NovelToon NovelToon
Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Status: tamat
Genre:Romantis / Berubah manjadi cantik / Selingkuh / Tamat
Popularitas:31.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Danie A

Spil krisan donk. Masih pemula, tulisan masih berantakan🙏
Novel ini mengandung adegan ehem-ehem, yang merasa takut khilaf minggir dulu.


Embun 25tahun, seorang yatim piatu yang dibesarkan di sebuah Panti asuhan. Menikah dengan Danuarta diusia nya yang masih belia. Mereka dikaruniai anak yang cantik bernama Kayla. Keluarga harmonis itu berubah sejak Danu mengkritik penampilan Embun yang dekil.
Tanpa tahu Danu suaminya telah lama berselingkuh. Demi anaknya Embun mencoba bertahan dengan sikap Danu yang semakin menjadi. Namun Embun tetap diceraikan karena dekil.
Embun yang tersulut amarah merubah diri menjadi wanita cantik dan elegan dengan bantuan seorang pria asing bernama Malvin .


Siapakah Malvin? Kenapa dia mau membantu Embun? dan bagaimana reaksi Danu melihat perubahan Embun mantan istrinya itu?

Penasaran? Lanjut baca.
Like, komen, fav, Vote dan Gift nya ya😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 17 : Kemarahan Embun

Embun dan Malvin sedang menikmati es dawet saat mekanik menghampiri

"Udah selesai mbak."

"Makasih mas, duduk dulu,udah kupesenin es dawet."balas Embun.

"Wah jadi ngrepotin mbak." duduk juga, saat pak penjual dawet menyodorkan es dawet padanya.

"panas gini enak nya nge es dawet mas." ucap Embun diselingi tawa kecil."Yang rusak apa?"

"tadi cuma saya service sama ganti busi aja." balas Mas mekanik menyerupit es dawetnya. "terus besok bawa aja kebengkel. Ada beberapa part yang musti diganti."

"Aaah iya mas." wajah Embun sudah agak berubah."habis berapa ya mas buat benerin yang tadi?"

"Itu udah diurus sama Josh, Mbak."

"Josh?" heran.

"Yang tadi hubungi aku mba, mbaknya nggak kenal?"

Embun beralih menatap Malvin.

"Orangmu?"

Pria itu hanya tersenyum tipis.

Setelah membayar Mereka kembali. Embun membongcengkan Malvin, karena pria itu tak bisa mengendarai motor.

"Kemana aku harus mengantarmu, Mal?"

"Karena ini masih sore, bagaimana jika kita berkencan?"

Embun tergelak.

"Apa?"

"Date."ucap Malvin sedikit mengeraskan suaranya agar tak kalah oleh deru suara angin."What do you think?"

Embun terkekeh.

"Aku tidak ingin berkencan."

"Kalau begitu, ayo kita main? Kita berteman kan?"nego Malvin tak menyerah.

"Apa kamu mengganti kata-katamu yang intinya sama saja."

"Kamu berhutang padaku. Kamu bilang akan bermain bersama." Malvin masih berusaha.

"Bersama Kay dan catty, Mal." Embun menegaskan dengan menahan senyum.

"Mereka tidak ada. Ayolah. Just a moment. Friend?" Malvin sedikit memaksa."Remember?"

Embun tertawa geli.

"Baiklah." Akhirnya.

Embun membawa motornya mengelilingi kota, Mereka berhenti sesaat di sebuah alun-alun yang ramai sore itu. Berjalan-jalan mengikuti arus lautan manusia. Juga menyempatkan diri untuk membeli camilan. Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore.

"Aku antar kamu pulang Mal."Ucap Embun saat memasuki belokan ke kawasan tempat Malvin tinggal."Sebagai Ojek. Jadi kamu harus membayarku nanti."

Malvin tergelak.

"Baiklah. Berapa tarifmu?"

Kini giliran Embun yang tertawa.

"Mahal. Kamu nggak akan sanggup membayar."

Motor itu berhenti tepat di depan gerbang rumah Malvin.

"Disini saja ya."

Malvin turun dan berdiri disamping motor Embun.

"Terima kasih." ucapnya, mencium ringan pipi Embun, membuat mata Embun membelalak kaget.

"Bayaranmu." seloroh Malvin."Aku tidak punya uang. Tarifmu mahal."

Embun tertawa lucu.

"Aku pulang."pamitnya.

"Hati-hatilah."

Motor Embun sudah berjalan cukup, saat Malvin meneriakkan ucapan yang membuat Embun tertawa kecil.

"Terima kasih untuk kencannya." seru Malvin mencorongkan tangannya didepan mulutnya. Lalu tertawa lucu, saat dilihatnya Embun melambaikan tangannya.

Motor Embun membelok kejalan yang memasuki area panti. Dikejauhan Dia sedikit terkejut saat dilihatnya Kay sedang duduk berjongkok di depan gerbang panti yang terbuka. Embun menghentikan motornya.

"Kay?"

Kayla mangangkat kepalanya, wajahnya sudah dipenuhi airmata dan pipi nya terlihat merah. Hati Embun bergetar. Ada apa ini? Kenapa Kay seperti itu? kenapa wajahnya memerah seperti habis kena pukul?

______

Kayla masih menjalani masa hukumannya, tidak boleh keluar rumah kecuali saat sekolah. Siang itu Kay sedang membereskan rumah. Yura sedang mengambil libur karena merasa tak enak badan (katanya). Yura hanya bermalas-malasan saja. Danu sedang pergi bekerja saat itu. Hingga Yura bisa begitu leluasa memperlakukan Kay sesuka hatinya.

Gadis kecil itu mengepel lantai sesuai yang Yura minta. Wanita dewasa yang sedang hamil itu bertingkah seperti nyonyah yang berkuasa. Kay disuruhnya mengepel berulang-ulang. Setelah gadis itu menyelesaikan urusan dapur.

"Kamu itu bisa ngepel yang bener nggak sih?" sentak Yura kesal, "Lihat disana masih kotor. pergunakan dirimu dengan benar."

Kay menatap sengit Yura. Ingin dia melawan, namun Kay masih teringat akan ayah dan ibunya. Kay harus menahan diri.

Deru suara mobil Danu terdengar memasuki area halaman. Dengan cepat Yura berdiri hendak merebut pel yang dibawa Kay. namun bocah itu menggeser tubuhnya, hingga Yura yang tidak bisa menjaga keseimbangannya oleng dan jatuh.

Kay melihatnya dan tersenyum miring. Yura yang jatuh terjerembab itu menatap sengit padanya.

"Kau...." Sengit Yura menahan sakit dipinggangnya. Muncul Danu diambang pintu.

Yura mulai beracting. "Aaaaa... sakit!"

"Ada apa ini?" seru Danu terkejut. melihat kay yang memegang pel dan Yura yang terjerembab di lantai.

"Kaaayyy.... membuatku jatuh Mas!" adu Yura merengek dengan airmata diwajahnya.

Danu terlihat marah sekali."Apaa? Apa itu benar Kay?"

"Tidak ayah!"Wajah Kay sudah berubah ketakutan."Mama Yura jatuh sendiri."

"Bohong!" sergah Yura tak terima. "Lihat aku Mas! Aaahh.. perutku!"

Wajah Danu sudah semakin marah. Dia menghampiri Yura."Mana yang sakit?"

"Perutku mass... Aaaahh...." rengek Yura kesakitan.

Danu meradang, dia melihat Kay dengan mata melotot. mendekati gadia yang gemetar ketakutan itu dan melayangkan tamparan diwajah gadis kecil itu.

"Anak tak tau diri! Bisa-bisa nya kamu menyakiti mamamu yang sedang hamil ini? Dimana perasaanmu hah?" Danu yang kalap hendak kembali menampar Kay.

"Ampun Yah! Ampuni Kay! Maafkan Kayla yah." pilu Kay memohon.

Namun pria itu terlihat semakin kalap, dia melepas tali pinggangnya dan memukul tubuh mungil itu beberapa kali tanpa memperdulikan Kay yang memohon ampun.

"Aaahh.. Mas Danu!" jeritt Yura. Danu menoleh, tampak warna merah mengalir dikaki istrinya. Membuat Danu makin kalap dan panik.

Danu menarik Kay kedalam kamarnya. Menghempas tubuh gadis itu begitu saja.

"Ayah belum selesai. Setelah ini jika terjadi apa-apa pada mama Yura dan adikmu, kamu akan mendapat masalah besar." ancam Danu membanting pintu dengan kuat dan menguncinya.

Danu berlari menghampiri Yura dan sesegera mungkin membawanya ke RS.

Kay yang menjerit dan menggedor pintu berulang meminta pembebasan akhirnya terkulai lemas didepan pintu dengan airmata dan rasa perih ditubuhnya.

Kay menangis meratapi nasibnya nanti. Bagaimana dengan ibu? Dan sudah pasti Kay dan ibunya yang akan disaalahkan. Kay terbangun dari duduknya. Dia mengambil ranselnya memasukan beberapa baju dan buku sekolahnya.

Kay memakai jaket untuk menutupi luka ditangannya. Dengan cepat Kay yang menggendong ranselnya itu membuka jendela kamarnya lalu melompat keluar. Kay berlari menjauh dari rumah ayahnya.

Kayla berlari secepat yang dia mampu menuju panti. sesampainya didepan panti Kaki kayla tiba-tiba lemas. Gadis cantik itu duduk berjongkok didepan panti dan membenamkan wajahnya diantara lututnya. Tak lama Kay mendengar suara motor berhenti didepannya.

"Kay!"

Kayla mengangkat wajahnya.

Ibuuuu... air mata Kay meluncur deras tanpa aba-aba.

______

Didalam kamar Embun yang terpisah dari rumah utama Panti. Embun mendudukkan anak gadisnya yang masih terisak itu. Embun membuatkannya teh hangat dan menawarinya roti bakar yang masih hangat, yang tadi dibelinya bersama Malvin.

Embun melihat Kay menyeluruh, gadis itu sedang meminum teh hangatnya. Wajah sembab yang memerah, ada seperti luka merah ditangan Kay yang tersembunyi dibalik jaketnya.

Embun menyibakkan lengan jaket anaknya. Embun terkejut. bekas luka memanjang tercetak disana.

"Apa ini Kay?" suara Embun bergetar, "Kenapa tanganmu begini?"

Gadis kecil itu menangis lagi. Kini hati embun semakin tersayatt.

anakku. Apa yang terjadi? - Embun memeluk anaknya dan bulir bening melolos begitu saja.

"Apa ayah yang melakukannya?" tanya Embun pelan dengan suara parau.

Kay menangis, hanya menangis tanpa mau menjawab. Embun semakin memeluk tubuh anak gadisnya. dia tak ingin bertanya lagi, dia tau Kay pasti masih syok.

Embun dengan telaten mengoleskan salep ke luka Kayla yang masih sesenggukan namun sepertinya dia sudah tenang.

Malam itu Kay tidur dalam pelukan ibunya. Disana dia bisa merasa tenang. Embun tak mngucapkan apa-apa. Namun dia bertekat, besok pagi dia akan menemui mantan suaminya Danu. Menuntut penjelasan kenapa Kay sampai memiliki luka seperti itu.

______

Ke esokan paginya Embun benar-benar mendatangi rumah Danu. Dia melihat adanya mobil silver dihalaman depan. itu artinya Danu ada dirumah.

Dengan segera Embun mengetuk pintu rumah. Ketukan yang semakin lama semakin tak sabar.

"Mas Danu!" seru Embun yang makin tidak sabar. Diambilnya hp dalam tasnya.

Lalu melakukan panggilan telpon. Suara dering hp Danu terdengar tak jauh. Pintu dibuka. Wajah Danu yang memerah dengan rahang yang mengeras, tampak pula deretan giginya yang dia tunjukan. Menandakan dia juga sama marahnya dengan Embun sekarang.

"Kau apakan Kay?"Menatap Danu dengan wajah marahnya. Mata yang menyala dan menantang.

"Oh jadi anak itu kabur ke tempatmu hah?"

"Apa? Kabur? Apa yang sudah kau lakukan padanya Mass?" sentak Embun kehilangan kesabarannya.

Apa maksud mas Danu kabur? Apa dia mengurung Kay? Apa yang sudah dia lakukan? sampai Mas Danu tega memperlakukannya seperti ini? batin Embun.

"Apa kau tau apa yang sudah dia lakukan?"Danu berbalik menyentak Embun dengan mata yang masih melotot.

"Aku tidak tau, juga tak mau tau. Kau sudah menyakitinya. Kay anakmu!" tak kalah sengit.

"Dia anakku sebelum kau meracuni pikirannya?"

"Apa kau bilang? Siapa yang pertama berhianat disini? Kamu mass!"

Danu mengangkat tangannya hendak menampar Embun, namun tangan itu sudah Embun tahan dengan tangannya sendiri yang memegang hp hingga benda pipih itu terjatuh dan terbelah.

"Aku nggak akan kena tampar dua kali oleh orang yang sama Mas."sengit Embun dengan emosi yang sudah meluap."Kau sudah menyakiti anakku. Masih mau memukulku juga? Kenapa? Apa karena wanita itu?"

Danu tertawa jengkel.

"Iya! Karena Kay, Yura hampir keguguran."ujar Danu dengan mata yang hampir keluar dari rongga matanya.

"Apaa?"Embun tak percaya."Kay masih anak-anak. picik sekali kau menyakitinya, untuk hal yang belum tentu dia lakukan dengan sengaja."

"Aku tidak perduli, apapun itu dia sudah membuat Yura mengalami pendarahan."

Embun terdiam. dia melihat Danu dengan pandangan jijik dan menyesal.

"Aku mengerti. Aku akan membawa Kay pergi. Dia akan tinggal bersamaku."

"Bawa saja dia! Ingatlah! Tak ada sepeserpun untuk kalian!"tegas Danu sengit.

Embun tertawa jengkel.

"Jangan memohon pada kami untuk kembali!"

"Tidak sudi!"sinis Danu dengan mata yang makin membesar.

"Kamu akan menyesal Mas." Embun mengambil hp nya yang terburai dilantai itu, lalu pergi meninggalkan Rumah Danu dengan emosinya yang masih belum dapat dia atasi.

"Aku pasti akan membalasmu Mas, Kalian pasti akan menyesal sudah membuat Kay terluka." gumam Embun bertekat.

1
Ellya Muchdiana
si Embun kenapa diam aja ditampar, tampar lagi laki2 jahat mantan suaminya itu
Ratna Ningsih
peran embun di sini lembek ..oon banget di hina sama yura ko diam ajah jdi kesal bacanya
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Zur Rosma Said
lanjut bro
Seven8
biang kerok dong
Seven8
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Akbar Razaq
Pak damar dan isyri apa tdk tahu klo Yira adalah pelakor.mungkin itu karmanya
Akbar Razaq
Sudah melihat.pertunjukqn Danu ,Yura dan mamahnya masih saja ingin ketemu Danu.keterlqluqn banget si Kay Tidakah.ia kasihan dan jaga perasaan mamanya
Akbar Razaq
Klo begini ceritanya ya ga papa ya dik ya 😆 soalnya di buang seorang centeng malah dapat rich man.
Akbar Razaq
dasar setan kenapa cuma talak 2 gak 3 sekalian nanggung toh siapa juga yg mau balikan sama yg senentar lagi jadi gembel
Akbar Razaq
aku yah baca yg beginian pasti tenggorokan rasanya kering dada sesak padahal sdh tahu bohongan.Apalagi klo pas sesi ketahuan pake lakinya gampar lagi rasanya aku pingin tiba tiba ada di samping lakinya trus nyekik dia.entahlah rasanya pingin jd super women nya istri teraniayah 🤭🤭
Sunarmi Narmi
Ambil Kay Embun jgan takut tidak bisa membiayai..pasti ada jln..jangan lemah krn Kay anak Mandiri..kasihan Kay klo kmu lemah hati.srmangattt 💪💪💪💪
Sunarmi Narmi
Semoga anak Yura cacat biar kapok..dah tau hamil kok jahat
Sunarmi Narmi
Thor jgan terlalu banyak ciumannya..ngobrol dulu selesaika mslah..jgan nyosorrr trusss
Sunarmi Narmi
Klo kusam gunakan krim mlm krim siang Mbun...pelembab biar kulit kenyal...ini authornya lgi kepingin scinkare ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Cuci muka yg bersih Mbun..ngak usah pake scincare..mshal..suamimu lgi gila
Sunarmi Narmi
Klo ada modelan Yura di lingkunganku..lngsung aku masukin karung tak iket buang ke laut...perempuan macam apa anak rindu ayahnya dihalangin...minta digibeng...../Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Angry//Angry/
Rinda
ibuk bodoh, dmn2 klo bercerai ibuk mempertahankan anknya
Seven8
emang
Seven8
Danu... Danu... dr dulu embun cantik, cuma sibuk ngurusin pekerjaan rumah, ngurus anak, gak punya duit buat diri sendiri & perawatan+ makan hati punya suami kaya kamu.. kecantikannya tertutup oleh kerasnya kehidupan yg kamu kasih.
kalo ngarep bisa bersinar yah modalnya jg gede...

modal gak mau tp ngarep dpt istri yg glowing maximal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!