NovelToon NovelToon
Pemuas Ranjang CEO

Pemuas Ranjang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Duda / Tamat
Popularitas:19.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Momoy Dandelion

Season 1: Bara x Retha

Jalinan cinta antara dua orang yang saling menguntungkan antara seorang duda dengan seorang guru yayasan yang memiliki pekerjaan sampingan. Bara membutuhkan wanita untuk mengobati kesepiannya dan Retha membutuhkan uang untuk melunasi hutang ayahnya.

Bagaimana perjalanan kisah cinta mereka dan lika-likunya menghadapi dunia? Akankah keduanya akan bersatu?


Season 2: Hendry x Citra

Cinta masa SMA yang dipertemukan kembali saat keduanya baru saja mengalami kegagalan berumah tangga. Hendry ditinggalkan istrinya karena permasalahan kesuburan. Sedangkan Citra memutuskan bercerai dari suaminya yang telah berselingkuh dan menghamili wanita lain.

Akankah mereka bisa menghadapi trauma hubungan sebelumnya? Bagaimana cara mereka bisa kembali membuka hati dan akhirnya hidup bahagia bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momoy Dandelion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rebutan

"Bapak kok egois ... saya kerja di sini kan supaya hutang saya lunas. Kenapa malah saya jadi harus punya lebih banyak hutang?" Retha menggerutu karena Bara tetap kekeh memintanya tetap di sana. Sementara, ia harus segera pergi ke kamar yang benar menemui Zack, orang yang sudah membayarnya.

"Lakukan saja! Kalau berani kamu keluar dari kamar ini, saya akan langsung memberitahu pihak sekolah!" ancam Bara.

Entah mengapa kali ini Bara ingin jadi orang yang egois. Padahal, ia selalu menolak tawaran ibunya untuk mengirimkan orang agar merawatnya selama proses penyembuhan. Malam ini, ia justru berusaha menahan wanita milik Zack yang tidak sengaja masuk ke dalam kamarnya. Ia tidak mau Retha bersama Zack atau lelaki lain. Lebih baik Retha menemaninya di kamar hotel untuk mengurangi kesuntukan kerja. Alalagi Retha orang yang sudah Bara kenal. Melihat pekerjaannya, wanita itu sudah pasti mrmiliki jiwa penyabar yang tinggi.

Retha langsung terdiam, tak bisa berkata apa-apa. Gara-gara salah masuk kamar, ia jadi punya masalah lebih besar. Ia juga tak ingin dipecat dari tempatnya bekerja.

"Bar! Wanita yang sudah aku bayar itu kabur. Kayaknya perlu aku kasih pelajaran!" Zack masuk ke dalam kamar Bara sembari menggerutu.

Kedatangan Zack secara tiba-tiba membuat situasi seketika hening. Ketiganya sama-sama keheranan. "Loh! Kamu kenapa ada di sini?" Zack terkejut karena ternyata wanita yang sedang dicarinya ada di kamar Bara. Ia sempat marah-marah karena mengira Retha tidak ikut dikirim ke sana.

"Maaf, Pak," ucap Retha tidak enak hati.

Zack berjalan menghampiri keduanya. Bara yang tidak mau Retha diambil oleh Zack langsung menarik pinggang Retha dan memeluknya. Hal itu juga membuat Retha reflek memegangi dada bidang Bara yang terasa kokoh dengan otot-otot yang terbentuk rapi. Wajahnya langsung memerah berada sedekat itu di dekapan seorang lelaki tampan.

"Sudah aku bilang jangan main masuk sembarangan!" tegur Bara.

"Bar, dia wanita yang sudah aku bayar. Seharusnya dia ada di kamarku sekarang. Sejak tadi aku tunggu dia tidak datang-datang. Aku protes dengan pengurusnya, katanya sudah masuk ke kamarku. Kenapa malah dia ada di kamarmu? Lepaskan dia! Aku mau mengajaknya pindah ke kamarku."

Bara semakin mempererat pelukannya. Tatapan matanya tajam terarah pada Zack. "Karena dia ada di kamarku, berarti dia wanitaku. Pergilah! Kamu mengganggu waktu bersenang-senang kami."

Zack terkekeh. Ia merasa Bara hanya sedang mengerjainya saja. Tidak mungkin Bara tertarik dengan Retha. "Ayolah, Bar. Ini sudah larut malam. Aku sudah tidak sabar menghabiskan waktu dengannya. Berhentilah bercanda."

"Bercanda? Aku serius. Selama di sini, dia yang akan menemaniku tidur. Bukankah kamu sendiri yang memberikan saran kepadaku untuk mencoba sesuatu yang baru?" Bara berbicara dengan tegas.

Zack sampai tercengang mendengar perkataan Bara. Entah bagaimana caranya wanita yang telah dibayarnya malah ada di dalam pelukan Bara. "Oke, kamu boleh tidur dengan wanita manapun, Bar. Aku bisa mencarikanmu yang lain. Dia sudah aku bayar untuk satu minggu ini. Kembalikan dia padaku!" Zack tidak mau mengalah. Ia telah menyukai Retha sejak pertemuan pertama.

"Aku maunya dia." Bara tetap teguh pada kata-katanya.

Zack bingung harus kesal atau tidak. Melihat Bara ada perkembangan mau dekat dengan wanita itu berita bagus. Namun, melihat Bara justru menyukai wanita yang diincarnya, ia juga jadi gregetan.

"Bar ...,"

"Akan aku ganti uang yang sudah kamu keluarkan untuknya." Bara memotong ucapan Zack.

"Masalahnya bukan itu," gerutu Zack.

Retha hanya bisa diam tercengang mendengarkan perdebatan dua lelaki yang ia rasa sama-sama pengusaha sukses. Bagi mereka sepertinya uang bukanlah hal besar. Berbeda dengan dirinya, uang sangat penting.

"Aku aku tidak akan melaporkan kelakuanmu di kantor kepada ayahmu. Ala itu imbalan yang pantas? Kalau kamu tetap tidak mau mengalah, tamat riwayatmu!" Bara memang memegang kartu As Zack.

"Hah!" Zack mengacak-acak rambutnya sendiri. "Ya sudah! Aku kalah! Terserah sekarang kalian mau apa. Aku mau pergi!"

Zack memilih untuk mengalah. Ia tak pernah bisa mengalahkan sifat keras kepala Bara.

Setelah Zack keluar dari kamarnya, Bara melepaskan pelukannya.

"Maaf ya, Pak. Gara-gara saya, Bapak jadi bertengkar dengan Pak Zack." Retha merasa tidak enak hati.

"Sekarang, saya harus apa?" tanya Retha.

Bara memandang intens ke arah wanita itu. "Lepas pakaianmu!" perintahnya.

"Apa?" Retha terkejut.

"Bercanda." Bara terkekeh melihat respon yang Retha berikan. Wanita itu sangat terkejut. "Masakkan aku sesuatu. Mungkin masih ada mie instan atau bahan makanan di area pantry. Aku mau memakai baju dulu." Bara kembali berdiri dengan bantuan tongkatnya.

"Biar saya bantu, Pak." Retha menawarkan bantuan dengan polosnya. Ia memegangi lengan Bara secara hati-hati.

Bara menoleh ke arah Retha. "Kamu mau membantu saya memakai baju?" tanyanya.

"Bukanya tadi Bapak bilang saya harus membantu Bapak?" tanya Retha heran.

"Di balik handuk ini, saya tidak memakai apa-apa. Kamu yakin mau membantu saya berpakaian?" Bara bertanya sekali lagi.

Retha menelan ludahnya. Sepertinya ia baru sadar telah menawarkan bantuan yang salah. "Em, maaf, Pak. Saya mau memasak saja untuk Bapak." Retha memilih kabur ke dapur. Ia merutuki kebodohannya sudah menawarkan bantuan memakaikan baju.

Bara tertawa lepas. Tingkah Retha memberikannya hiburan tersendiri hari ini. Ternyata wanita itu tidak sekaku kelihatannya. Ia melangkahkan kaki menuju wardrobe yang terdapat di satu area dengan kamar mandi. Bara masih bisa menggunakan pakaiannya sendiri.

Saat handuknya terlepas, ia lihat ada yang ikut bangun padahal biasanya tidur. Seketika ingatannya terbayang saat pertama melihat kehadiran Retha hanya mengenakan b1kini di hadapannya. Bentuk tubuhnya sangat indah, mampu membangkitkan g4irah yang selama ini hilang darinya.

"Aduh, Bar ... kamu kenapa jadi begini," gumamnya pada diri sendiri. Bara menepuk-nepuk kepalanya agar bisa berpikiran waras. Namun, lagi-lagi otaknya membayangkan saat ia memeluk Retha. Sudah lama ia tidak sedekat itu dengan wanita. Apalagi ada benda empuk yang menempel padanya, serta sentuhan tangan lembutnya membuat ia semakin menggila.

"Bodoh, Bar ... kenapa kamu malah menyuruhnya ikut tinggal di kamar ini!" Bara mengumpat dirinya sendiri. Semakin dipikirkan, miliknya semakin tegak menjulang dan tak bisa ditenangkan.

Zack sering menyindirnya yang selama tiga tahun betah menyendiri. Miliknya memang lebih sering lemas daripada hidup. Ia sudah tidak tertarik dengan wanita. Akhir-akhir ini saja benda itu mulai bereaksi kembali. Kalau diingat-ingat, mungkin sejak ia datang ke klab malam itu. Melihat pelayan klab berpenampilan s3ksi, ia langsung tertarik.

"Sepertinya aku sudah terlalu lama menahannya. Aku tidak boleh kalah!" Bara mengatur napasnya agar pikiran kotornya hilang.

*****

Sembari menunggu update berikutnya, bisa intip dulu karya teman author 😘

Judul: Aku Juga Ingin Bahagia

Author: M Anha

1
✨️ɛ.
syaiton mana yg telah meminjam tubuh si Zack ini ya.. /Facepalm/
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya semoga kamu juga di balas Tuhan karena pengkhianatan mu sm suami trus menelantarkan anak plus membunuh calon bayi, udah 3 itu berati karma mu lebih banyak nanti 😜🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hmm dasar gemblung
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
mbak nya ni kocak minta di bawain kaca ibu tiri nya snow white kali ya, dia ngatain orang lain pelacur karena mau sama suami nya lha dia sendiri isteri orang tp minggat ga ada kabar trus jd peliharaan laki lain 😂🤣 halah halah gaya sama omongan mu mbak mbak, sekolah dulu kata ku mendingan biar otak mu ga kosong2 bgt gitub😜
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bener2 ni manusia bukannya tobat malah nambahin dosa 😮‍💨
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya bodo itu nama nya mbak, emang situ mau ngerawat anak yg bukan darah daging, bara ngelakuin itu sekali karena udah terlanjur sayang kenzo juga kalo sekali lagi ya dapet piring cantik kok masa seumur idup biayain sm ngurusin anak yg bukan dr bibit dia 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya ga salah mbak nama nya isteri minta suami, gua juga begitu tp minta mu tu ga masuk di akal kalo ratusan juta di abisin buat tas sm sepatu, emang tas mu sm sepatu mu kalo laper bisa bikin kamu kenyang 😩 kecuali duit nya suami mu sebulan unlimited ya, kalo udah di jatah sebulan 200 juta ya harusnya diatur, boleh aja beli tas perhiasan tp kan harusnya manajemen duit mu ga langsung habis bunda, bisa itu buat nabung sm makan gojek 3x sehari lebih dr cukup 😌
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah kalo ini isteri nya sih yg bermasalah trus mengkambinghitam kan mertua nya, emang dasar nya lu matre aja mbak 😌 mosok 200 juta abis seminggu, makan tambang ama belerang lu? 🤪
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
sebenernya juga kalo mantu nya baik pasti sedikit banyak bakal bantu ya kalo tau dr keluarga isteri emang kureng tp kok anda ndremis😩 ngasih itu berdasar kemampuan orang nya pakde kalo anda matok jumlah nama nya gatau diri 😤🤬😡
Gintania nia
Luar biasa
pdm
sek diajari sinau edis tp aku sek moco kok melu puyeng /Facepalm/
Arsina Zain
Buruk
Intan Risma Wandy
hamidun kayakne si silvi
Intan Risma Wandy
ciey cieyyyy sayang 😀😀
Fitri Zalfa
Luar biasa
Diah Anggraini
maachi ka..
ceritanya bagus
Diah Anggraini
zack
paling paling kau..
haaa
Diah Anggraini
salut sama bara yang tenang dan baik
Diah Anggraini
parah silvia..
keluar juga sifat aslinya
Diah Anggraini
haaaaa.
guut Bara..
puas dah tawain thea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!