NovelToon NovelToon
Gelombang Kehidupan.

Gelombang Kehidupan.

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Menjalin hubungan serius dan hari pernikahan pun telah ditetapkan, tentunya membuat gadis manapun akan berpikir bahwa pria itulah yang akan menjadi imam dalam rumah tangganya, tak terkecuali gadis cantik bernama Azira putri. Namun semua mimpi dan harapan indah itu hancur seketika, dengan kedatangan seseorang dari masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20.

Setelah kembali dari toilet, Zira merasa perlu untuk bicara serius dengan Lexi secara pribadi tanpa orang tuanya maupun kakaknya.

"Sungguh, aku tidak pernah membayangkan ada seorang kakak yang begitu kejam terhadap adiknya sendiri. Apa dihati anda tidak ada rasa sayang sedikitpun terhadap adik anda, hingga melakukan hal sekejam ini terhadapnya?." Memprovokasi calon istri adiknya hingga berakhir dengan putusnya hubungan pertunangan sang adik. Belum selesai sampai di situ saja, setelah hubungan pertunangan sang adik berakhir, Lexi justru melamar mantan tunangan dari adiknya sendiri. Bukankah itu adalah tindakan kejam, begitu pikir Zira.

"Mustahil seorang kakak tidak menyayangi adiknya sendiri, Zira. Sama seperti kakak pada umumnya, aku pun menyayangi adikku walaupun kami tidak terlahir dari rahim yang sama."

"Kalau memang anda menyayangi Leon, lalu mengapa anda tega melakukan semua ini padanya?." Intonasi Zira terdengar naik satu oktaf. Wanita itu menatap kesal pada Lexi yang terlihat tetap tenang.

"Aku melakukan semua ini justru karena aku sayang pada adikku. Mana mungkin aku akan membiarkan adikku secara tidak langsung bertanggung jawab atas kesalahan yang telah aku perbuat di masa lalu." Masih dengan wajah tenangnya, Lexi menjelaskan pada Zira.

"Meskipun itu bukan alasan utama bagiku hingga menikahimu, tapi setidaknya itu adalah salah satu alasanku, Azira. Walau kamu ataupun Leon tetap berpikir akulah penyebab kandasnya hubungan kalian, setidaknya fakta yang terjadi tidak seperti itu. Aku bertemu denganmu sebelum kamu bertemu dan menjalin hubungan dengan adikku, Leon. Jadi, belajarlah untuk menerima kenyataan bahwa calon suami kamu sekarang adalah Lexiano Fernandez bukan lagi Leonardo Fernandez!." Ujar Lexi seraya melepas jasnya dan menyampirkan nya ke bahu sofa.

Zira menghela napas perlahan, seolah sedang mengontrol emosinya sebelum kembali berbicara.

"Semua orang berhak berstatmen untuk membela diri, termasuk anda Tuan Lexiano Fernandez. Tetapi, sebagai seorang kakak seharusnya anda bisa sedikit memikirkan perasaan adik anda. Jika memang anda tidak ingin sampai adik anda mendapat wanita bekas anda, setidaknya tidak perlu sampai menambahkan luka dihati Leon dengan menikahi saya. Sebagai seorang kakak, seharusnya anda memikirkan bagaimana hancurnya hati Leon kalau sampai tahu kakaknya akan menikahi mantan tunangannya!."

Lexi menarik sudut bibirnya ke samping hingga menciptakan sebuah senyuman tipis di sana. "Sepertinya kamu sangat membenciku, buktinya sejak tadi kamu terus berusaha menyudutkan aku." Ucapan Lexi masih terdengar lembut. Ya, cara Lexi saat berbicara dengan Zira memang sangat jauh berbeda ketika pria itu berbicara dengan orang lain.

Zira menelan ludah mendengar kalimat Lexi, karena kenyataannya wanita itu memang sengaja menyudutkan Lexi hingga akhirnya pria itu memutuskan untuk membatalkan rencana pernikahan konyol ini.

"Saya sudah mengantuk, mau tidur." Zira sengaja tak ingin melanjutkan pembicaraan mereka dengan dalih mengantuk.

Lexi beranjak dari duduknya dan mendekat ke arah ranjang Zira. "Tidurlah..." Lexi merapikan posisi selimut Zira, sebelum sesaat kemudian kembali ke sofa.

Keesokan harinya.

Reni cemas karena sejak kemarin tidak melihat keberadaan Zira dan ponsel sahabatnya itu pun tak dapat dihubungi.

"Kamu kemana sih, Zira? Kamu membuatku cemas." Gumam Reni sambil mondar-mandir di depan unit apartemennya, berharap Zira kembali. "Sebaiknya aku ke rumah sakit, mungkin Zira sedang banyak kerjaaan sehingga tak sempat pulang." Daripada berspekulasi sendiri, Reni memutuskan untuk mendatangi rumah sakit tempat Zira bekerja.

Setibanya di rumah sakit, betapa terkejutnya Reni ketika mengetahui ternyata Zira sedang di rawat di rumah sakit sejak kemarin malam. Reni gegas menuju kamar perawatan yang baru saja di beritahukan oleh rekan sejawat Zira.

Reni memutar handle pintu setelah mengetuk terlebih dahulu. Saat pintu terbuka, Reni tertegun melihat keberadaan seorang pria tak dikenalnya tengah duduk di kursi samping ranjang pasien.

"Reni...." Tadinya Zira berpikir perawat yang mengetuk pintu, tapi rupanya sahabatnya yang datang.

"Kenapa nggak ngabarin aku kalau kamu sedang di rawat di rumah sakit, hm?." Reni mendekat ke ranjang pasien, setelah melirik sejenak pada sosok pria tampan yang kini sudah berpindah ke sofa setelah menyadari kedatangannya.

"Aku keluar sebentar." Lexi sengaja memberi waktu pada keduanya agar lebih leluasa mengobrol.

"Hm." Balas Zira seraya melirik sekilas pada Lexi.

Sepeninggal Lexi, Reni langsung mengutarakan rasa penasarannya tentang sosok pria tampan tadi.

"Siapa pria tadi, Zira?."

"Tuan Lexiano Fernandez." Jawab Zira seadanya. Ya, karena kenyataannya itulah nama pria itu, bukan.

"Tuan Lexiano Fernandez?." Cicit Reni, merasa tidak asing dengan nama itu. "Apa beliau masih ada hubungan keluarga dengan mantan tunangan kamu, Leon?."

Zira mengangguk, karena kenyataannya memang demikian.

"Pria itu kakaknya Leon." Jawab Zira.

"Bukankah hubungan kamu dengan Leon telah berakhir, lalu mengapa kakaknya bisa ada di sini bersamamu?." Reni sedikit bingung.

Reni adalah satu-satunya tempat Zira bisa berbagi cerita. Rasanya Zira tidak sanggup untuk merahasiakan semua ini dari Reni, hingga akhirnya wanita itu pun menceritakan semuanya, tanpa ada lagi yang ditutup-tutupi dari sahabatnya itu, termasuk kepentingan Lexi hingga berada di rumah sakit bersamanya.

Reni benar-benar syok setelah mendengar cerita Zira. Ia tidak habis pikir, setelah sahabatnya itu putus dari tunangannya kini malah akan menikah dengan kakak dari mantan tunangannya itu sendiri. Reni sampai memijat kepalanya yang tiba-tiba berdenyut usai mendengar cerita Zira.

"Apa Leon sudah tahu jika pria yang telah merenggut kesucianmu adalah kakaknya sendiri?." Tanya Reni dan Zira menggelengkan kepala.

"Astaga.... Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi Leon nanti." Sama seperti Reni, Zira pun berpikir demikian hingga wanita itu hanya terdiam.

"Tapi menurutku, keputusan papah kamu sudah tepat dengan menerima lamaran tuan Lexiano Fernandez, karena biar bagaimanapun beliau harus bertanggung jawab atas perbuatannya di masa lalu."

Zira menyipitkan matanya, seolah mengisyaratkan kalimat kamu ini sahabatku atau bukan sih?

"Aku hanya berpikir realistis, Zira. Bukannya ingin memihak siapapun, apalagi tuan Lexiano. Lagipula, apa salahnya memberinya kesempatan untuk membuktikan bahwa beliau itu tidak sebere-ngsek yang kamu pikirkan. Bisa jadi beliau adalah tipikal pria penyayang dan pengertian sama seperti adiknya, atau jangan-jangan beliau jauh lebih penyayang dari adiknya, Leon. Mana kita tahu kalau tidak memberinya kesempatan."

Zira menyadarkan punggungnya pada sandaran ranjang lalu berkata. "Bukan hanya masalah kesempatan Reni, tapi aku juga harus memikirkan bagaimana perasaan serta reaksi tuan Fernandez dan juga istrinya nanti." Zira mencoba untuk berpikir logis, terlebih Lexi bukanlah anak kandung dari mommy-nya Leon. Tidak menutup kemungkinan wanita itu akan membencinya.

Reni mengusap punggung tangan Zira yang ada digenggamannya dan berkata. "Kamu tidak perlu memikirkan hal itu! Aku yakin tuan Lexiano mampu mengatasi semua itu." Reni mencoba menenangkan Zira agar tidak terlalu banyak pikiran.

1
Yallend Mungil
up lg thor, di tggu banget🙏 up sebanyak2 nya yah thor💪
Yallend Mungil
ah...akhirnya zira akan syng lexi krn tlh menyelamatkan ayah nya dan senang leon nikah sama reka dan mereka jg akan bahagia walau nikah tuk slng memaafkan
Felycia Fernandez
Jelas lah Zira..
kamu benci banget ma Lexi,tanpa kamu sadari suami mu banyak pengagumnya
Felycia Fernandez
ini nih ciri perempuan,nggak jelas apa maunya..
dan aku begitu juga 😆😆😆
Felycia Fernandez
good Leon 👍👍👍👍👍
Felycia Fernandez
nikahi aja Reka Leon..
kesian dia karena ambisi gila orang tuanya yang ingin berbesan dengan orang tua mu
Felycia Fernandez
sering cedera di perut ya bisa fatal nantinya...😡
Felycia Fernandez
jiaaaaah...
Mimi aja Lex 🤣
Uba Muhammad Al-varo
udah mulai terbuka hati dan pikirannya Zira ke Lexiano gara2 mendengarkan omongan orang lain🤔🤔🤔
nayoon
cie cie ada yg mulai penisirin ni
nayoon
semngat BG aku padamu 👍
nayoon
lamban laut .kamu bakal sadar zira bahwa takdir lebih indah dari yg kita rencanakan
nayoon
mungkin awalnya menikah tanpa cinta,tapi percayalah akan indah akhirnya,karna itu yg sudah aku rasakan , langsung nikah tanpa pacaran dan Alhamdulillah aku bahagia,malahan yg awalnya pacaran 2 th tanpa kejelasan aku tinggalkan dengan orang baru yg jelas pasti,ehhh malah curhat aku 🤭🤣
Felycia Fernandez: Oalah sama kita kk..
aku malah nikah karena di jodohkan 😆😆😆
sangat lama untuk menerima satu sama lain..
tapi yang sudah di satukan Tuhan sebisa mungkin jangan ada perpisahan...
total 1 replies
Ayila
makin seru ceritanya
Azzahra Sevita Hanum Dimitry
thanks you thorrr dah crazy up
Lia siti marlia
yap itu lah cinta zira tak memandang logika seperti cinta lexi ke kamu zira 🥰🥰🥰🥰
Lia siti marlia
yap aku setuju kamu menikahi reka leon anggap aja simbiosis mutualisme siapa tahu nantinya ada benih benih cinta di antara kalian 🤭🤭🤭
Lia siti marlia
ok thorrr gak apapa semangat buat up nya 🤗🤗🤗🤗
Lia siti marlia
aku harap lexi tidak mengeajak zira untuk tinggal selamanya di rumah keluarga fernandes 😌 supaya zira tidak merasa canggung sama leon 😁
Balqistri
dengar zira kalo dr lexi menikah karena mencintai mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!