NovelToon NovelToon
ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Tamat
Popularitas:30.3k
Nilai: 5
Nama Author: ulil jamil

Tahun 2008, ketika sistem pendidikan di Indonesia masih diwarnai kekerasan, aku seorang anak sederhana dari keluarga sederhana, bermimpi bahwa sebuah sebuah pendidikan dapat mengubah nasibku. Dengan pendidikan aku dapat menjadi apapun.
Aku ingin lulus Fakultas Kedokteran.
Aku ingin lulus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Aku ingin mewujudkan impian Ayah, karena Ayah adalah pahlawan separuh nyawaku. Tak ada lagi yang aku inginkan selain mewujudkan impiannya. Senyumnyalah yang pertama kali kulihat karena aku dilahirkan ke dunia. Senyuman harapan kepadaku, anak ajaib pemetik bintang harapannya. Kepadakulah semua harapan Ayah bertumpu. Selama sembilanbelas tahun Ayah menunggu akhirnya aku lulus Fakultas Kedokteran, menjadi calon dokter satu- satunya dalam generasi kami. Aku berhasil mewujudkan impian ayah.
Takdir berkata lain, aku divonis buta warna parsial. Akankah aku mencapai cita- citaku, berhasil memetikkan bintang untuk ayah, pahlawan separuh nyawaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulil jamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Doa 30 Malam 1

2 Juli 2008.

Agar tidak sia- sia lahir ke dunia.

Seperti itu kalimat yang aku baca pada selembar kertas diantara serakan kertas di kamar kos kami.

Semalam aku dan Adi belajar penuh untuk menghadapi SNMPTN yang dijadwalkan hari

ini.

Aku lebih banyak memperdalam hapalan skema siklus biologi. Caraku menghapalnya dengan mengambil suku kata pada bagian awal kalimat. Aku

merangkainya menjadi kalimat yang lucu, tangga keledai. Dengan begitu urutan siklus dengan istilah- istilah ilmiah tersebut lebih mudah diingat. Kemudian

aku mengerjakan soal- soal matematika yang masih tersisa pada lembar tugas bimbingan belajar. Sedangkan Adi, aku lihat dia mengisi soal- soal Bahasa Indonesia. Selanjutnya ia mengerjakan soal- soal Matematika. Selama ini Adi lemah dalam

hitung menghitung, padahal dalam kehidupan sehari- hari ia cukup perhitungan terutama dalam untung dan rugi. Pengumuman hasil Try Out pernah ia mendapatkan nilai minus untuk Matematika. Aku tidak bisa membantunya dalam SNMPTN nanti.

Walaupun lokasi ujian SNMPTN kami sama tapi ruangan ujian berbeda.

Agar tidak sia- sia lahir ke dunia.

Adi yang menulis kalimat itu, aku tahu demikian karena Adi tidur lebih lambat dari aku. Aku

tidak membaca lagi kalimat- kalimat sebelumnya yang ditulis Adi, keluh kesah dan semangat perjuangan hidupnya pada coret- coretan kertas itu. Karena satu kalimat tersebut sudah menyentuh hatiku. Tentang makna perjuangan kami hari ini agar lulus SNMPTN. Tentang hidup yang harus diperjuangkan agar tidak sia- sia lahir ke dunia. Perjuangan hari ini harus memberikan hasil. Aku harus lulus SNMPTN.

Kami harus bergegas, berangkat ujian lebih awal. Adi masih tergolek. Ia masih tidur. Azan subuh

belum terdengar. Waktu subuh akan datang sejam lagi.

“Adi Bangun ! Bangun…” Aku mengoyang- goyang badan Adi.

“Adi …”

“Hoaa ..ahh yoo” Jawab Adi. Ia masih belum stabil.

“Bangun”

“Makasih” Adi segera duduk. Kemudian kami segera bergegas untuk mandi, bergantian. Sarapan dengan

makanan yang telah kami sediakan malam tadi. Sudah diatur karena sebelum ujian perut harus diisi, begitu pesan Emak. Lalu kami shalat subuh, menelpon orang tua  untuk meminta doa. Setelah itu kami berangkat dengan jalan kaki sampai ke pangkalan oplet ketika matahari pagi

belum tampak. Hanya berkas sinarnya yang membuat subuh temaram membentuk

bayangan tubuh kami.

Meskipun kami berangkat pagi- pagi sekali, tetapi sesampainya di universitas swasta lokasi ujian kami,

telah penuh oleh oplet. Peserta SNMPTN telah tahu bahwa isu macet selalu bergaung setiap SNMPTN. Semua peserta bersiasat menghadapinya dengan datang pagi- pagi.

Oplet tidak masuk ke dalam jalananan kampus. Jalanan macet. Aku dan Adi berjalan kaki ke dalam

kampus. Sesampainya, kami melihat denah ujian yang biasa ditempel di dinding. Kemudian mencari ruang ujian kami, tidak lama kami menemukannya, satu gedung tapi berbeda lantai, Adi di lantai bawah, aku satu lantai di atasnya. Sampai di lantai bawah lokasi ujian Adi, aku mengucapkan “Semoga Sukses”.

“Semoga Sukses juga”

Balasnya. Aku naik tangga. Sesampainya di lantai dua. Aku menemukan ruanganku.

Aku menemukan deretan angka yang sama dengan nomor ujianku pada meja paling

belakang dan paling kiri lengkap dengan pas foto wajahku ada disana. Posisi yang aman bagiku karena  paling belakang dan paling sudut. Juga posisi yang  nyaman karena ada jendela di sebelahku angin leluasa berhembus kalau  jendela terbuka sedikit.

Ujian akan berlangsung pukul 7:30 waktu Indonesia Bagian Barat, masih ada satu jam lagi. Aku

menenangkan diri dan mengatur strategi sembari menunggu pengawas ujian masuk.

Satu persatu peserta ujian masuk ke ruanganku. Aku lihat sekilas kartu ujian mereka yang terjepit di dada. Aku tahu bahwa mereka juga berasal dari berbagai

provinsi di Sumatra.Waktu berlanjut sampai sampai meja ujian tidak ada lagi yang kosong. Semua peserta telah datang. Ada waktu yang tersisa sebelum lembaran soal dan LJK di berikan aku mamfaatkan dengan mengatur strategi menghadapi

Matematka Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Tiga mata pelajaran utama yang menurut pemerintah adalah mata pelajaran vital dalam menempuh hidup. Oleh karena itu tahun- tahun lalu tiga mata pelajaran inilah yang menjadi

penentu kelulusan ujian nasional.

Aku ingin mengejar skor pada Matematika Dasar. Alasannya Matematika Dasar memiliki jawaban yang pasti. Berbeda dengan Bahasa Indonesia yang menuntut kejelian dan ketelitian karena

seringkali opsi jawaban yang diberikan dibuat meragukan. Selain itu dituntut juga kemampuan membaca cepat. Begitu juga dengan Bahasa Inggris yang tampilannya tak jauh berbeda dengan tes TOEFL hanya saja tanpa Listening Section. Bahasa Inggris menuntut penguasaan tenses dan kosa kata.

Lembar ujian dan jawaban diberikan lebih awal, maksud pengawas agar kami semua mengerjakan tes SNMPTN secara serempak pukul 7:30  tepat.

Tidak terbuang oleh waktu pendistribusian pada meja bagian belakang. Masih ada waktu tiga menit untuk menunggu pukul 7:30 tepat. Aku tidak sabar. Aku duduk di sudut belakang. Aku mengintip lembar soal sedikit saja. Aku mengintip soal Matematika Dasar. Aku start lebih awal. Ini sangat berarti bagiku. Perbedaan hasil skor yang tipis akan menentukan sebuah nasib.

Diam- diam aku mulai mencoret pada lembaran soal, tidak ada buram yang disediakan. Sampai 7:30 tepat

berdenting. Aku telah memasuki soal ketiga Matematika Dasar. Detik demi detik yang berlalu itu adalah perjuanganku. Detik- detik yang akan datang selama 2 jam 30 menit SNMPTN adalah masa depanku. 150 soal adalah penentu, disana ada

impian Ayahku, disana ada doa Emakku. Aku fokus pada ujianku seakan- akan sarasa hanya aku seorang yang berada dalam ruangan ini.

***

1
dewi_nie
😭sedih sekali ceritanya..
kenapa aku baru ketemu cerita sebagus ini..
sayangnya yg ngeLIKE sedikit sekali..
Protocetus
min main yuk ke novelku Panakkukang
Zahara Febriyanti
😭😭😭
Mama Faiz👶
karena meminta maaf begitu mudah,maka seharusnya memaafkan menjadi jauh lebih mudah,,,uuuhhhh sesuatu banget ini mah

baru mampir,baru nemu,baru beberapa chapt udah byk edukasi yg didapat
ZAZA💕💕💕
mmm
ZAZA💕💕💕
ini recommended gak?
Camilla Evanthe
Latar Aceh dan sajian aliran sastra puisi didalamnya, benar-benar mengingatkan saya bagaimana seorang sastrawan besar juga lahir di sana. Kualitas sastra mu cukup bagus thor.
Saya selalu kagum dengan cara penyampaian Anda.
❁ཻུ۪۪⸙͎Mαmmοn/Bεlphε_υ.υ♨️: kkk followback ya...
total 1 replies
Dian SAsmadi
aku sedih.
Dian SAsmadi
aku benci kekerasan. 😫
Dian SAsmadi
indahnya sekolah d antar ayah
Dian SAsmadi
aku iri dengan mreka yg begitu dekat dengan ayah nya. 😔
nyiuhh
mampir kesini karena membaca review nya Kong Yu Aotian.... bagus thorrr...
Rou Hui: Maaf numpang promo
Yuk baca novel tamat "KEMELUT CINTA" 💕💕💕

Sebuah kesalahan membuat Kevin ingin selalu menjaga Jeany. Namun cintanya telah ia berikan pada Stevi. Mampukah Kevin menetapkan pilihan hatinya?
total 1 replies
nyiuhh
mampir kesini karena membaca review nya Kong Yu Aotian.... bagus thorrr...
roronoa D_3wina
ngerti cerita ini karna lg baca ceritanya author yu aotian...

buka bab awal langsung suka
karena di suguhin sama puisi..

lanjut baca... suka sama karyamu kak...
baru awal udah d gambarin gimana perjuangan seorang ayah buat anaknya...
bakal lanjut bca lagi... 😊
tetep semangat kak buat karya2nya.. 🤗
wike maliya
sinopsis ini mengingatkan saya tentang masa2 reformasi, ketika saya kelas dua sd,, saat demo besar2an diwarnai darah meski beda tahunt1998 dan novel ini konsep 2008,, entah karna mirip 8nya atau karna pendidikan yg menggerakkan era reformasi kala itu adalah rata2 para mahasiswa hehee,, but salut buat authornya selalu optimis melahirkan karya yg idealis!!

Mampir novel saya yg masih belajar nulis ya kak IT'S HARD TO LOVE YOU,, good luck
seroja
waaaahh ini sangat menginspirasi.sayang saya membaca kisah ini setelah semua kegagalan yg saya lalui.
tapi tidak ada kata terlambat,tetap kisah ini membuat saya bersyukur sebagai penyandang buta warna parsial.
karena kekurangan yg d miliki seseorang bukanlah jeruji yg mengurung keterbatasan.
setidaknya dg segala kemauan pasti ada jalan.

terimakasih telah menyuguhkan cerita ini authoooooorr semoga sukses!!!
seroja
kira2 cahaya zodiak sama g yaaa dg elementary zodiak??
ulil jamil
amien....
echa echi echu
terimakasih bnyak author...karyanya pnuh dg inspirasi....smoga suksez slalu Liel😍
ulil jamil: amiin
total 1 replies
echa echi echu
semangat author...msh ditunggu karya" selanjutnyaaa😊😊
ulil jamil: terimakasih echa...echi ....echu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!