NovelToon NovelToon
Menikahi Teman Sendiri

Menikahi Teman Sendiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: riena

18 +

Brian, Ali dan Wisnu membawa ketiga teman perempuan mereka sendiri dan memperkenalkannya sebagai calon istri kepada orang tua mereka demi menghindari perjodohan.

Sementara para orang tua tahu jika mereka semua yang merupakan tetangga sekompleks perumahan adalah cuma sekedar teman.

Pernikahan diatur sedemikian rupa oleh orang tua mereka untuk mewujudkan permainan yang dimulai oleh anak anak mereka sendiri.

Bagaimana ketiga pasangan menjalani pernikahan yang terasa aneh itu ?


Ig.rii.ena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Beri aku sedikit waktu

Wisnu membawa Fifi masuk ke dalam kamarnya, yang biasa Wisnu tempati selama setengah bulan ini, ia tidak mau Ali dan Brian terus menonton kemarahan Fifi pada dirinya.

" Fi, aku tidak seperti yang kau tuduhkan, percaya padaku Fi, walaupun rumah tangga kita ...."

" Walaupun baru kemarin sore, dan aku belum memberikan hak mu, lalu kau dengan sesuka hatimu bergaul dengan perempuan lain diluaran begitu ? Kau pikir pernikahan kita main main ? Kau kira ketika kami menerima tawaran kalian kami juga main main ? Tidak bisakah kau lihat jika kami mulai mematuhi apa yang suami kami inginkan itu bentuk bahwa kami tidak main main ? "

Omel Fifi panjang dengan matanya tajam menatap ke arah Wisnu.

Wisnu sedikit merasa bersalah, dia cuma bergaul tidak bermaksud berkhianat seperti yang semua tuduhkan padanya.

" Fi aku....."

" Aku sudah berhenti bekerja demi dirimu Nu, tidakkah kau bisa menunggu sebentar untuk hal yang lain lagi ? "

" Benarkah ? "

Wisnu sudah mendekat ingin memeluk Fifi, tetapi Fifi mendelikan matanya.

Tangan Wisnu yang sudah terangkat, jatuh dengan layu.

" Maaf Fi ! "

Fifi hanya diam menatap Wisnu.

Hubungan pernikahan mereka memang sangat rapuh, mudah retak dan gampang putus.

Apalagi keduanya belum juga melakukan hubungan suami istri.

Ikatan batin keduanya belum ada selain bahwa keduanya suami istri diatas kertas.

" Aku juga minta maaf Nu, belum bisa menjadi istrimu sepenuhnya "

Suara Fifi tidak sekeras tadi.

Fifi menyadari kekurangan dirinya, mungkin Wisnu sedang kesal karena setiap kali Wisnu mencoba bermesraan dengannya, Fifi cekikikan menahan geli.

" Beri aku sedikit waktu lagi ! "

Wisnu kembali mendekati Fifi, kali ini Fifi tidak menolak saat Wisnu memeluknya.

" Iya Fi, aku akan mengunggu mu.

Kau mau mandi atau istirahat sebentar ? Kau pasti capek "

Wisnu melepaskan pelukannya.

" Aku mandi dulu "

Fifi berjalan masuk ke kamar mandi.

Wisnu mengambil ponsel didalam saku celananya, mencari nomor kontak Zahra dan memblokir serta memasukkan ke dalam list hitam.

*******

" Bapak sudah pernah mengatakan padamu, untuk kau jangan mau didekati oleh pria dari kota itu, kau tidak mengenal mereka dan tidak tahu siapa mereka.

Kau lihat ! Istrinya datang menyusul "

Pak Budi, sopir pribadi Pak Johan mengomeli Zahra yang hampir sepuluh hari ini dekat dengan Wisnu.

" Pria pria gagah seperti mereka itu, apa lagi mereka orang kantoran, pasti sudah punya pasangan Nduk "

Zahra hanya tertunduk diam dinasehati oleh bapaknya.

Salah satu yang bekerja di rumah pak Johan sebagai pengurus rumah yang sering di tinggalkan pak Johan jika pak Johan ke kota, melihat kejadian sore tadi dan melaporkan pada pak Budi.

" Mereka bukan kelas kita, masih banyak pemuda pemuda yang cakep-cakep dan baik yang ada di perkebunan ini, kita juga mengenal keluarga mereka dan tahu persis apa mereka sudah punya istri atau belum "

" Tapi pak, Zahra hanya berteman, Zahra juga tidak tahu jika Mas Wisnu sudah memiliki istri "

Pak Budi tersenyum miris.

" Kau bahkan sudah memanggilnya dengan Mas.

Mana ada pria yang mau mengaku sudah punya istri bila bertemu dengan seorang gadis di belakang istrinya, kau terlalu polos.

Mulai sekarang, jangan pernah memperlihatkan dirimu di rumah pak Johan selama pria pria itu masih disana, kecuali pak Johan memanggil "

Pak Budi memberikan peringatan keras pada Zahra.

" Bapak tidak tahu harus menjawab apa dan akan bapak taruh di mana muka ini jika pak Johan mengetahui peristiwa tadi sore "

Pak Budi mengusap wajahnya dengan resah.

" Maafkan Zahra pak ! "

Zahra bersimpuh di depan kaki bapaknya.

" Kamu tidak salah Nduk "

Pak Budi mengusap rambut di kepala Zahra dengan sayang.

Ia hanya tinggal berdua dengan Zahra, putri satu-satunya.

Istrinya baru meninggal setahun yang lalu karena sakit.

*******

Sejak kejadian sore kemarin, Zahra tidak lagi muncul di depan rumah Pak Johan.

Biasanya ia akan datang sekedar beramah tamah dan bercerita tentang hal hal yang umum pada tiga staf yang dibawa dari kota dan memang semuanya masih bujangan, tetapi Zahra memang lebih dekat dengan Wisnu dari pada yang lainnya.

Fifi sendiri tidak lagi mengungkit tentang gadis muda yang dilihatnya kemarin sore.

Ia lebih memilih fokus pada hubungannya dengan Wisnu, belajar menahan geli saat tangan nakal Wisnu mulai beraksi.

Kedua temannya sudah menyerahkan diri secara total, bagaimana dia masih terus bertahan.

Rumah tangganya bisa kandas dengan segera jika Wisnu belum juga mendapatkan jatahnya.

Bagi pria pada umumnya, urusan ranjang adalah soal yang paling utama.

" Nu " Panggilnya pelan malam tadi ketika Wisnu sudah mulai panas.

" Hemm "

" Kalau tidak pakai meraba bagaimana ? Aku geli Nu, hasratku buyar menahan geli "

Fifi merasa bersalah.

Dia benar-benar tegang karena terus menahan geli.

Seketika Wisnu menghentikan aksinya.

" Kau masih geli juga "

Fifi mengangguknya kepalanya.

Wisnu langsung terduduk.

" Maaf Nu, main langsung saja, tidak perlu pakai pemanasan "

Fifi sok tahu.

" Ini yang pertama bagi kita berdua Fi, mana bisa ? Kau akan kesakitan dan aku pasti juga sakit "

Fifi menatap Wisnu dengan alis terangkat

" Bagaimana kau tahu ? Berarti kau sudah pernah "

Fifi cemberut, ia merasa tidak adil, bagi Fifi, Wisnu lah yang pertama baginya dalam segala hal, tetapi kenapa Wisnu sudah pernah.

" Fi, jangan salah faham !

Kami para pria banyak mengobrol dan melihat yang aneh aneh, walaupun tidak semua pria, tetapi kebanyakan kalau sudah mengobrol dari yang serius lama lama menjurus ke situ "

" Kau tidak bohong ? "

Fifi masih kurang percaya.

" Sumpah "

Wisnu mengangkat telapak tangannya tanda dia berkata jujur.

" Fi, kalau aku sudah pernah dan berpengalaman, pasti aku punya cara tersendiri agar kau tidak merasa geli "

Senyum mesum Wisnu mulai terbit di bibirnya.

" Ya sudah jangan pakai acara buka baju, langsung saja "

Wisnu melongo

" Kurang mesra Fi "

" Menjelang terbiasa Nu, nanti kalau sudah terbiasa, pasti aku sudah tidak geli lagi, baru setelah itu terserah dech, kalau perlu aku tidak pakai apa pun didalam kamar "

Fifi berucap asal.

" Benar nich ? "

Wisnu mulai menempelkan badannya mendekati Fifi yang berbaring miring.

" Iya, sudah sekarang kita tidur ! "

Fifi mulai memejamkan matanya, badannya terasa letih karena menempuh perjalanan yang lumayan jauh dan lama.

" Tidak melanjutkan yang tadi Fi "

" Besok sajalah Nu, sudah terlanjur berhenti "

Jawab Fifi dengan mata terpejam.

Wisnu hanya bisa menggaruk kepalanya dengan tidak berdaya.

Mengingat apa yang sudah ia janjikan pada Wisnu, Fifi mencari tips agar tidak geli ketika di raba pada mesin pencarian.

Membayangkan melakukannya dengan tanpa membuka pakaian dan langsung langsung saja, hanya memikirkannya saja Fifi merasa aneh.

Seperti orang yang sedang berselingkuh dan terburu buru agar tidak ketahuan.

******

🌼🌼🌼🌼🌼🌼

1
Marlina Prasasty
😅😅😅🤦🏻🤦🏻🤦🏻
Mini Amora
bersyukur Wisnu... Ali & Brian mengingatkan mu... & Fifi bagusss
tegas bgt...
Mini Amora
disini kasihan zahra nya juga sih
seharusnya Wisnu minta maaf ke zahra,
kan Wisnu yg ngedeketin, bukan zahra yg kecentilan.
Mini Amora
pasti kocak ini sihhh nantinya👍
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼
Ulil Baba
dua bulan 🤔🤔
Siti Sofia
aduh gusti ampun /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Siti Sofia
untung ganteng ...kalo gak di keplok pake sendal tuh si ali 🤦‍♀️🤦‍♀️
Siti Sofia
mbak ana kena batunya /Joyful//Joyful/
Siti Sofia
astagoy ...ngakak aku /Facepalm//Facepalm/
Siti Sofia
si wisnu sekalinya dapet langsung full service ,,,,kereeen👍🏿👍🏿👍🏿
Siti Sofia
Luar biasa,alurnya rapi lucu realistis ,suka lah pokok nya karya kk rie selalu suka
Siti Sofia
Lumayan
Siti Sofia
rasain
Siti Sofia
tamu gak ada akhlak memang si alli ,,,bobol gawang pertama di rumah orang 🤦‍♀️🤦‍♀️ tapi emang bawaan perkebunan gituh sih vibes nya pengen yg anget anget pasti
Siti Sofia
brian suhu gess
Siti Sofia
kebayang nyengirnya .../Facepalm//Facepalm/
Siti Sofia
aneh memang tapi kadang hidup sebecanda itu sih ...🤦‍♀️
Siti Sofia
itu mah besanan namnya ....hadeeeuh ada ada aja 🤣
Siti Sofia
padahal byanganku artis turkey atau malaysia hadeeuh yg nongol oppa oppa ...😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!