NovelToon NovelToon
Tidak Melakukan Apapun, Aku Menjadi Kuat!

Tidak Melakukan Apapun, Aku Menjadi Kuat!

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Hari Kiamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Ren cuma pegawai kantoran biasa.

Setiap hari, ia mengurus dokumen para Awakened sambil berharap bisa pulang tepat waktu. Tapi setelah sebuah insiden, hidupnya berubah total.

Ia mengalami Awakening … dan mendapatkan kemampuan paling aneh yang pernah ada:

"Tidak Melakukan Apapun."

Kekuatan yang terdengar payah. Tidak berguna. Bahkan memalukan.

Masalahnya, kemampuan itu mungkin jauh lebih berbahaya daripada yang dibayangkan siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Ujung puntung rokok itu sudah mendingin, terjepit di antara jemari yang bergetar karena kafein berlebih.

Kapten Chen, detektif senior di Divisi Investigasi Khusus AFC, menatap layar holografis yang berkedip-kedip di depannya. Puluhan wajah orang hilang melayang di udara, membentuk konstelasi kegagalan yang menyakitkan mata.

Qilin terlihat tenang dan ramai di luar. Namun di balik semua kedamaian itu, ada sesuatu yang sedang bersembunyi di bawah bayang-bayang kota—melahap satu-persatu penduduk di bawah keramaian kota.

"Sialan," gerutu Chen. Suaranya serak, seperti gesekan ban pada aspal basah.

Ia menyugar rambutnya yang mulai beruban di bagian pelipis. Di usianya yang menginjak tiga puluh enam, Chen harusnya sudah duduk di balik meja direktur, bukannya berkutat dengan kasus penculikan massal yang jejaknya menguap seperti embun di bawah lampu neon.

Pintu kantornya terbuka tanpa diketuk. Seorang staf administrasi muda berdiri di sana, tampak ragu sekaligus kesal.

"Kapten, Anda ditegur lagi oleh kepala divisi. Laporan performa Anda ... merah total."

Chen tidak menoleh. Ia hanya meraih cangkir kopi dinginnya yang sudah berkerak. "Bilang pada mereka, kalau mereka mau laporan yang bagus, suruh para kriminal itu berhenti menjadi jenius."

Staf itu mendesah panjang, lalu meletakkan setumpuk dokumen digital di meja yang berantakan. Ia tahu Chen adalah seorang Awakened Kelas S. Kekuatan fisik yang mampu meremukkan baja dan kemampuan Tracing adalah alasan satu-satunya pria malas ini belum ditendang ke jalanan.

"Ada admin dari bagian data di lobi. Katanya ia mau melaporkan insiden di Rift Kategori 1 tadi sore," tambah staf itu sebelum menutup pintu.

Chen mendengus. Insiden Kategori 1? Itu urusan anak bawang. Ia ingin mengabaikannya, namun instingnya sebagai detektif tiba-tiba berdenting. Ada sesuatu yang salah.

***

Ren berdiri di depan meja resepsionis AFC dengan tangan tenggelam di saku hoodienya. Ia tampak seperti mahasiswa abadi yang salah masuk gedung.

Wajahnya datar. Matanya setengah mengantuk, menatap kosong ke arah layar besar yang menampilkan berita harga fluktuatif Scarstone.

"Nama?" tanya resepsionis dengan nada bosan.

"Ren. Admin bagian pendataan," jawabnya pelan.

Beberapa staf yang lewat meliriknya. Ada bisikan-bisikan halus yang mengapung di udara koridor yang steril itu.

"Itu Ren? Yang sudah lima tahun jadi admin tapi waktu dites ketua Han hanya Kelas C?"

"Kabarnya ia cuma beruntung bisa masuk lewat jalur orang lama. Lihat penampilannya, tidak ada aura pejuang sama sekali."

"Kasihan ya, padahal wajahnya lumayan."

Ren mendengar semuanya. Ia hanya tidak peduli. Baginya, opini orang-orang ini lebih tidak berharga daripada bungkus permen yang tertiup angin. Pikirannya saat ini sedang tertuju pada kotak nasi goreng di sudut kulkasnya. Apakah aromanya sudah berubah menjadi gas beracun?

"Kau yang melaporkan tentang penyerang yang bunuh diri?"

Sebuah suara berat memecah lamunannya. Ren menoleh. Seorang pria berantakan dengan jaket kulit cokelat yang sudah pecah-pecah berdiri di sana. Matanya tajam, menguliti Ren dari ujung kaki sampai ujung kepala.

"Saya, Pak," jawab Ren sopan, meski nadanya tetap datar.

"Ikut aku," perintah Chen.

***

Mereka duduk di sebuah ruangan interogasi kecil yang lampunya sedikit berkedip. Suara dengung mesin pendingin ruangan mengisi keheningan yang canggung.

Chen tidak langsung bertanya. Ia mengaktifkan kemampuannya: Tracing.

Dalam pandangan Chen, dunia berubah warna. Garis-garis energi mulai muncul, menghubungkan setiap benda dengan masa lalunya. Biasanya, manusia akan dikelilingi oleh "benang" aktivitas. Makan apa mereka pagi ini, siapa yang mereka sentuh, ke mana mereka berjalan.

Namun, saat ia menatap Ren, matanya berdenyut perih.

Kosong.

Ren berdiri di sana seperti sebuah lubang hitam dalam realitas. Tidak ada jejak energi, tidak ada sisa aura, seolah-olah pria di depannya ini baru saja lahir ke dunia satu detik yang lalu.

"Cacat Logika," bisik batin Chen. Ia mengerutkan kening, mencoba memfokuskan pandangannya, tapi hasilnya tetap sama. Ren tampak begitu biasa, begitu ... normal, hingga itu terasa tidak masuk akal bagi seorang Kelas S.

"Plakatmu Perunggu. Kelas C," celetuk Chen sambil menunjuk lencana di dada Ren.

"Benar, Pak. Saya cuma staf admin yang kebetulan sedang mencari udara segar di taman bermain," sahut Ren.

"Udara segar di dalam Rift?" Chen menyeringai sinis. "Jelaskan lagi apa yang terjadi. Pelan-pelan. Aku tidak suka mengulang."

Ren menghela napas. "Tadi saya masuk ke Rift. Membunuh beberapa monster kecil. Lalu muncul orang pakai topeng porselen. Ia menyerang saya dengan belati."

"Lalu?"

"Saya cuma diam. Belatinya patah sendiri. Mungkin barang tiruan dari pasar gelap, atau hanya memang serangannya lemah sehingga tidak bisa melewati pertahananku."

Chen hampir tersedak ludahnya sendiri. "Patah sendiri? Kau bilang dia menyerang dengan kecepatan yang 'berbeda', lalu belatinya patah saat menyentuh jaketmu?"

"Entahlah, mungkin saja begitu, atau memang jaketku ini memiliki kekuatan tersembunyi," Ren bergumam, setengah melantur.

"Jangan bercanda denganku, Nak. Lalu kenapa dia bunuh diri?"

"Dia berlutut. Mengoceh tentang 'kehendaknya' atau apalah. Terus ... krek." Ren menirukan gerakan memutar leher dengan tangannya. "Lehernya diputar sendiri. Saya tidak bisa melakukan apapun tentang itu."

Chen terdiam lama. "Ada bukti? Topengnya? Belatinya? Atau paling tidak foto mayatnya?"

Ren merogoh sakunya. Wajahnya tiba-tiba berubah sedikit panik. Ia merogoh saku satunya lagi. Kosong.

"Ah ... saya lupa membawanya. Tadi saya buru-buru karena takut nasi goreng saya basi."

Keheningan di ruangan itu menjadi sangat kental hingga bisa dipotong dengan pisau. Chen menatap Ren dengan tatapan yang mengatakan: Kau ingin aku percaya itu?

"Kau lupa membawa bukti kunci kasus pembunuhan karena nasi goreng?" tanya Chen, suaranya naik satu oktav.

"Saya minta maaf. Itu nasi goreng spesial Nenek Lin —Maksud saya restoran cina langgananku," bela Ren dengan wajah serius yang sangat menyebalkan.

Chen menatap Ren dengan mata sinis, tidak percaya seorang Admin didepannya ini bisa seceroboh itu. Chen menghela napas, menutup sebagian wajah dengan kedua tangannya—menutup raut wajah mengkerutnya.

1
Filan
benda yang bakal memutar balikan keadaankah?
Ironside: Enggak sih, konteksnya sesuai judul cerita ini.
total 1 replies
Filan
kayaknya sekarang Ren bakal dapat kekuatan
Filan
satu Bab nya pendek juga ya.
Ironside: Legenda Penapak Langit
total 3 replies
Filan
ahli artefak dia...
Ironside: Iya, dia admin pemerintah/AFC soalnya. Jadi tahu banyak soal artifak, atau ... hal lain juga /Doge/
total 1 replies
Filan
untung ditepuknya ga kenceng ya 😅
Ironside: Kalau kencang, bisa remuk. xixixi 😆
total 1 replies
Filan
kalau langit-langit itu dalam bahasa Indonesia plafon.
Liu Bang Xie Lit (Hiastus)
sudah 28 chapter dan tidak ada insect, kecewa...
hiat: berakkkkk aja dia mah
total 6 replies
Became of Patung Berhala
Tikus Besar/Proud/
Ironside: Collosal Rat /Curse/
total 1 replies
Became of Patung Berhala
cepet banget abis kak/Curse/
Ironside: Memang pendek-pendek chapternya Kak /Curse/
total 1 replies
Became of Patung Berhala
keren banget kak semangat!😍
Aoooo
Insectnya mana kak/Curse/
Ironside: Tidak ada insect Kak /Curse/
total 1 replies
fernan Do
semangat thor
hiat
PoV 3 omnicient?
Ironside: /Scowl/, Hentikan /Curse/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!