"Aku jual diri demi 1 Miliar Emas, tapi aku TIDAK JUAL HARGADIRI!"
Lin Qingyan menerima pernikahan kontrak dengan pria lumpuh tak berdaya demi menyelamatkan keluarganya. Semua orang menertawakan dia, mengira dia akan hidup menderita selamanya.
Tapi siapa sangka? Di balik tubuh lemah itu tersembunyi sosok Raja Dunia yang paling ditakuti! Dan dia hanya tunduk pada satu wanita: Lin Qingyan!
Siapa berani meremehkan istri kontrak ini? Bersiaplah digilas habis! Karena aku bukan wanita biasa, aku adalah Ratu yang akan menguasai segalanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18: Kelahiran Sang Buah Hati & Keluarga Sempurna
BAB 18: Kelahiran Sang Buah Hati & Keluarga Sempurna
Waktu terus berjalan dengan sangat cepat. Sekarang usia kandungan Lin Qingyan sudah memasuki bulan kesembilan, masa-masa paling mendekati hari persalinan.
Perutnya sudah sangat besar dan membulat sempurna, membuat langkah kakinya jadi sedikit lambat dan butuh bantuan lebih banyak lagi.
Tapi kalau bicara soal bantuan... Gu Beichen benar-benar tidak main-main!
Sejak masuk bulan kesembilan, pria itu benar-benar tidak pernah lepas dari sisi istrinya bahkan sedetik pun! Dia seperti bayangan yang selalu ada, siap menangkap, siap menggendong, dan siap melayani apa pun yang Lin Qingyan mau! 😂❤️
Hari yang Menegangkan
Suasana di kediaman utama hari ini terasa sedikit berbeda. Biasanya ceria dan penuh tawa, tapi hari ini suasananya hening dan penuh antisipasi.
Semua dokter dan perawat terbaik sudah disiagakan di rumah bersalin khusus yang sudah disiapkan super mewah dan lengkap di dalam rumah mereka sendiri. Peralatan medisnya bahkan lebih canggih dari rumah sakit pusat!
Gu Beichen memeluk Lin Qingyan yang duduk di sofa empuk, tangannya terus mengelus punggung dan perut besar istrinya dengan lembut.
"Sayang... capek nggak? Atau ada yang sakit? Cepat bilang ya..." suaranya terdengar sedikit panik dan cemas. Matanya menatap wajah cantik itu dengan penuh perhatian.
Lin Qingyan tersenyum lemah tapi manis. "Aku nggak apa-apa kok Beichen. Cuma... rasanya agak kencang dikit perutnya. Dedeknya kayaknya lagi mau keluar nih."
GLEK!
Gu Beichen menelan ludah gugup. Wajahnya yang biasanya gagah dan dingin sekarang terlihat pucat dan tegang.
"Ya Allah... beneran? Sekarang? Cepat bawa dia ke kamar bersalin! Siapkan semuanya! Dokter mana?! Cepat kemari!!" dia langsung berteriak memerintah tapi tangannya tetap sangat hati-hati mengangkat tubuh Lin Qingyan.
"Tenang sayang... ada aku di sini. Aku nggak akan pergi ke mana-mana. Aku akan temani kamu dari awal sampai akhir. Janji!" bisiknya di telinga istrinya sambil berjalan cepat menuju ruangan khusus.
Proses Melahirkan yang Penuh Cinta
Di dalam ruangan bersalin yang steril dan nyaman itu...
Lin Qingyan berbaring di ranjang khusus. Wajahnya sudah mulai berkeringat dingin dan memerah karena menahan kontraksi. Rasa sakit mulai datang bertubi-tubi.
"Ahhh... Beichen... sakit..." erang Lin Qingyan pelan tangannya mencengkeram selimut kuat-kuat.
Seketika Gu Beichen langsung menggenggam tangan istrinya erat sekali! Dia duduk tepat di samping kepala ranjang, membiarkan Lin Qingyan mencengkeram dan memukul tangannya sekuat tenaga!
"Iya sayang... sakit ya... keluarin aja rasanya... teriak aja atau gigit tangan aku gapapa! Yang penting kamu dan dedek selamat!" ucap Gu Beichen cemas tapi lembut.
Dia bahkan berani masuk ke dalam area persalinan! Dia tidak takut darah atau apa pun! Yang dia pedulikan cuma keselamatan istrinya!
"Dengar aku Qingyan... tarik napas panjang... buang perlahan... kuat ya sayangku... kamu wanita terkuat yang aku tahu. Kamu pasti bisa!" semangat Gu Beichen sambil terus mengusap keringat di dahi istrinya dengan saputangan sutra.
"AAAAHHHHHH!!!" Lin Qingyan berteriak keras saat rasa sakit memuncak! Tangannya mencengkeram lengan Gu Beichen sampai meninggalkan bekas biru!
Tapi Gu Beichen tidak bersuara sedikit pun! Dia diam saja membiarkan istrinya melampiaskan rasa sakitnya ke dia!
"Sudah dikit lagi sayang! Kepala dedeknya sudah kelihatan! Ayoo sekali lagi kuat-kuat!" teriak dokter bersemangat.
"AYO QINGYAN! UNTUK KITA! UNTUK ANAK KITA! KELUAR DONG NAK AYAH SINI!" teriak Gu Beichen penuh semangat dan air mata!
Tangisan Pertama yang Mengubah Dunia
DUAAAAARRR!!!
Atau lebih tepatnya...
WAAAAAA!!!! WAAAAAA!!!! 🎶👶
Suara tangisan bayi yang sangat lantang, sehat, dan keras terdengar memecah keheningan ruangan!
Seketika semua orang di situ tersenyum lega dan bahagia!
"Dah lah! Lahir! Lahir dengan selamat!" seru dokter sambil tertawa bahagia.
Gu Beichen langsung terpaku! Matanya melotot lebar menatap ke arah dokter yang sedang memegang bayi mungil itu!
Jantungnya berdegup kencang tak karuan! Napasnya tertahan di dada!
Saat dokter membalurkan kain dan membungkus bayi itu dengan selimut lembut, lalu membawanya mendekat...
Wajah itu terlihat jelas!
Kulitnya merah muda bersih, rambutnya hitam lebat, matanya masih terpejam, dan hidungnya mancung persis seperti Gu Beichen!
"SELAMAT RAJA! SELAMAT RATU! ANAKNYA LAKI-LAKI! SEHAT DAN GEMOY BANGET!"
Air mata Gu Beichen tidak bisa dibendung lagi! Menetes deras membasahi pipi tampannya! Dia menangis! Raja yang paling kejam dan paling kuat di dunia ini... menangis bahagia!
Dia menoleh ke arah Lin Qingyan yang sudah lemas tapi tersenyum bahagia dan menangis juga.
"Qingyan... lihat sayang... kita punya anak... kita punya anak laki-laki... dia sempurna..." suaranya gemetar hebat penuh haru.
Pelukan Keluarga Baru
Setelah dibersihkan dan dibungkus rapi, bayi kecil itu diletakkan tepat di dada Lin Qingyan. Sentuhan hangat itu membuat tangisnya mereda.
Gu Beichen duduk di tepi ranjang, dia tidak berani menyentuh dulu takut kasar. Dia hanya menatap wajah mungil itu dengan tatapan takjub dan cinta yang tak terbatas.
"Kecil banget... halus banget..." gumamnya pelan. "Apa aku boleh pegang dikit sayang?"
"Boleh dong... itu anak kamu juga," jawab Lin Qingyan lemah.
Dengan sangat hati-hati dan gemetar, Gu Beichen mengulurkan tangannya yang besar dan kuat... lalu menyentuh pipi bayi itu dengan ujung jari telunjuknya saja.
GUMBUK!
Bayi itu menggenggam jari Gu Beichen dengan tangan mungilnya!
BRUGGG!!!
Dunia Gu Beichen seakan meleleh! Hatinya hancur lebur karena rasa sayang yang luar biasa!
"Ya Tuhan... dia genggam jariku... Qingyan lihat... dia sayang sama Ayahnya..." Gu Beichen tertawa sambil menangis. Dia menunduk dan mengecup kepala kecil itu sangat lembut.
"Selamat datang di dunia ini, Nak... Ayah dan Mama sudah menunggu kamu sangat lama."
"KAMU ADALAH HARTA KARUN TERBESAR YANG PERNAH ADA. SIAPKAN DIRIMU, KARENA KAMU AKAN TUMBUH DENGAN SEGALA KEMEWAHAN DAN CINTA DI DUNIA INI!"
Malam Penuh Kebahagiaan
Malam itu...
Setelah semua tenang dan Lin Qingyan sudah istirahat dengan nyenyak karena kelelahan, Gu Beichen tidak tidur.
Dia duduk di kursi goyang empuk di sudut kamar, memeluk bayi mungil putranya di dalam pelukan bidangnya.
Kontras yang sangat unik dan manis! Pria tinggi besar gagah memeluk bayi mungil nan lucu!
Dia menatap wajah tidur anaknya sambil tersenyum terus.
"Nama kamu nanti akan jadi Gu Chenyu ya... artinya Bintang yang Bersinar Terang. Sama seperti Mama kamu yang jadi bintang di hidup Ayah."
"Chenyu... dengar ya... Ayah janji. Ayah akan lindungi kamu dan Mama sampai napas terakhir Ayah. Siapa yang berani menyakiti bulu keti kalian, Ayah hancurkan hidup mereka."
"Tapi kamu beruntung sekali ya Nak... punya Mama sebaik dan secantik Lin Qingyan. Kamu harus sayang sama Mama terus ya..." bisik Gu Beichen pelan sambil mengayun pelukanannya.
Bayi itu seolah mengerti, dia mendengus nyaman dan meringkuk semakin dekat ke dada hangat Ayahnya.
Keluarga yang Sempurna
Beberapa hari kemudian...
Mereka bertiga berfoto bersama.
Lin Qingyan duduk anggun, Gu Beichen berdiri gagah di belakangnya memeluk istrinya, dan di tangan mereka ada si kecil Gu Chenyu yang tertawa renyah.
Wajah mereka semua bersinar bahagia!
Tidak ada lagi air mata kesedihan, tidak ada lagi rasa takut, tidak ada lagi musuh.
Hanya ada CINTA, KEKUASAAN, DAN KEBHAGIAAN YANG ABADI!
Mereka adalah bukti nyata bahwa... meski awalnya pernikahan itu didasari oleh tawar-menawar dan kesepakatan... tapi cinta bisa tumbuh dengan indah, dan bisa mengubah dua orang yang berbeda menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan selamanya!
SELESAI BAB 18 ✅👶❤️😭