"kalau kau butuh aku akan mencintaimu.aku mencintai mu.
~Zeaa mayanda.
Dulunya maya adalah gadis ceria, ramah dan pandai mengutarakan pendapat yang hanya menginginkan kebahagiaan bersama orang yang dia sayangi. namun Karena kenangan masa kecil nya yang meliputi darah keringat dan air mata yang tak ada habisnya membuat dia 98,9% berubah menjadi sosok gadis yang keras, dingin dan penyendiri.dia menyembunyikan dirinya dari cangkang perlindungan yang terdiri dari sikap menusuk,seni bela diri dan ketidak percayaan orang lain.
Tuduhan peledakan laboratorium telah membuatnya dipindahkan dari sekolah dan bertemu dengan sosok pemuda yang bar bar dan sombong.
Rizky adalah ketua geng boy's star yang terkenal seantero sekolah karena keluarga nya yang kaya raya. kebahagiaan genk boys star ia dapatkan dari menindas murid murid yang miskin.
awal bermusuhan,cuek hingga saling peduli tetap belum bisa membuat mereka menyadari perasaannya masing-masing.
cerita ini juga awal perjalanan kelima pemuda boys star dalam menemukan cinta yang sesungguhnya.
Akankah maya menerima perlakuan boy star yang membuatnya harus tunduk?atau sebaliknya.
Akankah rizky berhasil membuat maya kembali pada dirinya sebelumnya setelah menyadari perasaannya????
(up setiap hari)
#janlupa mampir
#votedancommentnya
#masihbelajar
#semogayangbacasuka
# ganti judul"Genk your heart"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsabila YhaUlya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gara gara telat
“Cepat katakan kenapa kalian berdua terlambat?setengah jam lagi,kenapa gak sekalian bolos aja”.
“Kok bapak sesat sih nyuruh kita bolos”.
“rizky!beraninya ngatain bapak”.
“masak bapak dulu gapernah telat sih ?bapak aja yang lebay kita telat 30 menit dibilang setengah jam”cetus rizky namun maya daritadi hanya diam karena sangat lelah seharian kemarin dia hanya tidur setengah jam.
Maya dan Rizky dijemur ditengah lapangan,mereka hormat didepan tiang bendera hingga jam kedua. Hal itu melihat ramai seisi sekolah. Cowok dan cewek populer yang bermusuhan sedang dihukum karena telat bersama.
Teman teman rizky pun heran bukan karena rizky telat saja tapi kenapa telatnya harus bersama Maya
“tumben lo niat ke sekolah,pake takut telat lagi”.
“gapapa niat aja,lo baik baik saja kan?muka lo pucat”.
“lo pikir gue selemah itu”
Tidak hormat pada tiang bendera mereka berdua malah istirahat ditempat dan kepala menunduk hingga menunggu jam kedua selesai.
“Pantesan,tapi saya maklumi”ucap pak juki tiba tiba datang.
“Karena dia cewek trus cantik gitu pak?jangan percaya pak dia itu cewek buas bukan jinak.”
"Rizky!! berani ngatain murid kesayangan bapak".
"Sejak kapan saya mau jadi kesayangan bapak"
"Hahaha bener kan pak dia itu buas"
"Bener ,nanti lo gue makan"
"Sudah sudah kalo kalian terus berantem setelah wisuda saya jodohkan"
"Wleek!!"ucap serentak keduanya.
"Kalo saya sama dia bisa bisa saya sudah tewas tercekik di malam pertama".
"Pikiran lo udah sampek malam pertama,pria gak bener".
"Beraninya lo ngatain gue"
"Sebenernya bapak dianggep nggak sih".
“maya kau boleh kembali,dan kau rizki tambah 1 jam lagi”sambung guru bk.
Tanpa berkata apapun lagi maya mengambil tas nya lalu pergi masuk kelas meninggalkan rizky yang masih menjalankan hukumannya.
“Maya kenapa kamu baru datang”ucap guru yang sedang mengajar dikelasnya.
“saya terlambat,boleh saya duduk?”.
“silahkan”balas guru dan memulai pelajarannya lagi.
Ditengah lapangan rizky terus memincingkan matanya karena berusaha menahan panas dan gerah diseluruh tubuhnya. Sesekali rizky menyeka keringat yang mengalir dipelipisnya. Ia harus menunggu hingga jam ketiga berakhir.
Tetap saja fans rizky menganggapnya masih tampan walaupun dibawah panasnya matahari. Bahkan aura ketampanannya bertambah lima kali lipat ketika dihukum.
KRIING....
Akhirnya bel yang ditunggu tunggu rizky sudah berdering. Ia segera duduk ke tepian sambil melentangkan badannya. Teman teman rizky segera menghampirinya.
“tumben lo telat?”.
“Biasanya gue juga telat gak tumben”.
“maksud gue kok bisa bareng maya sih”.
“Masak gue tahu”ucap rizky yang masih mengipaskan bajunya karena kegerahan.
“dihukum apaan muka lo kok..”.
“resiko gue,apes gue kalo ama tuh cewek”.
“duh duh duh lama lama kek petinju tuh cewek lo jangan deket deket lagi sama dia bisa bisa ancur muka museum lo”.
“Museum?”.
“lo nggak tau?muka lo sejarah banget bagi bokap nyokap lo, di pasaran kagak ada”.
“Lo nyari ke pasar bis?”tanya dev.
“Cuma iseng doang hahaha”.
“kuker banget lo”.
“Nih minum”ucap bisma sambil melempar minum kearah rizky.
“Thanks”.
“ayo ke kantin”
“Hmm gue juga laper”balas rizky.
Rizky dan teman temannya pergi kekantin memesan semangkuk bakso dan segelas es jus. Mereka sangat menikmati sambil bergurau. Mereka berencana untuk pergi bermain bersama di hari libur. Tiba tiba terdengar suara menggelegar dari ruang TU
Panggilan ditujukan kepada ketua kelas sepuluh,sebelas dan dua belas untuk kehadirannya di depan kantor.sekian terima kasih.
Maya yang sedari tadi tidur di kelas langsung membuka matanya dan pergi mencari rizky untuk menggantikannya.
Maya melihat rizky di kantin dan tertawa ria bersama teman temannya.
“ingat janji lo sana pergi kekantor”ucap maya sambil menggebrak meja depan rizky.
“Gue?males ah”balas rizky namun maya langsung pergi
“Ky,sana pergi kalau bukan karena jabatan setidaknya lakukan karena lo pria sejati”.
“bener dev lo galiat mukanya lelah dan pucat”.
“Tunggu,baik gue aja”ucap rizky menghampiri maya.
Maya kembali ke kelas dan rizky langsung pergi ke kantor. Matanya terasa berat dan lelah maya meletakkan kepalanya diatas meja. Bulan datang dan menghampirinya.
“May,lo gak istirahat?”.
“hmm,jam keberapa pelajaran etika?”.
“habis istirahat”.
“bangunin gue, gue mau tidur”.
“Lo begadang?”.
“Hmm,sana sana”.
Bulan pergi ke perpustakaan meninggalkan maya dan maya kembali tidur sebentar. Wajahnya terpancar sinar matahari karena tempat duduknya yang berada didekat jendela.
Nando membantu maya dengan diam diam menutup tirainya lalu kembali duduk ditempatnya. Tepat saat itu rizky melihat perilaku nando yang memperhatikan maya. Entah kenapa hatinya merasa sangat kesal melihat itu.
Rizky menyuruh shena untuk membagikan edaran dari ruang TU tentang pelaksanaan ujian semester.
Bel masuk sudah berdering sekitar lima menit yang lalu. Murid murid sudah bersiap duduk dibangkunya apalagi ini saatnya pelajaran etika yang mencengangkan.
“may,bangun”
“Ada apa dengan dia?”ucap bu saras yang tiba tiba datang dan berdiri didepan pintu yang melihat maya tertidur dibangkunya. Mendengar itu maya langsung terbangun dari tidurnya dan murid murid menghentikan aktifitasnya.
“Apa kau sakit?”tanya bu saras yang menghampiri bangku maya dengan wajah yang khawatir.
“dua jam?hanya dua jam pelajaran anda”balas maya malas membuat bu saras kembali kedepan kelas dan memulai pelajarannya.
Walaupun sibuk mengajar pandangan bu saras tak lepas dari maya yang terlihat pucat. Ia sangat khawatir tapi tak tahu harus bagaimana.
Ternyata, Tidak hanya bu saras tetapi rizky juga nampak mengkhawatirkannya namun orang yang dikhawatirkan tak pernah merasa ada orang yang peduli padanya.
(Ribet banget ya authornya,maaf ya).
Maya pergi ke kantor bendahara untuk membayar tunggakan uang sekolahnya agar ia bisa mengikuti ujian. Ia sudah bekerja keras dan lembur agar bisa membayar tunggakannya. Namun,setelah sampai sana ia terkejut saat tahu semua tunggakannya sudah dilunaskan.
“Lunas?saya ingat saya belum membayar”.
“Ada seseorang yang melunaskannya”.
“Siapa?”.
“Dia tidak mau diberitahukan”.
“siapa?aku tidak akan pergi darisini sebelum ibu menjawabnya”.
“Kamu ini sangat keras kepala,sebaiknya kamu bersyukur dan belajarlah dengan giat”.
“Siapa?”.
“Haduh bu saras yang melunaskannya semua untukmu”balas bu bendahara tanpa sadar dan segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Ups,kelepasan Astaga.
Mendengar itu maya langsung pergi menemui bu saras. Tepat saat itu ia berpapasan dengan beliau yang keluar dari ruang kelas dua belas. Maya menarik tangannya dan meletakkan beberapa uangnya.
“aku tak butuh bantuanmu”ucap maya setelah menaruh uang di telapak tangan bu saras lalu pergi.
“Tunggu! Bagaimanapun juga aku tetap ibumu dan uang sekolahmu menjadi tanggung jawabku” spontan bu saras menghentikan langkah maya.
“Ibu?aku tak punya ibu ”ucap maya lalu pergi meninggalkan bu saras yang sedih teramat sangat.
#semogakaliansuka
#janlupatinggalkancomentarnya
#biarauthortahuketidakpuasankalian