NovelToon NovelToon
KAU DAN AKU

KAU DAN AKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:44.1k
Nilai: 5
Nama Author: SIVIKAYLA

LANJUTAN KISAH DENDAM MASA LALU VERSI BARU

Kouya Rich Dermawan dan Kouru Rin Dermawan adalah anak seorang Dokter terkenal di Tokyo dan Putri Mafia yang ditakuti dunia.

Suatu ketika karena kecelakaan pesawat yang membawa mereka dan keluarganya ke London untuk berniat mencari kehidupan yang baru. Membuat mereka kehilangan keluarga dicintainya. Termasuk pasangan hidup mereka.

Membuat mereka semua trouma dan merubah semua Identitas mereka agar tak ada yang tahu tentang mereka. Biarkan lah mereka di kenang sudah tiada.

Pada saat Rich dan Rin sudah dewasa mereka fokus dengan karir dan kebahagian kedua orangtuanya. Sampai mereka tidak pernah berani membuka hati.

Suatu ketika mereka di pertemukan dengan seseorang yang membuat hidup mereka berwarna dan bisa melupakan trouma yang mereka alami.

Akankah mereka bisa membuka lembaran baru dan menjalin kehidupan normal layaknya orang lain sebelumnya?

Bisakah mereka menghindari masa masa lalu yang kelam dan menjalani kehidupan baru?

Ikuti kisahnya ya Kak. Bantu Author untuk mendukung karya ini dengan cara Like, Vote dan Coment. Dukunganmu sangat berarti untuk Author. Terima kasih ...

IG 》sifi_endriyanto

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SIVIKAYLA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 # Masa Lalu

Meski kaget dan syok, Nindya tetap bersikap profesional dan mengatur diri agar Nadine Dan Looren tak mengenalinya.

Begitupun Danar yang sudah sangat kesal melihat wajah wajah musuh orang tuanya. Tapi tatapan dari Nindya membuat Danar kuat dan tetap tenang.

"Kalau begitu kami mohon pamit ya, terima kasih sudah mau bekerja sama dengan kami,"kata Looren pamit undur diri.

Looren dan Nadine berjabat tangan lalu pergi meninggalkan mereka yang masih terdiam di sana.

"Bunda.., apa Bunda yakin mau melanjutkan kerja sama ini?"tanya Danar menatap Nindya serius.

Nindya menarik napas panjang dan menghembuskan nya pelan. Dia duduk kembali sambil meminum jus nya.

"Bunda harus profesional nak. Kita tidak bisa memutuskan secara sepihak, apalagi mereka belum melakukan kesalahan fatal,"ucap Nindya sambil menatap ujung sedotan.

"Kalau Aunty dan Danar tidak bisa bekerja sama dengan mereka. Serahkan saja tugas ini padaku. Biar aku yang handle. Aku tahu kok perasaan kalian. Kita juga gak bisa seenaknya membatalkan perjanjian ini tanpa alasan yang jelas. Bisa bisa mereka malah curiga,"jelas Yoga.

Penjelasan Yoga membuat Nindya dan Danar terdiam. Tapi beberapa menit kemudian mereka mengangguk.

"Oiya Bun, Mas Reza dan Adek ada disini. Mereka sedang berbulan madu di hotel ini. Mau ketemuan sama mereka, sekalian kita bahas masalah ini."

"Bulan madu kok di hotel? bahas masalah apa nak?"tanya Nindya bingung.

"Mas Reza yang mengajak Adek bulan madu katanya. Yaaa untuk masalah yang tadi Bun. Tentang kerja sama kita dengan Tante Nadine dan Om Looren."

Nindya berfikir sejenak, dia tidak mau salah mengambil keputusan. Dia pun tidak mau anak anaknya terlibat masalah.

"Huffttt..., Bunda gak tahu. Apa akan terjadi masalah nantinya. Memang benar sih, kita harus bahas ini. Bagaimanapun juga kalian harus tahu. Apalagi Ayah, Abi dan juga Umi,"kata Nindya pelan.

"Benar Aunty, kita gak boleh menutupinya dari Uncle Hide, Aunty Citra dan Uncle Rey. Mereka harus tahu bahwa musuh kalian ternyata masih berkeliaran. Aku yakin sebenarnya mereka mencari informasi tentang kalian. Dengan menjalin kontrak dengan perusahaan lainnya,"kata Yoga berasumsi.

"Baiklah, kita bahas masalah ini bersama Reza dan Dania dulu. Kita minta pendapat mereka bagaimana baiknya. Nanti saat pulang, baru kita bicarakan lagi,"kata Nindya sambil menatap Danar dan Yoga dengan serius.

Danar dan Yoga hanya bisa mengangguk setuju mengikuti saran Nindya. Mereka pun memesan makanan ringan sambil menunggu Dania dan Reza datang.

Beberapa menit kemudian, mereka datang dengan bergandengan tangan. Menghampiri Danar, Yoga dan Nindya yang sedang mengobrol.

"Assalamualaikum...,"sapa mereka berdua.

"Waalaikumsalam ...."

"Bunda..., Abang...., Kak Yoga.., kalian bertemu clien disini juga?"tanya Dania yang menampakkan wajah gembiranya. Membuat Danar lupa maksudnya dan menggoda Dania.

"Cie cie..., yang udah bulan madu. Wajahnya berseri seperti pohon yang subur dan berbuah. Hahahaha...,"ejek Danar.

"Apaan sih Bang, gak usah usil deh mulutnya. Oiya Bun, ada yang mau dibicarain katanya."

Dania dan Reza duduk di sebelah Yoga. Menatap Nindya yang menarik napasnya kembali dan menghembuskannya. Sepertinya dia begitu memikirkan masalah ini.

"Kalian masih inget musuh kita di masa lalu. Nadine dan Looren,"kata Nindya menatap Reza dan Dania bergantian.

Mereka pun mengangguk dan menatap Nindya serius. Jadi agak tegang suasananya.

"Memang kenapa Bunda..., apa jangan jangan tadi...---"

"Iyaa Za, mereka itu clien kami. Hampir saja Aunty dan Danar ketahuan kalau tidak aku peringatkan mereka,"jelas Yoga

Dania dan Reza menatap mereka tak percaya. Ini musuh yang selama ini mereka hindari. Karena mereka licik dan bisa memanipulasi banyak orang.

"Terus.., kita harus gimana Bun?"tanya Dania menatap Nindya.

"Kita bicarain masalah ini sama Ayahmu dan Paman. Bunda gak mau nanti terkena masalah kalau kita cuek aja. Mereka licik dan pandai soalnya. Kita gak bisa diam aja menghadapi mereka. Jikalau kita harus bertarung lagi, ya mau gimana,"kata Nindya menjelaskan.

Mereka pun mengangguk setuju dengan pendapat Nindya.

"Reza ., Dania.., sebaiknya kalian pulang aja. Tunda bulan madu kalian. Bunda gak mau ada sesuatu sama kalian. Kita harus lebih waspada sekarang,"kata Nindya memperingatkan.

"Iyaa Bunda, kami akan pulang bareng kalian aja. Kalau gitu kami siap siap dulu ya. Bisakah kalian menunggu kami,"kata Reza yang sudah bangkit berdiri bersama Dania.

Nindya dan Danar menganguk. Begitu pula dengan Yoga. Mereka memutuskan untuk pulang langsung kekediaman mereka.

...****...

Riswan, Zainal dan Dewi sedang menunggu kedatangan Nindya dan yang lainnya. Mereka tadi di kabarkan untuk berkumpul karena ada yang akan di bahas.

"Mereka lama sekali ya, Kok dari tadi belum nongol nongol,"kata Riswan sambil menatap halaman rumah.

"Mungkin sebentar lagi, kejebak macet kali,"kata Dewi menenangkan.

"Coba aja lo telepon si Nindy,"usul Zainal.

Riswan langsung mengambil ponsel di sakunya dan menelpon Nindya. Tapi nomor yang dituju malah tidak aktif.

"Kok gak aktif sih."

"Coba hubungin yang lainnya,"usul Zainal.

Riswan mencari kontak anaknya dan menelponnya. Tapi dia pun tidak mendapatkan jawaban.

"Gak aktif juga. Kok jadi pada gak aktif gini sih,"kata Riswan yang mulai cemas.

"Coba gue telepon Yoga,"kata Zainal yang sudah mengambil ponselnya dari saku celananya.

Zainal menelpon Yoga dan dengan cepat terangkat dari seberang.

"Asalamualaikum Yoga.., kamu sedang bersama Nindya dan Danar kan?"tanya Zainal to the point.

"Maaf ...au.. Uncle.. tolong..."

"Loh Yoga.., kau kenapa? Yogaaaa..., Hallo..."

"Ada apa Zainal?"tanya Riswan penasaran.

Wajahnya sudah menampakkan kecemasan karena sikap Zainal sekarang. Dewi pun mulai menampakkan wajah khawatirnya.

"Yogaaa.., dia minta tolong. Suaranya kecil banget. Kayaknya mereka kena masalah. Kita harus melacak keberadaan mereka,"kata Zainal yang mulai berlari ke dalam meraih kunci mobilnya.

Riswan dan Dewi mengikuti nya dari belakang. Emely yang baru muncul dari arah dapur, terheran melihat mereka berlari cepat keluar.

"Loh.., Ayah, Abi dan Umi kenapa ya. Kok pada lari lari ke depan,"gumam Emely.

Emely masih saja memikirkan hal aneh tersebut sampai kaget karena mendengar ponselnya berbunyi. Tertera yang memanggil Angel. Dia langsung mengangkat telepon nya.

"Asalamualaikum Angel.., ada apa?"

"Walaikumsalam Emely. Bisakah kau bilang ke Tante dan Om. Kalau .. kalau ...--"

"Kalau apa Angel?"

"...."

"Angel..., kau masih disana kan. Kalau apa? suaramu terputus."

"Maafkan aku Emely.. , aku....---"

"Iyaa kenapa Angel. Jangan buat aku khawatir dan cemas. Ayo bilang ada apa?"

"...."

Karena tak ada jawaban apapun dari Angel, Emely menghembuskan napasnya kasar dan menutup telepon nya.

"Angel kenapa sih, ngomong aja susah. Dia sebenarnya mau bicara apa?"gumam Emely.

TING ...!!

Notifikasi pesan ponsel Emely berbunyi. Satu pesan masuk dan foto dari Angel. Dia membukanya dan syok melihat pesan Angel.

"Innalillahi....."

*Bersambung ...

...****************...

DIREVISI YA !

Event Agustus dan September

Dapatkan pulsa 25/orang untuk 2 orang fans terbaik(juara 1&2)tiap bulan. Undian pulsa 10k untuk 3 orang.(juara 3-5)

Syaratnya:

🔹️ Beri Hadiah, Vote dan coment tiap babnya sesuai alur cerita

🔹️ Judul Novel :

🔜 KAU DAN AKU (karya Sifi endriyanto)

🔜 PAKSA AKU MENCINTAIMU (karya Roy Reihan)

🔹️ Dapatkan hadiah tambahan bagi fans yang sudah ada logo FANS**

*🔹️ FOLLOW AKUN AUTHOR SIFI ENDRIYANTO DAN ROY REIHAN*

🔹️ MASUK GC FAMILLY JACTU AUTHOR SIFI ENDRIYANTO

Hadiah diberikan di bulan September. Pemenang dinilai sesua 3 syarat diatas☝.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Xiao
karya kakak bagus banget, aku harus belajar banyak dari kakak. Kalau mau aku boleh minta arahannya, maaf banget kakak
Xiao
keren karya nya kak, aku suka,
Yoona
💞💞
anggita
like👍 ae lah..
Alriani Hespiapi
lanjut
Alriani Hespiapi
saya mampir thor
Your name
Makin runyam deh masalah hihi
Your name: heh??
total 2 replies
viana
Keren😍
Hanna Devi
aku mampir lagi KK 😍
salam dari
Cinta Kedua Untuk Zylva &
Hati Terbelah Di Ujung Senja
Rei Jaavu
dah boom like, ditunggu feedback nya yaach
auliasiamatir
ganti identitas ribet juga yah.. 😀
Hanna Devi
Semangat terus kk...
Syahrul
siap kak aq pasto mmpir kok hehe
ᴘ͠u͟ᴛⷮяͯιαվαྀ␈
uwvhahhh
Jess ♛⃝꙰𓆊
semangat
®⃟⃟≛⃝Ƥouͥ℘oͣuͫ^Chi><_࿐
mampir
Your name
Baik banget ya orang tua Reza. pengen deh punya mertua kaya gitu.
Your name
Panjang umur buat..., baru juga di omongin hehe.
DN96 (Aries)
boomlike mendarat 😘😘
jangan lupa mampir
"little princess and childish mafia"
♕FiiStory_
lanjut semangat 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!