NovelToon NovelToon
Milik Sang Mafia Seutuhnya

Milik Sang Mafia Seutuhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Akibat tuntutan menikah dari kedua orangtuanya, Yorinka memilih jalan pintas dengan cara menghabiskan malam panas dengan seorang pria misterius.

Yorinka berpikir dengan dirinya hamil, maka kedua orangtuanya tidak akan menyinggung soal pernikahan lagi. Tetapi yang ada Yorinka malah di usir karena hamil tanpa adanya seorang kekasih atau calon suami, pada akhirnya Yorinka memilih untuk hidup berdua dengan bayi yang dikandungnya.

Tetapi pria yang menghabiskan malam panas dengannya tiba-tiba datang ke apartemennya dan menuduhnya telah membawa milik pria itu, lebih parah lagi pria itu adalah seorang Mafia dari klan Cyrillus.

Cyrillus, adalah salah satu klan mafia terbesar saat ini dan tentunya semua tunduk padanya, apa jadinya Yorinka mengandung dari anak dari seorang mafia kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Licik Zeus

Setelah insiden menegangkan di pusat perbelanjaan, dinamika hubungan antara Zeus dan Yorinka nampaknya mengalami perubahan yang sangat besar. Zeus, sang kepala klan mafia yang biasanya memancarkan aura dingin dan kaku, kini tidak pernah lagi berbicara menggunakan gaya bahasa formal yang berjarak saat berhadapan dengan istrinya. Nada suaranya pun bertransformasi menjadi jauh lebih lembut, sebuah hal aneh namun nyata yang bahkan sempat membuat para pelayan di mansion tertegun tidak percaya.

Namun, bagi Yorinka, perubahan drastis ini tidak serta-merta membawa ketenangan. Akhir-akhir ini, dalam beberapa kesempatan, ia beberapa kali memergoki Zeus tengah menatapnya dengan tatapan aneh, sebuah pandangan yang sarat akan intensitas posesif, kehangatan yang tak biasa, dan ketertarikan yang mendalam. Jujur saja, alih-alih merasa tersanjung, Yorinka justru merasa sangat takut dan curiga pada Zeus. Sifat penakutnya mendikte bahwa setiap jengkel perubahan dari seorang monster manipulatif pasti memiliki maksud terselubung.

Di balik keterdiaman Yorinka yang berpura-pura tenang dan ceria dengan gaya santainya, sebenarnya terdapat ketakutan besar yang terus menggerogoti kewarasannya. Ia masih selalu terbayang-bayang oleh ucapan tajam Leona, yang kini menjadi salah satu musuh klan yang sempat membisikkan ancaman mengerikan bahwa nyawanya akan melayang tepat setelah ia melahirkan penerus Cyrillus.

"Kau hanya wadah, Yorinka. Setelah bayi itu lahir, Zeus akan menyingkirkan mu tanpa bekas"

Kata-kata Leona itu terus berputar seperti kaset rusak di benaknya. Melihat perubahan besar Zeus yang tiba-tiba menjadi sangat manis dan penuh perhatian justru membuatnya semakin bingung dan dilingkupi misteri. Apakah ini cara Zeus untuk menidurkan kewaspadaannya sebelum mengeksekusinya dua bulan lagi?.

Yorinka cemas sembari meremas ujung dress longgarnya. Siang itu, cuaca di luar mansion tampak cukup terik. Yorinka sedang berbaring di sofa ruang tengah ketika tiba-tiba perut buncitnya berguncang hebat.

Tendangan-tendangan kuat dari dalam perutnya yang kian membesar kadang membuat Yorinka kesakitan hingga refleks meringis kecil dan memegangi pinggangnya. Anaknya di dalam sana benar-benar sangat aktif sekali belakangan ini, seolah mewarisi genetik ayahnya yang juga sangat aktif bergerak mengendalikan bisnis haram dan baku tembak di dunia mafia.

"Aduh, Gendut... pelan-pelan dong tendangnya, mama kesakitan nih" keluh Yorinka pelan

Yorinka mencoba mengajak bicara sang jabang bayi untuk mengalihkan rasa nyeri.

Zeus yang kebetulan baru saja masuk ke dalam ruangan langsung menangkap gurat kesakitan di wajah istrinya. Sisi hangat dan protektifnya bergejolak seketika. Tanpa membuang waktu, Zeus segera memerintahkan Josh untuk memanggil Vlad, dokter klan, agar datang ke kamar utama guna memeriksa kondisi Yorinka secara menyeluruh.

Tidak butuh waktu lama bagi Vlad untuk tiba dengan tas medisnya. Pria asal Rusia berusia 33 tahun itu melangkah masuk dengan senyuman hangat khasnya yang manipulatif, menyembunyikan fakta bahwa ia adalah seorang eksekutor medis yang kejam di ruang interogasi.

"Selamat siang, nyonya Yorinka. Mari kita periksa si kecil yang aktif ini" sapa Vlad ramah

Vlad mulai menempelkan stetoskop dan melakukan beberapa pemeriksaan palpasi pada perut Yorinka yang buncit. Namun, di tengah-tengah proses pemeriksaan tersebut, Zeus tiba-tiba memberikan isyarat mata yang dominan kepada Vlad. Pria arogan itu meminta Vlad untuk keluar sebentar ke koridor dengan dalih ingin menanyakan hasil pemeriksaan secara privat.

Di luar kamar, dengan rencana licik dan kecerdikan manipulatif nya, Zeus langsung memerintahkan Vlad untuk bekerja sama dengannya dalam sebuah skenario palsu. Zeus menyandarkan tubuh tegapnya di dinding koridor, menatap Vlad dengan pandangan mengintimidasi.

"Vlad, saya ingin kau memanipulasi rekomendasi medis mu kepada Yorinka" perintah Zeus tanpa beban

Suaranya terdengar santai namun tegas. Vlad menaikkan sebelah alisnya, menatap sahabat sekaligus atasannya itu dengan pandangan sinis.

"Manipulasi seperti apa yang kau inginkan, Tuan Kepala Klan? Saya ini dokter, bukan penulis fiksi" tegasnya

"Katakan pada Yorinka bahwa demi kelancaran persalinannya yang tinggal dua bulan lagi, dan untuk mengurangi rasa sakit akibat tendangan bayi, kami harus sering melakukan hubungan badan" ucap Zeus dengan rahang tegas matanya berkilat penuh rencana terselubung

"Katakan juga padanya jika secara medis, kami berdua harus selalu berpelukan setiap malam untuk menyalurkan hormon penenang pada janin" lanjutnya santai

Mendengar perintah Zeus yang sangat tidak masuk akal sehat dari segi medis tersebut, sebenarnya Vlad merasa sangat muak di dalam hati. Ia menatap Zeus dengan pandangan tidak percaya, merasa terganggu dengan kelakuan bos mafianya yang dengan seenak hatinya mengambil kesempatan dalam kesempitan, memanfaatkan situasi kehamilan sang istri demi memuaskan hasrat posesif dan pikiran kotornya yang sempat tertahan.

"Kau benar-benar licik, Zeus" desis Vlad dengan logat Rusia nya yang kaku sambil menggelengkan kepala

"Yorinka itu terlalu baik dan polos untuk menghadapi pria yang manipulatif seperti dirimu. Menggunakan alasan medis untuk mendapatkan jatah ranjang? Itu sangat rendah, bahkan untuk standar seorang mafia kasar sepertimu" hina Vlad

"Saya tidak menerima penolakan, Vlad. Lakukan saja tugasmu atau saya akan memotong anggaran laboratorium riset medis mu di Moskow" ancam Zeus dengan

Vlad menghela napas panjang, merutuki nasibnya yang harus terjebak di antara kewajiban profesi dan perintah dari seorang pria bucin yang berbahaya.

"Baik, terserah kau saja" pasrah Vlad

Mereka berdua kembali masuk ke dalam kamar. Yorinka yang sedang duduk bersandar di kepala ranjang langsung menatap keduanya dengan pandangan penuh rasa takut dan curiga.

Vlad berdehem pelan, memaksakan senyuman hangatnya kembali muncul untuk menenangkan atmosfer.

"Begini, nyonya Yorinka. Berdasarkan hasil pemeriksaan saya, putra anda memang sangat aktif karena memiliki energi yang besar dari ayahnya. Untuk mengurangi rasa nyeri pada rahim dan memperlancar jalan lahir yang sebentar lagi akan tiba..." Vlad melirik Zeus sekilas sebelum melanjutkan dengan nada formal yang dibuat-buat serius

"Secara medis, saya menyarankan anda dan tuan Zeus untuk sering melakukan hubungan badan secara teratur dalam intensitas yang aman" lanjutnya

"H-hah?!" Mata Yorinka langsung membelalak sempurna, wajahnya mendadak memerah antara malu, terkejut, dan takut setengah mati

Sifat curiga nya hampir terpicu karena mengira ini adalah bentuk hukuman baru.

"Hubungan... hubungan badan? Tapi kan perutku sudah besar begini, Dokter Vlad?!"

"Itu sangat aman jika dilakukan dengan posisi yang tepat, Nyonya" timpal Vlad santai mencoba menahan tawa melihat wajah polos Yorinka

"Selain itu, ada satu terapi psikologis yang wajib dilakukan. Anda berdua harus selalu berpelukan dalam waktu yang lama, terutama saat tidur malam, untuk menyalurkan kehangatan tubuh dan menstabilkan detak jantung janin agar tidak terlalu agresif menendang" lanjutnya lagi

Zeus yang berdiri di samping ranjang langsung memasang ekspresi wajah yang datar dan kaku, berpura-pura terkejut padahal di dalam hatinya ia sedang tersenyum puas atas keberhasilan rencana liciknya.

"Jika itu memang sudah menjadi rekomendasi medis dari Vlad, kita tidak punya pilihan lain, Yorinka. Saya harus memastikan keselamatan penerus klan saya" ujar Zeus dengan nada lembut yang dibuat-buat pasrah

Yorinka hanya bisa menundukkan kepalanya dalam-dalam, meremas selimut dengan perasaan yang campur aduk. Di satu sisi, ia sangat mempercayai Vlad sebagai dokter klan yang selalu merawatnya dengan hangat. Di sisi lain, bayangan harus selalu berpelukan dan berhubungan badan dengan Zeus, pria kasar yang masih sering memicu rasa takut di dadanya membuat Yorinka merasa seperti sedang berjalan masuk ke dalam jebakan misterius yang tidak bisa ia hindari.

Setelah menyampaikan rekomendasi palsu tersebut, Vlad segera pamit undur diri. Saat berjalan melewati Zeus di ambang pintu, Vlad berbisik dengan nada kejam yang tertahan.

"Kau berutang besar padaku, Bajingan!" ketusnya

Zeus hanya membalasnya dengan senyuman miring yang penuh kemenangan.

Kini, di dalam kamar yang sunyi, menyisakan Zeus dan Yorinka yang masih terdiam. Zeus melangkah mendekat, duduk di pinggir ranjang lalu mengulurkan tangannya yang besar untuk mengusap lembut pipi tembam Yorinka.

"Jangan takut, sayang. Saya akan melakukannya dengan sangat hati-hati" bisik Zeus dengan nada suara yang teramat lembut dan hangat

Zeus mulai melancarkan aksi liciknya untuk mengikis jarak di antara mereka, memanfaatkan kepolosan Yorinka di bawah lindungan dinding rahasia dunia mafia Cyrillus.

🔪🔪🔪

Penasaran kan kelanjutannya? Sok atuh kalian komen dulu, like , vote dan subscribe dulu. Hehe

1
223
suka
Jessica Xie
Tolong thu istrinya disembuhkan dari masa traumanya biar ngak terus kepikiran ucapan si tunangan palsunya mas Zeus
Jessica Xie
jujur sama yorinka baru ada gunanya
gak perlu jujur sama yang lain
menguras waktumu az Zeus
Jessica Xie
si Dom ini suruh Zeus jangan bersikap lembut malah dia yang bersikap lembut ke Yorinka🙄
Jessica Xie
si Dom keqnya menyamar jadi sekutu ngak sih
padahal sebanarnya dia lah musuh yang sebenarnya
Jessica Xie
yang kubaca koq nampaknya si Dom keq manipulatif banget sih
Potatoes 🥔
Licik banget mas mafia 🤣 ada2 aja 🤣
Potatoes 🥔
Takut diculik sama kamu Domi🤭
Potatoes 🥔
Kejam banget hukumannya
Sumawita
yorinka di lawan👍👍👍
Sumawita
suka bangett dengan peran wanita nya
Sumawita: pasti suka kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!