Dihina, dipandang rendah, dan hidup tanpa harapan di dalam Keluarga Zhang, Zhang Tian tumbuh sebagai pemuda lemah yang bahkan tidak mampu membangkitkan energi spiritual.
Di mata semua orang, hidupnya tidak lebih dari beban dan aib keluarga.
Namun semuanya berubah karena Sambaran petir yang membuat hidupnya hampir di ambang kematian.
Ini membuat Zhang Tian memperoleh warisan legendaris yang telah hilang selama ribuan tahun. Itu adalah warisan Kaisar Naga Petir, penguasa petir kuno yang pernah mengguncang dunia kultivasi di era kuno.
Sejak hari itu, takdirnya berubah.
Dia bangkit menjadi tak terkalahkan setelah di kenal sebagai sampah di seluruh kota.
Lalu bagaimana kisah selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niana Eve., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertempuran di Menara Petir
Angin malam bertiup dingin di sekitar hutan tempat mereka membuat api unggun.
Lima ratus meter di samping mereka berdiri menara setengah hancur yang di lihat Zhang Tian sebelumnya.
Langit dipenuhi awan hitam pekat.
Petir sesekali menyambar dari atas menara yang setengah retak dan setengah hancur.
Krakk! Krakk!
Kilatan petir menerangi wajah para pria berjubah hitam yang berdiri tak jauh dari tempat Zhang Tian berdiri.
Mata Zhang Tian menyipit ketika melihat yang datang kali ini ada enam orang, dua kali lebih banyak dari sebelumnya.
Zhang Tian bisa merasakan kalau aura kultivasinya mereka berada tingkat kesembilan alam pengumpulan Qi, bahkan lebih kuat dari dua pria yang mengejarnya sebelumnya.
Tatapan Zhang Tian menjadi serius. Jika dia bertarung melawan mereka semua, dia jelas tidak punya kesempatan untuk menang. Meskipun tubuhnya sudah pulih, tapi kultivasinyasaat ini baru berada di tingkat kedelapan alam penempaan tubuh.
Jelas kalau alam mereka saat ini terpaut sangat jauh, bukan hanya perbedaan satu alam kecil, tapi perbedaan alam besar.
Bahkan jika dia hanya melawan setengahnya, yaitu hanya tiga orang pun dia tidak mungkin bisa menang melawan salah satunya apalagi jika melawan tiga.
Hati Zhang Tian merasa sangat berat, karena dia tidak menyangka akan ditemukan secepat ini.
Di sampingnya, gadis bertopeng perak perlahan menggenggam pedangnya. Tatapan matanya terlihat sangat tenang, seolah-olah kelompok pembunuh bayangan hitam yang datang itu bukanlah apa-apa di matanya.
Matanya menatap dingin ke arah ke enam orang yang memakai baju hitam tepat beberapa ratus meter di depan mereka. “Siapa yang mengutus kalian kesini?” Gadis bertopeng perak mengerutkan kening.
Salah satu pria berjubah di antara mereka berenam hitam tertawa serak saat melihat ke arah Zhang Tian. “Jadi ternyata kamu bersembunyi disini. Pantas saja dua rekan kami tidak tidak kembali setelah mengejarmu.”
Setelah itu dia beralih ke gadis bertopeng perak, matanya jatuh kepada gadis bertopeng perak lalu mengamatinya dari atas ke bawah.
“Kau sepertinya bukan target yang diburu organisasi pembunuh bayangan kami, jadi aku sarankan untuk tidak ikut campur urusan Organisasi Bayangan kami.”
Gadis bertopeng tidak menjawab, dia hanya melirik orang yang berbicara dengan acuh tak acuh.
Melihat dirinya diabaikan, pria yang berbicara sebelumnya mendengus kesal.
“Karena kamu tidak ingin pergi, kalau begitu… Kalian mati bersama disini.”
Energi spiritual keenam orang itu langsung meledak pada saat bersamaan, ini menyebabkan tekanan besar menyapu area sekitar. Bahkan Zhang Tian juga merasa tubuhnya sangat berat.
Tekanan yang dihasilkan dari aura keenam orang itu hampir membuatnya memuntahkan darah secara langsung.
Saat ini, suara roh Kaisar naga petir mendengus di kepala Zhang Tian.
“Humm!”
Dengan itu membuat tekanan yang menekan ke arah Zhang Tian menjadi lebih ringan, akhirnya dia bisa bernafas normal kembali.
“Senior, apakah ada cara untuk melawan mereka?” Zhang Tian bertanya pada roh Kaisar petir.
Roh Kaisar petir menggelengkan kepala, “Untuk saat ini kamu tidak bisa melawan mereka, karena Kultivasimu sangat lemah seperti semut. Yang bisa kamu lakukan hanyalah berlari seperti sebelumnya agar tidak mati.”
Zhang Tian perlahan mengepalkan tangan, dia sudah siap melarikan diri jika ada celah. Petir kecil mulai muncul di sekitar tubuhnya, mengelilingi tubuhnya seperti perisai.
Krakkk! Krakkk!
Di atas pohon, salah satu pria berjubah hitam tiba-tiba menghilang di udara.
Mata Zhang Tian langsung mengecil, dia langsung menghindar sejauh mungkin dari tempatnya berdiri sebelumnya. Hanya saja, kecepatannya sangat lambat, satu pedang sudah tiba ke arah tenggorokannya.
Pupil mata Zhang Tian mengecil, kali ini dia merasa hidupnya tidak akan selamat.
Tepat pada saat ini…
Klang…
Pedang yang harusnya memotong kepala Zhang Tian, kini justru terhalang oleh pedang lain.
Zhang Tian melihat ternyata Gadis bertopeng itu yang menahan pedang lawan.
Kedua pedang saling beradu menyebabkan dentang logam yang menggema. Gelombang energi pedang menyebar ke segala arah.
Hanya saja, saat kedua pedang beradu, pria berjubah hitam itu langsung terdorong mundur sepuluh langkah ke belakang.
Tatapannya menjadi serius menatap gadis bertopeng perak. “Siapa kamu? Kenapa kamu ikut campur urusan kami?”
Pria itu jelas merasa takut pada gadis bertopeng perak. Bahkan tangannya yang digunakan menggenggam pedang masih bergetar.
Hanya saja, gadis bertopeng tidak menjawab pertanyaannya. Justru yang menyambutnya adalah serangan balik.
Wushh!
Gadis bertopeng perak menghilang di udara, pedang di tangannya terayun dengan cepat.
Pedangnya bergerak sangat cepat. Saking cepatnya, yang terdengar hanya suara udara yang di tebas.
Pria berjubah hitam yang sebelumnya menyerang itu berubah ngeri, dia mengayunkan pedang ke atas kepalanya. Hanya saja.
Bammmm!
Saat pedang mereka beradu, pedang di tangannya langsung terlempar. Sementara pedang di tangan gadis bertopeng perak terus jatuh ke arah tubuhnya dengan lancar.
“Tidakk, ampun….”
Pria berjubah hitam itu berteriak minta ampun. Namun, sebelum kata-katanya selesai, pedang sudah jatuh dan membelah tubuhnya menjadi dua bagian.
Bahkan Zhang Tian merasa sangat terkejut melihat kekuatan gadis bertopeng perak.
Awalnya dia berpikir kalau gadis ini seharusnya tidak terlalu kuat, setidaknya dia setara dengan dua orang yang mengejarnya sebelumnya.
Melihat salah satu rekan mereka mati di depan mata, tatapan kelima orang berjubah hitam dipenuhi niat membunuh.
Orang yang menjadi pemimpin di antara mereka langsung murka. Dia menatap empat orang rekannya lalu berkata, “Enam dan lima kalian urus bocah itu. Sisanya ikut aku menghabisi gadis bertopeng perak itu.”
“Mati kau.” Dua pria yang bernama lima dan enam menyerang ke arah Zhang Tian.
Namun dia tentu saja bukan orang bodoh yang akan beradu serangan dengan mereka berdua, dia menghindar lalu melayangkan serangan.
“Tinju Kaisar Petir!”
Zhang Tian meninju ke arah depan dengan seluruh tenaga.
Tangannya dipenuhi dengan energi petir yang merusak.
Dua pria berjubah hitam itu sama-sama menebas ke arah Zhang Tian berdiri sebelumnya.
Namun Zhang Tian sudah berpindah tempat dan juga melayangkan serangan tinju di saat yang sama.
Jelas pria berjubah hitam yang paling lemah tidak menyangka Zhang Tian masih bisa menyerang dengan kekuatan seperti ini saat sedang fokus menghindar.
Dia belum siap sebelum akhirnya ledakan petir langsung menghantam bahunya.
Boom!
Pria berjubah hitam yang paling lemah itu mundur tiga langkah akibat guncangan kekuatan petir.
Ada rasa terkejut di mata pria itu, karena dengan kekuatannya saat ini tidak mungkin bisa didorong mundur oleh kultivator tingkat kedelapan alam penempaan tubuh.
Hanya saja, rasa terkejutnya belum berlangsung lama sebelum rasa ngeri menjalar di sekujur tubuhnya.
Karena begitu dia melihat ke arah empat rekannya, mereka semua sudah terbaring tak bernyawa. Leher mereka terus menerus mengeluarkan darah. Jelas mereka sudah mati.
“Saudara pertama, saudara kedua, saudara ketiga… Mereka sudah mati?” Pria berjubah hitam itu seolah belum percaya dengan pemandangan di depan matanya.
Karena dalam pandangannya, empat saudaranya itu sangat kuat. Bahkan di organisasi pembunuh bayangan mereka masuk daftar seratus teratas.
Terjadi kesunyian seketika. Karena bukan hanya dua orang pembunuh yang menyerang Zhang Tian yang terkejut. Bahkan Zhang Tian sendiri sangat terkejut.
Tiga orang yang menyerang gadis bertopeng perak jelas jauh lebih kuat, namun mereka bukan hanya tidak bisa mengalahkan gadis itu, mereka bertiga justru terbunuh dengan mudah.
Saat terjadi kesunyian, tiba-tiba petir besar menyambar dari langit menutupi area tempat semua orang berdiri.
Krakk! Boom! Krakkk! Booom!
Sambaran petir menghantam tanah menyebabkan kehancuran dimana-mana. Tanah yang di sambar petir langsung hancur meninggalkan kawah besar. Pohon di sambar hingga berkeping-keping.
Petir ini membuat dua orang berjubah hitam merasa kulit kepala mereka mati rasa. Karena jika mereka terkena Sambaran, mereka akan mati.
“Lari..”
Mereka berdua saling memandang lalu lari ke arah kejauhan.
Hanya saja, apakah mereka bisa lari?
Tepat saat ini, suara dingin dari gadis bertopeng perak terdengar seperti dewa kematian.
“Apakah aku membiarkan kalian lari?”
Setelah itu dua energi pedang yang di selimuti cahaya ungu melesat tepat di kepala kedua orang itu.
Dua pria yang berjubah hitam yang sudah melarikan diri sejauh ratusan meter langsung terhenti di udara. Tubuh mereka kaku lalu..
Bomm!
Tubuh mereka jatuh dari udara. Mereka mati hanya dengan satu serangan pedang.
Mata Zhang Tian sedikit membesar, Karena sekali lagi, dia benar-benar tidak menyangka kekuatan wanita di depannya sangat kuat. Bahkan dari semua orang yang pernah dilihatnya, wanita ini mungkin setara dengan tetua Xu yang memberinya token sekte pedang langit.
“Bocah, cepat serap petir disini. Dengan begitu fisik dan Kultivasimu akan meningkat dengan cepat.” Suara roh Kaisar naga petir terdengar di kepala Zhang Tian saat ini.
Zhang Tian tidak berani lalai, dia langsung duduk bersila di tanah. Seketika aura ungu langsung menyelimuti tubuhnya.
Gadis bertopeng perak menoleh. Begitu melihat petir yang mengelilingi Zhang Tian seperti sebuah perisai, tatapannya tampak sangat terkejut.
“Serap energinya!” suara roh Kaisar naga petir kembali terdengar.
Tanpa ragu, Zhang Tian langsung menjalankan Seni Pemurnian Tubuh Naga Petir dengan gila gilaan.
Petir dari langit turun lebih seolah terpicu oleh energi milik Zhang Tian. Semakin lama, gelombang petir yang turun semakin besar menghantam tubuh Zhang Tian. Namun petir itu tidak menghancurkan. Tubuhnya, justru tubuh Zhang Tian merasa sangat nyaman.
Saat ini dia merasa seperti sedang berendam di pemandian air panas. Semakin lama, auranya meningkat drastis.
Ding!
Dari dalam tubuh Zhang Tian, ada suara teredam yang renyah terdengar olehnya.
“Alam Penempaan Tubuh tingkat sembilan!” Mata Zhang Tian menjadi cerah.
Namun keterkejutannya belum selesai karena petir yang turun dari langit belum selesai. Dan kultivasinya terus meningkat.
Zhang Tian bisa merasakan petir yang menghantam tubuhnya kini jauh lebih padat dari sebelumnya.
Roh Kaisar Naga Petir mengangguk puas, “Bagus! Tubuhmu saat ini benar-benar menyatu dengan energi petir.”
Zhang Tian perlahan mengangkat kepala, kilatan ungu terlihat jelas di matanya.
Bahkan tatapan mata Zhang Tian kini terlihat lebih dingin.
Dan plot twistnya:
Game Changer: Zhang Tian dihadapi suara kuno yang menyambarnya dengan petir (Di sini kondisi Zhang Tian gaakan sama lagi, set-up yang harus dibayar di konflik ke depannya).
Rating 8/10 dari segi aspek storytelling.
Rating 7/10 dari segi narasi.
Rating 9 dari segi tone.
Rating 8, pacing aman walau agak terasa cepat, dan bagus karena ini bisa dibilang chapter prolog (pembukaan), dan langsung menanamkan benih konflik.
saranku, bisa dipadatkan jadi lebih simple langsung dekat kepala tokoh utama, agar lebih hidup tokohnya.
Zhang Tian meremas tangannya hingga jari-jari tangan memutih, ia bisa menerima segala hinaan yang tertuju padanya, tapi tidak demikian jika ayahnya diperlakukan sama seperti dirinya.
Mendengar ayahnya direndahkan, mata Zhang Tian menatap dingin.
Itu apa naga petir ungu masuk ke raganya Zhang ?