NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*18

Sha kesal bukan kepalang. Ucapan Dimas dan teman-temannya barusan itu mengatakan seolah-olah, dirinya beneran kebelet untuk nikah. Tidak punya calon, malah pilih sembarangan untuk dijadikan suami karena tidak punya banyak pilihan.

"Cukup!" Suara Sha terdengar lantang. "Kalian ini kenapa sih? Kalian pikir, aku kebelet nikah gitu? Ingin buru-buru menikah tapi gak punya pasangan? Kalian mikirnya ke mana sih? Aku ini bukan perawan tua yang dipaksa nikah tanpa calon."

"Terus kenapa milih Irza, Sha? Kenapa gak milih aku aja. Aku jauh lebih baik dari pria gemulai itu."

Sha terdiam sambil menatap lekat wajah Dimas. Jujur saja, ucapan itu cukup mengejutkan, sekaligus juga membuat Asha kebingungan. Kenapa para cowok bisa bicara aneh begitu padanya. Menawarkan diri untuk menjadi pasangan setelah kabar pertunangannya dengan Irza tersebar. Serendah itukah Irza di mata para lelaki ini?

"Kamu ngomong apa sih? Antara aku dengan Irza, ada hal yang tidak perlu aku bicarakan pada kalian semua. Kalo aku pilih Irza, itu tandanya, aku punya alasan ku tersendiri untuk memilih dia."

"Apa sih alasannya? Karena dia kaya?"

"Bukan urusan kamu." Kesal Sha tidak bisa dibendung lagi. Manik matanya menatap tajam kearah Dimas selama beberapa detik.

Setelahnya, Sha langsung menarik diri agar segera menjauh dari para cowok yang jika ia tetap di sana, pokok pembahasan tentang perjodohan dirinya dengan Irza tidak akan pernah selesai. Beruntungnya, saat dia beranjak menjauh, para lelaki itu tidak menahannya. Jadi, dia bisa pergi dengan mudah tanpa harus berbalik lagi.

Sha melepas napas berat secara perlahan saat kaki mencapai ruangan kelas. Napas berat yang terdengar penuh akan beban. Berulang kali ia melakukan hal tersebut sampai kedua temannya yang ada di dalam kelas menatapnya dengan tatapan bingung.

"Sha .... Kenapa?" Cindi bertanya sesaat setelah temannya menghempaskan bokong ke atas kursi.

"Heh .... Hidup gue rasanya berat banget, Cin. Berasa ingin pindah planet aja udah sekarang."

"Hah? Pindah planet? Seberat itukah hidup kamu sekarang, Sha?" Laura ikut bicara.

Asha mengangguk pelan. "Iya, begitulah. Berat banget. Sangat-sangat berat malahan."

"Masalah ... Irza lagi?" Cindi bertanya dengan penuh hati-hati.

Asha kembali mengangguk. "Iya. Jadi sekarang itu, masalahnya mulai membesar. Semakin besar dan telah merembes ke mana-mana."

Dua teman Asha hanya bisa menatap wajah Sha dengan tatapan penuh simpati. Mereka ingin membantu, sayangnya, tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk meringankan beban yang sedang Sha pikul saat ini.

"Sha .... "

"Kalian tahu? Yang jadi beban aku sekarang bukan hanya kehadiran Irza. Tapi juga karena pikiran para anak lelaki yang entah bagaimana bisa berpikiran yang gak masuk akal seperti tadi. Bikin aku pusing."

Cindi dan Laura seketika langsung bertukar pandang. Tentu saja mereka tidak mengerti dengan apa yang baru saja Sha katakan. Mereka tidak ada di samping Asha sebelumnya. Jadi, apa yang Sha alami beberapa saat yang lalu, mereka berdua tidak ikut menyaksikannya.

"Mm ... maksudnya gimana, Sha?"

"Iya, Sha. Kamu barusan bicara apa? Nggak ngerti," ucap Laura ikut membenarkan apa yang Cindi katakan barusan.

Sha langsung melepas napas berat. Sesaat terdiam, kemudian ia menceritakan prihal Dimas dan teman-temannya yang sudah menawarkan diri untuk menjadi pasangan.

Tanggapan Cindi dan Laura tentu saja sama dengan apa yang Asha bayangkan. Terkejut.

"Hah! Mereka ngomong gitu ke kamu, Sha?"

"Hm .... " Sha berucap sambil mengangguk.

"Aku rasa mereka gila," ucap Sha lagi.

"Tapi kalau menurut aku, nggak juga sih." Laura langsung menyela. "Mereka cukup waras saat ngomong gitu, Sha."

"Ha?"

"Lah iya. Secara, mana ada yang mikir mau nikah sama pria gemulai kek Irza. Kamu aja nggak mau kan kalo bukan karena dijodohkan," ucap Laura tanpa beban seolah kelas itu hanya ada mereka berdua saja.

"Oh, jadi Asha bertunangan dengan Irza itu gara-gara perjodohan?" Salah satu teman sekelas yang mendengar perkataan Laura langsung angkat bicara.

"Sudah ku duga sebelumnya. Jika bukan karena terpaksa, mana ada Sha mau bertunangan dengan si gemulai. Karenakan selama ini, kalian gak dekan kan Sha," ucap yang lainnya pula.

"Astaga, Sha .... Kasihan banget kamu. Kamu pasti terpaksa banget kan sekarang?"

"Kalo aku ya, Sha. Mending kabur aja dari rumah dari pada menerima perjodohan dengan pria gemulai. Pria yang cuma bisa jadi pajangan saja."

"Ganteng sih, Sha wajahnya. Tapi gak bisa ngapa-ngapain, buat apa? Orang nikah juga harus bahagia."

Dan, masih banyak kata-kata lainnya lagi yang menyentuh telinga Sha. Bukan hanya ucapan, tatapan mengiba atau kasihan mereka perlihatkan. Sha terpaku tanpa bisa bicara apa-apa. Rencana pernikahan itu memang karena perjodohan. Tapi hatinya merasa kasihan pada Irza yang sedang disalahartikan oleh semua orang.

Asha menatap kotak makanan yang ada di depannya sekarang. Seketika, wajah Irza yang tersenyum bahagia langsung menyapa. Senyum yang membuatnya merasa hangat. Namun, sekarang juga menimbulkan beban rasa bersalah dalam hati tersebut.

'Maaf, Za. Sekarang, aku gak tahu harus apa. Ingin bela kamu, tapi aku masih gak punya keberanian untuk melakukannya. Tapi saat memilih diam, hatiku malah terasa terbebani dengan rasa bersalah. Aku harus apa sekarang?' Sha bicara dalam hati dengan mata yang terus saja menatap lekat ke arah kotak makanan yang ada di depannya.

....

Kampus terus saja menjadikan Irza dan Asha sebagai bahan gosip terhangat. Di setiap sudut, di setiap pertemuan sesama teman, bahkan di saat jam pelajaran, obrolan tentang pasangan anak manusia yang dianggap tidak cocok itu terus menjadi hal paling asik untuk dibicarakan.

Bahkan, sangking asiknya pokok pembahasan itu, mereka terkadang lupa kalau orang yang mereka bicarakan ada di sekitar mereka. Seperti halnya saat ini. Mereka terus saja bergosip, padahal Sha ada di pojokan kantin sambil menikmati makanan siangnya. Tapi, pokok pembahasan tentang dia tidak berkurang sedikitpun.

Awalnya, semua masing tenang. Karena Sha tidak ingin menghiraukan apa yang mereka katakan. Tapi, saat Irza datang, gosip kecil semakin terdengar kasar.

"Wah ... mas calon suami gadis cantik sudah datang. Mau pesan apa, Mas? Makan siang ya," ucap anak lelaki yang sedang duduk bersama temannya di meja paling depan.

Irza hanya diam saja. Wajahnya tetap tenang tanpa berubah kesal sedikitpun. Dia ingin mengabaikan apa yang teman sekelas itu katakan. Dia ingin menghindar dengan cara berjalan menjauh. Namun, si teman sepertinya tidak ingin membiarkan Irza lolos begitu saja.

"Kurangi gemulainya itu lho, Mas. Kasihan calon istrimu nikah sama kamu yang gak punya tulang ini."

"Iya ya. Kasihan banget nurut aku," ucap teman yang lainnya. "Tapi kamu serius mau nikah sama perempuan, Za? Gak mikir dulu gitu?"

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!