NovelToon NovelToon
Putri Kecil Tuan Mario

Putri Kecil Tuan Mario

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta pada Pandangan Pertama / Murid Genius / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:79.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Nafa

Raisa, gadis cantik,cerdas dan bar-bar itu terpaksa tinggal di kota kecil dengan menjadi guru PAUD.Papanya di penjara karena terbukti terlibat kasus penggelapan dana. Ibunya pulang ke negaranya, 3 tahun Raisa menjalani hidup sederhana bersama adiknya Darren. Darren banyak membuat masalah termasuk di tempat kerja. Raisa yang ingin membantu terlibat masalah dengan Ceo tampan pemilik perusahaan tempat Darren bekerja sekaligus pemegang proyek pembebasan lahan dimana PAUD nya berdiri. Diam-diam Mario sang Ceo, terfikir untuk menitipkan putrinya yang berpenyakit namun selalu ingin bersekolah itu. selain karena tertarik dengan wanita cantik dan mandiri juga karena Raisa tampak sangat peduli pada anak-anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Nafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 17 Cathy

Kehadiran Cathy, demikian Naomi memberi nama pada anak kucingnya. Tidak nampak mengkuatirkan, tidak ada gejala-gejala munculnya penyakit kulit pada Naomi. Raisa cukup lega.

Raisa sudah menelpon Pak Mario semalam, saat Naomi tidur. Penting untuk menceritakan hal ini pada pria arogan itu, Raisa tidak mau ini menjadi alat bagi pria itu untuk menekannya di kemudian hari.

Raisa tidak ingin berurusan dengan pak Mario. Jangan sampai pria itu bertindak buruk padanya, bila sesuatu terjadi pada putrinya. Apalagi dirinya dipercayakan anaknya. Sebagai pendidik Raisa harus berhati-hati. Karena sikapnya dapat berdampak pada citra sekolahnya.

Sulit bagi Raisa untuk berhadapan langsung ataupun berbicara berdua dengan pria itu, belakangan ini tatapan pria itu padanya jauh lebih intens. Sesuatu yang lain ditangkap Raisa.

Terakhir mereka bertemu dalam jarak yang dekat, sebelum pulang sekolah sesaat setelah kegiatan outbound.

Mario menatapnya dalam. Entah kenapa jantung Raisa berdetak cepat

dan berdebar-debar tidak menentu, membuatnya nyaris salah tingkah.

Mengapa pandangannya itu terasa sangat berbeda? Raisa sungguh tidak mampu mengartikannya. Mungkin lebih baik jika pria itu menatapnya dengan tatapan jahil atau menggoda. Raisa dapat menghadapinya. Raisa bisa mematahkan godaan itu dengan kata-kata nya yang menantang.

Namun, ditatap dengan pandangan dalam, dan sorot mata teduh itu. Raisa menjadi bingung dan seolah tenggelam dalam tatapan mata biru kelamnya.

Jikalau dia seorang kekasih, mungkin Raisa akan hanyut dalam tatapan itu.

Mungkin Raisa akan berlari ke dalam pelukannya. Raisa belum pernah memiliki kekasih dahulu. Dimasa SMA, dirinya terlalu bar-bar. Meski cantik dan seksi. Raisa tidak lembut seperti gadis-gadis lainnya.

Raisa memiliki gang, dan mereka disegani kaum cewek maupun cowok. Kelompok mereka mengkhususkan diri pada kegiatan party - party, kongkow di mall namun tidak muda ditaklukkan kaum cowok. Mereka angkuh dan punya daftar kriteria-kriteria cowok idola yang akan mereka jadikan teman atau kekasih.

"ehemm hmm... berat nih... " gumam Raisa sendiri. Kalau sudah begini perasaannya. Bagaimana nanti berhadapan dengan papa anak ini.

Raisa tidak ingin ada perasaan khusus disini. Selain karena ia tidak ingin terlibat masalah hati dengan siapapun saat ini. Terlebih lagi dengan pria arogan yang satu itu. Sudah menyebalkan, status pun tidak jelas,

punya anak, tapi tidak tahu pasangannya dimana? Suka main hati pula. Jangan-jangan akan muncul nanti

wanita-wanita yang mengaku kekasihnya atau ibu dari putrinya.

Sungguh tidak jelas. Raisa mengeluh sendiri.

Dipandanginya Naomi dari dalam rumah. Hari ini hari libur, sejak pagi mereka masih di rumah saja. Rencananya, ia akan mengajak Naomi ke lapangan, sebentar malam ada pasar malam, jadi seharian ini, Raisa mengajak Naomi istirahat di rumah saja.

Dan lihatlah, gadis kecil itu, tudak mau kehilangan momen bersama si Cathy. Seharian ini Naomi sibuk mengurusi kucing kecilnya, setelah kemarin mereka membeli berbagai bahan keperluan si Cathy, kini Naomi sibuk menata alat bermain untuk Cathy, biar tidak bosan katanya. Cathy perlu alat-alat bermain, seperti Naomi yang suka main luncur, ayunan. Hehehe.ada-ada saja

Raisa tetap memberi pengertian pada Naomi kalau Cathy ditaruh diluar bersama kandangnya. Bagaimana pun Raisa masih harus memantau perkembangan Naomi. Naomi belum sepenuhnya sembuh. Sudah 3 bulan kehadirannya di kota ini, sejak itu baru sekali ini penyakit itu muncul. Namun menurut Mario, tetap diwaspadai karena biasanya tiba-tiba datangnya, di saat mereka merasa sudah melindunginya, menjauhkan dari berbagai kemungkinan penyebab, ternyata bukan jaminan penyakit itu tidak muncul.

1
Fitriah
mohon dukungannya teman-teman
Prida Siregar
jgn lama lama dunk kelanjutan nya
Fajrya Naura
woww. . . keren, si raisa juga Darren walaupun dulunya dari keluarga yang kaya tetapi tetap optimis saat berada di bawah, hebat
sakura
...
Fitriah
okey thanks sarannya
Fitriah
okey, thanks sarannya
🇬‌🇦‌🇩‌🇮‌🇸‌🇰‌
Sampai saat ini aman,,,ada sih sedikit,,naskah di bab awal,,kata "nya" dipisah itu..kalo boleh diperbaiki,,itu lebih baik..
🇬‌🇦‌🇩‌🇮‌🇸‌🇰‌
udah lama nggak nemu novel yg senatural ini romantisnya,,,uuhuuu...🥰
🇬‌🇦‌🇩‌🇮‌🇸‌🇰‌
aaaeeeyyyyyy....mek jrenggh
Alfan
hadir kakak untuk memberikan semangat, aku bantu like dan subscribe ya kak
Alfan: sama-sama kak mari saling dukung 🤗
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
mampir thor kayaknya seru nih...
Fitriah: terimakasih dukungannya
total 1 replies
Fitriah
Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan...
apapun...
like
komen
membantu untuk menulis
lebih baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!