang lain.
Pantas saja, saat ia mengingat kenangan pemilik tubuh ia merasakan sendiri penderitaan itu. Jadi inilah jawabannya karena memang dirinyalah yang menderita selama ini.
°°°
Bersambung...!!!
°
°
°
《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》
mau kasian TPI mereka sendiri yg memulai jahat pada mingyue🤣
lanjut up lagi thor