NovelToon NovelToon
Mengubah Takdir

Mengubah Takdir

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Chicklit / Tamat
Popularitas:91.2k
Nilai: 5
Nama Author: Irin

Azura seorang gadis cantik yang hidup dalam sangkaan buruk semua keluarganya kurang lebih 13tahun. Ia di sangka telah membunuh mamanya rasa sakit yang ia alami kerap membuat nya salah dalam mengambil tindakan.

Semua rasa sakit dan kekecewaan hampir semuanya ia alami, namun di sisi itu dia di temani oleh seorang pria yang senantiasa bersabar dalam memberikannya arahan.

Cinta pertamanya yang entah akan berakhir seperti apa kisah mereka, akankah hidup Azura berakhir dengan bahagia dan berdamai dengan keluarganya? Atau justru malah sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Tertekan

Calvin berhenti di depan meja Azura, Calvin mendekati wajah Azura.

Deg,deg,deg jantung Azura berdetak kencang, Calvin berhenti tepat di depan wajah Azura.

"Kenapa berhenti? Kenapa nga maju lagi?" Batin Azura saat melihat wajah tampan Calvin berada tepat di depan wajahnya.

"Tak, fokuslah mengerjakan tugasnya" ucap Calvin dengan menyentil kening Azura, Azura terdiam saat Calvin berbalik berjalan ke arah sofa.

"Ternyata cuma ngambillin pulpen yang jatuh,ihhh bang Calvin nyebelinn" batin Azura kesal.

Azura sedang fokus mengerjakan tugasnya,terdengar suara air yang mengalir mengisi gelas kosong. Ternyata Calvin sedang menuangkan air minum untuknya.

Azura menelan ludahnya dengan susah payah,saat melihat air yang keluar jalur membasahi jakun Calvin yang naik turun.

Air itu terus turun,dan tatapan Azura mengikutinya.

"Kotak dua,kotak empat,uhh ia masih turun melewati kotak ke enam dan masih turun" gumam Azura dengan tatapan yang tak lepas dari air yang mengalir di tubuh bagian atas Calvin.

"Takk, Azura!" ucap Calvin dingin setelah meletakkan gelas kosongnya, Azura tidak mendengarkan ucapan Calvin.

"Kenapa bukan Azura aja yang ada di posisi air mengalir itu? Uhh ini sangat tidak adil" ucap Azura yang dapat di dengar oleh Calvin.

"Azura!!! Cepat lah kerjakan tugasnya" ucap Calvin dingin yang mana Azura langsung tersadar dan langsung mengerjakan kembali tugasnya.

"Haha,kena kamu" batin Calvin dengan tersenyum penuh kemenangan.

Azura melihat ke arah tangannya yang tlemor, Azura mengingat-ingat saat Calvin memakai kaos yang mencetak otot-ototnya,terus membuka kaosnya,lalu berjalan ke arah Azura.

Dan yang membuat tangan Azura tlemor adalah saat Calvin sedang minum dengan jakunnya yang naik turun, Azura melihat ke arah buku matematika dengan pusing.

"Ini gimana huhu momyy, kenapa jadi pusing begini? Padahal kan soalnya sudah Azura kuasai" batin Azura tertekan.

Azura mengerjakan soal matematika nya beberapa kali,namun sayang setiap Azura mengerjakannya maka setiap itu juga Azura salah.

Azura mengaruk kepalanya yang tidak gatal dengan kasar, Azura melihat ke arah Calvin. Calvin melihat ke arah Azura yang penampilannya lumayan berantakan.

"Bang Calvin hiks, bantuin Azura. Azura pusing hiks,bang, Abang" ucap Azura dengan mata berkaca-kaca, Azura meninggikan suaranya saat Calvin pura-pura tidak mendengarnya.

"Abangg" ucap Azura dengan air mata yang mengenang di pelupuk matanya.

"Kerjakan sendiri itu kan tugas sekolahmu" ucap Calvin sambil berjalan ke arah kamar mandi.

"Bang Calvin jahat" ucap Azura sambil kembali mengerjakan tugasnya dengan mata berkaca-kaca.

Saat hampir selesai Azura mengerjakan tugasnya,suara pintu kamar mandi terbuka menampilkan Calvin dengan rambut basahnya.

Seketika pikiran Azura berlarian untuk menggapai pesona Abang angkatnya.

Calvin berjalan ke arah Azura dengan air yang menetes dari rambutnya,membasahi setiap roti sobek keras yang sudah Calvin bentuk selalu ini.

"Sudah beres?" Tanya Calvin dengan suara beratnya, Azura menggelengkan kepalanya.

"Kalau begitu kerjakan, cepatlah sedikit" ucap Calvin sambil duduk di depan Azura.

Azura yang mendengar suara berat Calvin terdiam sejenak.

"Rambut basahnya... Suaranya...Roti sobeknya... Penampilannya" batin Azura dengan tak percaya.

"Ahhh,bang Calvin maafin Azura hiks,tolong bantuin Azura" ucap Azura keras sambil menangis.

Azura sangat tertekan saat mengerjakan tugas matematika tetapi ia lebih tertekan saat melihat penampilan Calvin yang membuat otaknya ngebleng.

Calvin menatap Azura dengan tersenyum manis.

"Bukankah kamu pintar? Kenapa meminta bantuan Abang?hmm?" ucap Calvin.

Azura menangis, tetapi ia lebih menangis saat mendengar suara berat Calvin berucap hmm.

"Bang? Azura pusing bang, pusing!!! semuanya karena Abang!!!" ucap Azura pelan dengan sesegukan.

Calvin mendekati Azura saat melihatnya menangis penuh tekanan. Calvin tersenyum penuh kemenangan.

"Inilah balasannya, kalau kamu membuat Abang kesal" batin Calvin.

Calvin sudah berada tepat di belakang Azura, Calvin membantu Azura mengerjakan tugasnya. Berbeda lagi pemilik tugasnya yang malah menangis dengan jantung yang sedang berdisko.

"Ayo keluar" ucap Calvin setelah membantu Azura mengerjakan tugasnya, Azura menyusul Calvin keluar dengan penampilan acak-acakan dan matanya yang merah.

Di luar kamar Azura,dua keluarga satu rumah berkumpul yang terdiri dari Addy, Sherly, Edison,Anver,Enver dan Charlie. Semuanya akan menjemput Azura untuk makan bersama.

Ceklek, pintu kamar Azura terbuka menampilkan Calvin tanpa baju dengan kaos yang disampingkan di pundaknya,semua orang yang ada di sana terkejut saat melihat Calvin yang keluar dari kamar Azura tanpa memakai baju,semua orang berfikirran beda-beda namun satu makna.

"Calvin kamu habis ngapain dari kamar Azura? Terus kenapa nga pake baju?" tanya Sherly.

"Abis ngasih pelajaran mom" jawab Calvin.

"Pelajaran apa?" Tanya Addy dengan jantung yang berdetak cepat.

"Pelajaran itu cara Dady sama momy buat Calvin hadir di dunia ini " jawab Calvin dengan santai.

Semua orang terdiam setelah mendengar jawaban Calvin,detak jantung semua orang sangat kencang.

Tambah kencang lagi saat Azura keluar dari kamarnya dengan penampilan acak-acakan,mata merah terlihat bahwa ia telah menangis.

Semua orang refleks melihat ke arah bawah Azura, Azura berjalan dengan bergetar tangannya masih tlemor akibat kejadian tadi.

Semuanya mulai berfikir yang tak semestinya. Keadaan mulai kacau.

"Dady cepat panggil pa penghulu,momy akan mempersiapkan tempat serta adat-adat apa saja yang akan kita pakai untuk pernikahan Calvin dan Azura" ucap Sherly.

"Calvin kamu sudah besar dan tambah dewasa ternyata" ucap Addy dengan mata sedikit berkaca-kaca.

Sherly dan Addy sangat mendukung bila Calvin dan Azura menikah berbanding terbalik dengan keluarga Edison.

"Kurang ajar kau, setelah merebut Azura dan mengakui Azura sebagai adikmu sekarang kau berniat memiliki Azura untuk selamanya? Sia**n rasakan tinjuan manisku. Beraninya kau menodai adikku" ucap Anver.

Calvin menahan tinjuan Anver yang akan mengenainya.

"Azura maafin kaka, selain tidak bisa melindungimu dari Anver saat kamu terjatuh dari tangga Kaka juga tidak bisa melindungimu dari Calvin" ucap Charlie dengan menangis.

"Azura hiks,kamu. Kamu tenang aja kaka bakal pastikan Calvin bakalan bertanggungjawab atas apa yang sudah dia perbuat kepadamu" ucap Enver sambil berjalan menuju Azura dan memeluknya dengan menangis.

Edison terdiam,ia belum mengerti dengan apa yang terjadi. Azura bingung saat Enver memeluknya dan bingung juga atas ucapan mereka.

"Sayang apa masih sakit?" Tanya Sherly yang mana membuat semua orang melihat ke arah Azura.

"Sedikit momy" jawab Azura.

Duar,bagaikan tersambar petir semua orang linglung dengan apa yang terjadi, Sherly mendekat ke arah Azura dengan tersenyum tipis.

"Bagian mana saja yang sakit? Momy punya obatnya" Tanya Sherly dengan mendorong Enver yang memeluk Azura sedari tadi.

"Azura cuma pusing momy" jawab Azura.

"Pusing? Cuma pusing gada yang lain? Kamu yakin sayang?" Tanya Sherly.

"Iya momy Azura pusing banget ngerjain tugas matematika dari pa Arman saking pusingnya Azura sampe nangis, untung ada bang Calvin yang bantuin Azura" jawab Azura.

"Apa!! Jadi kamu nga itu sama Calvin?" Tanya Sherly dengan tatapan tak percaya.

"Itu apa momy? Momy kalo bicara yang jelas donk jadinya kan Azura nga ngerti" ucap Azura.

"Maksudnya kamu nga ngapa-ngapain lagi selain itu sama Calvin, Calvin nga berbuat sesuatu yang lebih?" Sekarang giliran Anver yang bertanya sambil berjalan ke arah Azura dan memegang pundaknya mengeserkan Sherly.

"Nga, emangnya bang Calvin ngelakuin apa?" Tanya balik Azura dengan bingung.

Semua orang menatap ke arah Calvin meminta jawaban yang sebenarnya.

"Apa? Aku hanya bercanda" ucap Calvin sambil mengeryitkan dahinya.

"Aaa,dadyy maafin Calvin. Calvin cuma bercanda,aduhh momy tolong" ucap Calvin karena Addy memelototinya sambil menjewer telinga sebelah kanannya.

Sherly berjalan ke arah Calvin bukan untuk membantunya melainkan menambahkannya dengan menjewer telinga Calvin bagian kiri.

"Udah berani kamu ya,ckk mulai besok kamu harus pimpin perusahaan Daddy yang ada di kota Bekasi" ucap Addy.

"Calvin nga mau dad,Dady aja yang kerja" ucap Calvin tak terima.

"Ngomong apa kamu? Coba katakan sekali lagi" ucap Addy.

"Iyaa dad, Calvin bakalan pimpin perusahaan Dady" ucap Calvin pasrah saat merasakan jewerannya semakin kencang.

"Ckk,dasar kamu yah udah bikin harapan momy pupus. Mulai sekarang motor kesayangan kamu momy sita" ucap Sherly sambil membawa Calvin ke kamarnya dengan jewerannya yah tak pernah lepas.

"Nga bisa gitu donk,nanti Calvin sekolah pake motor yang mana mom?" Tanya Calvin dengan pelan.

"Kamu kan masih ada motor sport lainnya,ya kalo ga mau ada tuh motor beat punya bi Inah terus motor pespa punya pa Tatang,kamu tinggal pinjem aja apa susahnya" jawab Sherly dengan acuh.

"Apa!! Nga mau mom" ucap Calvin.

"Ckk,diem deh kamu itu ya kalo udah ngomong kaya gini panjangnya mengalahkan sungai nill, dalamnya mengalahkan laut segitiga Bermuda dan berisik nya mengalahkan ma Marni tetangga sebelah" ucap Sherly yang membuat Calvin diam.

Kini hanya menyisakan keluarga Azura.

"Meluk nya mau sampe kapan?" Tanya Azura kepada Anver yang malah memeluk nya dari tadi.

"Ckkk, padahal kan kangen pengen peluk kamu. Kapan lagi ada kesempatan kaya gini" batin Anver.

"Ahh,iya maaf aku lupa" ucap Anver sambil melepaskan pelukannya.

"Azura sini ikut ka Charlie,ka Charlie tadi sengaja beliin kamu martabak spesial rasa keju" ucap Charlie kepada Azura.

Charlie membawa Azura ke dekat taman, padahal Azura belum menjawab nya mau ikut atau tidak.

"Bang Enver ikut"

"Anver juga"

Mereka berdua pun menyusul Charlie dan Azura menyisakan Edison yang baru memahami kejadian tadi.

1
Madun Haikal
Luar biasa
nacho
lupa namanya siapa
Siti 127
Sedih ) kenapa pisahnya harus sama cinta pertamanya?
Rnd. Julia: 😅 iyaa
total 1 replies
Siti 127
asik banget
Siti 127
Udah beres aja thor, ga kerasa saking serunya
Jajuk
mantab
saltsanddanmoothies
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
Ig @ siska.myi
Unik
Ig @ siska.myi
Novel, perasaan sudah ikut dipromosikan. Tapi kok segitu-gitu aja ya rin? 😅
Rnd. Julia: Masa 😜
total 2 replies
SugaryHeaven
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Rnd. Julia: Si paling peka, tau aja 😗
total 1 replies
champagnefabulous
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
Nur Illiyyan
ada yang kebakar tapi bukan singkongnya huahahahahhaahahah emeng enak tuxh para saudara laknat
Prasetya Wibowo
Lihat aku disini, pembaca yang selalu setia menanti~~
Rnd. Julia: Hehe, 😅
total 1 replies
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Seharian ini mumet dan ternyata author kesayangan aku update :) Aku tak jadi mengeluh
ruby sunn
Benar-benar deh karya ini bikin jatuh cinta :) I love you 3000 thor!
Nur Illiyyan
rasain lo anver
mintandrose
Authooooor! Aku suka sama ceritanya! Crazy up, please *puppy eyes*
Mata Diam
Akhirnya dongggg update~ Makasih Thor! Kamulah makhluk Tuhan paling debest :*
Nur Illiyyan
lanjut lagi dong thor
WillofWashington
alurnya jelas ceritanya menarik.. semangat buatmu thoor.. 5 star n like buatmu!!!! 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!