🏆JUARA TEMA KREATIF YAAWS 3 2025🏆
Alfa adalah anak miskin yang sering di bully oleh teman SMA-nya. Bukan inginnya menjadi anak miskin, tapi takdir yang menentukannya. Sang ayah duluan di jemput oleh sang Maha Kuasa, dan saat ini Ibunya sakit parah. Ia bingung mencari uang di mana untuk pengobatan ibunya. Sebelum ia mendapatkan uang, ibunya meninggal dunia. Saat pemakaman ibunya, ia mendapat Sebuah sistem Keberkahan di makam ibunya. Dan tentu saja Sistem mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Yang penasaran dengan kisahnya yuk simak ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
...Happy Reading...
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
"Berhenti kamu!" teriak istri bapak itu, suaranya keras dan tajam.
"Kenapa buk?" tanya suaminya, terlihat bingung dan penasaran.
"Kamu itu ya, kenapa kamu biarkan dia membantu mu? Setelah dia membantu mu, dia pasti akan memeras mu nanti," ucap istri bapak itu, menatap Alfa dengan mata yang penuh kebencian. Ia masih teringat masa lalu ketika ia pernah bertengkar dengan mendiang ibu Alfa, dan kebencian itu masih terasa hingga saat ini meskipun ia tahu jika ibu Alfa sudah meninggal.
"Biarlah Buk, dia cuma ingin membantu, lagipula jika dia meminta upah pun, itu wajar. Dia juga sekarang sudah menjadi anak yatim piatu, anggap saja dia membantu ku, dan aku membantu dia," ucap bapak itu dengan suara lemah lembut, mencoba menenangkan istrinya.
Istri bapak itu menggelengkan kepala, tidak setuju dengan keputusan suaminya. "Kamu tidak tahu apa yang dia lakukan nanti! Dia pasti ingin mencelakai kita," kata istrinya dengan suara yang keras.
Alfa hanya tersenyum, tidak peduli dengan kebencian istri bapak itu. Niatnya hanya ingin membantu, dan itu sudah cukup baginya, terserah ibu itu berpikir seperti apa tentang dirinya.
Ia tidak peduli dengan ucapan ibu itu, yang penting misinya selesai untuk membantu bapak tersebut, tidak ingin terganggu oleh kata-kata ibu itu.
"Dia pura-pura membantu, pasti ingin meletakkan racun di jagung-jagung kita, kamu ini mudah sekali sih percaya dengan dia!" tuduh ibu itu lagi, suaranya penuh dengan kecurigaan.
Bapak itu hanya menggelengkan kepala, tidak setuju dengan tuduhan istrinya.
"Buk, jangan bicara begitu, dia niat bantu, tapi kenapa ibu malah mencurigainya?" tanya Luna, terlihat kesal dan tidak setuju dengan sikap ibu itu. Ia tahu jika Alfa hanya ingin membantu, dan tidak ada motif lain di balik itu.
Ibu itu memandang Luna dengan mata yang tajam. "Kamu tidak tahu apa yang kamu bicarakan. Orang-orang seperti dia tidak bisa dipercaya," kata ibu itu dengan nada yang keras.
"Buk!" tangan Luna ditahan oleh Alfa, membuatnya tidak bisa melanjutkan kata-katanya.
"Sudah kak, tidak apa-apa. Pak, ini jagungnya sudah dimuat masuk ke dalam mobil, saya permisi dulu," kata Alfa ingin segera buru-buru pergi dari sana untuk menyelesaikan misi yang lain.
"Hey Alfa, ini ada sedikit uang jajan untukmu," ucap Bapak itu mengambil uang dari dompetnya, ingin membalas kebaikan Alfa.
"Tidak usah Pak, terima kasih, saya bukan berniat untuk mencari uang," ucap Alfa segera pergi dari sana sambil menarik tangan Luna untuk segera pergi.
Luna terlihat sedikit bingung dengan tindakan Alfa, tapi ia tidak bisa bicara karena Alfa sudah menariknya pergi.
"Apa yang terjadi, Alfa? Kenapa kamu tidak mau menerima uang itu? Itu kan uang hasil kerja kamu?" tanya Luna setelah mereka sudah berada di jalan yang cukup jauh dari rumah bapak itu.
"Tidak apa-apa, kak Luna. Aku hanya ingin membantu saja, tidak ada niat buat menerima uangnya," kata Alfa dengan nada yang santai.
Luna hanya mengangguk, ia tidak paham dengan alasan Alfa.
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...