WARNING ! JANGAN DI BOOM LIKE! KASIH JEDA WAKTU minimal 3 menitan.
Selamat membaca!
Julia, gadis baik hati yang mempunyai seorang sahabat bernama Dela, namun setiap Julia tertarik pada seorang lelaki, sahabatnya ini selalu menginginkan pria itu.
"Apakah aku harus merelakan Kevin untuk Dela? ataukah aku haru memperjuangkan cintaku?"
Saat Julia ingin memperjuangkankan cintanya, takdir berkata lain, karena Julia terkena penyakit. Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah Julia bisa sembuh dan berdampingan dengan Kevin, pria yang ia cintai? Atau kan Kevin akan bersanding dengan Dela, sahabat Julia? Skuylah simak kisah Cinta Julia dan Kevin.
jangan lupa like, komen and vote
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dibukanya kado
"kakak" gumam julia lirih.
***
malamnya..
julia menatap langit malam dari jendelanya..
"aku berharap ini semua hanya mimpi.. dan aku segera terbangun." julia tersenyum dan memutuskan untuk tidur.
baru saja tubuhnya menyentuh kasur.. tiba-tiba rasa nyeri ia rasakan di bagian kepala. rasanya mau pecah.. julia menekan nekan kepalanya berharap rasa sakitnya reda. namun yang di harapkan tak sesuai kenyataan.. yang ada kepalanya makin sakit..
julia hendak berdiri tapi kakinya rasanya tak mampu untuk menopang tubuhnya.. ia terjatuh di lantai.
julia akhirnya tidak tahan untuk tidak berteriak
"AARGGHH!!! MAMAAAA!!! PAPAAAAA!!!" teriak julia keras.
ortu julia yang sedang terlelap pun terbangun.. dan mereka langsung berlari tergopoh-gopoh menuju ke kamar julia
"sayang".. panggil cemas ibu julia dari luar pintu
ayah julia segera membuka pintu kamar julia dan terkejut melihat kondisi putrinya itu.
darah keluar dari hidungnya sangat deras dan banyak.
"mah, pa.. badan julia panas sekali.. kepala julia sakitt" rintih julia yang terkapar di lantai. julia tak kuasa menahan matanya agar tetap terbuka.. ia perlahan memejamkan matanya..
ortu julia langsung lari dan memeluk julia.
"pa.. telfon dr. andre pa. telfon sekarang. hikss.. sayang.. banguunn " ibu julia mengelus elus kepala putrinya itu.
ayah julia pun menelfon pihak rumah sakit.. ia mondar mandir..
"ma. kita lupa. hari ini dokter andre ada jadwal operasi. kita langsung ke RS saja." ayahnya panik.. ia pun segera mengangkat tubuh julia
"ambil remote mobil dikamar ma. cepat" ibu julia langsung berlari ke kamarnya mengambil kunci mobil.
***
di sisi lain di kamar kevin.
kevin mondar mandir di kamarnya.. entah kenapa ia malam ini susah tidur. ia terus menatap jam di tangannya.. waktu semakin larut.. tapi hatinya yang gelisah membuat matanya melek terus.
"ada apa ini sebenarnya.. kenapa hatiku gelisah" kevin memegang dagunya seakan akan sedang berfikir.
ia pun duduk di samping jendela.
"huufftt.. apa hatiku menghukumku atas sikapku pada julia.. aarghh.. aku tidak mengerti!" kevin mengacak ngacak rambutnya frustasi.
"maafkan aku julia.. " kevin pun segera membaringkan tubuhnya di ranjang.
ia mencoba memejamkan matanya berharap ia bisa terlelap..
namun hasilnya nihil.. yang ada hatinya makin gelisah cemas tak menentu. saat menutup mata wajah julia selalu melintas.
"aarrgghhh sudahlah kevin.. julia itu tidak punta rasa apa-apa terhadapmu.. begitu lama ia menghindarimu bukan. sudahlah! buang saja perasaanmu untuknya.! " gerutu kevin.
nafasnya terengah engah..
tiba-tiba kevin mengingat kado dari julia.. ia pun berdiri dan mengambil kotak kado itu. ia duduk lagi samping ranjang ..
"*haruskah aku buka? " btin kevin bingung
"ah buka saja. benar kata dela. setidaknya aku harus menghargai usaha julia." imbuhnya*
kevin pun membuka kado itu perlahan.
kevin bingung saat melihat isi kado itu.
"aish.. bukankah foto-foto ini sudah ku berikan pada julia?" kevin heran. ia mengambil foto-foto itu dan melihat di balik foto itu dan ternyata ada tulisannya.
*kevin.. maaf ya aku memberikan foto padamu yang tentunya kamu tau foto itu ku dapat darimu. wkwkwk..*
kevin membalik foto lainnya.
*bukan maksudnya untuk.tidak menghargaimu..*
kevin membalik foto lagi
*aku lakukan ini.. karna aku tidak dapat mejaga pemberianmu lagi setelagh ini. maka dari itu aku kembalikan padamu. heheh*
hati kevin tersentak..
"apa maksud dari perkataan julia ini." gumam kevin
ia meletakkan foto-foto tersebut dan beralih pada isi yang lainnya.
"kartu memori?" tanya kevin pada dirinya sendiri.
lalu ia mengambil hp nya dan membuka kartu memori miliknya lalu memasang kartu memori dari julia.
ia melihat berkas-berkas.
"aigh apa dia bercanda? foldernya kosong-ksong" gumam kevin.
sisa 1 folder.. ia pun membukanya.. ia menemukan 1 video.
"video apa ini ya?" batin kevin
#bersambung..
hayo tebak video apa ya kira-kira.. wkwkw
sedih bgttt, keren banget ceritanya
knapa mesri mati sich
knapa mesri mati sich
Thor, mau Baksonya yang pedas pakai lontong.
Eh, Julia kamu sakit apa