NovelToon NovelToon
Kisah Sang Penguasa

Kisah Sang Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Misteri
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Blueria

Dengan kecerdasan aku menantang jalan ku sendiri. Aku bukanlah pahlawan atau penjahat besar tapi aku ada untuk keluargaku sendiri.

Dengan segala yang kumiliki aku menantang takdir, langit dan bumi dan menjadi penguasa dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 — Kitab Agung Penipu Langit [REVISI]

Kepingan ingatan di kepala Feng Bo terus bermunculan. Walaupun terasa samar dan abstrak, lama kelamaan kepingan ingatan miliknya muncul lebih baik lalu menyatu kedalam satu kepingan ingatan besar.

Feng Bo terdiam. Kesadarannya di dalam batu hitam terasa seperti seseorang yang baru saja menemukan catatan lama yang ia tulis sendiri, namun lupa bahwa ia pernah menulisnya.

“Kitab Agung Penipu Langit.”

Bukan sekadar nama yang ia lempar begitu saja untuk menggoda Wang Yan pada 7 tahun lalu. Di balik kepingan memori yang samar itu, Kitab Agung Penipu Langit berisi hal-hal yang mustahil. Di dalamnya terdapat sebuah metode kultivasi yang ia sendiri pernah saksikan, entah kapan dan di mana. Tapi ia pernah melihatnya dan mengajarkannya kepada 'seseorang' di masa lalunya.

Semakin dalam ia menggali dan mengumpulkan kepingan-kepingan itu, semakin jelas bentuknya di dalam ingatannya. Kitab Agung Penipu Langit bukanlah buku biasa yang menjelaskan berbagai hal seperti kultivator harus menyerap spiritual alam dengan cara yang sama.

Semua hal yang terkandung dalam Kitab Agung Penipu Langit bekerja dengan cara yang jauh berbeda sepenuhnya. Kultivator dilatih untuk menipu hukum langit dan bumi itu sendiri. Memutus batas antara seorang kultivator dengan takdir yang ditetapkan untuknya. Siapapun yang mempelajarinya dapat melangkah melampaui batas yang bahkan langit sendiri tidak izinkan.

Feng Bo tersadar penuh. Dia benar-benar tidak menyangka nya. Perkataannya tujuh tahun yang lalu ternyata bukanlah perkataan kiasannya semata. Ia hanya tidak ingat bahwa ia memilikinya dan asal mengucapkannya.

“Lepaskan tekanan ini.” kata Feng Bo. Suaranya lebih berat dari sebelumnya. “Kitab Agung Penipu Langit. Aku dapat memberikan apa yang kau minta.”

Feng Bo sendiri agak meragukan pilihannya saat ini, antara dia akan terus ditekan lalu disegel jika menolak permintaan Wang Yan atau memberikan Kitab 'kiasan' yang ternyata benar, Kitab Agung Penipu Langit itu ada dan dapat mengguncang langit. Bahkan ia sendiri tidak tahu mengapa sesuatu hal mengguncang langit ini ia lupakan.

Wang Yan tidak bergerak satu inci pun. Api hitam di tangannya tetap dibuatnya menyala. Tekanan pada inti jiwa Feng Bo tidak berkurang sedikit pun.

“Berikan dulu Kitab Agung Penipu Langit itu padaku.” tegas Wang Yan.

“Jika aku memberikannya dalam kondisi seperti ini, konsentrasi ku akan terpecah. Kitab Agung Penipu Langit tidak bisa disampaikan sembarangan.” jawab Feng Bo.

Wang Yan meliriknya sebentar. “Kau pikir aku bisa kau kelabui dengan retorika murahanmu?”

Feng Bo tidak menjawab. Tekanan yang diarahkan kepadanya masih sama. Itu membuatnya benar-benar terlihat bodoh untuk terus ditindas makhluk fana.

“Tujuh tahun lalu kau bilang kau bisa memberikannya. Lalu kau marah dan mencoba masuk ke dalam tubuhku secara paksa.”

Wang Yan menurunkan tangannya sedikit, bukan untuk mengurangi tekanan yang ia berikan, tapi untuk melihat reaksi apa yang akan Feng Bo berikan.

“Sekarang kau bilang butuh konsentrasi. Apakah ini versi kedua dari tipu daya yang sama?”

Wang Yan sendiri meragukan pilihannya ini. Jika ia melepaskan tekanan api hitam dari Feng Bo, ia tidak tahu apakah dia akan kabur. Jika ia tidak melepaskan tekanan ini, ia ragu apakah kesadaran Feng Bo cukup baik untuk memberikan kitab itu kepadanya. Kemungkinan lainnya Feng Bo akan menipunya.

“Aku tidak akan menipu mu.” kata Feng Bo cepat. Nada nya datar. “Lepaskan tekanan ini, aku akan memberikannya kepada mu saat ini juga.”

“Kalau begitu, berikan dulu kitab itu padaku. Baru aku lepaskan.”

Feng Bo benar-benar murka dengan permainan kata yang dilakukan Wang Yan. Namun, ia mengetahui dirinya sendiri tidak punya pilihan lain selain menerimanya. Ia mulai menyusun kepingan memori, mengumpulkannya menjadi satu metode yang utuh.

Feng Bo menginstruksikan Wang Yan untuk segera bersiap, dia merasa Wang Yan bukanlah seorang kultivator, jadi pemberian kitab ini akan sedikit membingungkan. Kemudian ia mulai mengalirkan isi dari Kitab Agung Penipu Langit itu ke arah Wang Yan.

Kilatan cahaya berbintang keluar perlahan dari batu hitam. Huruf-huruf rumit keluar, menciptakan sebuah buku putih keemasan. Lambat tapi mengandung esensi yang begitu dalam. Saat melihat reaksinya, entah mengapa Wang Yan percaya—Feng Bo saat ini tidak sedang menipunya.

Wang Yan seolah paham, menerimanya dengan sigap. Ekspresinya tidak berubah selama proses itu berlangsung. Tekanan kepada Feng Bo belum dia lepaskan. Ia menyerap setiap bagian dari seni itu dengan tenang, menelaahnya satu per satu dengan cermat.

Beberapa saat berlalu.

Wang Yan membuka matanya dengan kilatan di matanya tidak percaya. “Kitab Agung Penipu Langit benar sesuai namanya. Seorang kultivator yang mempelajarinya akan dapat mengguncang langit. Kitab ini menjelaskan banyak hal. Tapi aku baru membuka bagian pertama. Pada bagian pertama menjelaskan sebuah teknik kultivasi—seorang kultivator berkultivasi menggunakan spiritual alam semesta untuk menaikkan ranah kultivasi, ini jauh berbeda dengan buku-buku teknik kultivasi yang di haruskan menyerap spiritual alam dari langit dan bumi.”

“Baru kali ini aku mendengarnya. Dalam penjelasannya, jika hanya satu orang yang menggunakan teknik kultivasi ini di dunia, seberapa cepat seseorang itu akan berkultivasi tanpa hambatan hukuman surgawi?” Pikir Wang Yan dalam batinnya.

Wang Yan menatap batu hitam. Tekanan api hitam belum ia lepaskan. Ia tersenyum kecil. Jika dari dahulu dia mempelajari kitab mengguncang langit ini, dia tidak akan bisa membayangkan bagaimana kehidupannya berjalan.

“Kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan. Cepat lepaskan tekanan ini.” Seru Feng Bo. Dia merasa jiwanya akan hancur jika penekanan ini terus dilakukan Wang Yan.

Wang Yan tidak menjawab segera. Ia hanya memandangi Feng Bo beberapa saat. Ada sebuah perasaan berdosa dan kecewa di wajahnya. Kemudian berkata dengan nada yang sangat tenang. “Selama 5 tahun terakhir. Aku sudah mencari tahu tentang mu, Feng Bo.”

Feng Bo tidak merespons. Satu hal yang ia inginkan sekarang adalah lepas dari tekanan api hitam Wang Yan. Soal sejarah tentang dirinya, ia tidak tertarik sama sekali dengan hal itu.

Wang Yan melanjutkan, “Kau memiliki riwayat yang sangat buruk. Batu hitam berbentuk jantung. Benda yang telah digunakan banyak orang kejam di dunia ini. Salah satunya Tuan Kota Qingshi sebelumnya, dia berusaha menggunakan mu untuk mengumpulkan kekuatan 'itu'. Naasnya, dia tidak dapat menguasai 'dirimu' dan mengakibatkan ratusan orang mati karenanya. Termasuk kedua orang tuaku...”

Keheningan yang berbeda dari sebelumnya menggantung di antara mereka. Bahkan Feng Bo sendiri tampak terkejut dengan semua itu, karena dia sendiri tidak pernah mengingatnya. Melihat ekspresi Wang Yan yang dingin, dia merasa tidak bisa berbicara.

“Aku tidak peduli apakah kau yang menggerakkan penggunanya, atau hanya kau yang digunakan oleh mereka. Hasilnya tetap sama.” Wang Yan menangkap Feng Bo dengan kemarahan. “Ratusan jiwa telah terbunuh, itu tidaklah sedikit.”

“Tuan.” Suara Feng Bo untuk pertama kalinya terdengar berbeda. Dia ingin memperjelas, “Aku hanya sebuah ...”

“Ha-ha. Dasar makhluk tua.” Wang Yan memotongnya. “Mati.”

Ctarr!

Api Hitam menggelegar hebat. Batu Hitam hancur menjadi debu di dalam kepalan tangan kanan Wang Yan. Feng Bo tidak diberikan alasan lainnya untuk berbicara.

“Kitab Agung Penipu Langit, itu memang kitab yang luar biasa hebat tapi apakah kitab ini cukup untuk mengembalikan ratusan nyawa manusia?”

Wang Yan tahu masih banyak hal lainnya yang dimiliki Feng Bo, tapi Wang Yan tidak bisa memberikannya ampun setelah mengetahui fakta yang ia tahan selama 11 bulan terakhir.

Ctik...

...

1
BlueHeaven
*Seharusnya Hukum Dinasti
Ajipengestu
Lanjut💪
Author Lover's
Belum ngontrak ni thor?
BlueHeaven: makasih ya💪👋
total 3 replies
Nanik S
Wang Bo... apa lupa Ingatan
BlueHeaven: Bisa dikatakan seperti itu bang, ingatannya Feng Bo terpecah karena suatu hal yang akan di ceritakan alasannya dalam Arc besar.
total 1 replies
Nanik S
Hadir
BlueHeaven: Absen terus💪
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!