kisah ini menceritakan tentang gadis bernama Tina yang ingin mengambil kembali hak ibunya, dan tanpa di duga dia bertemu dengan seorang,
Dia Tuan Muda yang aneh
Tiba-tiba memintanya menikah dengannya
Ah ternyata hanya pernikahan kontrak
Bagaimana kisah ini berakhir
Akankah mereka saling jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
"Bibi sudah lama bekerja di rumah ini" Tanya Tina
Bik eka menggelengkan kepalanya
"Tidak Nona saya baru satu minggu di rumah ini" Ucap Bik eka
"Jadi bik eka baru? " Ucap Tina
"Tidak Nona sebelumnya saya bekerja di rumah Nyonya besar, dan satu minggu lalu Nyonya besar memindahkan saya ke rumah Tuan Muda kenzo, karena beberapa kali Nyonya besar mengirim beberapa pelayan Tuan muda selalu menolak nya" Ucap Bik eka
"Tapi kenapa Dia menerima Bik ita" Tanya Tina
Bik eka tersenyum ramah
"Karena saya sudah membantu merawat tuan muda sedari bayi" Ucap Bik eka
"Jadi bibik tau banyak rentang Tuan kenzo?? " Tanya Tina
"Sedikit Nona" Ucap Bik eka berusaha mengakhiri percakapan
Setelah selesai sarapan Tina melihat jam tangan lusuh miliknya yang selalu dia pakai
"Gawat aku terlambat" Ucap Tina yang setelah sarapan membantu membersihkan meja makan meski Bik eka telah melarangnya
Tina terburu-buru membuka pintu matanya lagi-lagi terbelalak melihat sekeliling mention kenzo yang di kelilingi pagar Tinggi, dan lumayan banyak penjaga
"Bisakah aku keluar dari sini" Ucap Tina sembari menutup pintu
"Tentu tidak Nona" Ucap seseorang di belakang Tina
"Eh, kau mengagetkan ku" Ucap Tina sembari mengelus dadanya
"Saya Brain, hari ini Tuan kenzo menyuruh saya mengantar Nona ke suatu tempat" Ucap Brain
"Tapi Aku.. aku harus bekerja" Ucap Tina
"Tidak perlu Tuan kenzo telah mengatur semuanya, Nona hanya perlu menuruti semua perkataan nya" Ucap Brain
"Ta.. Tapi " Ucap Tina
"Tidak ada penolakan atau Nona ingin membatalkan kontrak" Ucap Brain setengah mengancam
"Apa semua anak buahnya seperi dirinya aneh" Gumam Tina yang berjalan meninggalkan brain
Brain tersenyum penuh arti
Brain dengan cepat berjalan mendahului Tina menuntun Tina menuju mobil yang sudah Brain siapakan
Tina dan Brain telah masuk dalam mobil, brain melajukan mobilnya
Suasana hening sudah pasti tercipata
"Emm di mana Tuan... " Tina terlihat mengingat nama Kenzo dia sedari tadi menyebut kenzo Tuan aneh dia tidak mungkin menyebut Tuan aneh di hadapan anak buahnya bukan
"Tuan Ken... Kenzi" Ucapan Tina
membuat Brain tertawa kecil
*pufftt Bos selamat wanita mu sendiri bahkan Tidak mengingat nama mu, ku rasa yang akan jadi pengganti kau bos" Ucap brain dalam hati dia sengaja diam tidak membenarkan kesalahan Tina menyebutkan nama
"Kita akan kemana?? " Tanya Tina
"Nona akan segera tau" Ucap Brain
"Emm bisakah kau hentikan memanggilku Nona" Tanya Tina
"it... itu, saya Tidak bisa" Ucap Brain
"Panggil saja namaku, jangan tambahkan Nona di depannya" Ucap Tina
"Tapi Nona" Ucap brain
"Apa kau belum tau namaku, namaku Tina kau bisa memanggilku Tina, atau mungkin kakak aku lihat aku sepertinya lebih Tua darimu" Ucap Tina
"Haa!!! enak saja memanggilmu kakak" Ucap Brain keceplosan geram sekali rasanya mendengar Tina menyebut dirinya kakak
"Hahaha apa kau marah karena aku menyebut diriku kakak, baiklah panggil aku Tina dan aku juga akan memanggil namamu, em siapa namamu" Ucap Tina yang melupakan nama brain
"Saya Brain, Nona bisa memanggilku Brain" Ucap Brain
"Aku sudah bilang jangan memanggilku Nona" Ucap Tina
"Baiklah Ti... Tina" Ucap brain lagi
"Iya Brain, aku Tina" Ucap Tina tersenyum ramah membuat Brain salah Tingkah
"Ekhm" Brain Berdehem mengingat kan dirinya bahwa gadis di samping nya adalah wanita milik bos nya
"Kita sudah sampai" Ucap brain yang sudah memarkirkan mobilnya di sebuah salon kecantikan beserta butik yang sangat besar
"Ini?? " Tanya Tina menatap Brain
"Tuan muda ingin kau memanjakan diri, sebelum mengambil buku nikah dan membuat sebuah foto pernikahan" Ucap Brain jujur
"Emm, baiklah" Ucap Tina menggenggam tangganya
"Jangan khawatir Tuan telah mengatur semuanya kau tinggal masuk saja" Ucap Brain
"A a aku masuk sendiri?? " Tanya Tina sembari menatap brain
"Tentu saja, aku akan menunggu di mobil, aku tidak mungkin mengorbankan Tidurku untuk menemanimu Tina, aku hanya bertugas mengantarmu" Ucap Brain yang tau arti tatapan Tina
"Bisakah kau tidur di dalam sembari menunggu ku, ak.. aku tidak terbiasa dengan tempat yang sangat mewah seperti ini" Ucap Tina
"Akh kau merepotkan" Ucap brain yang berjalan terlebih dahulu menuju pintu
*Bos, kenapa kau mempersulit keadaan harusnya kau membawa salon ini ke mention" Gerutu Brain
Tina dengan cepat mengikuti langkah kaki Brain memasuki salon itu
Tina terlihat tegang
"Kenapa kau sangat tegang! kau harus tau ini hanya hal kecil yang kau dapatkan setelah menjadi wanita bos ku, kau harus ingat kau memilki bos ku, kau tidak perlu takut dengan apapun pun" Ucap Brain menenangkan Tina
"Wanita nya?? maksudnya wanita kontrak" Ucap lirih Tina terdengar sendu di telinga brain
dan semangat buat mbk Yuniar
eneng2 wae /Joyful//Joyful/
/Scream//Scream/
kita akan menantikan kisah bima dan queen
lalu kisak kai dan gladis
pasti dia ada niat jahat../Chuckle//Chuckle/
siapa kemal....?
😂