NovelToon NovelToon
Married With MR.LEON S1 & S2

Married With MR.LEON S1 & S2

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: henti

Season 1

Sara Anjani Salim anak tunggal dari keluarga terpandang, namun nasibnya berubah ketika orang tuanya kecelakaan dan harus membuatnya "MENGHARGAI" dirinya untuk biaya pengobatan orang tuanya yang sedang koma.

Diawal perjuangannya ayahnya meninggal dunia, membuat Sara begitu sakit harus ditinggalkan ayahnya itu, tapi dia tidak bisa berhenti karena dia masih memiliki mamah yang harus dia perjuangan.

Setelah beberapa bulan mamahnya sadar dari Komanya, namun semua itu bukanlah apa-apa, bagaimana dia harus menutupi pekerjaannya agar mamahnya tidak mengetahui.

Namun serapat-rapatnya dia menyimpan itu semua, ada yang mengatakan pada mamahnya hingga membuat dia ketakutan.

Tiba-tiba seorang laki-laki yang memiliki "KELAINAN" menawari dia sebagai istrinya.



Season 2.

Gara-gara sering mengejar muridnya yang nakal. Rizal pun harus berakhir dipelaminan dengan Siswi nakalnya.

Sebuah kesalah paham mengharuskan Rizal menikahi Siswi yang terbilang sangat nakal.

Bagaimana jadinya rumah tangga mereka setelah menikah, langsung baca saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon henti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan!!

TERUS LIKE DAN VOTE YA..

.

.

Sara begitu senang saat mereka baru saja sampai di lombok, hamparan pasir dengan lautnya biru sungguh membuat penjelajah alam terkagum-kagum melihatnya.

Sara dan Leon pun menuju kepenginapan yang sudah dipesan itu sebelum melanjutkan kembali ke aktivitas yang lain.

Resort mewah yang sudah dipesan Leon itu membuat Sara terkagum-kagum. Ah rasanya ini lebih cocok untuk dipakai honeymoon dari pada jalan-jalan biasa. Apa dia racuni saja ya suaminya dengan obat perangsang, Sara terkekeh sendiri dengan pikiran kotornya itu.

Sara langsung menyuruh pegawai Resort itu untuk mengambil foto dirinya, bertemakan laut membuatnya semakin indah.

"Waww, ini sungguh empuk" Sara mengenjot-genjot kasur itu, Leon mengelengkan kepalanya. Padahal kasur dirumahnya lebih lembut dan nyaman.

"Kita mau kemana sekarang?" Tanyanya pada Leon.

"Kita jalan-jalan dulu saja dipinggir pantai" Ujaarnya.

Sara mengambil topi pantainya, tak lupa dia juga memakai sunblok agar kulitnya itu tidak terbakar.

Dia harus mengambil semua moment liburannya untuk kenang-kenangan.

Sara dan Leon berjalan-jalan dipinggir pantai itu, Sara sedikit kesal dengan laki-laki ini. Mereka sudah jalan sangat jauh dari resort tapi tak tau mau kemana, bahkan kakinya saja sudah pegal.

"Kita ini mau kemana sih" Kesalnya sebari menghentak-hentakan kakinya.

"Katanya kamu mau jalan-jalan" Sahutnya santai.

"Astaga laki-laki ini, jalan-jalan sih jalan-jalan tapi gak beneran nelusuri pantai juga kali" Gerutunya dalam hati.

"Tapi aku tuh pegel" Keluhnya, dia bener-bener pengen nangis sekarang.

Leon berjongkok didepan Sara.

"Ngapain?" Tanya Sara bingung.

Leon pun menegok menatap Sara "Katanya pegel, sini aku gendong"

"Gak usah" Tolaknya.

"Udah buruan naik" Paksanya.

Dengan malu-malu Sara menaiki punggung Leon, kenapa dia jadi deg-degan ya. Leon dengan santainya terus menelusuri pantai, entah apa yang sebenarnya laki-laki ini lakukan. Dia berhenti didepan tukang es kelapa, membuat Sara yang dipunggungnya pun tercengang.

"Pak 2 ya" Ujarnya pada tukang es kelapa itu.

"Iya tuan"

Leon kembali berjalan ke tepas yang disediakan tukang es itu, kenapa mau laki-laki ini jauh-jauh beli es kelapa padahal di resort juga ada.

"Kenapa jauh-jauh beli es sampe sini?" Tanya Sara pelan.

Leon hanya tersenyum menangapinya, dia kembali memalingkan wajahnya kedepan.

"Ini tuan"

"Oh iya terima kasih" Tuturnya.

Padahal Leon adalah tamu tapi dia seperti warga indonesia yang tau semua seluk beluknya.

"Udah tau belum?" Tanyanya pada Sara.

"Tau apa?" Jawabnya bingung.

"Alasan aku kesini?"

"Ya enggak lah, orang kamu gak kasih tau" Jawabnya ketus.

"Kamu lihat deh kebelakang" Titahnya, Sara pun mengikuti apa yang disuru Leon, namun tidak dia yang tidak mengerti pun hanya mengelengkan kepalannya.

"Es disini murah" Tuturnya membuat mata Sara membesar.

yaaa ampun padahal dia kaya, tapi masih aja suka yang murah. batin Sara.

"Hahahaa," Leon tertawa melihat Sara yang cemberut itu "Disini pemandangannya lebih bagus,lihat deh" Tuturnya lagi, dan ternyata bener-bener lebih indah dari pada di resort. Apalagi pohon-pohon yang membuatnya teduh.

"Mau snorkeling gak?" Tawar Leon.

"Ngak deh besok saja, pengen santai dulu" Tuturnya.

Sara benar-benar menikmati pemandangan pantai ini, Matahari yang semakin tinggi namun tak membuat dua manusia ini kepanasan, apalagi pepohonan yang masih begitu asri.

Sara menatap dua keindahan tuhan yang saat ini didepannya, Suami dan alam yang begitu indah.

Maaf!! Aku hanya tidak bisa pura-pura untuk tidak menganggumimu.

Setelah lama bersantai mereka kembali keresort, awan yang semakin menunjukan warna jingganya begitu indah dengan dua manusia yang sedang berjalan beriringan dibawahnya.

"Mau makan dulu?" Tanya Leon.

Sara celingukan mencari tempat makan, hanya ada pedagang kaki lima di pesisir pantai ini karna masih lumayan jauh dari resort Sara pun menunjuk tukang baso untuk menu makan mereka.

"Kita makan baso aja, gimana?"

"Boleh" Sahutnya,

"Bang basonya 2 ya, es teh manisnya 2" Pesan Sara pada pedagang baso itu setelah mereka duduk dikursi yang disediakan itu.

"Oke siap neng" Sahut si amang baso.

Leon tak bersuara, dia memainkan hpnya. Apa dia sedang chattingan dengan kekasih prianya ya. Kenapa hati Sara sedikit cemburu ya, apalagi dia cemburu pada laki-laki, sungguh konyol hidupnya ini.

"Ini neng basonya" Ujar tukang baso itu, sebari menyimpannya dimeja.

"Makasih pak"

Seusai makan mereka menghabiskan waktu melihat sunset sebelum benar-benar kembali ke resort. Jika Sara ditanya apa dirinya senang, dia akan menjawab sangat. Dia sangat senang.

Sesampai di Resort mereka membersihkan diri, Sara memasuki selimutnya yang sudah diisi oleh Leon didalamnya, dia memeluk laki-laki itu, meskipun Leon gay tapi dia tak pernah menolak disentuh Sara. Dulu Leon yang agresif mendekatinya tapi setelah menikah Sara yang lebih dulu melakukan apapun, entah kenapa dia menjadi penasaran pada laki-laki gay itu yang tak tertarik padanya.

"Makasih" Ucapnya sebari mendongkak.

"Iyaa, sudah cepat tidur" Titahnya sebari membalas memeluknya.

.

Pagi harinya Sara bangun lebih awal, hari yang cerah ditempat yang indah. Dia melihat Leon yang masih tidur, dengan genitnya dia memeluk Leon dari belakang sambil bibirnya berbisik ditelingga laki-laki itu.

"Selamat pagi, Leon. Kapan kau akan bangun" Bisiknya.

Leon mengelit, dia menatap Sara yang sudah tersenyum cerah itu.

"Pagi," Sahutnya.

"Ayo mandi, katanya kamu mau snorkeling hari ini" Titahnya.

Sara pun langsung meloncat dari ranjangnya dan pergi kekamar mandi, setelah kepergian Sara. Leon memijat keningnya yang sedikit pusing itu, tapi karna dia sudah janji pada Sara hari ini mengajaknya Snorkeling, Leon pun beranjak dari kasurnya. Setelah Sara selesai mandi, Leon pun masuk kekamar mandinya. Didalam kamar mandi Leon memegang tembok karna pusing itu, dia langsung menyalakan sowernya mungkin setelah mandi pusingnya hilang.

"Apa kau sakit?" Tanya Sara yang sedang memakai topi pantai itu.

"Tidak!!Kenapa?"

"Kau pucat" Tuturnya,

"Tidak papa, ayo" Ajaknya, mereka pun pergi ketempat snorkeling.

Pemandangan laut yang indah terlihat jelas diatas kapal yang mereka sewa itu, Sara pun sudah memakai pakaian untuk menyelamnya itu.

Setelah menemukan tempat paporit di daerah itu kapal pun berhenti, Sara, Leon dan pengawas pun mulai menceburkan diri.

Tangan Leon tak lepas mengengam tangan Sara, Sara tak bisa membohongi dirinya yang begitu senang itu. pemandangan bawah laut yang indah dengan ikan-ikan yang masih begitu banyak jenisnya, namun tiba-tiba tangan Sara seperti tertarik lebih dalam lagi. Leon pingsan karna tak kuat menahan sakitnya itu, Sara langsung melambaikan tangannya pada pengawas yang ikut menyelam itu, dia begitu panik saat dirinya dan Leon terus semakin dalam. Pengawas yang melihat itu pun langsung menghampiri dan menarik Leon ke tepi, semua awak pun ikut membantu mengangkat Leon agar naik ke kapal. Mereka langsung melakukan penyelamatan pertaman.

"Leon bangun" Teriaknya, "Bangun, kalau tidak aku akan menengelamkanmu disini." Bahkan air matanya terus mengalir dengan teriak-teriaknya, tapi laki- laki itu tidak juga membuka matanya.

Tuhan maafkan diri ini

Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya

Namun apalah daya ini

Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia

Sara begitu panik saat Leon tak sadar-sadar, dia pun mendorong orang itu tanpa aba-aba dia memberikan nafas buatan, Leon mulai mengeluarkan air didalam mulutnya.

Sara yang sudah menangis karna panik pun seketika memeluk Leon.

"Bagaimana bisa kau pingsan didalam air" Marahnya, bahkan air matanya tak henti menangis.

"Maaf, aku sedikit pusing" Tuturnya lemas.

"Kenapa kau tak bilang, kalau kau sakit." Tuturnya terisak.

"Kenapa tidak sekalian saja kau mati didalam air" Bahkan sekarang tangisnya semakin kencang.

"Maafkan aku" Leon pun memeluk Sara, namun ditepis.

"Kau hampir membuatku mati tahu tidak!!" Teriaknya "Aku hampir serangan jantung melihat kamu pingsan didalam air" Lemahnya, bahkan sekarang dia tak menolak saat Leon menenangkannya. Sara benar-benar ketakutan saat melihat Leon seperti itu.

"Maafkan aku, kenapa kau terus memakiku. Aku kan sedang sakit" Tuturnya.

"Masa bodo, aku mau pulang" Rajuknya.

Leon pun menatap orang-orang yang sedang menontonnya itu.

"Kita kembali ke Resort saja pak"

1
Taliananda2.
bagus
Farrel Hikaru
bagus bgt ka cerita ringan mudah di cerna 🤗🤗🤗🤗
Suwartini Tinie
jadi ingat kemarin habis makan bakso yang enak 🤤
Suwartini Tinie
cuaca di sini lagi panas, jadi tambah panasnya 🤭
Yen Margaret Purba
ud lama krj kok ga beli motor baru sih zal atau t4 tdur baru
Yen Margaret Purba
pengen bsok ada anak laki2 sprti leon
Yen Margaret Purba
amel n sara bener2 sahabat sejati yah, pasangan juga sama2 gt hahaha
Yen Margaret Purba
hati2 leon, bkn dg mantan pelanggan sara tp mantan temen kencanmu chandra
Yen Margaret Purba
aku juga maulah jd sara hahahhaa
Ati Yulianti
ya kangen nih sama senang me rizal
Livia Jrs
,ihhh tingkahnya kok gemesin banget sara
Intan Mardya
suka gedeg sma yg lapor" apa cobaa🙄GAUSAH BACA kalo ngerugiin orang! dikiranya nulis gampang apa
Nova Ratna Sari
haidar mirip sma si sena nih pdhl si sean kalem gtu ya. lah gmn anak nya si sena yg emak nya bar2 gtu,bar2 jga ga tuh anak nya. penasaran sma anak nya sena 😁
Aditya Rizky
apa Zein udah nikah kok udah anaknya aja
Sri Ani
lanjut sena and rizal dong thorrr.
Nanik Purwanti
otw ke haidar ahh
gatiea
tapi masih penasaran ma istri kedua.......aku kan gak ngikuti apk sebelah😩
Novi Pardosi
kisah anak sena gimana thor
Sumariyani Suyasa
anak sena kk
Yayuk Ika
persis sifat aunty Sena 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!