NovelToon NovelToon
Closer To Me

Closer To Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu 0325

Menceritakan seorang wanita agen mata-mata bertransmigrasi ketubuh seorang Putri kerajaan dalam novel yang dia baca.

Semenjak kematiannya ditangan musuh, wanita itu masuk ketubuh barunya menjadi seorang putri yang tertindas. Setelah dirinya masuk ketubuh putri yang sering tertindas itu, dia berusaha merubah alur cerita dan mencegah satu kejadian dimana dia meninggal mengenaskan ditangan wanita licik.

Terus simak dan mampir jika kalian berminat membaca cerita ini, maaf kalau ada kalimat atau cerita yang sama karena ini murni ide dan khayalan saya sendiri.

Terimakasih banyak yang bersedia mampir dan singgah sebentar 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu 0325, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 19.

Kemudian setelah beberapa saat berlalu, Reyna telah datang kembali sambil membawa apa yang Victoria minta dan juga membawakan secangkir minuman herbal buatannya.

Begitu Reyna meletakkan nampan, dia masih belum beranjak pergi. Melainkan menunggu nona Victoria bicara atau memintanya pergi, karena sebenarnya dia sangat penasaran dengan apa yang dikatakan nona Victoria soal obat milik nyonya yang biasa dikonsumsi.

Memperhatikan bagaimana Reyna menunggu dengan raut wajah penasaran, Victoria tersenyum kecil sambil mengeleng pelan lalu dia mulai buka suara dan menatap Reyna dengan tatapan serius.

"Kenapa belum pergi, apakah kamu juga penasaran apakah obat ini aman atau tidak?. "ucap Victoria dengan tatapan serius melirik Reyna yang teramat penasaran

Mendengar perkataan nona Victoria, Reyna langsung menundukkan kepalanya tidak berani menatap obat yang biasa dia berikan pada nyonya. Karena takut membuat nona Victoria marah akibat lancang menatap nona Victoria dengan serius saat membawa obat tersebut.

"Maafkan saya nona, saya telah lancang. Saya tidak bermaksut begitu hanya saja saya sangat penasaran apakah benar obat yang biasa dikonsumsi nyonya adalah obat yang salah."ujar Reyna dengan cepat langsung meminta maaf atas perlakuannya

Mendengar perkataan Reyna, Victoria mengerti apa yang dia maksudkan. Mungkin dia juga sama penasaran apakah obat yang dikonsumsi bermasalah atau tidak sekaligus membuat Reyna khawatir.

Karena mungkin saja Reyna merasa bersalah ketika mengetahui kebenarannya, karena sejak pertama kali ibunya sakit, Reyna lah yang selalu merawat ibunya.

"Kamu bisa menunggu sampai esok hari, untuk malam ini belum bisa aku pastikan. Tetapi tenanglah aku tidak akan menyalahkanmu dalam hal ini karena kamu adalah orang baik Reyna."ucap Victoria menatap Reyna menenangkan dan belum bisa memastikannya sekarang

Ketika nona Victoria mengetahui kekhawatirannya sekarang, Reyna sejenak memahami bahwa nona Victoria mengetahuinya. Kemudian dengan ekspresi khawatir menahan gelisah, Reyna langsung mengerti dan merasa jauh lebih tenang.

"Terimakasih atas kepercayaan nona, saya benar-benar tidak tahu apapun selama ini. Dan saya tidak akan setega itu sampai berbuat jahat pada nyonya dan nona, kepada orang yang telah menyelamatkan saya dari jalanan saat itu."ujar Reyna terdengar percaya diri bahwa dia sama sekali tidak akan mungkin melakukan kejahatan tersebut

Victoria yang mengetahui ucapan Reyna, hanya mengangguk sekali. Tetapi walaupun Reyna bisa dianggap sangat baik dan pengertian terhadap mereka.

Dia masih diam-diam belum mempercayai siapapun, karena menurut diingatannya selama ini dikediaman ini terdapat orang bawahan dari selir licik itu yang terus mengawasi pergerakan mereka.

"Aku tahu itu, sekarang kamu boleh pergi. Terimakasih banyak atas minuman herbalnya."jawab Victoria kemudian meminta Reyna untuk pergi dari kamarnya

"Sama-sama nona, kalau begitu saya pamit undur diri!."jawab Reyna dengan tatapan tertunduk masih sedikit merasa khawatir meskipun nona Victoria telah mempercayainya

Setelah Reyna telah sepenuhnya pergi dan pintu kamar kembali tertutup rapat. Victoria dengan ekspresi tenang mengambil secangkir minuman herbal yang dibuat oleh Reyna.

Dia menyeruput minuman sedikit demi sedikit, pada saat minuman masuk ketenggorokannya. Rasa hangat dan menyegarkan langsung membuat Victoria tenang dan rilex.

"Enak dan menyegarkan juga minuman herbal ini!."puji Victoria setelah meneguk hampir setengah gelas habis karena memang sangat menyegarkan ditenggorokan

Setelah minum Victoria meraih kotak obat milik ibunya, lalu membuka untuk dia periksa. Saat kotak obat terbuka Victoria sama sekali tidak merasa bahwa obat ini bermasalah. Tetapi jelas sekali bahwa obat yang dikonsumsi ibunya ini bermasalah.

Karena seperti yang terjadi bahwa ibunya akan meninggal dalam setengah tahun, tanpa penyakit yang tidak diketahui penyebabnya.

"Dari tekstur bau dan bentuk tidak masalah, tapi bagaimana aku bisa membuktikan bahwa obat ini benar-benar aman atau tidak?."ujar Victoria setelah memeriksa dari luar obat ketika dia mengambil satu pil

Pada saat Victoria masih bingung memikirkan bagaimana cara membuktikan obat tersebut, sesaat arah tatapan Victoria langsung tertuju pada rak buku yang ada banyak sekali buku disana tertata rapi.

Victoria beranjak dari duduknya, lalu melangkah mendekati rak buku tersebut, berharap Victoria dapat menemukan cara untuk menguji keaslian obat itu. Setelah memilih beberapa buku yang Victoria butuhkan dia kembali duduk ditempat sebelumnya lalu mulai sibuk membaca buku.

Waktu terus berlalu dengan cepat setelah dia mempelajari berbagai macam tentang jenis ramuan obat dan pengobatan sekaligus cara menguji obat Victoria sedikit demi sedikit mulai mengerti dan memahami.

"Jadi harus menggunakan kekuatan sihir, tapi apakah aku bisa menggunakannya?."gumam Victoria bingung bahkan ragu kalau dia mampu menggunakan kekuatan sihir

Meskipun dia telah memiliki kekuatan dari Joule tetapi dia sama sekali belum bisa menggunakannya, dia tidak tahu cara mempelajarinya.

Sambil satu tangan dia letakkan didagu bingung, seketika suara familiar terdengar ditelinganya dan membuat Victoria nyaris terkejut melompat dari tempat duduk.

{"GUNAKAN SAJA, KEKUATANKU!."}

Suara keras yang tiba-tiba bergema ditelinganya, nyaris membuat Victoria terjatuh dari duduknya. Kemudian sambil menghela napas kesal dia langsung menunjukkan ekspresi wajah marah.

"Hey, kalau bicara pakai aba-aba dulu. Kamu membuatku jantungan Joule!."omel Victoria kesal sambil memanyungkan bibirnya kesal pada Juole

{"KAMU SAJA YANG TERLALU FOKUS SAMPAI SUARAKU SAJA NYARIS MEMBUATMU JANTUNGAN. SUDAHLAH KEMUNCULANKU DISINI KARENA AKU HANYA MEMBERITAHU PADAMU KALAU KAMU BEBAS MENGUNAKAN KEKUATAN SIHIRKU KAPANPUN YANG KAMU INGINKAN."}

Mendengar perkataan Joule dengan cepat langsung membuat Victoria meredakan amarahnya. Lalu kembali memikirkan cara untuk menguji obat milik ibunya ini.

"Aku tahu itu, tapi aku sama sekali belum mengetahui cara menggunakannya. Kamu bilang seakan menggunakannya adalah mudah bagimu tapi tidak bagiku."ucap Victoria menanggapi perkataan Joule yang memang mudah bagi naga raksasa itu

{"BARU PERTAMA KALI DALAM HIDUPKU ADA SEORANG YANG SAMA SEKALI TIDAK MENGETAHUI BAGAIMANA MENGUNAKAN KEKUATAN SIHIR, BAHKAN DIDALAM TUBUHMU SAJA TERDAPAT KEKUATAN SIHIR. KENAPA KAMU SEAKAN SEPERTI BERASAL DARI DUNIA LAIN SAJA."}

Ketika ucapan Joule yang sempat menduga kebenarannya, Victoria langsung terkejut dan tangan yang dia letakkan dibagi tiba-tiba terjatuh sedikit merasa panik.

Bagaimana Joule bisa langsung berpikir dan menduga demikian tentangnya, bahkan tebakannya benar sekali tentang dirinya. Tetapi karena tidak ingin membuat Joule curiga Victoria lantas berpura-pura bodoh didepan Joule untuk menutupi kebenarannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!