Apa jadinya jika kedua pengantin sepakat kabur dihari pernikahan mereka, sementara acara akan segera di gelar.
Mikayla dan Haikal adalah korbannya, karena mereka dipaksa Nikah menggantikan kedua pengantin yang kabur entah kemana.
Jangan lupa follow Ig mamie_kembar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kacau
Mikayla semakin merasa sedih Daan terabaikan oleh sikap Haikal.
Bodohnya aku yang berpikir jika dia sudah berubah dan mau menganggap ke sebagai istrinya.
Sadar mika dia hanya berakting di depan orang tuamu. mengapa aku harus baper dengan sikap manisnya itu.
Bahkan dia tidak minta maaf karena telah membuatmu menunggu nya begitu lama, jangan jangan dia malah lupa. bathin mika sedih.
Setelah mencuci piring dan mangkuk sisa makan mie, mika berjalan menuju kamarnya, dua tampak berdiri lama di depan kamar Haikal.
Mika berpikir keras, antara mengetuk pintu atau kembali ke kamar nya.
"Apa yang kau lakukan disini? cepat masuk." ucap Haikal yang sudah berdiri dihadapannya tanpa dia sadari.
"Bereskan beberapa bajuku, aku mau keluar kota besok pagi." ucap Haikal.
Bahkan mika belum sempat menanyakan mengapa dia di panggil ke kamar tersebut.
"Baik" jawab mika pelan
Mika mengambil koper dan mulai menyusun semua perlengkapan suaminya.
"Kau tidak bertanya kemana aku akan pergi?" tanya Haikal kepada mika. Ada rasa tak nyaman melihat sikap mika yang diam saja kepadanya.
"Bukankah kita tidak boleh mencampuri urusan pribadi masing masing, jadi untuk apa aku bertanya kemana dan untuk apa kau pergi." jawab mika.
Kalimat yang mika ucapkan begitu menggores perasaan Haikal, ada rasa bersalah di hatinya mendengar mika mengucapkannya, tapi tentu saja gengsi lebih menguasainya.
"Baguslah jika kau sadar dimana posisimu, ingat jangan gunakan hati dalam hubungan ini. Oh ya, aku akan pergi selama empat hari,jika mama bertanya katakan aku pergi ke Bali."
"Baiklah, semua sudah beres. Apakah aku sudah boleh pergi?" tanya Mika
"Kenapa? apa yang kau takutkan disini? kau takut padaku?" tanya Haikal dengan tatapan tajam.
Haikal merasa tersinggung karena mika yang ingin segera berlalu dari kamarnya dan takut pada nya.
"Ti. tidak. Aku hanya ingin segera tidur, aku sudah mengantuk," ucap mika beralasan
"aku minta kau tidur disini malam ini," kalimat yang diucapkan Haikal membuat mika membulatkan matanya sempurna.
Apa maksudnya, dia mau meniduriku, tidak mika tidak.
"Maaf tapi aku tidak bisa!" jawab mika datar
Mika segera beranjak melangkah keluar, namun pergerakan cepat dibaca Haikal dan dia segera menghentikan nya.
"Kau berani menolak suami mu?" ucap Haikal sudah mencekal tangan mika kuat, penolakan mika membuatnya menjadi kesal.
"Pak Haikal yang terhormat, apa anda sudah lupa dengan perjanjian yang anda buat? Tidak ada kontak fisik, dan aku tidak harus melayani mu sebagai suamiku. Maaf!" ucap mika tepat dihadapan Haikal
Haikal merasa tersinggung dengan kata kata mika, dia menarik kuat tangan mika hingga tubuh mungil mika membentur dadanya dan dengan segera dia mengunci mika dalam pelukannya.
"Aku berhak atas dirimu, karena aku suami mu!" ucap Haikal penuh penekanan.
"Apa kau lupa kita hanya suami istri diatas kertas!" ucap mika tepat didepan wajah Haikal.
Mika berusaha memberontak tapi jujur saja dia tak memiliki tenaga apalagi kekuatan untuk melawan.
Cup Haikal mencium bibir mika
Sial, bibirnya terasa begitu manis.
"Lepaskan aku!!!" mika masih memberontak
"Aku mau dirimu," bisik Haikal di telinganya.
Mika menggeleng gelengkan kepalanya.
Bukan dia tak mau menyerahkan dirinya kepada suaminya, tapi dia ingin Haikal memintanya dengan baik baik dan melakukannya dengan perasaan cinta bukan seperti ini.
Setelah bicara Haikal kembali menciumnya dan tangan Haikal mulai bergerilya ditubuh mika. Sebelah tangannya memegang erat tangan mika dan sebelah lagi menyusup kedalam tubuhnya.
Tubuh mika terasa terbakar, ini kali kedua dia berdekatan dengan pria walau yang pertama juga Haikal tapi saat itu dia masih memakai pakaian lengkap.
Tak hanya bibir, ciuman itu turun ke leher dan dada mika. Mika yang awalnya berontak, akhirnya menyerah pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya kepadanya. Hanya airmatanya yang jatuh bercucuran dengan derasnya.
Awalnya Haikal hanya ingin menakuti mika saja, tapi hasratnya muncul saat dia mencium mika dan memeluknya erat. Hasrat tersebut tak terbendung saat tubuhnya bersentuhan dengan tubuh istrinya.
Kesadaran Haikal kembali sesaat sebelum dia melakukan hal yang hampir saja menyakiti istrinya.
"Maafkan aku!" ucap Haikal mencoba memeluk mika.
Haikal hampir berbuat kesalahan fatal dengan memaksa kan kehendaknya kepada Mika istrinya.
Mika menangis dibalik selimut yang menutupi tubuh polosnya. Sementara Haikal, dirinya duduk dan tak berbuat apapun, Bajunya sudah terbuka namun dia masih menggunakan celananya.
Haikal bingung harus berbuat apa. Ingin rasanya Haikal memeluk istrinya dan meminta maaf, tapi rasa gengsi dan takut menahannya, akhirnya dia hanya diam saja.
"Mika, maafkan aku. Aku...." Haikal tak tahu harus bicara apa lagi.
Mika masih menangis dibalik selimutnya. Haikal menarik selimutnya hingga menampakkan sebagian tubuh mika. Mika panik dan menarik selimutnya yang di tahan oleh Haikal.
"Mika, aku minta maaf, tapi aku tidak pernah menyesal melakukannya. Aku..."
"Sudahlah, semua sudah terjadi. Tak ada gunanya kau meminta maaf." potong mika.
"Tidak, bukan seperti itu, aku .. aku akan bertanggungjawab padamu " ucap Haikal lagi dengan rasa bersalah nya.
Tangannya menyibak rambut mika yang menutupi sebagian wajahnya. Wajahnya sembab akibat menangis dan Haikal menariknya ke dalam pelukannya. Walau mika berontak Haikal tetap memaksanya untuk memeluknya dan membenamkan tubuh mungil mika di dalam pelukannya.
Mika pasrah dan tak lagi berontak. Lelah sudah rasanya melawan Haikal yang sudah pasti lebih kuat darinya. Mika hanya diam didalam pelukan Haikal. Hingga akhirnya dia lelah dan tertidur.
Haikal menatap wajah mika yang tertidur pulas di hadapannya. Sudah dua bulan mereka menikah dan baru kali ini dia bisa memandang wajah istrinya dari dekat. Wajah mika merah dan matanya sembab tapi tak menutupi kecantikan nya.
lanjut
aq suka bangat sma wanita yg teguh sma pendirian ,gk mudah luluh...
gk gampangan ...lanjut
liat istri di sapa sma cowo ,
padahal haikal masih lanjut pacaran sma mira ,dasar egoes haikal ...
ayo mika jangan hirau kan haikal
biar kan makan cemburu nya...
lanjut ..
gk keliata wanita lemah ...
mika memang harus tegas ...
tapi tetap perhatian layak nya istri sholehah ,aq suka bangat ...lanjut
mira ditutupi ,biar haikal tau...
jangan sampai bosan kita tunggu nya,lanjut...