NovelToon NovelToon
Young WIDOWER

Young WIDOWER

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Fantasi / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: intanpermata

Menyandang status duda diusianya yang masih sangat muda adalah hal yang sama sekali tidak pernah terbayangkan oleh Abrisam Xander Rahadian.


Hatinya telah membeku dan tidak berniat ingin mencari pendamping ataupun sosok ibu untuk putranya semenjak ia merasa dikecewakan dan sakit hati oleh mantan istrinya yang begitu tega meninggalkannya terutama putranya yang usianya belum genap satu tahun yang masih sangat membutuhkannya.

Ingin tau lebih lanjut cerita tentang Abrisam Xander??? Ikuti ceritanya yuk!!🙏😊😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intanpermata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 19

Abrisam telah berada di Perusahaannya setelah tadi mengantar Alan kesekolahnya.

Ia tidak bisa fokus saat mengecek berkas-berkas dari para kliennya yang mengajukan kerja sama dengannya.

Pikirannya selalu tertuju dengan ucapan Alan dan panggilan Alan kepada Zefanya. Sepertinya ia harus bicara dengan Zefanya.

Meskipun dalam hatinya ia senang, namun ia tidak ingin membuat Zefanya merasa tidak nyaman dan terbebani dengan panggilan Alan yang memanggilnya 'ibu'.

Bagaimanapun juga Zefanya adalah gadis single yang masih bebas, dan masih bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik darinya dan bukan seorang duda yang telah memiliki anak.

Abrisam kemudian menghubungi sekretarisnya untuk menunda meeting nya hari ini. Kemudian Abrisam segera beranjak pergi dari Perusahaannya dan ia ingin pulang menemui Zefanya.

Sebelumnya ia juga menghubungi Bi Asih untuk kesekolahan Alan dan meminta Bi Asih untuk menemani Alan sampai Alan pulang.

Sesampainya dirumah ia langsung masuk kedalam rumahnya dan mencari keberadaan Zefanya.

Ia menuju kamar tamu yang ditempati Zefanya dan mengetuk pintu kemarnya. Namun beberapa kali ia mengetuk pintu tersebut, tidak ada yang membukanya.

Abrisam kemudian memutar knop pintu tersebut dan mendorong pelan pintunya ternyata tidak dikunci.

Dimana dia?

Gumam Abrisam dalam hati setelah membuka pintunya.

Ia mengedarkan pandangannya keruangan dalam kamar tapi tidak melihat sosok Zefanya didalam kamar.

Kemudian ia menutup kembali pintunya dan berbalik. Ia melangkah menuju dapur dan ternyata gadis yang ia cari sedang berada didapur.

"Ehem!" Abrisam berdehem setelah berada dekat dengan Zefanya.

"Eh..ka-kamu??" Ucap Zefanya tergagap karena terkejut saat menoleh dan melihat Abrisam sudah berdiri dibelakangnya beberapa langkah.

"Apa kau sedang sibuk?" Tanya Abrisam sambil mengamati Zefanya yang sepertinya sedang memasak sesuatu.

"Ehm..maaf kalau aku lancang memakai dapurmu! Tapi tadi aku sudah minta izin kepada Bibi sebelum Bibi pergi!" Jawab Zefanya saat berbalik dan menatap Abrisam sambil menggigit bibirnya.

"Tidak apa-apa! Kau sedang masak apa?" Tanya Abrisam kemudian melangkah meju ingin melihat apa yang sedang dimasak Zefanya.

"Oh ini..aku hanya membuat sup daging untuk Alan, semoga Alan menyukainya!" Jawab Zefanya sambil berbalik dan mengaduk sup didalam panci yang belum matang.

"Hanya untuk Alan saja?" Tanya Abrisam setelah berdiri disamping Zefanya sambil menoleh kearahnya dan menatapnya.

"Emm..apa kamu juga mau? Tapi maaf aku tidak kepikiran dan aku pikir kamu pulang sore atau mungkin malam!" Jawab Zefanya dengan gugup dan merasa sangat tidak enak dengan Abrisam.

"Ada yang ingin aku bicarakan denganmu!" Ucap Abrisam sambil menatap Zefanya.

"Oh ya sudah aku akan mendengarkannya!" Jawab Zefanya sambil tersenyum manis kepada Abrisam.

"Tidak disini!" Ucap Abrisam masih menatap Zefanya.

"Ah..tapi aku belum selesai memasak ini!" Jawab Zefanya sambil menunjuk ke panci yang berisi sup dagingmya.

"Tidak apa-apa, kau selesaikan dulu, setelah itu naiklah! Aku menunggumu diruang kerjaku!" Ucap Abrisam kemudian berbalik dan langsung beranjak pergi meninggalkan Zefanya, ia melangkah naik keatas menuju ruang kerjanya.

"Ada apa ya? Kenapa aku deg-degkan begini?" Gumam Zefanya sambil menatap langkah Abrisam yang sudah menghilang dari pandangannya.

Zefanya kemudian berbalik dan segera menyelesaikan masaknya. Zefanya tadi bertanya kepada Bi Asih tentang masakan yang disukai Alan dan Alan suka dengan yang berkuah.

Jadi Zefanya ingin memasak sup daging untuk Alan. Setelah sup dagingnya matang, ia menutup panci yang berisi sup daging yang masih berada diatas kompor,

kemudian ia mencuci tangannya lalu segera beranjak naik kelantai dimana ruang kerja Abrisam berada.

"Dimana ruang kerjanya?" Gumam Zefanya pelan bertanya kepada dirinya sendiri sambil mencari dimana ruang kerja Abrisam.

"Sepertinya yang ini!" Gumamnya lagi kemudian melangkah mendekati pintu ruang kerja Abrisam.

Tok! Tok! Tok!

Zefanya mengetuk pintu ruang kerja Abrisam dan Abrisam dengan cepat membuka pintunya dari dalam.

"Masuklah!" Ucap Abrisam sambil melangkah mundur mempersilahkan Zefanya masuk.

Zefanya kemudian melangkah masuk kedalam dan Abrisam menutup pintunya kembali.

"Duduklah!" Ucap Abrisam mempersilahkan Zefanya duduk disofa yang ada didalam ruang kerjanya.

Zefanya duduk disofa panjang dan Abrisam duduk disingle sofa yang ada disebelahnya.

"Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya Zefanya dengan pelan sambil menatap Abrisam.

Abrisam menyandarkan punggungnya kesandaran sofa dan menghela nafasnya.

"Aku hanya ingin minta maaf kepadamu atas ucapan Alan!" Jawab Abrisam sambil menatap Zefanya.

"Minta maaf atas ucapan Alan? Maksudnya?" Tanya Zefanya kepada Abrisam merasa tidak mengerti.

"Maafkan Alan yang lancang memanggilmu ibu!" Jawab Abrisam masih menatap Zefanya.

"Oh, kamu tidak perlu minta maaf untuk itu!" Ucap Zefanya dengan tersenyum.

"Kalau kau merasa keberatan, aku akan memberikan penjelasan kepada Alan supaya dia mengerti!" Ucap Abrisam sambil mengalihkan pandanganya kearah lain.

"Aku sama sekali tidak merasa keberatan! Justru aku merasa senang..emm maksudku..aku.." Ucap Zefanya dengan cepat namun diakhir kalimat ia merasa sangat gugup dan terdiam tidak melanjutkan ucapannya.

Aduh bagaimana ini? Aku tidak bisa mengatakan kepadanya!

Gumam Zefanya sambil menundukkan wajahnya dan menggigit bibirnya untuk menormalkan rasa gugupnya.

"Bagaimanapun juga kau adalah gadis yang masih single, dan kau juga masih bebas!" Ucap Abrisam sambil kembali menatap Zefanya.

"Hah? Apa maksud kamu?" Tanya Zefanya sambil mengernyit menatap Abrisam.

"Mungkin saja diluar sana banyak laki-laki yang menyukaimu! Aku hanya tidak mau membuatmu merasa tidak nyaman dan terbebani saat kau sedang bersama Alan diluar dan Alan memanggilmu ibu, itu pasti akan membuat mereka merasa kecewa dan enggan untuk mendekatimu!" Ucap Abrisam kemudian menghela nafasnya dan mengalihkan pandanganya kembali kearah lain.

Zefanya seketika merasa hatinya seperti diremas dan terasa perih. Ia merasa sangat bodoh dan terlalu percaya diri kalau Abrisam juga akan senang dengan panggilan Alan yang memanggilnya ibu.

Seketika dadanya merasa sangat sesak dan sulit untuk bernafas. Tanpa sadar airmatanya menetes dipipinya. Dengan cepat dan tanpa berkata ia langsung beranjak dan berlari keluar dari ruang kerja Abrisam.

Abrisam terkejut saat melihat Zefanya yang tiba-tiba berlari dan keluar dari ruangan kerjanya. Ia kemudian beranjak dan mengejar Zefanya.

Zefanya turun dan masuk kedalam kamar tamu yang disediakan untuknya. Ia masuk dan menutup pintunya lalu menangis didalam kamar.

...***************...

...Hallo Readers!! 😍😍😍...

...Author hanya ingin memberi tau kalau misal ada nama kota atau tempat, itu Author hanya mengarang saja namanya ya! 🙏😍😍...

...Terimakasih banyak sudah selalu mengikuti kisahnya, jangan lupa Like, Comment dan Vote ya!...

...🙏😍😍😍😍😍...

1
YAM
Luar biasa
Dahlia Anwar
tolol semua si huft kenapa selalu emosi yang di kedepankan katanya cinta tapi bego
Dahlia Anwar
iya bego semua marahin aja bal
Neni marheningsih
goblog ze mau2 nya luluh sama Sam...haruse kasih pelajaran..orang udah punya istri masih mikirin mantan aja..Dasar plin plan
Neni marheningsih
dasar ogeb ya ogeb si sam
Neni marheningsih
Sam nya aja bego...kenapa ga punya asisten..udah tau si Clara suka di biarin ikut😬😬
korban perasan Csr
y7
Bzaa
wow semoga benih2 cinta segera menghampiri
vania_: makasih banyak, kak. sudah mampir di karya saya.🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Bzaa
semoga abrisam Mao membuka pintu hati nya buat Ze
Bzaa
akhirnya bertemu dan berteman 👍
Bzaa
menarik 😘
Bzaa
ceritanya asyik 💕
asfar arahman
bagus Fanya...sebagai wanita bermaruah kamu harus bisa menjaga dan melindungi diri kamu....jgn biarkan diri kamu diperkotak katikkan oleh wanita ular itu
asfar arahman
jgn bagitau dulu paman dan bibimu...biar Sam yg katakan semuanya..biar bibi dan sepupumu terkejuttttt
Deandra🕊🌻
gw jadi bininya si Sam, udah gw suruh pecat tu si Clara..
waktuitu
aku mampir thorrr kayanya seruuu
asfar arahman
itu normal sebagai anak gadis ...apa nak dimalukan pembalut itu memang wajib ada bg setiap perempuan
asfar arahman
Sam cari kebenaran kamu dijebak Sabrina...
vania_: makasih banyak kakak udah mampir..🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Oh Dewi
mampir ah, mana tau seru.
Demi apa, sesusah itu nyari novel yang seru. Btw, mau sekalian rekomendasiin novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung.
Bagus banget novelnya, tapi ya gitu minim pembaca😈
vania_: trimakasih kakak, msh ada lagi karya aku yg seru Terjerat Pernikahan Kontrak Dengan Sang IDOLA, Perjalanan Hidup NAURA sp tau suka..😊🥰
total 1 replies
osinry 翔
Wah visualnya keren sis😍
vania_: makasih kakak..🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!