lanjutan kisah Terlambat Jatuh Cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ngapel??
Naira:"Ya udah, aku terima deh bunganya. Makasih ya Nabil."
Walaupun ogah-ogahan, tapi Naira tetap mengambil setangkai mawar merah yang Nabil berikan. Dan tanpa dia tau makna nya, Naira menyimpan mawar itu.
Naira:"Ayah,,,bunda...."
Hana:"Kenapa sayang?"
Naira:"Bunga yang Nabil kasih layu bunda, Nanai mau bunga nya jangan layu,,hiks,,hiks,,"
Hana:"Eh, ya udah jangan nangis dong, anak vantiknya mama gak boleh nangis..."
Naira:"Terus gimana dong bunda,?"
Hana:"Emmm,,,Yuk, bunda punya caranya. Sini sayang," Hana memanggil Naira kecil untuk dekat dengannya.
"Kita akan menggunakan Setrika tanpa air sayang. Pertama-tama kita letakkan mawar di antara serbet kertas dan panaskan setrika dengan pengaturan paling rendah. Pastikan setrika bebas dari air karena kelembapan yang ditimbulkan uap air dapat merusak proses pengeringan. Ratakan mawar dengan buku setelah dilapisi dengan 2 serbet kertas. Tekankan setrika pada serbet kertas bagian atas selama 10-15 detik. Tunggu selama 10-15 detik dan ulangi proses yang sama. Nah, kita gak boleh menggerakkan setrika seperti saat menyetrika pakaian. Cukup menekankan setrika pada serbet kertas bagian atas. Lalu kita periksa kondisi bunga dengan mengangkat serbet kertas bagian atas secara perlahan dan pastikan bunga sudah kering.
Nah, setelah bunga nya kering seperti ini, baru deh, kita taruh bunganya di kotak kaca. Selesai... Mudah kan sayang? Jadi Nanai jangan sedih lagi ya,"
Naira:"Wooooow...bunda hebat, makasih bunda sayang..."
Hana:"Sama-sama sayang..." Hana mengecup kening anaknya.
Flash back off
Selesai Naira menyanyikan lagu, dia langsung duduk ke tempat semula. Di lihatnya Nabil menatapnya dengan tatapan yang tak dapat di artikan.
"Semoga kamu mengerti Nabil dengan lagu yang aku sampaikan padamu." Dalam Hati Naira.
Bu Ros:" Waahhh, tampaknya di kelas ini banyak ya penggemar dangdut? Rata-rata lagunya dangdut semua...
Baiklah, kelas hari ini selesai. Terimakasih semua, Assalamualaikum.."
Siswa:"Waalaikum salam..."
Nabil teringat kembali kalau dia pernah memberikan Naila kecil Mawar merah, dia juga melihat ketika Naira menyanyi dia selalu menatap Nabil dwngan swnyum khasnya yang menampakkan lesung pipinya. Nabil pun berfikir, Naila kecil juga punya lesung pipi seperti Nanai, apa jangan-jangan....
Belum sempat Nabil bertanya pada Nanai, bel pulang sekolah sudah berbunyi, entah kenapa setelah menyanyi lagu itu, Nanai tak mau menegur Nabil, dia langsung pergi tak ada sapa seperti biasa. Nabil pun heran dengan sikap Nanai, jadi dia memutuskan untuk bertanya pada Nanai nanti malam, kebetulan malam minggu jadi besok gak sekolah, dan Nabil akan berkunjung kerumah Nanai.
Malam pun tiba, Nabil bersiap-siap hendak kerumah Nanai. Tapi diapun heran dandanannya macam orang yang lagi kasmaran mau ngapel malam minggu. Nabil hanya terswnyum melihat tampilannya dalam cermin.
Saat hendak keluar pintu..
Iren:"Mau kemana Bil? Emmm....nampak nya anak mama udah gede ya? Mau ngapel ya Bil?" Iren menaik-naikkan alisnya.
Nabil:"Mama ni,,Nabil cuma mau kerumah Nanai, ada yang mau Nabil pastikan."
Iren:"Emmm...Kamu nyatain cinta sama Nanai? mau minta jawaban yah?? wah,, anaka mama udah pandai main cinta-cintaan nih,,
pa....papa..."
Iren berteriak dan pergi memanggil suaminya, sedangkan Nabil hanya bisa terbengong melihat kelakuan mamanya yang salah mengartikan perkataannya..
Nabil hanaya bisa geleng-geleng kepala dan melanjutkan langkahnya kerumah Nanai.
✏️✏️Mana nih kritik sarannya?😥
semoga konfliknya ga berat
sekarang masih lancar jaya,tapi nanti pas mereka udah nikah pasti ada aja masalah...
nah takutnya mereka masih labil dan masih dalam proses pendewasaan,mencari jati diri takutnya malah mereka berpisah kan nanti q sedih Thor....
thor ceritanya sama persis dengan apa yang aku alami kalo nabil masih bisa bertemu denga nairanya tapi kalo aku belum bisa ketemu dengan teman kecilku itu....
🤭🤭🤭🤭
makanya g up..up