NovelToon NovelToon
Sistem Sang Pencipta: Setelah Regresi

Sistem Sang Pencipta: Setelah Regresi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nur_Afif

#KARYA ORIGINAL!!!!
Update tiap hari

Dalam pertarungan melawan salah satu beast terkuat, Mo Yuan terbunuh akibat serangan bunuh diri beast itu. Padahal, dia baru saja mengetahui dalang dari insiden terbunuhnya istrinya, namun belum sempat balas dendam. Saat kondisi kritis, gelang peninggalan orang tuanya bersinar dan membangkitkan sebuah sistem!

Untuk menyelamatkan tuan barunya, sistem memutar kembali waktu ke masa saat Mo Yuan baru saja keluar dari panti asuhan diumur 15 tahun.

Karena telah diberikan kesempatan kedua, Mo Yuan bertekad untuk bertambah dan membalas orang yang menjadi dalang pembunuh istrinya. Untuk itu, ia mengumpulkan orang-orang berbakat dan membentuk organisasi rahasia miliknya. Ia berkembang diam-diam sebelum akhirnya menggemparkan dunia.

Dengan informasi dari masa depan dan juga bantuan dari sistem, Mo Yuan berkembang dalam kecepatan luar biasa!

Penasaran dengan kelanjutan, silangkan baca sendiri!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 – Hutan Qingmu

Matahari mulai tenggelam di ufuk barat. Cahaya jingga perlahan menyelimuti awan-awan. Memperlihatkan pemandangan yang luar biasa indah.

Segerombolan burung terbang sambil berkicau indah. Ditambah dengan angin sore yang lumayan kencang namun memberikan rasa nyaman, menjadikan momen ini layaknya sedang di surga dunia.

Di tepi hutan, dua orang pemuda berjalan dengan langkah pasti. Langkahnya pelan, namun penuh perjuangan.

Setelah perjalanan yang begitu panjang–dari pagi hingga sore hari. Akhirnya Yan Zhu dan Mo Yuan sampai ke tempat tujuan mereka.

Walau lama dan melelahkan, mereka senang karena sudah sampai dengan selamat–itulah yang mungkin dipikirkan oleh Yan Zhu. Namun kenyataannya tidak, hanya dia yang senang karena akhirnya bisa beristirahat. Tapi untuk Mo Yuan ....

"Lemah sekali!..." nyinyir Mo Yuan. "50 kilometer doang sampai sehari...."

"Hah... Hah..." napas Yan Zhu terdengar sangat berat. Sekujur tubuhnya basah kuyup, bahkan untuk berbicara saja kesusahan.

"Jangan... Hah... Bandingin... Aku... Hah... Sama... Kau... Dong... Hah... Master!..." ucapnya dengan napas terengah-engah.

"Emang apa salahnya?" tanya Mo Yuan sedikit bingung. "Aku lebih muda!..."

"Egh!..." Yan Zhu merasa kesakitan di dadanya–emosional damage.

"Aku lebih pendek!...."

"Egh!..."

"Kalau kalah dengan yang lebih tua ya normal, dan kau mengeluh saat kalah dengan yang lebih muda? Kalau lemah ya lemah!..."

"Egh!..."

Yan Zhu memegangi dadanya yang sakit, tubuhnya sempoyongan. Dia menatap sekilas Mo Yuan.

"Kenapa? Gak terima?" tanya Mo Yuan.

Yan Zhu langsung melambaikan kedua tangannya, "Tidak... Tidak... Tidak... Anda sangat benar master."

Mo Yuan terkekeh kecil, "Sudahlah. Kau sekarang muridku, dan aku tidak akan membiarkan muridku lemah! Ayo masuk!"

Yan Zhu hanya mengangguk. Ia mengikuti langkah masternya yang masuk ke dalam hutan. Dari penampilannya, hutan ini terasa seperti hutan pada umumnya.

Banyak pepohonan yang tumbuh subur. Suara hewan-hewan kecil dapat terdengar dari berbagai arah. Dan bahkan suara gesekan dedaunan masih masih terdengar jelas. Seperti hutan pada umumnya kan?

Semakin berjalan kedalam, nampak masih normal-normal saja. Tapi ada yang mengganjal di hati Mo Yuan, "Ada yang aneh! Apa itu sudah dimulai?"

"Berhenti!" bisik Mo Yuan, tapi cukup terdengar oleh Yan Zhu.

"Ada apa master?" tanya Yan Zhu kebingungan.

"Tidak ada apa-apa, kita istirahat di sini..." kata Mo Yuan.

Yan Zhu sedikit curiga, tapi tidak bertanya lebih lanjut. Dia paham ini bukan ranahnya, dan dia yakin masternya dapat mengatasi apapun itu.

"Baik!" Yan Zhu mengangguk. "Master...!" panggilnya.

Mo Yuan menoleh, "Hm....?"

"Apa aku boleh melepas gelang ini?" tanya Yan Zhu sambil mengangkat kedua tangannya.

"Tidak!" jawab tegas Mo Yuan, ekspresinya datar.

"Tapi.... Tanganku rasanya mau putus!..."

"Kalau begitu. Pindahkan ke kakimu!" jawab Mo Yuan dengan santainya. "Kecuali keadaan darurat, kau dilarang melepaskannya!"

"Yang itu cuma meminjamkannya, nanti saat kembali, aku akan memberikanmu satu set!" tambahnya.

"....."

Yan Zhu terdiam. Di dalam hatinya, ia berharap tidak kembali dalam waktu dekat.

Setelah percakapan itu selesai, Mo Yuan mempersiapkan diri. Kedua tangannya terangkat ke depan, cahaya kehijauan bersinar di kedua telapak tangannya.

"Wood Manipulation!"

Tanah bergetar hebat, seperti ada sesuatu yang mau keluar dari dalam tanah. Namun, Mo Yuan tetap tenang, seperti situasi ini ada di telapak tangannya.

Yan Zhu sempat panik, tapi ketika melihat ketenangan masternya, ia kembali tenang. Ia tidak terlalu memikirkannya, yang penting tidak menggangu istirahatnya.

Benar saja, kayu berukuran besar keluar dari dalam tanah dan mengangkat mereka berdua ke atas. Setelah menjulang cukup tinggi, dedaunan mulai bermunculan dan pada akhirnya menjadi pohon.

Kemudian, Mo Yuan membuat kabin di antara batang pohon yang cukup besar untuk mereka berdua beristirahat. Terlihat cukup simpel, tapi itu sangat berguna untuk tempat perlindungan di tempat berbahaya seperti di hutan atau alam liar.

"Huf..." Mo Yuan menyeka sedikit keringat. Dengan kekuatannya yang sekarang, perlu lumayan usaha untuk membuat hal seperti ini.

Di sisi lain, Yan Zhu nampak terlihat kagum. Walau tidak terlalu suka dengan sikap Mo Yuan padanya. Di lubuk hatinya, ia merasa respect pada masternya. Selain karena sudah diselamatkan, dia merasa sangat berterimakasih karena mau merawatnya.

Yan Zhu tahu betul bahwa umurnya lebih tua, tapi dia merasakan kedewasaan dari Mo Yuan. Seperti orang yang berpengalaman dan lebih tua darinya.

"Aku pergi cari makanan, kau tunggu di sini. Jangan pergi kemana-mana," pamit Mo Yuan.

"Baik!" jawab singkat Yan Zhu.

Mo Yuan keluar dari kabin. Ia melompat dari satu pohon ke pohon yang lain dengan mudahnya. Walau hari sudah malam, cahaya rembulan cukup terang untuk menerangi gelapnya malam.

Setelah beberapa waktu, Mo Yuan menemukan seekor rusa. Namun dia hanya melihatnya sekilas, tidak menangkapnya atau memburunya. Sepertinya bukan itu tujuan utama dia pergi keluar kehutan.

"Tidak ada yang spesial di hutan Qingmu, tapi harusnya masih ada banyak beast yang berkeliaran di mana-mana..." gumamnya. "Sepertinya itu sudah dimulai!..."

Ia mempercepat langkahnya. Tujuannya kali ini adalah area pusat hutan Qingmu. Walau hutan Qingmu termasuk yang paling normal dan terdekat dengan kota Yunshan, namun ukurannya sangatlah luas.

...***...

seperempat jam kemudian.

Setelah perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya Mo Yuan sampai ke area pusat hutan. Ia berdiri di puncak salah satu pohon tertinggi, sehingga dapat melihat area sekitar dengan lebih jelas.

Pandangannya menyapu area sekitar, mencari sesuatu yang disembunyikan gelapnya malam. Matanya seperti lensa kamera yang dapat melihat dari kejauhan, bisa dikatakan seperti mata elang.

Setelah pencarian yang teliti, Mo Yuan melihat area yang cukup luas. Mungkin terlihat biasa saja, namun ini aneh saat melihat hutan yang dipenuhi pepohonan lebat.

Mo Yuan memusatkan inderanya menuju satu tempat, dan benar saja, ia merasakan ratusan atau bahkan ribuan beast dengan berbagai spesies yang berbeda berkumpul menjadi satu.

"Akhirnya ketemu!" gumam Mo Yuan sedikit senang. "Mari lihat apa yang ada di sana!...

Ia kembali melangkah.

Tap... Tap... Tap....

Kakinya menapak dari satu dahan ke dahan yang lain. Langkahnya mulus dan sangat cepat, serta mengeluarkan suara yang minim.

Mo Yuan berhenti di satu kilometer terakhir. Dia merasakan energi yang sangat kuat, bahkan sejauh ini. Tentu saja dia menjadi waspada.

"Beast Rank AA?!.... Tidak! Belum sampai ranah itu.... Hanya beast Rank A puncak!" gumam Mo Yuan. "Ada beberapa beast Rank A awal juga!..."

"Apa aku kembali saja?" pikirnya sesaat.

Plak!...

Mo Yuan menampar kedua pipinya sendiri, "Tidak! Tidak! Aku mungkin akan mendapatkan beberapa petunjuk!"

Setelah menetapkan pilihan, Mo Yuan mempersiapkan diri. Ia kini hanyalah Veyron Rank D, jadi keputusan yang bodoh jika langsung berhadapan dengan ribuan beast.

Karena itu, dia akan mencari informasi secara diam-diam. "Aku tidak tahu ini akan berhasil atau tidak, tapi setidaknya aku mencobanya!..."

1
Orimura Ichika
lanjut👍
Orimura Ichika
update 👍😄
Orimura Ichika
update sampai selesai kalau bisa banyakin ya Thor
Nur_Afif
Mantap pokoknya!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!