NovelToon NovelToon
Labuhan Cinta

Labuhan Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Murni / Tamat
Popularitas:83.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenita wati

Ini adalah spin off dari Novel Pengantin yang Ditukar. Selamat membaca

Resya dan Dean. Sepasang nama yang sudah tersemat di buku nikah dan cerita cinta yang indah. Namun, apakah itu cukup?

Hubungan yang terjalin cukup lama mulai menemui titik jenuh hingga pertengkaran kecil sering terjadi karena keduanya belum sepenuhnya mengetahui satu sama lain.

Hingga, seseorang masuk ke dalam hidup mereka dan membuat Resya mulai berpikir jika Dean menikahinya bukan karena cinta, melainkan tanggung jawab.

Bagaimanakah kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa?

Resya pun berbalik dan melihat seseorang baru saja menyapanya. Dirinya terlihat mengamati orang tersebut yang sepertinya pernah dikenalnya.

"Pasti lupa, ya? Aku Reyhan, teman sekelasmu dulu," ujar pria yang ternyata bernama Reyhan itu.

"Re-Reyhan? Ketua kelas?" tanya Resya hampir tak percaya karena sosok Reyhan yang dulu sangat jauh berbeda dengan sekarang. Reyhan yang dulu adalah sosok yang sangat culun dan tidak tahu apa itu gaya. Tapi sekarang? Reyhan seolah menjelma menjadi pria tampan rupawan.

"Iya, aku Reyhan si ketua kelas. Boleh aku duduk?"

Resya pun tertegun sejenak. Dia menoleh ke Dean yang masih asyik berdansa dengan Tiara. Sedikitpun mereka tidak memperdulikannya. Baiklah, mungkin sekarang saatnya Resya melakukan serangan balasan.

"Boleh," ucapnya sambil tersenyum.

"Lama tidak bertemu, kau semakin cantik saja," ucap Reyhan sambil menjabat tangan Resya.

"Terima kasih. Kau juga banyak berubah."

"Ada hubungan apa kau dengan pemilik pesta ini?" tanya Reyhan heran.

"Suamiku adalah rekan bisnis Satria. Kalau kau?"

"Sama, aku juga rekan bisnis Satria."

"Dimana istrimu?"

"Aku belum menikah, Resya."

"Ah, aku kira sudah. Apa jangan-jangan karena aku yang terlalu cepat menikah, ya." Resya terkekeh pelan.

"Tidak juga. Seorang wanita tidak masalah jika menikah di usia dua puluhan. Akulah yang belum mendapatkan jodoh karena sudah menunggu seseorang."

"Ah, aku tahu. Pasti Nia, kan? Ketua cheerleader di sekolah kita."

"Hahaha, tidak, sekarang ku dengar dia berdagang sayur di pasar bersama suaminya."

"Oh, aku kira dia."

"Ada seseorang, tapi dia sudah menikah, dan aku baru tahu, hahaha."

"Kau pasti akan mendapatkan wanita yang tepat. Jodoh takkan kemana."

"Kau benar, Resya. Tapi, aku masih berharap dialah jodohku." Menatap Resya begitu dalam, bahkan nyaris tak berkedip.

"Jangan begitu. Kalau kau mengharapkan dia jodohmu, sama saja kau mendoakan kematian suaminya."

"Perpisahan tidak hanya terjadi karena maut, kan? Biasanya terjadi karena perceraian juga."

"Juga tidak baik mendoakan perceraian orang lain."

"Sekarang kau jauh lebih bijak, Resya. Aku semakin kagum padamu." Semakin menatap lekat, dan tak mengalihkan pandangan matanya dari wajah Resya.

"Pengalaman hidup mengajari kita semuanya. Aku senang dengan hidupku yang sekarang."

"Dimana suamimu?"

Pertanyaan Reyhan pun langsung membuat Resya gugup. "Dia….sedang berdansa dengan sahabatnya." Menunjuk kerumunan orang-orang yang sedang berdansa.

"Hah? Kau membiarkan suamimu berdansa dengan sahabatnya?" Reyhan mengernyitkan dahinya.

"Ya, hanya sahabat, tidak masalah."

"Ayolah, Resya, banyak sekali kasus perselingkuhan yang dimulai dari rasa nyaman. Jangan membiarkan suamimu merasa nyaman dengan sahabatmu. Aku melihatnya tersenyum begitu lembut. Sepertinya dia sangat merasa nyaman."

"Tidak, apa percaya pada suamiku bahwa dia tidak akan melakukan hal itu, terlebih kepada sahabatnya sendiri."

"Hei, apakah kau tidak pernah membaca artikel di media online. Banyak sekali kasus perselingkuhan yang diawali dengan pertemanan. Apa kau tidak takut? Apalagi jika katanya sahabat. Bagaimana kalau dia mengenal suamimu lebih baik? Apa kau rela dengan kemungkinan yang terjadi?"

Resya terdiam mendengar ucapan Reyhan yang memang ada benarnya. Tapi, Dean kan sangat mencintainya. Mana mungkin dia melakukan itu padanya?

"Aku percaya pada suamiku."

"Cinta boleh, Resya. Tapi bodoh jangan. Ini kartu namaku. Datanglah jika kau merasa bahwa hidup ini tidak adil. Tidak ada salahnya membalas sesuatu untuk memberikannya pelajaran dan efek jera, kan?" Reyhan pun meletakkan kartu namanya dan pergi dari tempat Resya.

Resya masih memandangi kartu nama itu tanpa menyentuhnya. Timbul keraguan di hatinya untuk menyimpan benda itu. Hingga saat Dean dan Tiara menghampirinya, dia pun dengan cepat menyimpannya agar tidak ketahuan.

"Maaf, ya, Resya, tadi tiba-tiba saja lagunya berubah," ucap Tiara yang merasa tidak enak dengan Resya.

"Tidak apa-apa, sepertinya kalian menikmatinya dengan baik. Sesekali boleh, kan?" Resya hanya tersenyum kecil. Jika boleh jujur, ingin sekali dia memaki Tiara.

Dean yang melihat reaksi Resya hanya menghembuskan nafas panjang. Ternyata istrinya itu tidak cemburu sedikitpun. Padahal dia berharap Resya akan cemburu pada mereka.

"Ya sudah, sebaiknya kita pulang. Tiara, jangan lupa, besok ada meeting di kantor."

"Siap, bos, aku akan menyiapkan semuanya. Kau tidak akan kecewa!" Tiara memberi hormat dengan tangannya hingga membuat Dean tersenyum kecil.

Mereka pun segera pergi dari tempat itu. Mengendarai mobil dan menembus pekatnya malam.

"Tadi kau bicara dengan siapa?" tanya Dean dengan tatapan wajah datar. Matanya terus tertuju pada jalanan di depannya.

"Teman sekolahku dulu. Namanya Reyhan."

"Aku tidak bertanya siapa namanya. Mengapa kok bisa akrab pada orang yang beberapa tahun tidak kau temui secepat itu?"

"Karena kami teman. Sama seperti dirimu dan Tiara yang juga sama-sama teman. Kalian tidak bertemu selama bertahun-tahun dan kalian akrab sekarang."

Dean kehabisan kata-kata. Resya membalikkan ucapannya. Tapi, mengapa dia tidak mencerna ucapan Resya yang seperti kecemburuan. Dia malah berpikir Resya sedang menantangnya.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah ini contoh sdm rendah, orang ga beliin dia barang di katain sombong, bocah gemblung emang, kalo emang mau ya minta aja sm orang tua masing2, kenapa jd minta ke orang lain 👊😒
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
untung mereka seserver kalo beda kayak gua bakalan bingung habis isya tu jam brp 😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hahaha selamat di nikmati ya mokondo nya mbak maudy, cantik2 kok obral sama mokondo lagi bujan rugi lagi tp sial 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
gua kalo jd almida udah rekam adegan mantap2 nya trus sebarin di sekolah biar malu wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
idih mulut ibuk2 yg habis makan seblak level 100, pedes amat omongannya 🌶️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Olivia ni kayak perempuan korban KDRT dah
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ish si tolol 😌😤😮‍💨
Dessy Widya Dellyar
mampir
Yuli maelany
makasih kak d kisah ini banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil,dan emang setiap karya mu selalu menyelipkan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari yang nyata....


dan aku masih nungguin lanjutan kisah nya shiren dong kak🤭🤭🤭🤭🤭
Yuli maelany
andai para perempuan lemah itu sempat d bantu dan d sadarkan kalo bunuh diri bukan akhir dari penderitaan nya,sangat sedih juga miris sekarang ini banyak sekali perempuan lemah d sana yang memilih bunuh diri sebagai penyelesaian masalahnya 🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Yuli maelany
yaa paling entar Roy kena penyakit , biarin ajalah hasil dari pekerjaan yang hanya membutuhkan kesenangan dunia demi uang dan harta dunia.....
Yuli maelany
itulah manusia serakah tapi malas taunya menipu dengan bermodalkan mulut manis yang mengandung racun...


sekarang kamu malah jadi lebih belangsak dari Almira,dan Roy selamat bersenang-senang untuk sementara, karena sejatinya uang sebanyak apapun tanpa d kelola pasti akan habis dalam hitungan waktu.....
Yuli maelany
nah kan,baru sadar sekarang kalo yang kamu ambil bahkan rebut itu seongok benalu parasit yang tak berguna dan malah membuat penyakit.....
Yuli maelany
hah syukurlah....😔andai d kehidupan nyata pun semudah ini untuk mengungkap kasus dan membebaskan orang yang benar benar tak bersalah...
Yuli maelany
ternyata Syam sangat sibuk dan banting tulang karena untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup istri juga anaknya,dan lyra juga foya foya hanya untuk menuruti perintah kakaknya......
Yuli maelany
aku jadi ingin tau kenapa tuh Tante bisa jadi janda,dan sejak kapan....
Yuli maelany
aku juga sependapat sama kamu Al,gak ada angin gak ada hujan Tante mu seolah orang yang patah hati dan cinta diam diam yang tak terbalaskan....


orang yang terlihat sayang bisa saja malah menusuk d belakang....
Yuli maelany
iyalah Maudy hanya akan memberikan ide dan nasehat yang akan selalu menguntungkan dirinya....
Yuli maelany
bener Roy sangat .... sangat....sangat.... SETIA ( Setiap Ingin Ada) 🙄dan bodoh nya Maudy percaya ucapan manis racunnya si Roy itu ...
Putry Arnindya
Alhamdulillah tamat kak.
tolong shiren dilanjutkan lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!