NovelToon NovelToon
SELENA

SELENA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:228.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tataxx

Ini kisah Selena, seorang gadis yang selalu bangkit dari kesedihan.

Terjebak pernikahan yang tidak pernah dia inginkan sebelumnya. Ketika hati dan cinta dari masa lalunya datang kembali, akankah dia berpaling meninggalkan pernikahannya?

Selena Diandra Winata, seorang gadis berparas cantik dan manis itu selalu berhasil bangkit dari keterpurukannya.

Ketika dunia berusaha memberi kebahagiaan untuknya, takdir malah meruntuhkan pondasi kebahagiaannya.
Akankah Selena mampu bangkit lagi?

Ikuti kisah Selena!

karna ini karya pertama harap maklum dan mohon pencerahanya🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tataxx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DELAPAN BELAS

Ayaaah.... Bunda..... Hiks.. Hiks....

Terdengar suara lirih dari mulut Selena, ini baru jam 03.00 wib. Orang-orang masih terbuai dalam mimpi-mimpi mereka. Begitu juga dengan Selena, dia masih terus menangisi beberapa kejadian dalam mimpinya.

Bayangan ayah yang sedang menampar bunda, wajah ayah yang terlihat sangat pucat dengan beberapa luka di sana dengan kain jarik yang menyelimutinya, bayangan bunda yang tidak menapaki lantai karna tergantung di pintu kamar mandi..

Ah... Sakit sekali, harus selalu terngiang oleh kejadian masa lalu. Dalam tidurnya, Selena tak henti-hentinya menangis. Hingga tiba-tiba tangis itu berhenti sendiri. Memang selalu seperti itu ketika dia tidak ada yang membangunkan, maka dia akan menikmati alur dari mimpi buruk itu hingga selesai.

...----------------...

Pagi pun tiba, Lena terbangun ketika beberapa titik cahaya masuk ke dalam kamarnya. Dia duduk dan merenggangkan tubuhnya, sepertinya capek sekali. Dia melihat jam yang ada di ponselnya, ah baru pukul 05.30 wib. Dia segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Eh, dia lupa tidak membawa baju ganti. Setelah keluar dari kamar mandi, dia segera menelepon bik Hana untuk membawa beberapa pakaiannya kesini.

"halo bik..."

"........"

"tolong bawain baju Lena ya bik, Lena ngga bawa baju ganti. Nanti Lena kirim alamatnya ya."

Setelah mematikan telpon dan mengirim alamat, Selena menuju ke taman mini yang ada di kamarnya itu, hanya dengan menggunakan bathrobe dia merebahkan diri di kursi santai.

Pengen banget ngerokok.... Gumam Selena.

Setelah menunggu beberapa lama, pintu kamar di ketuk dari luar.

Tok... Tok... Tok... Lena segera bangun dan membuka pintu. Ternyata bik Roh.

"non, ini tadi ada yang mengantar pakaian nona." bik Roh menyodorkan sebuah koper.

"ah, terimakasih bik. Oh iya bik, bik Hana mana?"

"oh yang tadi namanya bik Hana non? Dia buru-buru pulang non, tadi sudah bibik suruh masuk tapi ngga mau." jelas bik Roh.

"oh ya sudah, sekali lagi terimakasih ya bik." Lena tersenyum. Bibik membalasnya, segera ia menutup kembali pintu kamarnya setelah bibik pergi. Dia lalu mengganti pakaian dengan alakadarnya. Celana kolor ketat warna biru yang tidak bisa menutupi pahanya, dan juga kaos polos warna putih yang juga tidak kalah ketatnya. Dia keluar menuju dapur, sepertinya suaminya belum bangun. Ada bik Roh di sana yang sedang memasak.

"bik, boleh Lena bantuin?" bik Roh malah terkejut karna Lena tiba-tiba sudah ada di sampingnya.

"ya ampun non, bibik kaget. Untung ngga bibik lempar pake sodet." bik Roh mengacungkan sodetnya persis di depan muka Lena.

"aih.... Bik... Ngeri tau, jauhin.... (menjauhkan alat masak yang di genggam bik Roh) itu kan panas bik.... Ck... Ntar kalo kena muka Lena jadi ngga cantik lagi dong... Hehe" Lena tertawa pelan di ikuti bik Roh yang juga tertawa.

"maaf non, habisnya non Lena ngagetin." bik Roh melanjutkan masaknya.

"masih kurang apa lagi bik? Biar Lena bantuin."

"ngga ada non, tinggal nunggu sayur ya mateng aja. Semua sudah beres."

"oh... eh bik, Reyhan belum bangun ya?" tanya Lena sembari duduk di meja makan.

"mungkin sudah bangun non, tapi keluarnya nanti kalo sarapannya sudah siap." bik Roh menaruh sayur dalam mangkuk dan meletakannya di atas meja makan.

"non, kenapa non Lena malah tidur di kamar bawah? Bukan di kamarnya aden?" bik Roh juga duduk di sebelah Lena. Dia sangat penasaran kenapa malah Majikannya itu pisah kamar.

"eh, itu bik. Emb... Ngga papa bik, kita belum siap aja bik." Lena tersenyum menutupi kegugupannya.

Segera Lena beranjak menuju kulkas untuk mengambil minuman dingin. Rasanya haus karna gugub. Ya jelas lah Semua orang pasti akan curiga kok pengantin baru malah pisah ranjang.

" yeee enon, kenapa belum siap? Enak tau tidur bareng suami. Apalagi malam pertama.. Hehe" bik Roh beranjak untuk membuat kopi susu kesukaan Reyhan.

Selena hanya tersipu malu. Pipinya memerah, pembicaraan apa ini.... Boro-boro tidur berdua, melihatnya saja tidak sudi.

Bik Roh meletakkan gelas berisi kopi di atas meja makan, lalu dia duduk kembali di samping Lena.

"apapun alasannya, tidak baik non suami istri pisah ranjang. Apa lagi baru menikah, masa iya langsung pisah ranjang kaya gini." bik Roh menggenggam jemari Lena.

"haeeh.... (menghela napas) kalo Lena mau tapi dia ngga mau, ya sama aja kan bik."

"ya berusaha non, ngga akan ada

keberhasilan tanpa adanya usaha."

Usaha... Kalo ngga ada cinta mana bisa berusaha, ini bukan seperti pernikahan pada umumnya. Tidak ada cinta di antara kami, atau haruskah gue berusaha? Ish.... Malas sekali rasanya. Kalo ngga cinta ya ngga cinta.

" ehm... " tiba-tiba Rey sudah ada duduk di kursi. Lena yang sedang melamun pun terkejut dengan deheman suaminya itu.

"eh.... Sudah mau sarapan?" Lena tersenyum memandang suaminya itu.

"aku hanya butuh nasi dan sayur, aku tidak butuh ramah tamahmu." Rey mulai menyendok nasi kedalam piring.

Hufh... Lena juga segera ikut sarapan. Hening menyelimuti acara sarapan itu.

"hari ini aku mau ke kafe." Lena membuka suara. Rey hanya diam, dia asik makan.

"tidak tau pulang jam berapa." imbuh Lena. Rey diam.

"aku juga mau pulang untuk mengambil beberapa barangku."

Rey tetap diam. "hey.... Bicaralah...!!" nada suara Lena sedikit meninggi.

Ting.... Suara sendok dan garpu yang di taruh secara kasar di atas piring.

"mulai sekarang, jangan pernah lagi kamu menampakkan wujud kamu saat aku sedang makan!" ucap Rey dengan tegas. Lalu dia pergi kembali ke kamarnya meninggalkan makanan yang belum habis.

"astaga..... Dia kira gue hantu apa? Ngga boleh menampakkan wujud." Lena sangat kesal, karna secara tidak langsung dia di katai seperti hantu.

Setelah acara sarapan itu selesai, Lena segera pergi ke Cafe nya dengan menggunakan taksi. Di sana sudah ada Sinta yang sedang duduk di salah satu meja pelanggan. Lena segera menghampiri wanita yang sedang merokok itu.

"woi.....!!" Lena menepuk pundak Sinta dari belakang.

1
PrimaVeral21
season 2 hi where are you?
PrimaVeral21
menunggu season 2 dgn Reyhan junior
PrimaVeral21
gasskeunn
PrimaVeral21
fak kata gue tehhj... Reno kenpa hrus dtng terlambat sih
PrimaVeral21
njirr jahat bett dah.. klau gue mah udah gugat cerai
PrimaVeral21
baru start gue
.
semangat tata
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
yeeeyyyy tamat
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
solalilali
olaolala

detail bgt, g ad yg kelewat satu adegan pun
Rrrrr, aye aye💃💃💃💃
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
Cie cie ....
Asheegh
Ser ser
Gubrak
Eh g sido,🤭🤣🤣🤣🤣
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
ini udah wah kok,😍😍😍😍
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
konfliknya g mudah d pecahkan y🤔
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
hajaaaaaarrrrrr
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
sayur obok2? kek lagunya Joshua y🤭🙈
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
berdiri tegak bukan keadilan, kokoh bukan pendirian 🤣🤣🤣
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
tangan kn yg d injak bukan kaki
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
di jodoh kan
Tataxx: Ho.oh 🤧
total 1 replies
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
halo kak saya mampir
Tataxx: Ya ka, mksh ya🤗
total 1 replies
Eka Comel
hadir baca 😂😂😂 menyicil selang seling
kang kredit like dan peminat baca lewat😊😊😊.
semangat
♈⛎♎ chann💫💫
akhirnya misi selesai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!