NovelToon NovelToon
Ibu Susu Anak CEO Arogan

Ibu Susu Anak CEO Arogan

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Ibu susu / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:395.2k
Nilai: 5
Nama Author: ntaamelia

Suaminya ketahuan selingkuh dan anak yang dikandungnya meninggal adalah petaka yang paling menyedihkan sepanjang hidup Belcia. Namun, di saat yang bersamaan ada seorang bayi perempuan yang mengira dia adalah ibunya, karena mereka memiliki bentuk rambut yang sama.

Perjalanan hidup Belcia yang penuh ketegangan pun dimulai, di mana ia menjadi sasaran kebencian. Namun, Belcia tak memutuskan tekadnya, menjadi ibu susu bagi bayi perempuan yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama.

Penasaran dengan kisah Belcia? Ayo kita ikuti di novel ini🤗

Jangan lupa follow author💝
Ig @nitamelia05
FB @Nita Amelia
TT @Ratu Anu👑

Salam Anu 👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Sidang

Sidang pertama atas kasus kecelakaan yang menimpa Maureen akhirnya digelar. Semua orang yang terlibat dalam hal tersebut hadir dalam persidangan, termasuk Belcia yang menjadi saksi.

Suasana hati Jasper sudah kacau sejak pagi, bahkan dia nyaris terjaga semalaman. Sementara Belcia berusaha menguatkan hati untuk memberikan kesaksian terhadap suaminya sendiri.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Lidya yang menyadari ketegangan di wajah Belcia. Saat ini mereka ada di perjalanan menuju pengadilan. Leticia terpaksa ikut, karena bayi itu tak bisa ditinggal.

Belcia yang sedang memangku Leticia, lantas menoleh dan berusaha tersenyum. Dia berusaha menutupi, tapi Lidya juga tahu wanita itu tidak mungkin baik-baik saja, karena yang terlibat adalah orang yang paling dekat dengannya.

"Aku hanya sedikit nervous, Ma," jawab Belcia.

"Mama paham, Bel, tapi Tuhan itu selalu adil. Manusia yang bersalah wajib dihukum, bersaksilah sesuai apa yang kamu lihat, ikuti apa kata hatimu. Mama yakin kamu tahu mana yang baik dan mana yang buruk," ujar Lidya sambil berusaha memberikan ketenangan. Belcia menganggukkan kepala, lalu membuang pandangan ke luar jendela, sementara Jasper yang duduk di depan langsung berdecih.

Tak berapa lama kemudian akhirnya mereka sampai di gedung pengadilan. Bizard selaku ayah dan kuasa hukum Belcia juga turut hadir, begitu juga dengan Marteen. Dia sempat ke rumah Jasper, tapi ternyata semua orang sudah pergi, akhirnya dia berangkat dengan Sharon.

"Biar Mama yang menjaga Leticia di sini," ujar Lidya karena saat itu Leticia tertidur di dalam mobil.

Belcia mengangguk, kemudian berjalan untuk menghampiri ayahnya, tapi sebelum itu Jasper tiba-tiba mensejajarkan langkah dan bicara dengan nada berbisik.

"Pastikan kamu tidak membela orang yang bersalah, hanya karena itu suamimu, jika iya, kamu sama pengecutnya dengan dia!"

Setelahnya Jasper mempercepat langkah bersama Arsen yang senantiasa mengekor.

Belcia berhenti sesaat dengan kening yang berkerut. Dia tidak mengerti kenapa Jasper selalu punya pikiran buruk terhadapnya.

"Ada apa?" tanya Bizard, yang akhirnya lebih dulu menghampiri sang anak. Dia menatap Belcia dan Jasper secara bergantian.

Belcia menggelengkan kepala, karena ucapan pria itu tidak akan ada artinya untuk dia.

"Kita langsung masuk saja, Pa," pungkas Belcia, supaya Bizard tidak bertanya lebih jauh.

Tidak lama kemudian sidang itu dimulai, Jasper mengepalkan tangannya sejak Ronan masuk dan duduk di kursi terdakwa. Rasanya dia ingin memukuli pria itu sampai puas, untuk meluapkan emosi yang selama ini tertahan.

"Terdakwa didakwa melakukan tindak pidana karena menyebabkan kematian orang lain, akibat kelalaian dalam mengemudi kendaraan sebagaimana yang dimaksud di dalam pasal XX Kitab Undang-undang Hukum Pidana ...."

Penuntut umum telah membacakan surat dakwaan dengan gamblang, Ronan tertunduk, sejak tadi dia memperhatikan ruang sekitar, tak ada satu pun yang datang dari keluarganya, baik ibu dan sang ayah. Hal tersebut membuat dadanya tiba-tiba bergemuruh.

"Saya memang melakukan kelalaian, tapi di sana juga ada istri saya. Bukankah seharusnya dia juga ditangkap?" ujar Ronan saat diminta untuk menjawab atas dakwaan yang tertuju kepadanya. Tak ingin jatuh sendirian, dia ingin menarik Belcia juga, supaya mereka sengsara sama-sama.

Namun, semua itu ditolak sehingga dilanjutkan dengan pembuktian di mana jaksa penuntut umum menghadirkan saksi. Belcia yang sudah duduk, akhirnya dimintai keterangan dengan menjawab beberapa pertanyaan dari majelis hakim.

"Sesuai dengan rekaman CCTV yang ada di dalam mobil, saya sudah memperingati terdakwa—yakni suami saya untuk mengemudi dengan benar, tapi terdakwa tidak mendengarkan saya. Padahal dia tahu itu sangat membahayakan orang lain dan dirinya sendiri, termasuk saya dan bayi saya, Yang Mulia," papar Belcia dengan mata yang berkaca-kaca, emosinya seketika naik saat mengingat putrinya yang tidak bisa diselamatkan dalam kejadian itu. "Akibatnya ... anak kita juga meninggal." lanjut Belcia dengan ludah yang tercekat di tengah tenggorokan dan tak terasa air matanya berjatuhan.

Mendengar itu, Jasper langsung terhenyak, karena dia baru mengetahui fakta tersebut. Selama ini dia tidak pernah tertarik tentang apapun yang berkaitan dengan Belcia, hingga dia melanggengkan terus kebenciannya.

"Ar," panggil Jasper pada sang asisten, Arsen yang mengerti maksud tuannya langsung mencondongkan wajah untuk berbisik.

"Saat itu Nyonya Belcia sedang hamil besar. Bayinya tidak bisa diselamatkan, dan dimakamkan di hari yang sama dengan Nyonya Maureen. Maka dari itu dia bisa menyusui Nona Leticia," jelas Arsen dengan gamblang, saat itu dia ingin memberitahu Jasper, tapi pria itu lebih dulu menghentikan ucapannya.

***

"Hari ini aku libur, mau jalan-jalan?" tanya Marteen setelah Belcia keluar dari ruang sidang, dia ingin menghibur wanita itu supaya tidak terus-menerus bergelut dengan kesedihan.

"Ajak Leticia juga, sudah lama dia tidak diajak keluar kan?" sambung Marteen, tak ingin Belcia salah paham.

"Aku tidak mengizinkannya!" seru Jasper sebelum Belcia memberi jawaban. Tiba-tiba pria itu menghampiri Belcia dan Marteen. "Ikut aku, kita makan siang bersama."

"Kak, dia bukan pekerjamu. Jadi dia tidak harus menuruti apa katamu," balas Marteen yang tak ingin Jasper selalu seenaknya.

Jasper menatap Marteen dengan lekat, tidak biasanya adik iparnya ini bicara begitu banyak, apalagi membela orang yang jelas-jelas belum lama dikenal.

"Kamu ikut dia? Atau aku?" tanya Jasper kepada Belcia langsung.

"Aku ikut Marteen," jawab Belcia dengan lantang DAN langsung mengambil posisi di samping pria itu, membuat Marteen tersenyum kecil.

Jasper menganga, padahal dia melakukan ini semua karena perasaan bersalahnya yang terlambat mengetahui jika Belcia juga kehilangan orang terpenting dalam hidupnya.

"Kalau begitu kalian pergilah berdua, ayo, Jas, kita saja yang makan siang bersama," timpal Sharon langsung menggandeng tangan Jasper. Namun, tiba-tiba kepala Leticia menyembul dari balik jendela mobil.

"Mamamah acuhhh," katanya, minta ikut Belcia.

"Tidak jadi! Aku akan pergi bersama anakku!" pungkas Jasper seraya melepaskan tangan Sharon.

***

Jangan lupa vote-nyaa gaes🔥

1
Deww_17
mampir thorr, ini anaknya Bee sama Biance yaa😍
Maulidza (Icha)
Bagus
Deistya Nur
keren, sukses dan semangat terus ka 👍💪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Manisnya Jas melebihi gula Biang.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga tau ijab qabulnya tau² sudah pesta anniversary saja Thor... pasti Cua mau punya adik tuh🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iya lah Jiwa sabarnya sudah minggat jadi naga kalau sudah jiwa emak²nya keluar Jas... namanya juga pereempuan.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah kaann bener ga tau tempat bucinnya Jasper... untung yang ada di situ ga sampe ileran dan tersedak.🤣🤣🤣
tapi baguslah terus usaha Jas, sampe halal.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Uhuuuyyyy... Es batu sudah cair awas meluber tumpah kemana² bucinnya ga bakal tau tempat kayaknya.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm akhirnya pecah b1sul juga ya Jasper.🤭🤭
ploongng karna sudah berani utarain perasaan kamu pada Bel.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pura² sakit demi dapat perhatian dari Bel, dasaaarr tuan arogan grngsiannya sampe kemana sihh.. malu bangeet kalau jatuh langsung gedebuukk sampe ke udel².🤣🤣🤣
tinggal ngaku saja Jasper ga perlu gengsi kalau suka.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diihhh... para siluman Iri... karna ga bisa bersaing dengan Belcia.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tiap baca novel kebanyakan pasti ada adegan pemeran tokoh perempuannya jatuh terus di tangkap sama pemeran laki²nya, pandang²an dan akhirnya pas sadar saling gugup... hadeuuhh jadi hapal banget aku.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
berasa korban dan egois banget Sharon padahal Marteen sebagai adik laki² baik dan mengalah terus tapi susah kalau orang sudah obsesi butuh hal yang membuatnya sadar
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laahh iya lah Belcia datang buat Jasper karna ada Leticia jadi buat apa juga Bel datang cuma buat kamu yang tukang selingkuh.. apa lagi sudah Celap celup kayak teh celup.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
syukurin kena batunya sendiri kaann..
tinggal menunggu nyonya Bliss dan Sharon yang belum kena.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
paling kerjaan si tuan Bliss dan istrinya supaya Belcia dipersalahkan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
aneh masa kamar ga di kunci buat seorang Pengusaha dan asisten, padahal mereka katanya bukan orang sembarangan otomatis keamanan diri itu penting biar ga jadi tindak kejahatan atau seseorang yang akan berbuat menjatuhkan, laahh ini kayak biasa saja siapa pun bebas bisa masuk... kalaupun bolak balik kaann bisa minta usahain kunci cadangan pada yang punya tempat.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudahlah Bel tinggalkan saja Leticia dan kamu kembali aktifitasmu biarkan si arogan yang pusing mengurus anaknya sendiri dari pada kamu di sana juga di salahkan terus.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
udah biarin saja Bel, jangan ngajuin diri sebelum Jasper yang ngajak karna dia bisa besar kepala kalau kamu yang duluan mau ikut... sekali² biar dia turunin tuh gengsi dan arogannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Cindy selingkuhannya si Ronan rupanya... tapi Belcia ga sadar dan ga tau.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!