Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 17
"sayang bagaimana kamu bisa mengetahui nya?", tanya oma rora
"itu sangat mudah oma untuk vino ketahui", jawab vino
sedangkan arsen yang baru saja bertemu dengan cucu nya sudah di ledek oleh vino tapi di satu sisi arsen bangga karena kepintaran cucu nya
"kamu memang cucu ku boy", ucap opa arsen sebari mengusap rambut vino
"vino memang cucu opa", seru vino
kemudian opa arsen mengangkat vino dengan tinggi
"opa sudah", seru vino
"sayang turunkan vino", ucap aurora
"baik lah sayang", jawab arsen
"oiya opa oma apa kalian tidak datang bersama daddy?",, tanya vino
arsen dan aurora di buat binggung dengan pertanyaan vino
"daddy mu masih kerja sayang jadi belum bisa datang, tapi nanti daddy mu akan menyusul kemari", seru nenek alicia
"benar begitu oma?", tanya vino dan oma rora
"benar sayang daddy nanti akan menyusul kesini", jawab oma rora
"sekarang ayo kita sarapan dulu!", seru arka
"ayo sayang kita sarapan dulu! biar oma yang menyuapi mu", ucap oma rora
"baik oma", jawab vino
mereka pun sarapan bersama dengan aurora yang menyuapi cucu nya dan arsen pun tersenyum melihat sang istri dengan cucu mereka
setelah sarapan
"sayang di mana mommy mu?", tanya oma aurora
vino pun baru menyadari bahwa sang mommy tidak ada
"nenek apa nenek melihat mommy?", tanya vino pada nenek cia
"mommy sedang bekerja sayang, tadi mommy berangkat pagi pagi katanya ada kerjaan mendesak" terang nenek cia
"oh begitu yah nek", jawab vino
"memang dimana menantu ku bekerja?", tanya aurora
"nadila bekerja di perusahaan Morigan aunty", seru tasya
"tasya nanti aunty ikut bersama mu ya! aunty ingin menemui mommy nya vino", ucap aurora
"baik aunty", jawab tasya
"sayang kamu disini dulu saja yah bersama opa! oma akan menemui mommy mu dulu", ucap oma rora
"baik oma", jawab vino
kemudian aurora ikut bersama tasya ke perusahaan Morigan Group
di perusahaan Morigan Group nadila sudah mulai bekerja tapi mendapat pertanyaan dari 2 sahabat nya
"dila kamu kemarin kemana?", tanya mira
"benar dila! kemarin kami ke rumah mu tapi kamu tidak ada di rumah", ucap eli
"maaf! kemarin aku pergi ke rumah nyonya alicia dan di suruh menginap disana!", jawab dila jujur
"kenapa kamu bisa menginap disana?", tanya eli
"kemarin tuan arka dan nyonya alicia datang ke rumah, lalu tuan arka mengajak vino ke rumah nya lalu sore nya aku menyusul dengan nyonya alicia, setelah makan malam aku dan vino di suruh menginap disana", terang dila
"seorang wanita yang belum menikah tapi sudah mempunyai anak! apa kah itu anak haram nya?", seru yesil yang menghampiri meja dila
dila pun yang mendengar anak nya di sebut anak haram langsung tersulut emosi, dila pun berdiri dan saat akan menampar yesil
"siapa yang kau sebut anak haram?", seru aurora di belakang mereka yang membuat mereka semua melihat ke belakang dan ternyata ada aurora dan tasya
"berani sekali kau menyebut cucu ku anak haram?", seru aurora yang kemudian menampar yesil bulak balik dan yesil pun langsung terjatuh setelah menerima tamparan kedua dari aurora
dila tercengang melihat seorang wanita paruh baya tapi masih terlihat sangat cantik menyebut bahwa vino putra nya adalah cucu nya
dila langsung mengerti bahwa wanita paruh baya itu adalah nenek vino dari daddy nya.