Comedy Romantis
Cerita gadis mantan model menikah dengan pemilik peternakan.
Pertemuan pertama biasanya membuat kesan tersendiri bagi dua pasangan, tapi tidak dengan Rania dan Galuh. Pertemuan pertama mereka terjadi pertengkaran, Rania marah pada Galuh yang memarahi anak kecil yang memanggilnya dengan sebutan mama.
"Mama !"
"What..!"
"kapan aku melahirkan, apa aku amnesia ?"
Gurau Rania, saat dia mendengar panggilan anak kecil tersebut.
Siapakah anak kecil itu ??
Galuh Cendana: Sangat membenci dua orang wanita, yang disebutnya sebagai wanita licik seperti ular.
Tetapi saat bertemu dengan Runrun, kenapa Galuh melupakan rasa bencinya terhadap yang namanya wanita ?
Siapa dua wanita di masa lalu Galuh yang menghantui kehidupannya di masa depan ?
Apakah kisah cinta Rania akan bermula dari anak kecil tersebut.
Ikuti kisahnya: You are mine
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18. Ulah sikembar.
Salam hangat untuk kakak readers yang sudah sudi mampir ke karya halu ini
Happy reading ya😘
Hampir setengah jam Wulan terus ngedumel,menunggu pengacara yang dicari Robert muncul.Tapi wujud dari pengacara itu belum kelihatan juga.
"Di mana pengacara hebat yang kau katakan?" tanya Wulan dengan suara yang keras yang ditujukannya kepada Robert.
"Sabar Wulan,tunggu 5 menit lagi." Robert berusaha untuk menahan agar Wulan tidak semakin marah.
"Ok...aku tunggu 5 menit,kalau tidak kelihatan wujud pengacara itu.Batalkan dan cari yang lain,sepertinya hanya ada dia pengacara didunia ini. gerutu Wulan.
Setelah 5 menit,pengacara yang ditunggu tidak muncul juga,Robert menelepon temannya yang merekomendasikan pengacara itu kepadanya.
"Apa kau bilang,pengacara itu menolak menemui kami?" Robert berbicara dengan temannya melalui sambungan teleponnya.
"Dasar kampret...!" makian keluar dari mulut Robert,dan langsung memutuskan sambungan teleponnya.
"Maaf Wulan,pengacara itu mengatakan tidak dapat menangani kasusmu." kata Robert kepada Wulan.
"Apa...!" teriakan Wulan keluar dari bibirnya dengan kerasnya.
"Tadi dia menelpon teman yang merekomendasikannya,dan mengatakan dia tidak bisa membantu kita." kata Robert.
"Kenapa,apa dikiranya aku tidak mampu membayarnya?" tanya Wulan dengan emosional.
"Aku tidak tahu,apa yang terjadi.Mungkin dia tidak punya waktu untuk mengurus kasus perebutan hak asuh." kata Robert.
"Cari lagi pengacara yang lain,yang lebih hebat dari orang itu." perintah Wulan sebelum dia keluar dari restoran tempat dia akan bertemu dengan pengacara.
"Baik." jawab Robert sambil mengikuti wulan dari belakangnya.
🌼 🌼🌼
"Bang,saya ada pemikiran ini.Bagaimana jika panti jompo kita pindahkan ke area sekitar peternakan,daerah sana cocok untuk orang tua." kata Raditya kepada Togar.
"Coba katakan kepada om Martin,apa tanggapannya." kata Togar.
"Kalau menurut abang bagaimana?" tanya Raditya.
"Menurut abang,bagus juga.Karena lokasi sekarang tidak bagus untuk orang tua,sudah terlalu sempit dan udaranya tidak bagus lagi." Togar mengutarakan pendapatnya.
"Itu juga yang menjadi pertimbangan saya untuk memindahkan lokasi panti." kata Raditya.
"Utarakan saja makdudmu pada om,pasti akan diterima." kata Togar.
"Togar,tolong kau antar roti ini ke pelanggan dulu." Zul menyerahkan paper bag yang berisi roti kepada Togar.
"Siap...! Togar akan meluncurkan secepatnyanya." ucap Togar dengan sigap.
"Raditya,nanti kita cerita lagi.kau tunggu aku balik,nanti kita pergi bersama menemui om Martin." kata Togar.
"Hei Togar mau kemana kau pergi dengan Raditya,kau lupakan aku teman lamamu kawan..!" teriak Zul,tetapi Togar tidak mendengarnya lagi.
"Raditya mau kemana kalian?" setelah tidak mendapatkan jawaban dari Togar,Zul menanyakannya kepada Raditya.
"Mau ketempat papa dipanti,saya ada rencana mau memindahkan panti ke lahan yang baru dibeli itu." kata Raditya.
"Yang ada peternakan sapinya?" tanya Zul kepada Raditya.
"Ya.." jawab Raditya.
"Apa tidak kejahuan?" tanya Zul.
"Tidak juga,jalannya bagus.Udaranya masih bagus dan cocok untuk tempat tinggal orangtua." kata Raditya.
"Benar juga ya,dikota ini sudah banyak polusi." kata Zul.
🌸🌸
"Run !" panggil omanya.
"Ya oma." Runrun menghampiri omanya.
"Betah kerja dikantor?" tanya omanya.
"Awalnya masih belum oma,tapi makin kesini makin menikmati.Banyak tantangannya,Runrun harus menunjukkan bahwa Runrun bisa kerja." kata Runrun.
"Baguslah,oma takut kamu kabur kembali menggeluti dunia modelling." kata omanya kepada Runrun.
"Tidak oma,Runrun tidak mau lagi.Runrun tidak penasaran lagi dengan dunia modelling,didalam kita harus tahan godaan." kata Runrun.
"Kalau tidak tahan,akan terjerumus kehal-hal yang negatif." kata omanya.
"Iya oma." jawab Runrun.
"Usiamu sudah mau 20 tahun,sudah ada pria didalam hati?" tanya omanya dengan tersenyum.
"Hih oma,Runrun masih kecil ya." jawab Runrun.
"Oma dulu,umur 20 sudah melahirkan papamu." ucap omanya.
"Sekarang tidak oma,berkarier dulu.Jodoh belakangan." kata Runrun.
"Oma,kami pulang." Jonas dan James menghampiri omanya dan Runrun yang sedang duduk diteras.
"Kenapa lama sekali kalian pulang?" tanya Runrun kepada keduanya.
"Tadi kami ada kelas tambahan kak,karena sudah kelas 3." jawab James.
"Awas kalau bohong ya,kakak laporkan pada papa.Biar dikurangin uang saku kalian berdua." ancam Runrun kepada adiknya.
"Kakak kami tidak bohong..!" seru berduanya secara bersama.
"Iya kakak percaya,adik kakak bukan pembohong." kata Runrun memuji adiknya.
"Oma senang melihat kalian saling menyayangi,ingatnya jangan ada pertengkaran saat kalian dewasa nanti." kata omanya pada ketiga cucunya.
"Mas,jika kau masih ada bersama kami.Pasti senang melihat cucu kita." batin omanya,saat dia menatap ketiga cucunya saling menggoda didepannya.
"Oma kenapa melamun?" Runrun mengejutkan omanya,sehingga lamunannya terhenti.
"Tidak apa-apa,oma sungguh terhibur melihat kalian lucu-lucu." kata omanya.
"Jonas mau jadi pelawak oma ." kata Jonas.
"James tidak mau oma,James mau jadi chef." kata James.
"Bagus semua cita-cita kalian." kata omanya.
"Kalau si kakak mau jadi apa?" tanya oma kepada Runrun.
"Kakak mau jadi cowgirl oma." James yang menjawab pertanyaan omanya kepada Runrun.
"Mulai lagi ini ya." Runrun mendelikkan matanya kepada Jonas dan James.
"Cowgirl ada,oma kira yang ada cuma cowboy." kata omanya.
"Cowboy yang cowok oma,kalau yang cewek cowgirl." kata Jonas kepada omanya.
"Kalian ada-ada saja." omanya tertawa melihat kelucuan Jonas dan James.
"Kenapa kakak kalian cita-citanya jadi cowgirl ?" tanya omanya.
"Biar bisa dekat mas Galuh oma." ujar James dengan spontan.
"Siapa mas Galuh ? sepertinya oma tidak tahu berita ini."ucap omanya sambil tersenyum.
"Oma jangan dengarkan kedua anak usil ini,mereka suka berkata yang tidak-tidak." kata Runrun kepada omanya.
"Kami tidak bohong oma,anak mas Galuh sangat suka dengan kak Runrun." kata Jonas dengan bersemangat bercerita dengan omanya.
"Dia sudah punya anak,tandanya sudah punya istri.Jangan menganggu rumah tangga orang,itu tidak baik."kata omanya dengan tegas.
"Tidak oma,kata mas Galuh dia belum menikah tapi dia punya anak.Bingungkan oma?" tanya James dan dia mengerutkan kening karena berpikir.
"Tandanya dia punya anak tanpa menikah,aduh pria seperti apa itu.Jangan sesekali dekat dengannya." ingatkan omanya pada Runrun.
"Oma,Runrun tidak hubungan apa-apa dengannya.Itu hanya mulut si kembar ini saja."Runrun mendekati kedua adiknya,tetapi sebelum Runrun dekat keduanya sudah berlari menghindari.
"Maaf kakak..!" ujar keduanya sambil berlari masuk kedalam rumah.
"Oma,Runrun tidak ada hubungan apa-apa.Hanya papa yang dekat dengannya." kata Runrun,dia takut omanya marah.
"Oma tidak marah jika dia duda,karena istrinya meninggal.Tapi ini dia belum menikah tapi sudah punya anak,kehidupan bagaimana yang dijalaninya." kata Omanya.
**Bersambung
Jika berkenan minta bintang tiga ya kakak yang cantik,baik hati tidak sombong😘😘🤗🤗**
keren dan mantap
sukses....semanangat
mksh