NovelToon NovelToon
Kecubung Biru

Kecubung Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Balas Dendam / Chicklit / Tamat
Popularitas:24.3k
Nilai: 5
Nama Author: C4703R

Kecubung Biru hanya bisa menatap getir. Akan Bumi Menoreh yang membara.
Diantara pertikaian ayah dan pamannya, Pulung Jiwo dan Ronggo Pekik.
Juga mesti membantu perjuangan Diponegoro dalam melawan Kumpeni.
Perang ini mesti mengabaikan segala kepentingannya, asmara yang membara dan kesehariannya yang sunyi, untuk dilewatkan bersama kepingan dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon C4703R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dikejar

Kini kita hidup dalam pengejaran lagi dan mesti berpindah-pindah tempat. Bergerilya. Bersama Bagus Sodewo mencoba menembus pasukan musuh. Sebab kita tahu kemampuannya yang demikian hebat. Sudah terbukti. Dan sama musuh menjadi suatu momok besar yang demikian berarti untuk kami melakukan perlawanan berikutnya.

Tapi lawan bertambah banyak, mereka terus menambah pasukan, dengan merekrut tenaga baru dari mancanegara. Dan memperkuat persenjataan. Mereka terus membangun benteng pertahanan dan memperkuat yang ada. Dibangunnya di hampir tiap desa atau daerah yang telah dikuasai. Dengan benteng-benteng itu, keberadaan semua laskar bisa diamati. Jika terdeteksi ada gerakan mereka langsung mengarah kemari untuk melakukan pengejaran.

Sementara kita semakin terjepit. Diantara pasukan yang menurun dan perbekalan yang seadanya.

Beberapa kali kita mesti merebut makanan dari para prajurit Kumpeni atau bangsawan pendukung mereka. Hingga tuduhan semakin menjepit kita. Mereka menganggap kita perampok gerombolan liar atau manusia hutan yang hidup tak pasti. Sedangkan pasukan inti tak diketahui keberadaannya.

Satu resiko dengan strategi gerilya kita hanya mengandalkan kelengahan mereka atau kondisi alam yang turut membantu. Situasi dan lokasi di hutan sudah kami kuasai dan hafal. Jika tidak demikian kita bakalan kewalahan. Mereka kuat.

Dalam hidup berpindah –pindah di alam liar ini. Tak sedikit penyakit yang turut menyerang. Banyak yang terkena malaria. Dan membuat kami bertambah lemah. Bahkan banyak yang binasa karenanya. Sebab tak ada pengobatan. Hanya dari tanaman liar. Yang belum tentu sesuai dengan penyakit yang diderita. Kalau tepat mungkin bisa meringankan. Namun bila keliru akan menambah sakit dan semakin parah.

Berbeda dengan lawan. Mereka dirasa hampir tak ada masalah. Pasokan senjata terus mengalir dan memperbaharui kekuatan serta kemampuan persenjataan itu. Mereka rasanya tak kehabisan dana. Ada saja pemasukannya. Selain dari kas yang memang besar. Juga hasil penjualan rempah-rempah yang masih tinggi harganya. Juga hasil bumi lainnya. Semua itu turut membantu pembiayaan perang ini.

Kondisi ini semakin di perparah dengan berakhirnya perang Sumatera, mereka kini berdamai dan situasi sudah tenang. Sehingga hampir semua pasukan yang semula ditempatkan di Bumi Minang itu ditarik dan digunakan untuk membantu keraton. Menjepit keberadaan kami yang semakin terpencar dalam gerilya jika banyak pasukan bakalan diketahui keberadaannya. Makanya sebisa mungkin berpencar menunggu satu waktu kita dikumpulkan untuk melakukan perang bersama lagi.

Seperti senja ini. Kita hanya makan rebusan nasi tanpa lauk hasil menjarah gudang musuh yang berhasil kita rebut lalu diambil isinya dan dibakar gedungnya sebagai usaha bumi hangus.

Meski kami kehilangan beberapa teman. Akibat kepergok oleh para penjaga dengan senjata lengkap.

Yang langsung membombardir kami. Dengan senapan terbaru. Yang kemampuannya semakin canggih saja.

Bagus Sodewo sendiri berpencar. Dia berada pada kelompok lain. Kita saling menipiskan pasukan guna menjangkau musuh yang kemungkinan akan dijebol bahkan tak jarang kita hanya tinggal bertiga aku dengan paman dan Kecubung Biru. Tapi Kemudian kumpul lagi jika bakalan merebut lumbung musuh. Terutama di pegunungan Menoreh yang lumayan baik buat bersembunyi setelah mendapat hasil.

Paman Ronggo Pekik entah dimana. Jika kami bertemu maka Paman Pulung Jiwo langsung menyerangnya. Dia rupanya masih perlu waktu guna menghilangkan rasa dendam di hatinya akibat persengketaan dulu itu.

“Makan.”

“Terima kasih.”

Kami makan seadanya nasi saja dengan minuman hangat dengan jahe liar dan gula kelapa. Pulung Jiwo mendapatkannya tadi. Yang langsung dimakan untuk bisa kita nikmati bersama.

Kemudian tiduran dibawah pohon besar atau tumpukan jerami yang dijadikan gubug hanya sekedar menghindari jatuh air atau dingin embun.

Kami sudah tak peduli pada binatang liar semacam ular atau banteng liar justru bakalan senang setidaknya itu makanan yang diberikan alam pada kami kala itu.

Pagi itu ada keributan. Telik sandi melapor. Katanya melihat rombongan Kumpeni yang tengah patroli mencari para perusuh.

Menurut telik sandi jumlahnya lumayan banyak setidaknya ada tiga regu atau tiga puluhan orang. Dengan prajurit keraton yang tak seberapa itupun dari luar Jogja. Segera kita dikumpulkan. Jumlahnya lebih banyak. Dua kali dari kelompok mereka.

Kebetulan dipimpin langsung oleh Bagus Sodewo. Kami mencari posisi bagus beberapa masih di Suroloyo di pos pengintaian mereka yang mengamati daerah tersebut serta pergerakan musuh. Rupanya beberapa mata-mata mereka mengetahui keberadaan kita makanya mencari kemari.

1
Andrias CPC
trims 🙏
Dhina ♑
Pangeran Diponegoro,,
sejauh mana mengerti detilnya Thor 🤗🤗🙏🙏 ada yang ingin saya ketahui
Andrias CPC: wah nggak begitu paham aku. 😁
itu hanya gambaran seting kisah untuk membawa tokoh utama pada situasi zaman itu.
total 1 replies
Dhina ♑
ulang, Kecubung Biru
Mase Solo
disini ada kata/sebutan "AKU" mksdnya gimna ya,,apa ini crta dlm cerita/kisah pribadi/cerita sejarah,,,maaf
Author SUPERSTAR: Hi, baca Aku (Bukan) Wanita Murahan yuk
total 3 replies
Sis Fauzi
semangat pulung jiwo
Sis Fauzi
mantap Thor ❤️ lanjuut
Sis Fauzi
love love love author ❤️
Sis Fauzi
suka banget kisahnya p dipenegoro ❤️
Sis Fauzi
Selasa pagi hadir Thor ❤️ salam persahabatan dariku 🙏 saling dukung y 💪 feedback DIBALIK EMOTICON CINTA dan RICH PRANAJA PEWARIS TIRTANALA 👍
Andrias CPC: thanks 👍
total 1 replies
Rian Cappuchino
Kak mampir yuk ke novelku.Judulnya "Ray stardust."

Kutunggu kedatangan kalian

Terima kasih
Andrias CPC: iya😁😁
total 1 replies
anggita
lembayung.sutra.,~ habis?
Andrias CPC: habis kalau ini.
total 1 replies
anggita
kecubung biru💪👍
Andrias CPC: 😁😁
yuk yang lain 😁
total 1 replies
anggita
tmbah like 👍dari novel silat 13 Pembunuh.,🗡💀
anggita
sya mpir, baca, trus like ae lah👍
anggita
tmbah like lgi 👍
anggita
Respct buat Author~crita berlatar sjarah melawan pnjajhan di bumi nusantara sdh jrang ada yg nulis.,💪 smangat trus.
Andrias CPC: trims 🙏
aku mampir balik 😁😁
total 1 replies
💫lie azika
perjuangan yg melelahkan namun harus di lawan
Andrias CPC: iya
yuk lanjut sampai akhir 😁😁
total 1 replies
💫lie azika
para pejuang hebat , bagus kak cerita nya.
Andrias CPC: trims ya 🙏
total 1 replies
Dhina ♑
Aceh ya thor??
Dhina ♑: oh,, lupa ku...rasa tak asing, tapi bingung 😂😂
total 2 replies
My Calangheyo
boomlike n rate bg drias 😍
Andrias CPC: thanks 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!