NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

Status: tamat
Genre:Cerai / Angst / Romansa / Teman lama bertemu kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:121.9k
Nilai: 5
Nama Author: saputri90

Dulu, aku adalah seseorang yang menjadi inspirasi hidupmu, Aku lah wanita yang selalu kau bangga-banggakan pada siapapun yang bertanya perihal siapa sosok di balik kesuksesan mu.

Namun sekarang, aku hanya sebuah nama yang terkubur bersama masa lalu mu. Kau sembunyikan aku jauh dari hidup mu. Semua sudah berubah, hanya karena orang-orang baru, aku tersingkirkan dari sisi mu.

Terima kasih Mas, kau pernah memeluk ku dengan erat, meski pada akhirnya kau melepaskan ku demi dia. Ya, dia yang jauh lebih sempurna di bandingkan diriku.

Dari dirimu aku belajar, pernah dibahagiakan bukan berarti tidak akan disakiti. Pernah di cintai bukan berarti tidak akan dibenci dan aku mengerti. Aku tidak akan pernah bisa selamanya menjadi orang yang berharga di hati mu. Karena aku bukanlah pelabuhan hati mu yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saputri90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

"Tuan Ergi," panggil Mas Doni saat Om Ergi berdiri tepat di hadapannya.

Om Ergi berjongkok menyetarakan posisi dirinya dengan Mas Doni.

"Saya tak habis pikir dengan mu Doni, seharusnya sejak lama saya bongkar saja kejahatan mu yang sudah membunuh ayah mu sendiri karena rasa malu mu yang berlebihan." Ucap Om Ergi yang membuatku terbelalak.

"Membunuh ayahnya sendiri?" Aku membeo seketika itu juga. Aku urai pelukanku dari tubuh Ferdy, aku berdiri tepat di samping Ferdy untuk melihat wajah Mas Doni.

Aku benar-benar tak percaya dengan apa yang ku dengar saat ini. Oh inikah alasan mengapa kedua orang tua ku tak menyukai dirinya. Mungkinkah kedua orang tua ku mengetahui, namun tidak mengatakannya sejujurnya pada ku.

"Saya masih berbaik hati membiarkan mu bebas untuk menata masa depan mu dengan ibu dan juga adik-adik mu. Tapi kenapa kamu masih mengusik kehidupan putra saya. Dia sama sekali tak memiliki dosa pada mu, Doni. Kenapa kau tega terus menjadi penghalang cintanya hum?" Ucap Om Ergi yang menatap wajah Mas Doni dengan tatapan mengintimidasi.

"Jika kamu kira saya tidak mengetahui semua hal yang kamu lakukan di belakang saya, itu sangat salah Doni. Saya mengetahui dan membiarkan mu bertindak semau mu tapi tidak untuk hari ini," sambung Om Ergi yang kemudian memanggil beberapa orang berjas hitam untuk mendekat dengan satu tangannya.

Aku melihat jelas jika Mas Doni dibawa oleh orang-orang itu. Entah kemana, yang pasti setelah itu Om Ergi memerintahkan satu orang pria berjas hitam yang masih berada bersamanya untuk membersihkan kejadian ini.

"Bersihkan area ini, buat seperti tak terjadi apa-apa." Ucap Om Ergi dengan wajah datar dan dingin. Ia kemudian pergi meninggalkan kami tanpa melihat ke arah kami sedikitpun.

Setelah peristiwa itu, aku tak lagi tinggal di apartemen, aku kembali tinggal di kediaman ke dua orang tua ku. Ferdy mengantarkan aku kerumah yang dulu pernah ku anggap sebagai penjara. Karena terlalu banyak penjaga di rumah ini, yang tak membiarkan aku keluar dari rumah seorang diri apalagi jika melihat sosok Mas Doni ada di depan pagar rumah yang menjulang tinggi, setinggi dua meter.

Saat kembali tinggal di rumah ini, aku merasa canggung, apalagi saat aku harus makan bersama satu meja dengan Papi. Kesan kaku dan dingin begitu nampak terasa.

Papi tak membuka sedikit pun pembicaraan dengan ku. Begitu pula dengan Mami. Mami selalu meminta ku untuk berusaha mendekatkan diriku pada Papi, tapi ia sama sekali tak membukakan jalan untukku sedikit saja.

Setiap kali aku mencoba membuka topik pembicaraan, Papi jarang menanggapiku. Ia malah asyik menikmati makanannya hingga habis, usai makan dia selalu berkata, " Perbaiki adabmu ketika makan Lea," hanya kalimat itu yang aku dengar selama hampir seminggu ini.

*

*

*

Acara pernikahan ku hampir di depan mata, aku semakin gelisah tak bisa tidur. Ingin ku datangi Ferdy di apartemen namun aku tak mendapati izin dari Mami. Alhasil, aku hanya bisa menghubunginya melalui video call.

Malam itu usai aku melakukan video call hingga aku tertidur, suara keributan di luar rumahku membuatku terbangun. Dengan mata yang mengerjap-ngerjap aku beranjak dari tempat tidurku. Aku berjalan ke arah jendela, ku lihat Jingga, mantan adik ipar ku berteriak-teriak memanggil namaku di luar pagar.

"Jingga," ku sebut namanya saat aku benar-benar memastikan jika memang Jingga yang ada di luar pagar.

Aku berlari keluar kamar, menuruni puluhan anak tangga menuju lantai dasar. Saat aku ingin membuka pintu, Papi yang ternyata belum tidur menghalangi langkah ku untuk menghampirinya.

"Jangan temui dia jika kamu masih mau menjadi anak Papi!" Ucap Papi yang berdiri tepat di depan ku.

"Kenapa Pih? Aku cuma ingin tahu untuk apa dia datang ke sini." Tanya ku pada Papi yang hanya di balas sebuah senyuman penuh arti.

"Bukankah kamu sudah tahu Papi tak menyukai keluarga mereka." Jawab Papinpada akhirnya, meski aku harus menunggulama jawaban yang keluar dari mulut Papi.

"Ia Pih, aku tahu Papi tak suka dengan keluarga mereka, tapi Lea gak pernah tahu alasan jelas Papi membenci mereka itu karena apa?"

"Bukankah kau kembali ke rumah ini karena sudah mengetahui apa yang diperbuat mantan suami mu itu pada orang tuanya Lea? Sekarang wanita yang tengah berteriak memanggil nama mu adalah gadis yang selalu mengejar-ngejar cinta Ferdy. Dan kau dalam hitungan hari akan melangsungkan pernikahan dengan Ferdy. Tentunya kau sangat paham, apa yang ingin wanita itu lakukan saat ini?" Terang Papi yang membuat otak ku terus berpikir.

"Jingga mencintai Ferdy? Pantas saja waktu di boutique dia terus memperhatikan Tante Lita. Owhh astaga kenapa aku harus berada di lingkaran setan ini." Gumam ku dalam hati.

"Masuklah ke kamar, abaikan suara sumbang itu Lea. Nyalakan peredam suara di kamar mu, agar kau tak lagi mendengar suara-suara yang mengganggu tidur mu." Ucap Papi yang berharap aku menuruti perkataannya.

"Papi bolehkah Lea bertanya satu hal?" Aku menatap penuh kerinduan pada sosok cinta pertamaku.

"Apa Papi sudah tulus memaafkan Lea, Pih? Apa Papi masih menyayangi Lea, Pih? Kenapa sudah seminggu ini Lea tinggal di rumah ini, Papi terkesan mendiami Lea Pih?" Tanya ku dengan linangan air mata.

"Kau bilang satu tapi kau ucapkan tiga pertanyaan sekaligus Lea." Ucap Papiku sembari tersenyum memandangi wajah ku.

"Jawablah Pih, Lea butuh jawaban Papi." Pinta ku yang mulai menitikan air mata.

Aku khawatir jawaban Papi akan mengecewakan ku.

"Tak ada orang tua di dunia ini yang tak menyayangi anaknya Lea, apalagi kau adalah putri semata wayangku. Papi sudah memaafkan mu, tapi untuk melupakan pembangkangan yang dilakukan oleh mu dua tahun yang lalu, Papi masih butuh waktu. Kau membuat hati Papi terluka Lea. Mendiami mu adalah salah satu cara Papi melihat ketulusan perubahan mu." Tutur Papi yang membuat tangis ku pecah.

Ku peluk tubuh tuanya yang masih terlihat gagah dan kekar." Papi maafkan Lea,"

"Papi sudah memaafkan mu. Berbahagialah dengan Ferdy, dia adalah pria yang baik untuk mu Lea. Dia setia menantimu dan mau menerima mu apa adanya. Mungkin jika Papi menjadi dia, Papi akan mencari wanita lain saja." Ucap Papi yang di akhiri tawanya yang meledek diriku.

Ku lepaskan pelukan ku dari tubuhnya, ku pukul dada bidangnya yang tadi ku peluk karena kata-katanya seakan menginginkan Ferdy meninggalkan ku.

"Papi jahat, Papi nakal. Kalau Ferdy meninggalkan ku, aku akan menjanda dalam waktu yang cukup lama Pih." Protes ku dengan mengerucutkan bibir ku.

"Tak mungkin Papi membiarkan mu menjanda terlalu lama Lea, karena Papi akan mendatangkan beberapa pangeran tampan untuk kau pilih." Balas Papi yang menarik tubuhku dalam pelukannya.

"Sekarang tidurlah, jaga kesehatan mu menuju hari bahagia mu." Pinta Papi yang memeluk erat tubuh ku.

1
Ziasfi Anna
yah org tolol gt,di aoai jg diem aja gmn g di injek2?bkn hanya krn mrk yg jahat,tp karna dia ksh peluang bwt di jahatin
Afrina Wati
Luar biasa
Sri Isdiyati
iya lea proses nya panjang tuk pulih dr rasa sakit
Sri Isdiyati
iya cemburu
millie ❣
tokoh perempuan'y lembek masa digt'in trima2 aja aneh g nglawan kek 😏😏or penjarain mrk
Riduan Situmorang
Luar biasa
Dede Ai
bagus saya suka
Soraya
kok q gk respek y sm lea, kesannya kayak cwe gampangan
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Sri Fauziahanwar
gaskeun fer...gempur terus pasangan halalmu wkwkwkwk...
Partiah Yake
baca langsung sampai bab terakhir
Saputri 90: coba baca karya aku yg lain kak... kali aja suka hehe
total 1 replies
Jade Meamoure
cinta oh cinta tapi aq seneng karena happy end sukses selalu ya thor
Saputri 90: makasih Kak... baca juga karya ku yang lain ya
total 1 replies
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
tu kan ma mantan nya aj mlkkn hubungn intim si mntn suaminya yg GK serius bikin kturunan,mngkn drncnkn dr dulu,buat alasan mandul,karangan mntn suami Lea
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
aih pada main di gelap gelap an,trus terang aj Ferdy jngn bikin Lea cmburu terus dn GK mood makan,mn yang kmu pilih,Lea/si suster itu
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kasiaan Lea msh mikirin hubungn Ferdy ma suster Marissa
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
smoga aj Ferdy GK jadian ma Marisa,yg sabar ya Lea
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
bagus Ferdy.. good job..utarakan smua dn tembak si Lea sblm janur kuning melengkung,ksmptnmu biar si Lea dpt pendamping lg
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Lea jika penasaran siapa yg mengirim pesan ke Ferdy mnding tanya aj tak usah malu,ktimbng penasaran trus tambah ngelamun
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Hem Hem Lea.. mulai ad rasa ma Ferdi..jngn biarkn ad cewek yg mnyukainya lho...
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Ferdi ...hiburlh Lea jgn sampai kpikiran ma mntan suaminya,smoga dgn kehadirnmu Lea bsa move on
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!