DI LARANG KERAS PLAGIAT, TAMBAL SULAM DLL !! YANG NEKAT PLAGIAT SEMOGA KENA AZAB PEDIH DARI TUHAN
Pernikahan dengan menjalani LDR an sungguh berat dan rawan godaan.
Suatu rumah tangga ketika bertemu Pelakor atau Pebinor adalah suatu momok yang menakutkan. Konflik dilema cinta dan kebucinan non hakiki yang membutakan mata hati serta logika manusia sehingga mengorbankan pasangan dan anak serta menggoyahkan keutuhan rumah tangga.
Jessy seorang ibu rumah tangga punya dua buah hati kembar bernama Graham dan Gisella yang masih berusia lima tahun harus menelan pil pahit kala ia mendapati Revan suaminya ternyata memiliki wanita idaman lain. Apalagi sang pelakor tersebut adalah istri dari pemilik kebun teh tempat suaminya bekerja yang haus akan belaian kasih sayang lelaki dengan teganya merebut suami dari wanita lain. Sebuah kesetiaan cinta dalam maghligai pernikahan tengah dipertaruhkan atas suatu pengkhianatan cinta.
Bagaimana nasib rumah tangga keduanya? Simak kisah mereka📌
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jlebb
Deg...
"Jess..." ucap Revan terbata-bata, ia begitu terkejut hingga susah menelan salivanya kala melihat istrinya tengah diam menangis sembari menatapnya tengah berdiri di depan pintu kamar Imel yang terbuka lebar.
Revan kaget bukan main karena Jessy memergokinya berselingkuh untuk pertama kalinya padahal jejak negatif masa lalunya di belakang istrinya itu sangat banyak namun dengan rapi ia simpan tanpa ketahuan. Mungkin kini nestapa sungguh muak dengan dirinya yang berkali-kali mengkhianati istrinya dengan bebas dan leluasa.
Seperti kata pepatah :
"Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga".
Pepatah tersebut menggambarkan suatu kejahatan (atau sesuatu yang ditutup-tutupi). Kejahatan tersebut tidak mungkin selamanya ditutupi. Suatu saat, akan terungkap juga.
Walaupun sifat Revan playboy dan tanpa menggunakan cinta serta hatinya pada semua wanita yang ia jadikan mangsa keganasan playboynya, tetapi berbeda dengan istrinya. Ia hanya mencintai Jessy di lubuk hati terdalamnya walau terkadang dirinya sering marah tak jelas pada wanita lemah lembut yang setia mendampinginya selama ini dan menerima kondisinya yang banyak kekurangan.
Playboy juga manusia berakal sehat maka walaupun Revan seorang playboy maka ia tetap sejak awal sebelum menikah, ia mencari dan menikahi wanita baik-baik seperti Jessy yang ia cintai dan pilih sebagai calon ibu untuk keturunan mereka bukan dari wanita yang negatif stigmanya entah playgirl atau tukang selingkuh seperti Imel dan wanita lain yang pernah ia cicipi.
Sebagai suami, ia tak mampu mencukupi kebutuhan ekonominya dengan selayaknya. Saat Jessy ingin membantu dengan bekerja di kantoran kembali seperti awal saat mereka menikah belum punya si kembar demi menambah pundi-pundi ekonomi keluarga tetapi Revan menolaknya. Sejujurnya lelaki ini takut bila istrinya kembali bekerja di kantoran maka banyak pria yg lebih mapan darinya yang jatuh hati pada Jessy.
Semenjak Jessy berhenti bekerja setelah melahirkan si kembar atas permintaan suaminya otomatis sebagai perempuan ia jarang membeli ini itu untuk kebutuhan pribadinya seperti skincare, ponsel, make up, baju, sepatu dan sebagaimana mestinya kebutuhan pribadi wanita untuk mempercantik diri. Bahkan ponsel yang Jessy gunakan adalah android tipe lama. Barang itu pun ia beli dengan gajinya sendiri saat dirinya masih bekerja di kantor sebelum menikah dengan Revan. Sungguh hidupnya sudah ia gantungkan pada lelaki ini yang menjadi suaminya dengan berusaha menuruti segala permintaan Revan dari resign bekerja serta menekan keinginan dirinya tentang kebutuhan pribadinya dan lebih mengutamakan kebutuhan anak-anak mereka daripada dirinya sendiri.
"Air susu dibalas dengan air tuba"
Itulah perumpamaan yang tepat untuk seluruh pengorbanan Jessy pada suaminya itu. Sungguh ironi disaat suaminya bersenang-senang secara materi dengan wanita lain tetapi dirinya dan anak-anaknya mati-matian berhemat. Saat Revan asyik bercinta dengan para wanitanya maka dirinya sesak menahan rindu berjauhan karena LDR an.
"Jess...maafkan aku" ucap Revan lirih dengan raut wajah yang sedih karena wanita yang ia cintai melihat dirinya dalam kondisi seperti ini yang sangat tak layak dilihat.
Keduanya masih dalam kondisi berjarak karena Jessy hanya menatap suaminya dengan diam tanpa bicara sepatah katapun hanya tetesan air mata yang membasahi pipinya lalu sekilas ia melihat Imel dengan tatapan sedikit memicing rasanya ingin mencabik-cabik wanita gatal di depannya ini yang sudah tega menggangu ketentraman rumah tangganya dengan Revan.
"Terima kasih berkat kehadiran Anda dalam hidup kami sudah membuka mata hati saya bahwa lelaki yang ada di sebelah Anda memang tak layak saya sebut suami namun tetap selamanya ia akan menjadi Papa dari anak-anak karena tidak pernah ada kata mantan Papa yang ada hanya mantan suami atau mantan istri saja. Dan satu nasehat dari saya untuk anda Nyonya Imel yang terhormat, Anda sudah punya banyak materi berlimpah dari suami Anda pastinya tentu tak akan kekurangan materi dan tentu Anda jauh lebih berkelas dan berpendidikan. Berbeda dengan keluarga kami yang serba pas-pas an. Tetapi sayangnya wanita berpendidikan seperti Anda, tidak punya harga diri. Dengan mudahnya Anda meminta cinta, perhatian dan belaian dari suami orang bahkan membuka kaki Anda untuk lelaki lain yang bukan suami Anda sungguh ironi ternyata harga diri Anda kalah dengan nafsu belaka yang mungkin jika dinilai rupiah hanya senilai seratus perak. Jika butuh kepuasan batin maka mintalah pada suami Anda bukan pada lelaki lain karena jika suami Anda sampai tahu kelakuan istrinya seperti ini maka bukan hanya materi yang akan hilang dari genggaman Anda tetapi juga cinta serta raga suami Anda pasti akan pergi menjauh dari Anda. Terima Kasih dan permisi" ucap Jessy tegas dengan sorot mata tajam memandang Imel.
Jlebb...
Kalimat panjang yang baru saja dilontarkan Jessy tanpa jeda membuat hati Imel mencelos seakan dihantam batu besar yang sebelumnya tak ia pikirkan resiko tersebut karena nafsu sudah membelenggunya sehingga menutup mata hati dan logikanya.
"Jess...tunggu.." teriak Revan ketika melihat Jessy berjalan pergi meninggalkan rumah Imel dimana di luar sedang hujan cukup lebat. Seakan semesta mengerti tentang kesedihan Jessy agar wanita itu menangis di tengah hujan sehingga tak ada yang mengetahui bahwa sedang menangisi kebodohannya selama ini bahwa ia mencintai lelaki yang salah.
Revan langsung segera mengambil pakaian miliknya yang teronggok di lantai, memakainya dengan tergesa-gesa tanpa sungkan dengan Rian yang memandangnya muak. Tanpa pamit Revan keluar mengejar Jessy bahkan tanpa sengaja sempat terjatuh karena terpleset di depan rumah Imel sehingga tubuhnya basah dan kotor terkena tanah. Jessy sudah menghilang dari pandangannya seakan wanita itu lari menembus hujan yang lebat itu dengan cepat dan entah lari ke arah mana, Revan sendiri tak tahu. Ia tetap berusaha mengejar ke sana kemari namun tak menemukan istrinya itu.
"Jess maafkan aku, kamu pergi ke mana? Ya Tuhan..." ucap Revan sendu dengan belahan nafas dalam sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya di tengah hujan lebat.
🍁🍁🍁
SELAMAT TAHUN BARU 2023
PELUK CINTA DAN SAYANG DARI OTHOR TIDAK SOLEHOT INI UNTUK SS (SOBAT SAFIRA) DI MANAPUN KALIAN BERADA👏👏
MAKIN LANCAR NIKMAT SEHAT DAN NIKMAT REZEKINYA. AAMIIN...
🍁🍁🍁
1. cepat karna ada yang dikejar (kejar jodoh meski untuk keduakalinya takup kena salip)
2. cepat karna udah kebelet service jangan sampai turun mesin
😅😅😅😅
sesama yang disakiti mau mencoba bersatu (kasian deh loh para mantan)
cerita nya juga menarik, singkat, dan padat... gak bertele-tele.. seneng bacanya 👍👍👍👍🤗🤗🤗
banyak hikmah dan pembelajaran yg bisa dipetik 👍👍👍👍🤗