NovelToon NovelToon
Istri Satu Miliar

Istri Satu Miliar

Status: tamat
Genre:Contest / Nikahkontrak / Nikah Kontrak / Obsesi / One Night Stand / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:13.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Eka Pradita

"Kesalahanku adalah karena aku menerima tawaran itu sehingga aku mulai merasa nyaman dengannya."

Melani Pricillia adalah seorang sekretaris baru di Perusahaan Haditama. Ia baru saja bekerja selama 6 bulan pada perusahaan yang dipimpin oleh seorang pria dingin bernama Revan Haditama.

Sebuah tawaran dilayangkan oleh Revan kepada Melani yang membuat wanita itu tergiur dengan isi dari kontraknya. Sebuah kontrak yang mengharuskan Melani berpura-pura menjadi pacar Revan sebagai alasan Revan agar terhindar dari perjodohan yang telah direncanakan oleh orang tuanya. Namun tidak hanya itu, di luar dugaan Revan pun meminta Melani menjadi istrinya dengan bayaran 1 Miliar.

Bagaimana hubungan Revan dan Melani di akhir kontrak? Akankah cinta dapat tumbuh dan menyatukan keduanya dalam sebuah ikatan hati?

Follow Instagram Author : ekapradita_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Pradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Bersalah

Selamat membaca!

Derai air mata yang menetes dari kedua sudut mata Melani tanpa sengaja tertangkap oleh kedua manik mata Diana, hingga wanita paruh baya itu segera berpindah duduk dan merangkul tubuh putrinya.

"Hei, sayang. Kamu kenapa menangis?" tanyanya sambil mengusap bahu sang putri.

"Aku baik-baik saja, Mah. Ini adalah air mata bahagia, aku begitu bahagia karena Mama merestui hubunganku dengan Revan. Terima kasih banyak ya, Mah untuk semua hal baik yang selama ini Mama berikan padaku dengan sepenuh hati. Bahkan tadi Mama langsung mengingatkan Revan untuk menjagaku."

Revan mulai menjaga jarak dengan beringsut untuk menggeser posisi duduknya agar memberi ruang untuk Melani dan juga Diana yang saat ini saling berpelukan.

Pria itu menatap haru kedekatan Melani dengan Diana, entah mengapa hatinya merasa bersalah. Namun, dengan cepat Revan menampik perasaannya yang saat ini tak karuan.

"Mah, saya boleh 'kan ajak Melani keluar sebentar? Saya mau ajak dia ke showroom untuk membelikan Melani mobil. Mama mau ikut?" tanya Revan yang sudah tidak nyaman dengan perasaannya saat ini dan mencoba mengakhiri adegan mengharukan yang terjadi di depan matanya.

Diana segera mengurai pelukannya, lalu ia menoleh ke arah Revan yang duduk di sebelah putrinya. "Untuk apa kamu memberikan mobil pada Melani, Revan? Apa itu tidak terlalu menghambur-hamburkan uang?" tanya Diana dengan keningnya yang berkerut dalam.

Revan pun tersenyum sambil terus menatap Diana. "Sebagai bentuk rasa cinta saya pada Melani, Mah. Ini sama sekali tidak merepotkan kok, saya senang melakukannya asalkan Melani bahagia. Lagipula uang itu tidak seberapa untuk saya, jika dibandingkan dengan kebahagiaan Melani."

Kata-kata Revan sontak membuat Melani terenyuh beberapa saat, sampai akhirnya wanita itu dengan cepat tersadar bahwa ini hanya sandiwara Revan belaka.

"Ya Tuhan, andai semua ini kenyataan mungkin aku bahagia sekali saat ada seorang pria mengatakan itu kepada Mamaku, tapi mau bagaimana juga aku harus sadar, ini hanya sandiwara dan suatu saat nanti pasti akan berakhir," batin Melani sambil menekan dadanya kuat-kuat.

"Gimana Mah, apa Mama mengizinkan?" tanya Revan kembali setelah menunggu jawaban dari Diana terlalu lama.

Sadar saat ini sang Mama tengah teringat akan kenangan masa lalunya bersama almarhum ayahnya, kini Melani menangkup wajah Diana untuk mengalihkan perhatiannya saat ini. "Ayo, Mama mau ikut enggak?" tanyanya dengan suara manja.

"Kalian pergi berdua saja ya, Mama tetap tinggal di rumah, tapi kalian harus hati-hati ya dan harus pintar-pintar jaga diri selama pergi berduaan karena kalian 'kan belum menikah! Revan, kamu bisa jaga Melani untuk Mama 'kan?" jawab Diana diakhiri dengan sebuah pertanyaan yang menohok untuk Revan.

Pertanyaan yang terlontar dari mulut Diana, sungguh membuat hati Melani kembali merasakan sakit yang mendalam. Ia ingin menangis, tapi sekuat tenaganya wanita itu coba menahannya. Hingga kesedihan itu hanya tertahan dalam hatinya dan menimbulkan luka yang terasa amat perih.

"Melani sudah rusak, Mah, karena Revan semalam telah merenggut paksa kehormatanku. Maafkan aku ya, Mah, karena aku tidak bisa menjaga kepercayaan Mama dengan baik. Aku saat ini sangat berdosa banget sama Mama," batin Melani yang hanya mampu mengungkapkan kepedihannya dalam hati. Kuku-kuku jarinya tampak memerah karena menahan amarah bila mengingat kejadian semalam.

Revan mengerjap bingung lalu mengusap tengkuknya sekilas, hingga akhirnya ia terpaksa mengangguk. "Sa-saya pasti akan jaga Melani untuk Mama. Kalau begitu saya dan Melani pamit dulu ya, Mah." Pria itu segera meraih tangan Melani untuk digenggamnya.

Tampak jelas raut bimbang yang terlukis jelas di wajah tampan pria itu. Bahkan Revan benar-benar terlihat gugup saat menjawab pertanyaan Diana karena sesungguhnya, jauh di dasar hatinya, ia mulai menyesal dan merasa sangat bersalah atas apa yang telah dilakukannya semalam terhadap Melani, setelah melihat hubungan erat antara ibu dan anak yang membuatnya begitu haru.

"Iya, ayo Mama antar sampai ke depan." Diana pun segera bangkit dari posisi duduknya, ketiganya melangkah bersama keluar dari rumah minimalis tersebut.

Tidak lupa, Revan membukakan pintu dan mempersilahkan Melani untuk masuk ke dalam mobil sportnya agar terlihat manis di mata Diana. Setelah itu ia pun segera menyusul masuk dan duduk di kursi kemudinya.

Melani membuka kaca mobil hingga penuh untuk berpamitan pada sang Mama yang masih berdiri menatap kepergiannya. "Aku pamit ya, Mah. Mama di rumah jangan lupa makan dan jangan kecapekan. Bye, Mama!" ucap wanita itu dengan senyuman hangatnya sambil melambaikan tangan ke arah Diana yang ikut membalas dengan melambaikan tangannya.

Diana saat ini begitu bahagia saat melepas kepergian Melani bersama calon menantunya. Dalam dirinya, ia sangat percaya bahwa Melani dapat menjaga kehormatannya yang merupakan kehormatan keluarganya. Terlebih Diana tak pernah lelah mengingatkan kepada Melani untuk selalu menomorsatukan Tuhan dari segala-galanya. Hingga akhirnya, Melani kini menjadi sosok wanita yang jauh dari kehidupan malam, mabuk-mabukan ataupun hal lain yang negatif di luaran sana yang banyak menjerat wanita-wanita seusianya.

Bukan hanya itu yang saat ini ada dalam pikiran Diana, ia pun memikirkan pernikahan antara Revan dan juga putrinya yang pada akhirnya telah menemukan sosok pria untuk menjadi suaminya. Pria yang kebetulan mapan dan tampan, sama seperti almarhum suaminya dulu.

"Akhirnya kamu mendapatkan sosok pria sebaik Revan, Mel. Mama sangat bahagia karena dengan begini kamu dapat kembali merasakan hidup enak sewaktu Papa masih hidup dulu. Mama masih ingat betapa sedihnya kamu saat kehilangan mobil pemberian Papamu yang disita oleh bank, belum lagi rumah mewah yang dulu kamu tempati juga raib disita oleh bank. Sekarang kamu akan kembali meraih kebahagiaanmu bersama Revan, Mama doakan kalian berjodoh dunia akhirat," batin Diana yang berharap di kedalaman hatinya.

Wanita paruh baya itu segera mengusap air mata yang sudah terjatuh beberapa tetes, hingga membasahi wajahnya. Diana pun membalikkan tubuhnya dan melenggang masuk ke dalam rumah untuk melanjutkan aktivitasnya yang tertunda.

🌸🌸🌸

Bersambung✍️

Berikan komentar kalian ya.

Terima kasih banyak.

Mampir juga ke novel saya yang lain ya :

1
Aisyah Ajamu
ada videonya gak
ira
bgs Daddy selidiki sampe akar² nya trs jg nnti selidiki jg Jessica
ira
licik kali lah si Revan ini ternyata itu semua ulahnya aku sumpahin kamu Revan bucin akut kepada Melani 😁😁
ira
aku sih berharapnya Revan duluan yang Bucin kepada Melani 😁😁
ira
aman Bu uangnya Melani banyak jadi ibu puas mau belanja apa aja 😁😁
ira
sebenarnya apa yang membuat Revan bersikap dingin seperti itu kepada daddynya sendiri 🤔🤔 setelah dirimu mengetahui perselingkuhannya Jessica apakah rasa cintamu masih ada untuk wanita jalang itu
ira
hayo lo Revan ketahuan kan diintrogasi itu sama Daddy
ira
betul sekali Daddy selidiki dengan segera Revan itu cuman bersandiwara saja visualnya Daddy ganteng kali😆😆
ira
semoga pas ke Paris perselingkuhannya Jessica diketahui oleh Revan 😁😁😁bagus sekali acara pernikahannya dimajukan
ira
betul banget tuh daddy harus diselidiki terutama kelakuannya Jessica
ira
semoga sandiwara mereka jadi kenyataan
ira
justru itu Mel kmu hrs buat Revan jth cinta kpd mu
ira
doa kn ya mah supaya Revan berjodoh dgn Melani🤭
ira
itu berarti kamu masih mempunyai rasa kan kepada Melani, al
ira
kamu tuh nggak sadar aja Revan sebenarnya udah ada rasa kan kepada Melani
ira
bukan main 16 m terus pajaknya setahun berapa itu 😆😆😆
ira
semoga kebusukan Jessica segera terungkap agar Revan merasakan yang namanya sakit dikhianati ya anggap saja itu sebagai balasan dari dia telah menyakiti Melani 🤣🤣🤣
ira
lbh cantik visualnya Melani🤭🤭 heh Revan kekasih tersayangmu malah bercinta di luar negeri sana dan kau Dengan bodohnya percaya dia setia 😆🤣🤣
ira
manfaatkan waktumu Melani buat Revan jatuh cinta kepadamu sampai bucin akut supaya pernikahanmu makin lancar
ira
aamiin mah semoga doa² mu terkabulkan dn Revan jdi bucin bngt KPD melani
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!