NovelToon NovelToon
Albern & Lily

Albern & Lily

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintapertama / Contest / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Tiwie Sizo

Jangan lupa follow IG Author : tiwie_sizo08

Albern menyimpan sebuah perasaan yang dalam pada Lily, gadis yang berusia jauh lebih muda darinya. Bertahun-tahun dia memendam perasaannya tanpa membiarkan hal itu diketahui oleh orang lain.
Sebaliknya, Lily yang juga menyukai Albern sejak lama adalah seorang gadis pemberani dan bersifat terbuka. Dia tak pernah menyembunyikan setiap hal yang dirasakannya, termasuk ketertarikannya pada Albern.
Bagaimanakah jadinya saat Albern yang kaku disandingkan dengan sosok ceria dan jahil seperti Lily?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiwie Sizo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejutan Dari Albern

Makan malam di rumah besar keluarga Brylee kali ini di selimuti atmosfer yang berbeda. Zaya merasa ada yang tak biasa dari kedua anaknya. Zivanna sesekali melihat kearah Albern dengan tatapan menyelidik, lalu Albern melakukan hal itu pada Aaron, Papanya. Sedangkan Aaron sendiri tampak tak terpengaruh dan memasang wajah tak berdosa.

"Aku sudah selesai." Tiba-tiba Albern meletakkan sendok dan garpunya, lalu meminum beberapa teguk air.

Zaya menautkan kedua alisnya. Albern mengambil makanan sangat sedikit tadi, lalu tidak habis pula dia makan. Tampaknya ada sesuatu yang mengusik putranya ini sampai dia tidak berselera untuk makan.

"Ada apa dengan makanannya?" Pertanyaan Aaron membuat Albern mengurungkan niatnya untuk meninggalkan meja makan.

"Tidak ada. Aku hanya sedang tidak berselera" Jawab Albern.

"Sayang, apa ada sesuatu yang terjadi di perusahaan?" Kali ini Zaya yang bertanya pada putra kesayangannya itu.

"Masalahnya justru ada di luar perusahaan." Jawab Albern sambil melirik sekilas pada Papanya.

Zaya semakin merasa ada yang tidak beres antara anak dan suaminya, meski tak tahu apa.

"Masalah apa? Katakan pada Mama." Pinta Zaya kemudian.

Albern tampak menghela nafasnya, lalu kembali menoleh sekilas pada Aaron.

"Mama tanyakan saja pada Papa. Aku rasa Papa lebih tahu masalahnya apa." Ujar Albern dengan santai.

Aaron meneguk air minumnya, lalu membersihkan mulutnya dengan tisu. Tampaknya dia juga menyelesaikan makan malamnya lebih cepat.

"Kenapa kau terlihat kesal sekali, Albern? Memangnya apa yang sudah Papamu ini lakukan?" Tanya Aaron masih dengan wajah tanpa dosanya.

Sekali lagi Albern menoleh kearah Papanya. Kali ini sambil sedikit memicingkan mata. Hal itu membuat Zaya semakin tak mengerti dengan apa yang sedang terjadi.

"Apa maksud Papa dengan memintaku menemui Briana diluar urusan bisnis?" Tanya Albern kemudian.

Mata Zaya dan Zivanna melebar secara bersamaan. Aaron meminta Albern menemui seorang perempuan? Apa mereka tidak salah dengar? Bukankah Aaron sendirilah yang selama ini sangat menentang perjodohan untuk putra-putri keluarga Brylee, apalagi jika itu untuk kepentingan bisnis.

"Kenapa? Apa Briana membuat masalah denganmu?" Aaron malah balik bertanya.

Hal itu terang saja membuat Albern terlihat semakin kesal.

"Apa Papa bermaksud menjodohkanku dengan putri teman Papa itu?" Albern mulai terlihat tidak senang.

Zivanna semakin melebarkan matanya mendengar pertanyaan Albern tadi. Papanya diam-diam bermaksud menjodohkan Albern dengan putri temannya? Jika Lily sampai mendengar hal ini, Zivanna tidak tahu apa yang terjadi, mengingat betapa ajaibnya gadis itu.

"Kau berpikir terlalu berlebihan." Ujar Aaron akhirnya.

Albern masih melihat kearah Aaron, seolah sedang meminta sebuah penjelasan.

"Briana ingin sekali bertemu denganmu secara pribadi, jadi Adrian meminta tolong padaku untuk memenuhi keinginan putrinya itu. Tentu saja aku tidak bisa menolak. Lagipula dia hanya meminta bertemu, bukan hal yang lain." Aaron menjelaskan.

"Tapi bukankah sangat jelas kalau putrinya itu punya maksud lain?" Tanya Albern lagi tak terima.

"Itu urusanmu untuk mengatasinya. Aku juga tidak memaksamu untuk bersikap seperti apa padanya. Tapi jika seandainya ternyata kalian cocok, tentu itu hal yang bagus."

Albern melebarkan matanya.

"Papa!" Sergahnya tanpa sadar.

Aaron melihat kearah Albern.

"Tidak perlu marah, anak muda. Aku bilang seandainya kalian cocok, bukannya memaksa agar kau cocok dengannya. Kalau kau tidak suka juga tidak masalah. Yang penting aku sudah memenuhi permintaan Adrian untuk mempertemukanmu pada putrinya. Masalah kau mau melihat kearah Briana atau tidak, itu urusanmu."

Albern diam meski tatapan matanya masih tetap nyalang.

"Sudahlah, Al. Papamu hanya tidak enak menolak permintaan temannya. Apalagi Adrian juga punya jasa yang besar pada perusahaan kita di masa lalu." Zaya berusaha menengahi suami dan anaknya.

"Aku tidak ingin Papa mendorong perempuan kearahku lagi setelah ini." Ujar Albern kemudian dengan nada yang lebih rendah.

"Lalu kau akan melajang seumur hidupmu? Apa kau tidak bisa berhitung? Jika bisa, coba hitung berapa umurmu tahun ini? Apa kau ingin pewaris Brylee Group berakhir ditanganmu?" Tanya Aaron dengan agak sarkas.

Zaya menghela nafasnya. Selalu saja berakhir seperti ini jika Aaron dan Albern berbicara tentang perempuan atau perjodohan. Albern akan sangat marah dan murka, sedangkan Aaron tidak tahu caranya membujuk. Jika sudah begini, Zaya juga yang dibuat pusing.

"Honey, sudahlah. Ini meja makan." Zaya menyentuh punggung Aaron dan mengusapnya lembut, berusaha menenangkan suaminya itu.

Raut wajah Albern terlihat tidak bagus. Sedangkan Aaron mengalihkan pandangannya dengan raut wajah yang juga terlihat tidak bagus.

"Jika kalian sudah benar-benar menginginkan cucu, suruh saja Zi menikah." Ujar Albern kemudian dengan entengnya.

"Hei, kenapa jadi aku?" Kali ini Zivanna yang terlihat tak terima.

Zaya kembali menghela nafasnya. Albern sudah mulai tidak masuk akal. Bagaimana bisa dia melempar tanggung jawab memberikan penerus keluarga Brylee pada adiknya yang bahkan belum lulus kuliah.

"Putramu itu semakin hari jadi semakin semaunya saja." Gumam Aaron pada Zaya sambil berlalu

Zaya bangkit dari duduknya dan mengikuti Aaron ke ruang keluarga. Sedangkan Zivanna dan Albern tampak hendak ke kamar mereka masing-masing.

"Al, kemarilah. Mama mau bicara." Suara Zaya menghentikan langkah Albern.

"Kamu juga, Zi." Ujar Zaya lagi.

Mau tidak mau dua bersaudara itu menuruti perintah Zaya. Mama mereka itu selalu lembut dan hampir tidak pernah marah. Tapi sekali dia berbicara tegas, baik Zivanna maupun Albern, keduanya tak ada yang bisa membantah.

"Ada apa, Ma?" Tanya Albern setelah duduk di hadapan Zaya dan Aaron.

"Apa Mama perlu menemanimu pergi ke dokter?" Zaya malah balik bertanya.

Terang saja Albern melebarkan matanya, begitu juga dengan Zivanna dan Aaron.

"Maksud Mama apa?" Tanya Albern lagi.

Zaya terdiam selama beberapa saat.

"Albern, Selama ini kamu tidak pernah menunjukkan ketertarikan pada perempuan sama sekali. Mama sudah cukup bersabar dan membiarkan kamu melakukan semuanya sesuai dengan keinginanmu. Mama dan Papa juga tidak pernah mendesakmu untuk segera menikah. Tapi sekarang sepertinya Mama sudah tidak bisa diam lagi. Kamu sudah dewasa, sangat-sangat dewasa. Jika diusia segini masih belum ada perempuan yang mampu menarik perhatianmu, apakah kamu tidak merasa jika kamu butuh pertolongan?" Zaya berujar sambil menatap Albern dengan serius.

Albern membuang nafasnya kasar. Sudah cukup menyebalkan Papanya menyinggung masalah ini. Sekarang Mamanya mulai ikut-ikutan. Bahkan menuduh putra semata wayangnya itu memiliki kelainan. Benar-benar kejam.

"Apa Mama ingin mengatakan jika aku tidak normal?" Tanya Albern dengan nada penuh ironi.

Zaya menatap prihatin kearah putranya itu.

"Jika kamu normal, lalu kenapa sampai sekarang masih belum punya pasangan? Masa dari sekian banyak perempuan di bumi ini tidak ada satu pun yang kamu sukai?"

Albern terdiam sejenak.

"Siapa bilang? Aku punya seseorang yang kusukai sejak lama. Dan sekarang kami sudah menjalin hubungan. Memang bukan berpacaran seperti orang iseng, tapi kami berencana untuk menikah ...."

Bersambung...

Tetep like, komen dan vote

Happy reading ❤️❤️❤️

1
NFC
wkwkwkkw
NFC
widiiiiihhh cari aliansi segala
Khoerun Nisa
pertemuan nya kurang greget tor lah cm ngobrol doang peluk dong cium sekalian
LENY
THE GREAT SCANDAL KOK GAK ADA THOR DI NOVELTOON. DI APLIKASI LAIN YA
LENY
KALAU CERITA YG INI BELUM BACA LANJUT
LENY
SUDAH BACA BAGUS
LENY
TERIMA KASIH AUTHOR SAYANG. CERITA YG SANGAT BAGUS MENYENTUH DAN HAPPY ENDING ❤👍👍
DITUNGGU KARYA SELANJUTNYA🙏
LENY
MANTAP DARREL LAKI2 BERTANGGUNG JAWAB DAN PUNTA HARGA DIRI 2 JEMPOL UNT DARREL. MAKANYA ZI DENGERIN DULU DIMINTA WAKTU 5 MENIT AJA GAK BISA NYEROCOS DGN PIKIRAN NEGATIF SENDIRI. GOOD DARREL ❤👍👍
LENY
YA THOR SETUJU JGN TERLALU VULGAR BAYANGIN AJA SENDIRI2 YG BACA 😂🤭
LENY
DUH TERHARU EVAN JGN KHAWATIR LILY GAK AKAN MELUPAKAN PAPANYA YG SANGAT BAIK😥
LENY
DARREL DAN ZOVANNA BENAR2 COCOK MEREKA SIKAPNYA DEWASA MANTAP
LENY
LILY GAK USAH TAKUT KL JODOH KALIAN PASTI AKAN BERSAMA. JAGA KOMITMEN UNTUK SALING SETIA DAN KEJAR CITA2 MU BIAR PANTAS MENDAMPINGI ALBERN. AL SETIA KOK JGN KHAWATIR. KL KALIAN SDH DITAKDIRKAN BERSAMA BERJODOH PASTI AKAN KETEMU 🙏👍SEMANGAT LILY RAIH CITA2MU.
LENY
BERPASANGAN DGN AL BIAR PANTES DAN SETARA GAK DIANGGAP REMEH ORANG🙏
LENY
BETUL CINTA BUTUH PENGORBANAN GAK APA2 BERJAUHAN ASAL DPT RESTU SETELAH ITU. KSN BISA SALING TELP DAN VIDEO CALL SETIAP HARI. JANGAN TERLALU CENGENG LILY. KAMU HRS BERJUANG BIAR PANTES BERPADANGAN SAMA AL DAN TDK DIANGGAP REMEH LAGI SAMA ORANG2🙏
LENY
GOOD JOB AL KEREN KAMU BIAR EVAN SADAR SIAPA AL SEBENARNYA 👍
LENY
IDE GILA ITU KAWIN LARI PAKE HAMIL DULU LG WAH CERITA AARON ZAYA TERULANG LAGI
LENY
WAH LILY ITU LBH TAMBAH JELEK LG AL DIMATA EVAN. TURUTIN AJA PERINTAH PAPAMU KULIAH DI LUAR NEGERI KL KALUAN BER JODOH PASTI AKAN BERSAMA NANTI
LENY
KL EVAN MSH EGOIS GAK MERESTUI BENAR JG KATA NENEK GHINA MSH BNYK PEREMPUAN LAIN YG LBH CANTIK DAN BAIK SERTA KELUARGA NYA MERESTUI. COBALAH BERPISAH SEMENTARA BIAR EVAN SADAR KL ANAKNYA LILY NNT MENDERITA DIPISAHKAN SAMA ALBERN.
LENY
KASIHAN ALBERN DAN LILY LIHAT EVAN EGOIS PADAHAL MRK SALING MENCINTAI HRSNYA SALING DUKUNG 2 KEL INI BUKAN DGN SIKAP ANGKUH AROGAN EVAN.
LENY
BRIANA DAN ORANG TUANYA BENAR2 BERKELAS ORANG INTELEKTUAL TINGGI. BRIANA SDH CANTIK PINTER BERKELAS SEBENARNYA COCOK SELEVEL SAMA KEL AARON 😊🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!