Karena di sukai oleh kakak ipar nya membuat Aulia hidup dalam kegelisahan.
Aulia yang masih berstatus anak kuliahan bingung dengan kehidupan nya saat ini,dia ingin pergi dari rumah kakak nya tapi dia tak memiliki tempat tinggal bahkan uang sepeser pun selama ini kakak ipar nya lah yang membiayai hidup Aulia hingga membuat kakak ipar nya semena-mena pada diri nya.
Aulia memutuskan untuk mengajak Rendy sang kekasih menikah tapi saat mendatangi apartemen kekasih nya ini justru dia melihat perselingkuhan Rendy dengan teman kampusnya sendiri membuat Aulia kecewa berat.
Bagaimana kisah hidup Aulia selanjutnya akan kah dia bisa lari dari kejaran kakak ipar brengseknya itu atau dia justru menjadi madu untuk kakak kandungnya sendiri?
Yuuk baca kisah nya hanya di Nt🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjodohan bisnis
"Kata bu Sherly jika tidak selesai tepat waktu bonus kita bulan ini akan di potong"ujar Pak Rizal
"Pak Arlan benar-benar kelewatan,kita sudah bekerja keras untuk perusahaan tapi dia seenaknya memotong bonus kita" omel Tania
"Bagaimana ini pak Arya?" tanya Tania pada manager produksi ini.
"Saya juga tidak menyangka hal ini akan terjadi tapi semua nya sudah di perbaiki tinggal kita yang lebih bekerja keras lagi, seperti nya weekend ini akan di habiskan dengan bekerja" keluh Arya
"Seharusnya aku bisa menjemput Aulia weekend ini, melihat wajah cantik nya berada di rumah karena pekerjaan ini malah menggagalkan semuanya" kesal Arya membatin.
"Ya sudah kerja......jangan banyak bicara lagi bisa-bisa nggak pulang kita malam ini" ujar pak Rizal membuat mereka membubarkan obrolan nya.
*****
"Gimana kerja nya,aman?" tanya Manda
"Sejauh ini baik nggak ada kendala yang berat"
"Rekan kerja yang rese itu gimana?"tanya Manda lagi
"Masih bisa di atasi lah, nggak terlalu buruk,kata Vina selagi kita melawan mereka nggak akan bisa menindas terlalu dalam"
"Bagus aku suka kamu yang sekarang,penuh dengan keberanian dan semangat"puji Manda membuat Aulia tersenyum kecil.
"Tapi kata papa pemilik hotel itu sedikit galak,apa benar Lia?"
"Pak Arlan?"tanya Lia balik dan diangguki Manda.
"Hmmmm......awal nya sih iya tapi jika di lihat dari sudut pandang pekerjaan dia sosok bos yang tegas, keputusan yang dia ambil juga untuk kepentingan hotel"jawab Lia sambil menyeruput teh es nya.
"Ganteng nggak menurut kamu?" tanya Manda menggoda.
"Biasa aja" sahut Lia mengalihkan pandangan nya.
"Biasa aja atau luar biasa,masa sekelas pak Arlan menurut kamu biasa aja"
"Apaan sih"
"Kata papa dia masih lajang loh Lia tapi nggak ada yang berani deketin karena dia gila kerja"cerita Manda
"Oh ya,aku nggak begitu tau tentang beliau karena beliau jarang ke hotel, beliau datang jika sedang ada pemeriksaan atau sedang ada jadwal rapat di sana"ungkap Lia
"Tapi dia mau di jodohkan sama anak pak Wiranto bos batu bara, Minggu depan pesta anak lelaki nya di hotel kalian sekalian acara pendekatan pak Arlan dan anak pak Wiranto,kalau di pikir-pikir perjodohan mereka seperti perjodohan bisnis gitu"
"Kebanyakan nonton dracin kamu,mana ada perjodohan bisnis"
"Kenapa nggak ada kamu aja yang nggak tau, orang kaya ketemu orang kaya terus tambah kaya apa coba kalau bukan bisnis,dari nggak cinta bisa menikah"
"Itu nama nya jodoh,siapa tau sudah menikah tumbuh benih-benih cinta dan mereka hidup bahagia"
"Tapi tetap saja berisiko untuk rumah tangga mereka nanti jadi nya hambar,kaya ibarat makan sayur tanpa garam,gimana kalau sudah menikah justru nggak cinta?"
"Sok puitis kamu urusin aja percintaan kamu tuh yang sampai saat ini masih jomblo aja, nggak usah mikirin percintaan orang kaya,bikin ribet" ejek Aulia sambil terkekeh kecil.
"Awas kamu ya kalau aku udah ada cowok kamu orang pertama yang aku kenalin biar nggak bisa ejek aku lagi, mentang-mentang udah punya pacar sombong ya"
"Makanya cari pacar biar ada yang ingetin makan, pacaran itu buat ngilangin stres loh Man,kalau ada pacar apa-apa bisa di ceritain, meskipun nggak semua solusi bisa dia kasih setidaknya ngurangin beban pikiran kita lah"
"Terus kalau putus nangis,kalau berantem nangis,malah bikin puyeng nggak sih, apa-apa harus izin dulu kalau nggak ngambek,ribet tau!"
"Tapi bisa bikin suasana hati bahagia juga Man"
"Biarin jalan dengan apa adanya deh,kalau udah ketemu yang pas baru deh lanjut"ucap Manda yang memang selama ini belum mau berpacaran,bukan karena paras nya yang tidak cantik tapi Manda lebih menikmati saat kesendirian nya sekarang dari pada memiliki pasangan.