NovelToon NovelToon
MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:70.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Maryam Zamany

ini sebuah cerita fiksi, menceritakan perjuangan seorang muslimah yang berusaha mencari arti cinta yang sesungguhnya.

"Saya minta maaf atas kekecewaan kamu Cha, ini semua sudah menjadi qodarulloh, saya harap kamu selalu berharap kepada Alloh, dan tidak mengharapkan saya dengan lebih, tiga minggu lagi mungkin pernikahan saya dan Raysa, saya harap kamu ikhlas." kata Rafan.

Deg!

kata kata Ustadz Rayis mengenai ke dalam hati Acha, Acha hanya memejamkan mata menarik nafas dalam dalam dan membuangnya perlahan, dan kemudian memberanikan diri menonggak kan pandangan nya ke arah Ustadz Rayis.

"In syaa Alloh saya sudah ikhlas Ustadz, soal surat itu saya hanya mengungkapkan, dan tidak mengharapkan balasan." kata Acha berusaha tersenyum.






vote and like adalah semangat Author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maryam Zamany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halaman 19

Pov Muza

Dirumah aku yang sedang memakai sepatu.

"Nak? Kamu mau kemana?" kata Umi.

"Jooging Umi." kata ku tersenyum.

"Owhh nanti sehabis jooging, mampir ke rumah Acha ajak Liani pulang." kata Umi.

"Iyaa Umi, Alki berangkat assalamu'alaikum." kataku mencium tangan Umi.

"wa'alaikumussalam." kata Umi.

......................

Aku pun berlari kecil menuju lapangan komplek, yang biasa ada senam setiap hari minggu.

"Jam setengah delapan." kata Ku melihat jam sambil berlari kecil.

Saat belok kanan brughh Aku bertabrakan dengan seseorang karena Aku tak menyadari ada seseorang didepan.

"Aduh." rintih nya dengan memijat keningnya sendiri.

"Kalo lari tuh liat liat dong." kesalnya sembari mengusap usap keningnya yang sakit.

"Aduh maaf ya dek, Saya gak sengaja, lagian adek juga gak liat liat jadi kita sama sama salah dong." kataku membela diri.

"Ihh..." kata nya yang terpotong dengab menunjuk dan melihat ke arah ku.

Pandangan Kami saling bertemu, mata kami sedikit membesar karena kaget satu sama lain.

"Kak muzaa!" katanya kaget dan langsung menurun kan telunjuk nya.

"Acha!" kaget Ku.

"Kamu ngapain di sini sendirian?" tanya Ku melihat sekitar.

"Nggak sendirian kok Kak, sama Mereka tuh." kata acha mengarah ke Rizki dan Liani yang sedang senam.

"Owh kirain sendiri, baru aja mau nanya in Liani dimana." kata tersenyum terlihat gigi.

"Cha? Acha." kata Ku khawatir melihat tatapan kosong acha yang tersenyum senyum.

Aku melambai lambaikan tangan di depan wajahnya.

"Hah." katanya tersadar yang dari tadi senyum senyum.

"Kamu gak papa kan?" kata Ku sedikit khawatir.

"I iyaa kak gak papa hehe." katak Acha.

"Yaudah Kakak ke sana dulu ya, Kamu mau ikut senam juga?." tawaran Ku.

"Nggak Kak duluan aja hehe." katanya.

"Yaudah duluan yaa." kata Ku yang menuju ke kelompok senam, dan Acha hanya mengangguk dan tersenyum manis.

......................

Aku langsung menuju kelompok senam, hanya bisa tersenyum senyum sendiri.

"Astaghfirullah sadar Alki, gak baik zinna pikiran itu." batin Ku yang teringat kejadian tadi.

"Eh Bang Muza disini? Kenapa?" kata Liani menyadari kehadiranku dengan tersenyum senyum sendiri dan mengangkat kedua alis nya.

"Eh dek iya, haa nggak kenapa napa hehe." kataku menyadari Liani memperhatikan Ku.

Liani hanya mengangkat bibirnya karena percaya gak percaya.

"Awalnya Abang abis jooging di suruh Umi jemput Kamu eh taunya Kamu disini." kata Ku mengalih kan pembicaraan.

Aku yang tak sengaja melihat ke arah Acha dan Rizki yang terlihat perhatian ke Acha membuat senyuman Ku pudar.

"Astaghfirullah ki, alki, kenapa ini? ada apa coba, kan bukan siapa siapa Acha, rasa apa lagi ini, yaa Allah rasa ini datang dari Mu, Kau lah yang maha tahu segalanya." batin Ku.

...****************...

Pov acha.

Aku yang menyadari Kak Muza memerhatikan ku dan Iki dari tadi, Aku langsung menuju ketempat senam.

"Yok ah Ki kesana." kata Ku.

"Lu aja lah Gw udah lelah." kata Iki yang kemudian duduk.

"Huh lemah Lu, yaudah Gw duluan." kata Ku yang langsung pergi.

......................

"Gw gak lemah cuma mau istirahat doang." teriak Iki.

"Bodo." teriak Ku.

Aku pun senam dan Senam pun berakhir, Kami pun menuju Iki yang sedang duduk.

Pukul 9 pagi senam pun berakhir, kami pun menuju Iki yang sedang duduk.

......................

"Ki mau minum gak Lu?" kata Ku menyodorkan air minum.

"Thank ya." kata Iki mengambil air minum.

"Perasaan tadi gak bawa minum deh, dapet dimana?" kata Iki.

"Dapet nyurii." kata Ku.

Iki yang meminum air itu langsung menyemburkan air yang ada dimulutnya.

"Beneran dapet nyuri Cha?." kata Iki resah.

"Yehh Lu yaa udah dikasih ge syukur." kata Ku dengan sedikit ketawa.

"Syukur sih syukur tapi kalo caranya gak baik kan percuma, gak ada paedahnya." kata Iki melas.

Kami pun tertawa..

1
Anna Susiana
Ayo.... semangat Cha maju terus pantang takut buat jalan ke depannya
Neti Jalia
nyicil like lagi
Susi Opik
semangat
Susi Opik
semangatt
Susi Opik
nice kak,, semangat terus dlm berkarya
Ana Yulia
Hadir thor, salam Rafa & Ara.
Ayo Thor lanjut terus.. semangat semangat semangat 💪💪💪
Ana Yulia
hadir, semangat up 💪 lanjut lagi
yutantia 10
next
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
panjang bgt penjelasannya😁
TK
next up
zien
semoga sukses selalu💐💐💗💗
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
acha cemburu ni
R.F
cemungut
Neti Jalia
nyicil boom like lagi👍🙏
Andropist
semangat kak
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
udah pas tuh jadi pasutri😊
Andropist
lanjut kak
Ana Yulia
Next thor semangat 💪
yutantia 10
semangat up
Pink Panther
lanjut 2 like👍
kutunggu kelanjutan bomlike kk di novelku Who is He ya😄💕

Tetap saling dukung yuk✨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!