Ayah..hiks..Ayah bangun,Ayah jangan becanda yah.Prang Ayah kali ini gak lucu hiks",kata Seruni sambil menangis.
"Seruni,sudah nak.ikhlaskan Ayahmu,dia sudah tenang di surga.sudah tidak merasakan sakit lagi",kata Bu Rt sambil menenangkan Seruni.
"Ayah mbak pulang ni yah,bangun Yah.Mbak sudah penuhi keinginan Ayah.Mbak udah nikah seperti yang Ayah mau,bangun Yah.. Ayaaaahhh"
Ketika Seruni sudah memenuhi keinginan Ayahnya,Ayahnya pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya.
Bagaimana kelanjutan ceritanya,ikuti terus ya....
tunggu aja ya para reader.
mohon maaf jika masih banyak salah dalam penulisan kata dan tanda baca.
saya masih pemula yang ingin belajar dan terus belajar menulis.
salam santun dari author 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon naya siswanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 18
enam bulan sudah seruni pergi meninggalkan bayu.anak buah bayu belum ada satupun yang berhasil melacak keberadaan seruni.
kini bayu menjadi pribadi yang dingin .kadang dia tidak segan-segan menghancurkan orang-orang yang membuat masalah dengannya.
bayu duduk di kursi ke besarannya,pandangannya menerawang jauh.
entah apa yang sedang di pikirkannya.semenjak kepergian seruni,bayu tidak memperhatikan penampilannya.kini penampilannya sangat jauh berbeda dengan bayu yang dulu.rambut yang di biarkannya panjang hanya di ikat seadanya.kadang dia datang ke kantor hanya pakai celana jeans dan baju berlengan pendek.
ceklek...
pintu ruangan terbuka,rian masuk kedalam ruangan bayu.tapi bayu tidak menyadarinya.
"tuan,apa tuan baik-baik saja"
tanya rian sambil mengibaskan tangannya di depan wajah bayu.
"ehm..rian ada apa"
tanya bayu setelah tersadar dari lamunannya.
"saya membawa sekertaris baru yang akan bekerja mulai hari ini tuan"
"persilahkan dia masuk"
rian keluar dari ruangan bayu,tidak lama kemudian dia masuk lagi sambil membawa orang yang akan menggantikan sekertaris lama bayu.
"ini orangnya tuan"
kata rian.
"siapa namamu",tanya bayu.
"julian tuan"
"apa kamu sudah tau tugas kamu"
"sudah tuan,tadi tuan rian sudah menjelaskan semuanya"
"bagus,bekerjalah dengan sungguh-sungguh.jangan sekali-kali membuat masalah.atau kamu akan terima akibatnya"
"baik tuan"
"rian antar julian ke meja kerjanya",perintah bayu.
"baik tuan.
rian mengantarkan julian ke meja kerjanya.setelah itu dia masuk ke ruangan kerja miliknya.
bayu dengan serius menatap layar laptopnya.dia menghabiskan waktunya untuk bekerja dan bekerja saja.bahkan dia mengganti sekertaris lamanya,karena sekertaris lamanya seorang perempuan.dia tidak mau perempuan ada di dekatnya.
jam sudah menunjukkan waktu makan siang,bayu mengemasi barang-barangnya lalu keluar untuk menuju kantin.bayu melewati meja kerja julian.tidak sengaja bayu melihat ponsel milik julian yang tergeletak di meja.
"ponsel itu mirip dengam milik seruni",gumam bayu dalam hati.
bayu mendekati julian yang masih sibuk dengan pekerjaannya.
"ehemmm....bayu berdehem.
"tuan,ada yang bisa saya bantu"
"julian,boleh saya pinjam ponselmu sebentar",tanya bayu.
"silahkan tuan"
julian menyerahkan ponsel miliknya dengan perasaan bingung.
"dimana kamu mendapatkan ponsel ini,bukankah ponsel ini hanya ada beberapa buah dan harganya pun cukup mahal",tanya bayu.
"saya membelinya di tetangga saya tuan,dia sedang membutuhkan uang"
"siapa namanya dan bagaimana ciri-ciri orangnya",tanya bayu
julian bingung dengan sikap bayu.tapi hatinya juga merasa takut.jangan-jangan ponsel yang di belinya hasil curian.
"namanya mbak septi tuan,orangnya tinggi,putih dan berjilbab.dan mbak septi juga lagi hamil"
bayu pergi dari hadapan julian dan masuk ke ruangan rian.
"apa tuan perlu sesuatu"
tanya rian saat melihat bayu masuk ke ruangannya.
"kamu cari info tentang perempuan yang bernama septi,dia tetangga dari julian"
"baik tuan"
"apa kamu sudah makan siang,rian"
"belum tuan"
"ayo kita ke kantin"
rian mengikuti bayu dari belakang.lalu mereka duduk di tempat khusus bayu.mereka memesan makanan masing-masing.setelah makanan datang mereka langsung menyantapnya.
"apa setelah ini aku ada pertemuan,rian"
tanya bayu.
"tidak ada tuan"
"baiklah,kamu nanti bisa langsung mencari informasi tentang septi"
"baik tuan"
selesai makan siang bayu tidak kembali ke ruangannya.
"rian,kamu pergi lah.aku mau ke rumah mama",kata bayu.
bayu keluar dari gedung kantornya dan langsung menuju mobilnya.bayu mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.tidak butuh waktu lama dia sudah sampai di rumah mamanya.
"kamu pulang bayu",tanya mama yang sedang duduk di teras.
"apa tidak boleh aku pulang ma"
"tentu saja boleh,rumah inikan rumahmu juga.apa sudah ada kabar tentang seruni"
"belum ma,tapi bayu tadi melihat ponsel julian yang sama persis dengan milik seruni.bayu yakin itu milik seruni"
"kenapa kamu bisa yakin,bisa sajakan kamu salah.ponsel seperti itu tidak cuma satu di dunia ini bayu"
"memang betul ma,tapi casing ponsel punya seruni bayu pesan secara khusus ma"
"lalu apa rencana mu"
"aku akan mencari pemilik ponsel itu.julian bilang ponsel itu dia beli dari seorang perempuan bernama septi"
"terserah kamu saja"
kata mama sambil masuk ke dalam rumah lalu duduk di ruang keluarga.
"ma,kenapa mama seolah tidak peduli pada masalahku.mama terlihat cuek seperti itu",protes bayu.
"perjuangkanlah cintamu.mama dulu sudah membantumu untuk mencari istri,setelah mendapatkannya kamu malah mengusirnya,sekarang carilah serunimu itu.tapi sebelum itu potong dulu rambutmu.seruni tidak suka laki-laki berambut gondrong"
"darimana mama tau kalo seruni tidak suka lelaki berambut gondrong",tanya bayu.
"eh...anu. dulu seruni pernah mengatakannya pada mama.oya bayu apa kamu sudah makan?tanya mama.
"ma,apa mama menyembunyikan sesuatu dari ku"
bayu curiga dengan sikap mamanya.
"tidak ada yang mama sembunyikan dari mu nak,percayalah"
"baiklah ma,kalo begitu bayu pergi dulu"
"hei anak nakal,baru saja pulang sudah mau pergi lagi"
bayu tidak peduli perkataan mamanya.dia masuk ke dalam mobilnya dan pergi dari rumah mamanya.
mama bayu mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
"hallo nak,bagaimana keadaanmu hari ini?"
"........"
"benar kata mu nak,bayu mengenali ponsel yang di pegang julian"
"......"
"mama rasa sudah cukup hukuman untuknya,hahaaa"
kata mama sambil mematikan ponselnya.
"ningsih"
mama memanggil kepala pelayan di rumahnya.
"ada apa nyonya"
"apa sudah siap semua yang aku perintahkan tadi.kalo sudah tolong masukkan ke dalam mobil.aku mau pergi sekarang"
"baik nona"
ningsing membawa semua yang di perintahkan majikannya dan memasukkannya ke dalam mobil.
"sebenarnya siapa yang di temui nyonya setiap minggu.kenapa nyonya selalu membawa bahan makanan yang sangat banyak",gumam ningsih dalam hati.
ningsih kembali masuk ke dalam rumah dan menemui majikannya.
"sudah selesai nyonya,semua sudah saya masukkan ke dalam mobil"
"baiklah ningsih,aku pergi dulu"
bu maya pergi bersama andi,supir pribadinya.mobil mereka melaju dengan kecepatan sedang.
"andi,berhenti sebentar di mini market depan sana ya,ada barang yang harus saya beli"
"baik nyonya"
andi menepikan mobilnya,lalu dia keluar untuk membukakan pintu mobil untuk majikannya.
"tunggu sebentar andi,saya tidak lama"
kata bu maya lalu masuk ke dalam mini market.tidak lama bu maya keluar lagi sambil menenteng beberapa plastik barang belanjaan.
"ayo kita jalan lagi,nanti ke buru sore"
"baik nyonya"
andi melajukan mobilnya kembali.mereka menuju sebuah perkampungan yang ada di batas kota.
"andi,saya harap kamu bisa jaga rahasia ini dari siapapun"
"rahasia aman bersama saya nyonya,jangan khawatir"
mobil mereka berhenti di rumah yang cukup sederhana.bu maya turun dari mobilnya lalu mengetuk pintu rumah itu.sedangkan andi mengeluarkan barang-barang bawaan bu maya.
"assalamualaikum"
beberapa kali bu maya mengucapkan salam,tapi tidak ada sahutan.
bu maya bertanya pada orang yang kebetulan lewat.
"maaf bu,pemilik rumah ini kemana ya?"
"oh mungkin mereka sedang ke tempat hajatan buk,ada hajatan di gang sebelah"
"kalo begitu terima kasih bu,saya akan menunggu disini"
"mari bu,saya permisi",kata orang yang lewat tadi.
setelah sekian lama menunggu akhirnya pemilik rumah datang juga.
"assalamualaikum,sudah lama menunggu bu.maaf kami pergi ke tempat hajatan tadi",sapa ibu pemilik rumah.
"tidak bu baru saja,mana dia bu"
"ayo masuk bu,oh dia mampir ke warung sebentar.kebetulan persediaan kopi di rumah ini habis"
tidak lama kemudian datang seorang perempuan berjilbab yang sedang hamil.
"assalamualaikum,ma kok gk bilang mau datang"
kata perempuan cantik berkerudung itu.
bu maya hanya tersenyum melihat gadis itu.
diambil orang
nangis lagi
elaah jadi cowok kok melehoy
salah satu nya ini...bercanda dengsn lawan jenis atau pun itu
setiap orang punya trigger nya masing masing bukan?