NovelToon NovelToon
Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:980.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Ini adalah kisah perjalanan hidup dan rumah tangga Arya Wiguna Albert Kim Said dengan saudaranya (Keluarga Besar Wiguna).

Lika-liku kehidupan, aroma balas dendam serta cinta buta yang membuat hubungan mereka menjadi rumit.

Kebersamaan, kekompakan di antara mereka membuat musuh-musuh mereka menciut nyalinya.

Penantian yang kadang membuat mereka ingin menyerah dengan keadaan, tapi keyakinan mereka tetap satu untuk terus bersabar dalam penantian.

Jika bertahan dalam penantian adalah jalan yang paling terbaik, maka aku akan tetap menjaga hati dan raga ini hanya untukmu Seseorang yang aku kasihi setulus hati, jiwa dan raga hingga maut menjemput.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 19 Welcome Baby Twins

Happy Reading....

Delia Segera dilarikan ke RS yang terdekat dari rumahnya. Delia menghubungi Mama Elisabeth dan sahabatnya.

Setelah menerima telepon dari Delia,Mama Elisabeth segera bersiap untuk berangkat ke Rumah Sakit. Tapi belum sempat membuka kenop pintu rumahnya, Terdengar suara bariton dari Ayah Arya.

"Mama mau ke mana, kenapa terburu-buru sekali seakan-akan ada yang urgen?". Tanya Ayahnya Arya.

Ayahnya Arya sudah mendapatkan informasi dari anak buahnya jika Istrinya Arya akan melahirkan, dan selama ini tanpa sepengetahuan istri dan Keluarganya, Diam-diam Pak Wiguna mengutus seorang anak buahnya untuk mengawasi gerak-gerik dari Delia dan Keluarganya.

Selama ini Aktifitas Delia bersama Istri dan anaknya selalu dalam pantauannya. Tapi Pak Wiguna tidak ingin bertindak melebihi dari menjaga dan mengawasi Delia.

"Mama mau menemui teman Mama yang akan melahirkan" jawab Mama Elisabeth.

"Teman yang mana,apa Ayah tau?" tanya suaminya

"Ohh itu teman baru mama pa, Lain kali mama akan kenalkan dia kepada Papa".

"Ohh gitu".

"Kalau gitu aku pamit dulu ah Pa, Assalamu alaikum" Mama Elisabeth tak lupa Salim dan pamit kepada suaminya.

Mama Elisabeth terlihat terburu-buru sekali.

"Pak Agus siapkan segera Mobil,Aku ingin ke rumah sakit W..".

"Baik Nyonya". jawab pak Agus. Supir pribadi Mama Elisabeth.

Pak Agus adalah supir pribadi Mama Elisabeth sejak dia pertama kali menginjakkan kakinya di rumah ini.

Mereka pun menuju Rumah Sakit tempat Delia akan melahirkan.

Mama Elisabeth menelpon Eliana untuk menemaninya di rumah sakit dan menelpon ke pihak rumah sakit tempat Delia akan melahirkan, untuk memerintahkan kepada Dokter atau pun perawat untuk memberikan pelayanan dan perawatan yang paling bagus kepada Delia.

Karena Sebenarnya Rumah Sakit itu adalah satu Rumah sakit Milik Suaminya.

Sepeninggalan Istrinya pak Wiguna Menelpon anak buahnya dan memerintahkan anak buahnya untuk Terus mengawasi dan menelpon apa pun yang terjadi.

"Halo, Segera infokan kepadanya kalau dia sudah mau melahirkan, segera jangan sampai terlambat,

"Suatu saat nanti kalian akan mengerti dengan Semua yang aku lakukan". Batin Pak Wiguna.

Delia sudah sampai ke Rumah Sakit, Perawat dan Dokter sudah bersiap sebelum kedatangan Delia.

Delia naik ke kursi roda untuk mempercepat jalannya. Lagian Delia semakin merasakan sakit di bagian perutnya.

Delia dibawa ke ruang Persalinan untuk diperiksa oleh dokter sebelum dokter mengambil tindakan.

Belum sempat diperiksa jalan lahirnya untuk mengetahui sudah pembukaan berapa Tapi Air Ketuban Delia sudah pecah,Paman dan bibinya disuruh keluar ruangan persalinan Karena Delia akan segera melahirkan.

Karena Jalan lahir dan pinggul Delia sempit Akhirnya Dokter memutuskan untuk mengambil jalan operasi sesar.

Delia di bawah ke dalam ruang operasi. Mama Elisabeth dan sahabatnya sudah datang sebelum operasi dilaksanakan.

Semua Orang yang ada di tempat itu menunggu kelahiran si twins dengan penuh harap-harap cemas dan berdo'a untuk kelancaran proses operasinya.

Sedangkan di belahan bumi lainnya, Ada seseorang yang tergesa-gesa menuju bandara.

Dia tidak ingin terlambat. Dia naik pesawat pribadi milik ayahnya.

Setelah mendapat informasi dari mamanya,Dia pun segera bersiap untuk terbang ke tanah air.

Tapi perjalanannya tidak Semulus dan semudah yang dibayangkan, karena terlalu banyaknya anak buah Ayahnya yang menjaga ketat perusahaan tempat dia bekerja,Jadi harus hati-hati meninggalkan perusahaan.

Kembali ke rumah Sakit. Beberapa jam kemudian Terdengarlah suara tangisan Bayi dari dalam, Perawat membersihkan anak pertama Delia yang ternyata bayi laki-laki dan membawanya ke ruang bayi.

"Ini anak pertama ibu Delia, Bayinya laki-laki, Alhamdulillah Bayinya Sehat dan normal, beratnya 3,9 kg dan panjangnya 62 cm. Kalau bayi ke dua ibu Delia bum lahir, Maaf kalau boleh tahu ayahnya yang mana dan tolong ikut Saya" ucap Perawat itu.

Mereka saling bertatapan tak tahu harus menjawab apa, karena mereka tidak tahu harus menjawab apa.

"Baik sus Saya yang akan ikut denganmu" ucap Mama Elisabeth

"Iya Tante saja yang ikut bersama Perawat biarlah kami yang menjaga dan menunggu Delia" ucap Dessy.

"Iya benar ibu Saja,kami cukup disini" ucap bibi Ainun

Dalam perjalanan Mama Elisabeth terus saja menghubungi seseorang tapi orang tersebut tidak mengangkat telponnya.

Mama Elisabeth menatap wajah cucunya yang kelihatan lucu dan tampan.

"Kamu mirip banget dengan Ayahmu"

"Arya kamu di man nak jadi tidak kamu datang, Mudah2 Arya lolos dari penjagaan ketat anak buah Ayahnya". Amin

Beberapa saat kemudian anak ke dua Delia sudah berada di box bayi. "

Tolong diazani segera Bu, sebelum Bayinya buang air" ucap Perawat

"ohh iya Sus, Makasih"

Tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan sosok seseorang yang sedari ditunggu kehadirannya.

Arya tak melepas maskernya.

Arya langsung memeluk mamanya dan menangis.

"Cepat nak Azankan anak-anakmu sebelum ada orang lain datang"

"Baik Ma"

"Eli jaga pintu nak jangan sampai ada yang masuk". ucap Mama Elisabeth

"Siap ma" Jawab Eliana

Arya mengazankan anak-anaknya dengan penuh haru bahkan Arya tak henti-hentinya meneteskan air matanya.

"Maafkan ayah Nak, Ayah Belum bis bersama kalian"

Arya menggendong anak Cowoknya dan bergantian dengan anak ceweknya. Ternyata anak-anaknya sangat penurut Karena mereka tidak menangis maupun rewel.

"Istrimu Sangat cantik dan baik hatinya,Mama suka dengan istrimu".

"Delia aku merindukanmu dan sangat ingin melihatmu" batin Arya

Arya segera keluar sebelum ada orang yang datang,Arya tak Lupa memakai Maskernya.

Delia sudah dipindahkan ke makar rawat VVIP. Delia masih dalam keadaan pengaruh obat bius.

Arya tidak bisa bertemu langsung dengan Istrinya karena sahabat dan bibi Ainun tidak pernah meninggalkan kamar perawatan Delia.

ini Visual baby twins Delia dan Arya Readers.

TBC...

Alhamdulillah akhirnya Delia melahirkan dalam keadaan sehat dan selamat.

Baby-nya twins yah Readers Cowok dan cewek.

Ada diantara Readers yang bisa memberikan nama untuk bayinya gak????

Jangan Lupa KriSannya, Like, Rate, Favoritnya yah Readers 🙏🙏🙏

Makasih banyak 💞💗

1
Sonia Putri
Thor tolong hilangkan kata"pingsagmu karna sangat"mengganggu
atau lebih baik di ganti dengan tidak sadarkan diri gitu,soalnya pengulangan kata pingsang mu terus dari awal sangat"mengganggu🙏
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe banyak typonya itu kak novel, belum ada waktu untuk revisi jadi disarankan baca novel baru aku saja
total 1 replies
Sonia Putri
gak pake binti ya..thor
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: bintinya ketinggalan🤣😂🙈🙈
total 1 replies
Rus Siana
Ayana moon visual si cewek , tipe cew yg susah di dapetin di dunia nyata
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: betul banget kak 👌
total 1 replies
Adelia puji
bagus alurnya kk
Aprilia Sari Ribie
ceritanya bagus karena sampai anak-anak
Siti Nurbaya
arya pebnuh kasih sayang
Andara bia
semoga tenggang
erina awa
Andreas harus berjuang lebih keras lagi
Jusniah
ceritanya bagus
MaLika Fardi
semakin seru, lanjut ceritanya arya
Juwita @ppa
arya aku suka
MauLya 💟andi
ceritanya bagus
Juwita @ppa
next
Irmayanti Reci
lanjutkan
Amriana Rara Caya
kangen dengan Andreas
Asriani Nara
next kk
Faika Pertiwi
Alan punya obat khusus rupanya
Fahira Febrina
lanjut
Nabila Syarif
next
Karisma
Aku suka baca novel ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!