NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Ayah Sahabat Ku

Menikah Dengan Ayah Sahabat Ku

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Ibu Tiri / Nikahmuda / Cinta setelah menikah / Duda / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Mey(◕દ◕)

Ganti judul: Bunda Rein-Menikah dengan Ayah sahabat ku

"Rein, pliss jadi bunda gue ya!!" Rengek Ami pada Rein sang sahabat.

"Gue nggak mau!" jawab Rein.

"Ayolah Rein, lo tega banget sama gue!"

"Bodo amat. Pokok nya, gue nggak mau!!" tukas Rein, lalu pergi meninggalkan Ami yang mencebik kesal.

"Pokoknya Lo harus jadi bunda gue, dan jadi istri daddy gue. Titik nggak pake koma!" ujarnya lalu menyusul Rein.

Ayo bacaa dan dukung karya iniii....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey(◕દ◕), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

Bab 3 sudah revisi ya!

Happy Reading, semoga suka...

***

“Bisa-bisanya kamu tertidur disini.” gumamnya pelan, bibirnya menyunggingkan senyum kecil. Davin mematikan televisi lalu mengangkat tubuh Rein dengan hati-hati. Tubuh gadis itu tampak sangat pas sekali dalam pelukan nya.

Davin berjalan pelan menuju kamar Ami yang terletak di lantai dua. Namun sesampainya ditangga, entah apa yang dipikirkan, pria itu berhenti tidak jadi menapakan kaki pada tangga itu. Justru malah berbelok menuju kamar nya sendiri. Dengan lembut, ia meletakkan Rein di atas ranjang king size, lalu menyelimutinya.

“Maaf saya membawa kamu kesini.” Ujar nya dengan menatap Rein lama. Entahlah rasa nya dia ingin saja agar gadis itu tidur di dalam kamar nya. Tidak ada maksud lain, tenang saja.

Davin meraih sebuah bantal kemudian memilih untuk tidur disofa kamar nya yang cukup besar, dia tidak ingin membuat Rein senam jantung ketika bangun. Walaupun gadis itu pasti terkejut ketika bangun, karena berada dikamar miliknya. Biar lah itu menjadi urusan nya besok.

***

Jam sudah menunjukan pukul 6 pagi, Ami yang baru saja bangun mengerutkan kening nya ketika tidak menemukan Rein disebelahnya. “Rein, kamu lagi mandi?” ujar nya sembari mengetuk pintu kamar mandi. Namun tidak ada suara air, hingga gadis itu mendorong pintu kamar mandi dengan perlahan. “Nggak ada ternyata. Kemana ya?” gumamnya sambil melangkah masuk untuk mandi.

Setelah menyelesaikan ritual mandinya, Ami segera menuju dapur, mungkin saja Rein sedang memasak seperti biasanya ketika dia menginap. Huh, memang ibu idaman sekali sahabatnya ini.

Namun dapur masih terlihat sepi tidak ada tanda-tanda aktivitas yang dilakukan pagi ini. “Masa iya pulang, nggak ngasih tau aku-eh bibi ngagetin aja.” Ami berbalik menatap wanita paruh baya yang tadi menepuk bahu nya secara tiba-tiba.

“Hehe maaf mbak, lagian mbak Ami pagi-pagi udah melamun aja.” Ujar nya dengan tawa pelan.

“Haduh bibi kalau aku jantungan gimana, lain kali nggak boleh gitu lagi ya.” Ujar nya sembari bercakap pinggang seolah sedang marah. Namun tidak benar-benar marah, dia sudah biasa bercanda begitu.

“Siap mbak, saya minta maaf. Ngomong-ngomong mbak kenapa bengong sendiri di dapur? Kalau mbak lapar, tunggu sebentar ya, bibi baru aja pulang dari pasar jadi belum masak.” Ami menggeleng tanda tidak lapar membuat Wanita tua itu mengangguk paham.

“Aku nggak lapar bi. Aku lagi cari Rein, bibi liat Rein nggak, masa dia nggak ada dikamar waktu aku bangun.”

“Bibi nggak liat mbak. Bibi tau mbak Rein nginap aja enggak. Mungkin mbak Rein sudah pulang kali!” Ujar nya membuat Ami mengangguk membenarkan meskipun masih bingung. Nanti deh akan dia tanyakan kalau ketemu di kampus.

“Ya sudah ya bi, aku mau bangunin papa, bibi lanjut masak aja.” Ujar Ami kemudian melenggang pergi dari dapur menuju kamar Davin.

Sesampai nya didepan pintu, Ami mengetuk dengan perlahan. “Papah…” panggil nya namun tidak terdengar sahutan dari dalam. Hingga beberapa panggilan pun tetap tidak ada sahutan. Akhirnya dengan perlahan, Ami membuka pintu kamar Davin, kemudian mengintip ke dalam kamar. Hingga mata nya melotot saat melihat orang yang dicari-cari sedang berada disana, tertidur dengan wajah polos.

“Astagaa…” pekik nya sembari menutup mulut, namun masih terus memperhatikan Rein yang tampak tidak terganggu sama sekali. “Kok bisa tidur disini yaa??” gumam nya namun wajah nya tidak berhenti tersenyum. “Kemaren aja bilang nggak mau, tapi kok sekarang tidur di kamar papah” gadis itu tertawa kecil, kemudian dengan cepat mengeluarkan ponsel nya lalu memotret Rein.

Kemudian pandangan nya jatuh pada Davin yang tertidur juga di atas sofa. “Hmm papa ternyata beraksi diam-diam ya dibelakang aku!” setelah puas melihat momen mengejutkan tersebut, Ami kemudian menutup pintu lalu berjalan menuju ruang tengah. Menunggu keduanya yang masih terlelap yang mungkin saja bebentar lagi akan bangun.

***

Rein membuka mata pelan, namun tidak beranjak sama sekali dari tempat tidur. Gadis itu mengusap kedua matanya lalu melihat sekeliling nya yang terasa berbeda. “Loh, aku dimana?” ujar nya bingung, hingga pandangan nya tak sengaja menatap Davin yang baru saja keluar dari kamar mandi.

“Kamu sudah bangun?” tanyanya sambil menatap wajah Rein yang telihat sangat syok. Bagaimana tidak, ketika bangun dia malah berada di kamar ayah sahabatnya ini.

Bruk

Rein langsung melompat turun dari atas Kasur. “Aaaa….Om ngapain aku? Kenapa aku bisa ada disini?” pekik nya sambil menatap Davin horor.

Sedangkan Davin yang melihat tingkah Rein tersenyum tipis. “Menurut kamu?”

“O-om kita nggak ngapa-ngapain kan? Aduh gimana kalau Ami liat!” mata gadis itu melotot panik kemudian berlari keluar dari kamar Davin, meninggalkan Davin yang terkekeh pelan.

Diruang Tengah Ami yang melihat Rein berlari kecil langsung memanggil sahabatnya itu. “Rein, kamu dari mana?” gadis itu terlihat menelisik Rein, membuat nya menjadi kikuk sendiri.

Rein yang baru saja menyadari keberadaan gadis itu langsung meringis pelan. “Emm-Anu Aku dari…” ayo Rein berpikir, gadis itu merutuki pikiran nya yang tidak bisa mencari alasan.

“Aduh, aku mau ke wc dulu…” Rein langsung berlari meninggalkan Ami yang terbengong ditempatnya.

“Dia kenapa?” gumam nya heran. “Kan bisa langsung ngomong kalau dari kamar papa, aku juga nggak marah hehe” lanjut nya sembari terkekeh.

***

Beberapa saat kemudian,, Rein menuruni tangga sembari menatap kiri dan kanan. Takutnya jika bertemu Davin tiba-tiba, apa yang harus dia katakan. “Kok bisa aku tidur disana sih?” gadis itu bertanya-tanya bagaimana dirinya bisa ada dikamar Davin. Terlalu asik melamun di ujung tangga membuat gadis itu tidak menyadari kehadiran Ami dan Davin yang menatap nya heran.

“Papa apain teman aku?” bisik Ami pelan, membuat Davin memutar mata malas, sedari tadi anak nya itu tidak berhenti bertanya.

“Emang papa mau apain dia?” tanya Davin balik sembari menatap Rein.

“Ya siapa tau papa sama Rein langsung wujudkan keinginan Ami mau punya adik lagi.” Davin langsung menyentil kening Ami, membuat gadis itu mengeluh sakit. “Sembarangan aja kamu! Cepat ajak teman mu itu sarapan, kalian ada jadwal kuliah pagi kan?”

“Rein ngapain bengong disitu, ayok sarapan.” Rein mengelus pelan dada nya, kaget mendengar suara Ami.

“Eh Ami…” gadis itu menggaruk kepala nya yang tidak gatal sama sekali. Apalagi melihat Davin yang sudah duduk di meja makan.

Ami segera menarik tangan Rein menuju dapur. “Kamu utang penjelasan ke aku ya!” bisik Ami membuat Rein menepuk jidatnya sendiri. Mau dijelaskan apa, dia saja bingung kenapa bangun sudah berada disana.

“Selamat makan!” Davin berucap tiba-tiba, membuat Rein mendongak menatap nya hingga pandangan keduanya bertemu. “I-iya selamat makan juga om” ujar nya kikuk.

Ami menatap keduanya bergantian sambil membuat gestur seolah menelisik apa yang terjadi. Rein yang malu-malu dan papah nya yang tersenyum tipis, meskipun itu sebentar.

“Ketinggalan banyak aku, hmmm.!” Gumam nya dalam hati.

Terimakasih sudah baca:)

1
Rahma Ainaya
ini critanya loncat apa gmna kak ??
Nayra Apriliani
g perlu bahas yg bukan alur cerita nya kak... kyk bubur td tim aduk apa enggak... g nyambung tuh. 🙏
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
🥰
nona wina
iya bener, aku juga merasakan nya. 😄
ollyooliver
kecurigaa ttng ana itu sebenarnya bisa diliat..pertama., kehamilan, kedua ya ini ..bercinta pasti langsung ada yg aneh gitu..gak mungkin sampai bercinta..ana ngikutin ani..al juga tau istrinya punya kembaran.. trus apa yg dibilang ani(palsu) kepada aldrick ketika ana sdh tdk tinggal dirumahnya paska al, davin fan alex masuk rumah sakit.
ollyooliver
plis deh..mereka sekarang dinegara yg sama tinggal ketemu dan mengungkapkan semuanya..knp yg mudah malah dibikin ribet..toh ani juga ada dinegara lain..ya Tuhan! lebay banhet dramanya🤧
ollyooliver
dari tadi gw risih sama.mom, mamah..mom..mamah. diselaraskan napa😒
ollyooliver
keluarganya? bukannya ana doang?🤔
ollyooliver
22 thn..bayangin suaminya malah bercinta sama adik iparnya. yg sakitnya itu🙂
ollyooliver
banget..gk nyambungnya tuh di dipulahan thn kemuadian.. selama itu buat balas dendam? lebay banget, sumpah! apalagi posisinya disini aldruch sdh tau anaknya dan mungkin sdh tau lama..
Anka Arka: kelamaan 22 th kemudian
total 1 replies
ollyooliver
sebenarnya prank seperti ini cocok buat pria yg mau lamar kekasihnya. kalau kasus aldo dan ami yg kek gini..gk cocok. jarna aldo tau ami suka sama dia.
ollyooliver
lah..bukannya dpt restu dlu baru jalanin rencananya🙂
Inayah Riyadi
kata kata suwami di aganti aja tor
Anka Arka: iyo. kayak kaku malahan
total 1 replies
Yuliati
q seperti pernah baca cerita ini entah di sebelah atau disini lupa atau sama penulisnya
Haida Royana
kog aneh tor..ibunya rein kan SDH meninggal
Ani Haryani
kan cerita di awal ibunya udah meninggal dan papanya bawa istri baru rein punya saudara tiri papanya namanya wisnu kenapa jadi beda cerita nya
Haryati Sutikno: ko ceritanya jadi aneh?
bukannya kakek sama neneknya mati kebakar sama rumahnya? kok hidup lagi? mamanya juga?
total 2 replies
Ani Haryani
thor jangan selalu pake tanda ? jadi bingung harus pake tanda ! juga kan beda artinya misalkan
'mas kenapa?
"pengenpeluk!
Rezi Linda
kok nggak lansung nikah aja udh dipake jg...halalin doonh pak 😄
Lilis Khotimah
authornya ngantuk nih kyknya
Lilis Khotimah
kok ceritane tambah aneh. bukannya diawal cerita mamake Rein dah meninggal karena bapaknya bawa perempuan ke rumahnya. bapaknya nikah lagi lalu Rein keluar dari rumah. kok sekarang ortu nya cerai
Anka Arka: itu ibu tiri nya mungkin
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!